Berita7 | KOTA TANGERANG,. – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memastikan program layanan transportasi umum Bus Tayo dan Si Benteng gratis untuk pelajar masih terus berjalan dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, khususnya pelajar di seluruh wilayah Kota Tangerang.
Program ini menjadi salah satu kebijakan strategis pemerintah daerah dalam mendukung mobilitas pelajar menuju sekolah sekaligus meringankan beban biaya transportasi keluarga.
Direktur PT Tangerang Nusantara Global (TNG), Muhamad Rijal, menegaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemkot Tangerang dalam meningkatkan pelayanan publik di sektor transportasi.
“Program Bus Tayo dan Si Benteng gratis untuk pelajar masih dan akan terus berlaku, sebagai salah satu program utama Wali Kota Tangerang Sachrudin dan Wakil Wali Kota Tangerang Maryono,” ujar Rijal, Kamis (7/5/2026).
Ia menambahkan, Pemkot Tangerang juga terus mendorong masyarakat untuk beralih ke sistem pembayaran nontunai dalam penggunaan transportasi umum, termasuk Bus Tayo dan Si Benteng.
Menurutnya, kebijakan tersebut bertujuan untuk meningkatkan efisiensi layanan sekaligus meminimalisir transaksi tunai di lapangan.
“Masyarakat juga diimbau untuk melakukan pembayaran nontunai saat menggunakan Bus Tayo dan Si Benteng. Tidak melakukan pembayaran secara tunai kepada para sopir,” tambahnya.
Program transportasi gratis ini berlaku bagi seluruh pelajar tingkat SD, SMP, hingga SMA atau sederajat di Kota Tangerang. Syarat utama yang harus dipenuhi adalah pelajar wajib mengenakan seragam sekolah saat menggunakan layanan tersebut.
Layanan Bus Tayo dan Si Benteng gratis beroperasi setiap hari kerja, yakni Senin hingga Jumat, mengikuti jam operasional angkutan kota yang disesuaikan dengan waktu keberangkatan dan kepulangan sekolah.
Rijal menjelaskan, jam operasional layanan gratis dibagi ke dalam tiga sesi utama agar dapat menjangkau kebutuhan mobilitas pelajar secara optimal.
“Adapun jam operasional layanan gratis dibagi dalam tiga waktu, yakni pagi hari mulai pukul 05.00 WIB hingga 07.30 WIB, siang pukul 12.00 WIB sampai 15.00 WIB, serta sore hari pukul 16.30 WIB hingga 18.00 WIB,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa kebijakan ini tidak hanya bertujuan meringankan beban ekonomi masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam membangun kebiasaan penggunaan transportasi umum sejak dini di kalangan pelajar.
Selain itu, keberadaan Bus Tayo dan Si Benteng diharapkan dapat membantu mengurangi kepadatan lalu lintas di sejumlah titik di Kota Tangerang, terutama pada jam sibuk sekolah.
“Selain membantu mengurangi biaya transportasi bagi keluarga, keberadaan Bus Tayo dan Si Benteng juga diharapkan mampu mengurangi kemacetan serta mendorong penggunaan transportasi umum di kalangan pelajar sejak dini,” tutup Rijal.
Pemkot Tangerang menilai keberlanjutan program ini menjadi bagian penting dari transformasi layanan transportasi perkotaan yang lebih modern, inklusif, dan ramah
pelajar.
Dengan adanya layanan gratis ini, diharapkan semakin banyak pelajar yang terbiasa menggunakan transportasi umum sehingga dapat mendukung terciptanya sistem transportasi yang lebih tertib, efisien, dan berkelanjutan di Kota Tangerang. (B7)











