Berita7 | Kota Tangerang,. – Pemerintah Kota Tangerang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus memperkuat kesiapsiagaan dalam menangani kemunculan satwa liar di lingkungan permukiman masyarakat. Langkah tersebut diwujudkan melalui sinergitas bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jakarta guna memastikan proses evakuasi dan penanganan satwa berjalan cepat, aman, dan profesional.
Kolaborasi lintas instansi ini menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan masyarakat di tengah meningkatnya interaksi antara manusia dan satwa liar akibat perkembangan kawasan perkotaan serta perubahan kondisi lingkungan.
Dalam sepekan terakhir, BPBD Kota Tangerang berhasil mengevakuasi delapan satwa liar dari berbagai wilayah permukiman warga. Satwa yang diamankan terdiri dari dua ekor monyet, satu ekor musang, dan lima ekor ular sanca yang ditemukan di area permukiman dan titik rawan aktivitas warga.
Seluruh satwa tersebut kemudian diserahkan secara resmi kepada BKSDA Jakarta untuk menjalani proses observasi, pemeriksaan kesehatan hingga pelepasliaran kembali ke habitat yang sesuai.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar mengatakan, penanganan satwa liar membutuhkan koordinasi yang baik agar keselamatan masyarakat tetap terjaga tanpa mengabaikan perlindungan terhadap satwa dan ekosistemnya.
“Penanganan hewan liar tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan koordinasi bersama BKSDA sebagai instansi yang memiliki kewenangan dan keahlian dalam penanganan satwa liar dilindungi maupun tidak dilindungi,” ujar Mahdiar, Selasa (12/05/2026).
Menurutnya, kehadiran BPBD tidak hanya fokus pada penanggulangan bencana alam, tetapi juga merespons berbagai situasi darurat yang berpotensi membahayakan masyarakat, termasuk kemunculan hewan liar di lingkungan permukiman.

Melalui sinergi tersebut, BPBD dan BKSDA memperkuat sistem pelaporan masyarakat, proses evakuasi lapangan, hingga penanganan pasca-evakuasi sesuai standar keselamatan dan konservasi.
Selain itu, masyarakat juga diimbau agar tidak mencoba menangani sendiri hewan liar yang ditemukan di sekitar lingkungan tempat tinggal. Warga diminta segera melaporkan kepada petugas agar proses penanganan dapat dilakukan secara cepat dan profesional.
Kolaborasi antara BPBD Kota Tangerang dan BKSDA Jakarta diharapkan mampu meningkatkan perlindungan masyarakat sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem dan kelestarian satwa liar di tengah perkembangan kawasan perkotaan yang terus meningkat.
Langkah ini juga menjadi bukti komitmen Pemerintah Kota Tangerang dalam menghadirkan pelayanan responsif, humanis, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat serta keberlanjutan lingkungan. (B7

Leave a Reply