Category: Berita Utama

  • 12,7 Ton Sampah Diangkat dari Sungai Cisadane, Aksi Lebaran Cisadane 2026 Jadi Sorotan Hari Lingkungan Hidup Sedunia

    Berita7 | Kota Tangerang – Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Kota Tangerang diwujudkan melalui aksi nyata. Sebanyak 12,7 ton sampah berhasil diangkut dari aliran Sungai Cisadane dalam kegiatan Lestarikan Bersama Sumber Kehidupan (Lebaran Cisadane) 2026 yang digelar Komunitas Bank Sampah Sungai Cisadane (Banksasuci) bersama Pemerintah Kota Tangerang dan berbagai pemangku kepentingan, Jumat (5/6/2026).

    Kegiatan yang berlangsung di sepanjang bantaran Sungai Cisadane, mulai dari Kampung Bekelir hingga Hutan Kota Tangerang, menjadi bukti kolaborasi berbagai elemen masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan dan sumber kehidupan masyarakat.

    [baca_juga]

    Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam aksi bersih sungai tersebut. Menurutnya, Sungai Cisadane memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat sehingga harus dijaga bersama secara berkelanjutan.

    “Sungai Cisadane merupakan sumber kehidupan yang manfaatnya dirasakan oleh masyarakat luas. Menjaga kebersihan sungai bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat,” ujar Maryono.

    Data hasil kegiatan menunjukkan masih tingginya volume sampah yang mencemari aliran sungai. Sampah yang berhasil diangkat didominasi oleh limbah domestik seperti plastik sekali pakai, kantong kresek, styrofoam hingga berbagai jenis sampah rumah tangga lainnya.

    Founder Komunitas Bank Sampah Sungai Cisadane (Banksasuci), Ade Yunus, mengatakan persoalan sampah tidak dapat diselesaikan hanya dengan kegiatan pembersihan sungai. Diperlukan kesadaran dan perubahan perilaku masyarakat agar tidak lagi membuang sampah sembarangan.

    “Kami ingin mengajak seluruh pihak untuk tidak menjadikan Sungai Cisadane sebagai tempat pembuangan sampah. Pelestarian sungai harus dilakukan bersama melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah, komunitas, akademisi, dunia usaha, media dan masyarakat,” katanya.

    Selain aksi bersih sungai, rangkaian Lebaran Cisadane 2026 juga diisi dengan pemberian Cisadane Award 2026 kepada sejumlah pihak yang dinilai berkontribusi aktif dalam upaya menjaga dan melestarikan Sungai Cisadane.

    Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi agar gerakan pelestarian lingkungan terus berkembang dan melibatkan lebih banyak pihak di wilayah Tangerang Raya.

    Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini menjadi pengingat bahwa persoalan sampah masih menjadi tantangan besar. Namun melalui kolaborasi dan kepedulian bersama, kelestarian Sungai Cisadane sebagai sumber kehidupan masyarakat dapat terus terjaga untuk generasi mendatang. (B7

  • Pelayanan JKN Keliling Hadir di Larangan, Warga Kini Bisa Urus BPJS Kesehatan Lebih Mudah

    Berita7 | Kota Tangerang – Upaya mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat terus dilakukan Pemerintah Kota Tangerang. Kali ini, Kecamatan Larangan berkolaborasi dengan BPJS Kesehatan Kantor Cabang Tangerang menghadirkan pelayanan keliling Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang digelar di Kantor Kecamatan Larangan, Jumat (5/6/2026).

    Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat mengakses berbagai kebutuhan administrasi BPJS Kesehatan secara langsung tanpa harus datang ke kantor cabang. Program ini disambut antusias warga karena dinilai mempermudah proses pengurusan kepesertaan JKN.

    Camat Larangan, Nasrullah, mengatakan pelayanan keliling tersebut menjadi salah satu langkah nyata untuk meningkatkan akses layanan kesehatan sekaligus memberikan kemudahan kepada masyarakat.

    [baca_juga]

    Beragam layanan yang tersedia meliputi pendaftaran peserta mandiri atau Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU), penambahan anggota keluarga, perubahan data peserta, hingga aktivasi peserta pensiunan PNS, TNI dan Polri.

    Selain itu, masyarakat juga dapat melakukan aktivasi anak peserta yang telah berusia di atas 21 tahun atau tidak lagi menjadi tanggungan, memperoleh informasi seputar BPJS Kesehatan, hingga melakukan pendaftaran aplikasi Mobile JKN.

