2.000 Lapak Hewan Kurban di Kota Tangerang Mulai Diawasi, Pemkot Pastikan Hewan Sehat dan Aman

Written by

in

,

Berita7 | Tangerang — Pemerintah Kota Tangerang mulai melakukan pendataan dan pengawasan lapak hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh hewan kurban yang dijual dalam kondisi sehat, layak konsumsi, serta aman bagi masyarakat yang akan berkurban tahun ini.

Melalui Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang, tim lapangan sudah diterjunkan ke sejumlah kecamatan guna melakukan pemeriksaan langsung terhadap lapak penjualan hewan kurban. Pengawasan mencakup kebersihan lokasi, kesehatan hewan, hingga kelengkapan dokumen resmi dari daerah asal hewan.

Sebanyak ratusan lapak hewan kurban kini mulai didata dan diverifikasi oleh petugas. Pemeriksaan dilakukan secara bertahap untuk memastikan seluruh pedagang memenuhi standar kesehatan dan kelayakan yang telah ditetapkan pemerintah daerah menjelang meningkatnya aktivitas jual beli hewan kurban.

“Kami sudah mulai menerjunkan tim lapangan untuk melakukan pendataan dan pengawasan lapak hewan kurban. Tidak hanya pendataan, kami juga akan melakukan labelisasi pada lapak yang memenuhi kriteria kebersihan dan kesehatan,” ujar Muhdorun, Kamis (7/5/2026).

Ia menegaskan, pengawasan tersebut tidak hanya berfokus pada kebersihan lapak semata, tetapi juga bertujuan menjaga kesehatan masyarakat secara luas. Pemeriksaan dilakukan mulai dari kondisi fisik hewan, usia hewan kurban, hingga pengecekan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).

Selain itu, lapak yang telah lolos pemeriksaan akan diberikan stiker resmi dari DKP Kota Tangerang. Labelisasi tersebut menjadi penanda bahwa lapak sudah memenuhi standar kesehatan dan keamanan sehingga masyarakat lebih mudah memilih lokasi pembelian hewan kurban yang terpercaya.

Pemkot Tangerang juga menggencarkan edukasi kepada masyarakat agar lebih teliti sebelum membeli hewan kurban. Warga diimbau memilih hewan yang sehat, aktif, tidak cacat, serta membeli di lapak yang sudah mendapatkan pengawasan resmi dari pemerintah daerah.

Sejumlah pedagang dan warga mengaku mendukung langkah pengawasan tersebut karena dinilai membantu meningkatkan rasa aman saat membeli hewan kurban. Pengawasan ketat juga dianggap mampu mencegah penyebaran penyakit hewan dan menjaga kualitas daging kurban yang akan dikonsumsi masyarakat.

Pemerintah Kota Tangerang berharap proses pendataan dan pengawasan lapak hewan kurban dapat berjalan maksimal hingga mendekati Hari Raya Iduladha. Upaya ini diharapkan mampu menciptakan pelaksanaan kurban yang aman, sehat, tertib, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas hewan kurban yang dijual di Kota Tangerang. (B7)