Berita7 | KOTA TANGERANG,. – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus mengakselerasi pembangunan infrastruktur jalan sebagai upaya meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan di seluruh wilayah. Program ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat konektivitas antarwilayah serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang, Pemkot menyampaikan bahwa percepatan pembangunan dan perbaikan infrastruktur terus dilakukan secara berkelanjutan di berbagai sektor, khususnya jalan dan jembatan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang, Mugiya Wardhany, dalam salah satu agenda resmi pemerintah daerah menegaskan bahwa Diskominfo memiliki peran penting dalam memastikan setiap program pembangunan dapat tersampaikan secara terbuka kepada masyarakat.

Menurutnya, keterbukaan informasi menjadi bagian penting dari tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
“Pengelolaan dan penyampaian informasi pembangunan menjadi bagian penting dalam mendukung keterbukaan informasi publik. Setiap program pemerintah daerah harus dapat dipahami masyarakat secara utuh,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemkot Tangerang juga menyampaikan capaian perbaikan infrastruktur jalan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR). Dalam kurun waktu satu bulan terakhir, sebanyak 195 segmen jalan berlubang berhasil diperbaiki yang tersebar di seluruh kecamatan.
Kepala DPUPR Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, menjelaskan bahwa total luas perbaikan mencapai 9.135,79 meter persegi dengan metode penambalan hotmix di sejumlah titik prioritas.
“Sebulan terakhir ini tim lapangan tidak berhenti melakukan percepatan perbaikan jalan di semua wilayah. Ada 195 segmen jalan yang telah rampung diperbaiki dengan mayoritas penanganan menggunakan hotmix,” kata Taufik.
Ia menambahkan, sejumlah ruas jalan strategis menjadi prioritas utama, di antaranya Jalan Moh. Toha Karawaci, Jalan Rasuna Said Pinang, Jalan Husein Sastranegara Benda, hingga kawasan Underpass Ciledug Raya.
Selain itu, Pemkot Tangerang juga memastikan sejumlah proyek infrastruktur strategis telah selesai dan mulai dimanfaatkan masyarakat, salah satunya Jembatan Penghubung Bayur di Kecamatan Periuk.

Jembatan tersebut kini telah beroperasi dan menjadi akses baru untuk mengurai kemacetan di sepanjang Jalan Raya Bayur–Cadas hingga Jalan Cisadane Barat Bayur.
“Jembatan penghubung ini memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran akses masyarakat. Saat ini sudah dimanfaatkan dan memberikan dampak positif terhadap pengurangan kepadatan lalu lintas,” ujar Taufik.
Keberadaan jembatan tersebut menjadi bagian dari penguatan sistem konektivitas wilayah yang terus dikembangkan oleh Pemkot Tangerang.
Ke depan, Pemkot Tangerang menargetkan pembangunan lanjutan berupa delapan ruas jalan baru dan enam titik jembatan pada tahun 2026 untuk memperkuat konektivitas dan pemerataan pembangunan infrastruktur.
Melalui Diskominfo Kota Tangerang, seluruh perkembangan pembangunan ini terus disampaikan kepada masyarakat sebagai bentuk transparansi informasi publik sekaligus komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan yang lebih baik, cepat, dan merata. (ADV)