    “Kami menyambut baik kolaborasi dengan BPJS Kesehatan dalam menghadirkan pelayanan langsung di tengah masyarakat. Melalui kegiatan ini, warga dapat memperoleh layanan yang lebih mudah, cepat dan efisien tanpa harus menempuh jarak yang jauh,” ujar Nasrullah.

    Ia menambahkan, program pelayanan keliling ini tidak hanya membantu masyarakat dalam mengurus administrasi kepesertaan JKN, tetapi juga meningkatkan pemahaman warga terhadap berbagai layanan kesehatan yang telah tersedia.

    Petugas BPJS Kesehatan turut memberikan edukasi mengenai pemanfaatan aplikasi Mobile JKN. Aplikasi tersebut memungkinkan peserta mengakses berbagai layanan secara digital, mulai dari pengecekan status kepesertaan, perubahan data, antrean online fasilitas kesehatan, hingga informasi tagihan dan pembayaran iuran.

    Kehadiran pelayanan keliling JKN ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang kesehatan serta mendorong masyarakat untuk semakin aktif memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia secara mudah dan modern.

    “Kami ingin memastikan seluruh warga mendapatkan akses layanan kesehatan yang cepat, mudah dan efisien melalui berbagai inovasi pelayanan yang terus dikembangkan,” tambahnya. (B7

  • Puluhan Kontraktor Dikumpulkan Pemkot Tangerang, Ada Skema Baru dalam Pengadaan Proyek

    Berita7 | TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang terus memperkuat tata kelola pengadaan barang dan jasa yang lebih terbuka serta kompetitif. Salah satu langkah terbaru dilakukan melalui sosialisasi pengadaan elektronik (e-purchasing) dengan metode mini kompetisi yang melibatkan puluhan perusahaan penyedia barang dan jasa sektor konstruksi.

    Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menjelaskan bahwa penerapan mini kompetisi menjadi bagian dari upaya meningkatkan transparansi sekaligus efektivitas proses pengadaan di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang.

    Menurutnya, sosialisasi tersebut penting untuk memberikan pemahaman yang sama antara pemerintah dan pelaku usaha terkait mekanisme pengadaan barang dan jasa yang kini semakin mengedepankan prinsip keterbukaan, akuntabilitas, serta efisiensi.

    “Melalui sosialisasi ini kami ingin memastikan seluruh penyedia barang dan jasa memahami mekanisme pengadaan yang berlaku sehingga tercipta proses yang lebih transparan, kompetitif, dan menghasilkan kualitas pekerjaan yang optimal,” kata Sachrudin saat kegiatan berlangsung di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.

    Pemkot Tangerang menilai mekanisme mini kompetisi mampu menciptakan iklim persaingan yang sehat. Para penyedia diberikan kesempatan yang sama untuk menawarkan produk maupun layanan terbaik dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah.

    [baca_juga]

    Skema tersebut nantinya akan banyak dimanfaatkan oleh sejumlah perangkat daerah yang memiliki kebutuhan pengadaan konstruksi, termasuk proyek pembangunan infrastruktur yang dikelola instansi teknis terkait.

    Selain memberikan ruang kompetisi yang lebih luas, sistem mini kompetisi juga diyakini mampu meningkatkan kualitas hasil pekerjaan karena setiap penyedia dituntut menghadirkan penawaran terbaik dari sisi harga maupun mutu pekerjaan.

    Sachrudin menegaskan, pemerintah akan terus memperluas sosialisasi agar semakin banyak pelaku usaha memahami mekanisme baru tersebut. Dengan begitu, kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dapat berjalan lebih optimal dalam mendukung pembangunan Kota Tangerang.

    Sementara itu, kalangan penyedia barang dan jasa menyambut positif langkah yang dilakukan Pemkot Tangerang. Mereka menilai mekanisme mini kompetisi membuat proses pengadaan menjadi lebih terbuka, memberikan kesempatan yang setara, serta memperkuat kepercayaan antara pemerintah dan dunia usaha.

    Perwakilan PT Baraka Karta Jaya, Siska, mengatakan sistem tersebut menjadi angin segar bagi pelaku usaha karena menciptakan proses pengadaan yang lebih transparan dan profesional.

