Pemkot Tangerang Libatkan Purna Bakti dalam Pembangunan, Maryono: Pengabdian Belum Selesai

Written by

in

Berita7 | KOTA TANGERANG — Pemerintah Kota Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus melibatkan para purna bakti dalam pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono Hasan, saat menghadiri kegiatan Halalbihalal Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kota Tangerang di Ruang Patio, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Sabtu (02/05/2026).

Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan itu dihadiri para pensiunan pegawai negeri sipil yang tergabung dalam PWRI Kota Tangerang. Momentum tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kolaborasi lintas generasi dalam pembangunan kota.

Maryono menyampaikan apresiasi tinggi kepada para purna bakti yang dinilai memiliki kontribusi besar dalam perjalanan pembangunan Kota Tangerang hingga saat ini.

“Bapak dan ibu sekalian adalah bagian penting dari perjalanan panjang Kota Tangerang. Apa yang kami lanjutkan hari ini adalah hasil dari kerja keras dan pengabdian yang telah bapak dan ibu torehkan sebelumnya,” ujar Maryono.

Menurutnya, pengabdian para senior bukan sekadar catatan masa lalu, tetapi menjadi fondasi penting dalam menjaga arah pembangunan yang berkelanjutan.

Ia menambahkan, nilai keteladanan, integritas, serta pengalaman para purna bakti menjadi warisan berharga yang harus terus dijaga dan diteruskan oleh generasi penerus pemerintahan.

“Nilai-nilai keteladanan, integritas, serta pengalaman yang dimiliki para senior merupakan warisan berharga yang tidak ternilai. Ini menjadi pengingat sekaligus penguat bagi kami untuk terus bekerja dengan penuh tanggung jawab,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pemkot Tangerang juga membuka ruang seluas-luasnya bagi para purna bakti untuk tetap berkontribusi melalui pemikiran, nasihat, serta pengalaman yang dimiliki.

Maryono menegaskan, pembangunan yang baik tidak boleh melupakan pengalaman dan kebijaksanaan para pendahulu yang telah lebih dahulu mengabdi kepada masyarakat.

“Kami sangat membutuhkan bimbingan dan masukan dari Bapak dan Ibu sekalian. Karena kami menyadari, pembangunan yang baik adalah pembangunan yang tidak melupakan pengalaman dan kebijaksanaan para pendahulunya,” ungkapnya.

Suasana kegiatan berlangsung penuh kekeluargaan. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian acara halalbihalal yang menjadi momentum mempererat hubungan antaranggota PWRI dengan Pemerintah Kota Tangerang.

Selain memperkuat silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk penghormatan pemerintah terhadap dedikasi para aparatur sipil negara yang telah memasuki masa purna tugas.

Pemkot Tangerang, lanjut Maryono, berkomitmen untuk terus memberikan perhatian kepada para purna bakti, termasuk membuka ruang aktualisasi agar tetap aktif dan berkontribusi di tengah masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa semangat pengabdian tetap hidup. Purna bakti bukan akhir dari kontribusi, melainkan babak baru untuk terus berkarya dan memberi manfaat,” jelasnya.

Dalam momentum Halalbihalal tersebut, Wakil Wali Kota Tangerang juga mengajak seluruh hadirin untuk menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan, dan membangun harmoni sosial di tengah masyarakat.

Menurutnya, semangat gotong royong dan saling menghargai menjadi modal utama dalam menjaga stabilitas dan kemajuan Kota Tangerang.

“Melalui kebersamaan dan saling menghargai, kita dapat menjaga harmoni serta memperkuat persatuan dalam kehidupan bermasyarakat,” tuturnya.

Di akhir sambutannya, Maryono turut menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin atas nama pribadi maupun Pemerintah Kota Tangerang kepada seluruh peserta yang hadir.

“Izinkan kami melanjutkan tongkat estafet pembangunan ini. Mohon doa dan dukungannya agar kami senantiasa amanah dalam menjalankan tugas,” tutup Maryono. (B7)