    Dengan penerapan mini kompetisi secara masif, Pemkot Tangerang berharap tercipta ekosistem pengadaan yang lebih sehat, mendorong produktivitas pembangunan, serta menghasilkan infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan bagi masyarakat. (B7

  • Maryono Tegaskan Pelayanan Prima Harus Jadi Budaya ASN Kota Tangerang

    Berita7 | TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui penguatan kapasitas aparatur sipil negara (ASN). Komitmen tersebut kembali ditegaskan Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono saat menutup Pelatihan Teknis Substantif Pelayanan Publik yang digelar BKPSDM Kota Tangerang, Kamis (4/6/2026).

    Menurut Maryono, pelayanan publik merupakan wajah pemerintah yang paling dekat dengan masyarakat. Karena itu, kualitas layanan yang diberikan aparatur menjadi salah satu indikator penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

    [baca_juga]

    Ia menilai masyarakat saat ini tidak hanya membutuhkan layanan yang cepat dan tepat, tetapi juga menginginkan pelayanan yang ramah, responsif, serta mampu memberikan solusi atas berbagai kebutuhan yang dihadapi.

    “Pelayanan yang berkualitas menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan masyarakat. Aparatur harus hadir dengan sikap profesional, responsif, dan mampu memberikan solusi terbaik,” ujar Maryono.

    Ia menjelaskan, pelatihan yang diselenggarakan BKPSDM merupakan bagian dari langkah strategis Pemkot Tangerang dalam memperkuat reformasi birokrasi. Upaya tersebut dilakukan melalui perubahan pola pikir dan budaya kerja ASN agar semakin berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

    Selain itu, perkembangan teknologi dan transformasi digital juga menjadi tantangan yang harus dihadapi aparatur. ASN dituntut mampu beradaptasi dengan berbagai inovasi pelayanan berbasis digital sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan yang lebih mudah, cepat, dan transparan.

    Maryono menegaskan, berakhirnya pelatihan bukan berarti proses pembelajaran selesai. Sebaliknya, seluruh peserta diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

    Ia juga mengajak seluruh aparatur untuk menjadikan momentum pelatihan sebagai pemacu peningkatan kinerja sekaligus memperkuat komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

    Dalam kesempatan tersebut, Maryono turut menyampaikan apresiasi kepada BKPSDM, para narasumber, fasilitator, dan seluruh peserta yang telah mengikuti pelatihan dengan penuh semangat dan dedikasi.

    Pemkot Tangerang berharap peningkatan kompetensi aparatur dapat terus berjalan secara berkelanjutan guna mewujudkan birokrasi yang modern, adaptif, dan semakin berorientasi pada pelayanan publik.

    “Warga mungkin tidak selalu mengingat program yang dibuat pemerintah, tetapi mereka akan selalu mengingat bagaimana pelayanan yang mereka terima. Karena itu, pelayanan prima harus menjadi budaya yang terus dijaga oleh seluruh aparatur,” tutupnya. (B7

  • Bapanas Pastikan Pangan di Kota Tangerang Aman, Hasil Uji Tak Temukan Zat Berbahaya

    Berita7 | TANGERANG – Kabar baik bagi masyarakat Kota Tangerang. Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan mutu dan keamanan pangan yang beredar di sejumlah pasar tradisional maupun pasar modern di Kota Tangerang dalam kondisi aman, sehat, dan layak dikonsumsi.

    Kepastian tersebut disampaikan setelah Bapanas melakukan supervisi keamanan dan mutu Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) di Fresh Market Green Lake City, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, dalam rangka memperingati Hari Keamanan Pangan Sedunia.

    Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pengawasan langsung terhadap berbagai komoditas pangan yang banyak dikonsumsi masyarakat setiap hari. Mulai dari sayuran, telur, ikan, hingga daging ayam diperiksa untuk memastikan kualitas dan keamanannya.

    [baca_juga]

    Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas, Andriko Noto Susanto, mengatakan kegiatan supervisi dilakukan sebagai bentuk kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk menjaga kualitas pangan yang beredar di masyarakat.

    Menurutnya, pengawasan secara langsung penting dilakukan guna memastikan seluruh produk pangan yang dijual kepada masyarakat memenuhi standar keamanan pangan yang berlaku.

    “Kami mengadakan supervisi ini untuk memantau langsung kondisi mutu dan keamanan pangan yang ada di lapangan. Selama kegiatan tadi, kami sudah mengumpulkan sampel dari sejumlah komoditas pangan untuk dicek langsung petugas di lokasi,” ujarnya, Kamis (4/6/2026).

    Selain melakukan pengambilan sampel, tim pengawas juga mengecek sejumlah komoditas pangan pokok yang menjadi kebutuhan utama masyarakat. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh sampel yang diuji berada dalam kondisi baik dan tidak ditemukan indikasi kandungan zat berbahaya.

    Andriko menyebut sistem pengawasan keamanan pangan yang diterapkan di Kota Tangerang sudah berjalan dengan baik. Hal itu terlihat dari berfungsinya berbagai fasilitas pengujian pangan yang tersedia di sejumlah lokasi.

    “Di Kota Tangerang semuanya sudah berjalan baik. Pojok uji keamanannya juga beroperasi dan beberapa sampel komoditas yang sudah dicek tidak menunjukkan tanda-tanda kandungan zat berbahaya. Jadi semuanya aman dan terjamin,” katanya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang Muhdorun menegaskan, Pemerintah Kota Tangerang terus berkomitmen menjaga keamanan pangan melalui berbagai program pengawasan dan pelayanan kepada masyarakat.

    Salah satu langkah yang dilakukan adalah menghadirkan pojok uji keamanan pangan gratis yang tersebar di berbagai pasar tradisional maupun pasar modern di Kota Tangerang.

    Saat ini, fasilitas tersebut telah tersedia di 21 lokasi yang dapat dimanfaatkan masyarakat setiap hari untuk memastikan produk pangan yang dibeli aman dikonsumsi.

    Menurut Muhdorun, keberadaan pojok uji keamanan pangan tidak hanya membantu pedagang dalam menjaga kualitas produk yang dijual, tetapi juga memberikan rasa aman kepada konsumen saat berbelanja kebutuhan sehari-hari.

    “Tidak hanya pengecekan yang sudah berjalan rutin, kami juga menyediakan pojok uji keamanan pangan yang tersebar di pasar tradisional dan modern yang beroperasi setiap hari secara gratis. Jadi pedagang maupun konsumen bisa memanfaatkannya untuk memastikan produk pangannya aman dan layak dikonsumsi,” ujarnya.

    Melalui kolaborasi antara Bapanas dan Pemerintah Kota Tangerang, pengawasan pangan diharapkan semakin optimal sehingga masyarakat dapat memperoleh produk pangan yang sehat, berkualitas, dan aman untuk dikonsumsi setiap hari. (B7

  • DPAD Kota Tangerang Hidupkan Semangat Membaca di SDN Tangerang 14, Siswa Antusias Ikuti Kegiatan Literasi

    Berita7 | TANGERANG – Suasana berbeda terlihat di SDN Tangerang 14 saat Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kota Tangerang menggelar kunjungan literasi yang disambut antusias oleh para siswa. Berbagai kegiatan edukatif dan interaktif membuat suasana belajar menjadi lebih menyenangkan sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya membaca sejak usia dini.

    Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya DPAD Kota Tangerang dalam memperkuat gerakan literasi di lingkungan sekolah. Tidak hanya menghadirkan buku dan materi bacaan, para siswa juga diajak mengikuti beragam aktivitas kreatif yang mampu meningkatkan minat belajar dan kemampuan berpikir kritis.

    Sejak kegiatan dimulai, ratusan siswa tampak aktif mengikuti setiap sesi yang diselenggarakan. Mulai dari kegiatan literasi, permainan edukatif, hingga aktivitas yang mendorong kreativitas dan interaksi antarsiswa.

    Pendekatan yang menyenangkan membuat para peserta didik lebih mudah memahami pentingnya membaca sebagai jendela pengetahuan. Suasana belajar pun terasa lebih hidup karena siswa dapat memperoleh pengalaman baru di luar pembelajaran rutin di dalam kelas.

    Guru SDN Tangerang 14, Ea Julaeha, mengapresiasi kunjungan DPAD Kota Tangerang yang dinilai memberikan dampak positif terhadap semangat belajar para siswa.

    Menurutnya, kegiatan literasi yang dikemas secara menarik mampu membangun kebiasaan membaca sekaligus memperluas wawasan peserta didik dengan cara yang menyenangkan.

    “Kami sangat bersyukur dan mengapresiasi kunjungan dari DPAD Kota Tangerang. Anak-anak terlihat sangat senang dan antusias mengikuti setiap kegiatan yang diselenggarakan,” ujarnya.

    Ia menambahkan, kegiatan seperti ini tidak hanya memberikan pengetahuan baru, tetapi juga melatih kemampuan sosial siswa melalui berbagai aktivitas kolaboratif yang dilakukan bersama teman-temannya.

    [baca_juga]

    Melalui berbagai permainan dan kegiatan edukatif, siswa diajak untuk lebih aktif berkomunikasi, bekerja sama, serta mengembangkan karakter positif dalam lingkungan sekolah.

    “Melalui kegiatan seperti ini, siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru, tetapi juga belajar berinteraksi, berkolaborasi, serta mengembangkan karakter yang baik melalui berbagai aktivitas yang edukatif dan menyenangkan,” katanya.

    Menurut Ea, budaya literasi perlu terus ditanamkan secara konsisten agar menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari peserta didik. Karena itu, dukungan berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendorong tumbuhnya minat baca.

    Kehadiran DPAD Kota Tangerang dinilai menjadi salah satu bentuk komitmen nyata dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui penguatan budaya literasi di sekolah dasar.

    Selain memperkenalkan pentingnya membaca, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk membangun rasa percaya diri siswa dalam menyampaikan pendapat, bertanya, dan mengeksplorasi berbagai informasi yang mereka temukan dari buku.

    Ke depan, pihak sekolah berharap kolaborasi dengan DPAD Kota Tangerang dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak siswa yang mendapatkan pengalaman belajar yang inspiratif dan menyenangkan.

    Melalui sinergi antara sekolah dan DPAD Kota Tangerang, budaya literasi diharapkan semakin berkembang dan mampu mencetak generasi muda yang cerdas, kreatif, berkarakter, serta memiliki kebiasaan membaca yang kuat sebagai bekal menghadapi masa depan. (B7

  • Kota Tangerang Siapkan Sekolah Khusus Olahraga, Raperda Keolahragaan Dikebut

    Berita7 | TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang bersama DPRD Kota Tangerang terus mematangkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Keolahragaan yang digadang-gadang menjadi fondasi baru pengembangan dunia olahraga di Kota Tangerang.

    Salah satu program yang menjadi perhatian dalam pembahasan tersebut adalah rencana pendirian sekolah khusus olahraga yang diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi sejak usia dini.

    Langkah tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam mewujudkan Kota Tangerang sebagai sport city atau kota yang memiliki ekosistem olahraga yang kuat, mulai dari pembinaan atlet, penyediaan fasilitas hingga pencapaian prestasi di tingkat nasional maupun internasional.

    Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang, Kaonang, mengatakan keberadaan Raperda Keolahragaan sangat dinantikan oleh para pelaku olahraga karena akan menjadi landasan hukum bagi berbagai program pengembangan olahraga di masa depan.

    Menurutnya, salah satu harapan besar yang ingin diwujudkan adalah hadirnya sekolah khusus olahraga yang mampu mencetak atlet-atlet potensial secara lebih terarah dan profesional.

    “Kami berharap harapan insan olahraga yang termuat di Raperda Keolahragaan ini bisa secepatnya direalisasikan. Salah satunya, kami ingin memiliki sekolah khusus olahraga agar pembinaan atlet dapat berjalan lebih optimal dan terarah,” ujar Kaonang, Kamis (4/6/2026).

    Ia menilai pembinaan atlet tidak cukup hanya mengandalkan latihan rutin, tetapi juga membutuhkan sistem pendidikan yang mampu mendukung perkembangan kemampuan olahraga dan akademik secara bersamaan.

    [baca_juga]

    Dengan adanya sekolah khusus olahraga, proses pencarian bakat, pembinaan hingga pengembangan prestasi atlet diharapkan dapat dilakukan lebih efektif dan berkelanjutan.

    Sementara itu, Wakil Ketua Bapemperda DPRD Kota Tangerang Edi Suhendi menjelaskan bahwa Raperda Keolahragaan merupakan regulasi yang sudah lama dinantikan oleh berbagai kalangan, terutama komunitas dan insan olahraga di Kota Tangerang.

    Proses pembahasan yang sempat tertunda kini kembali dilanjutkan setelah adanya penyesuaian dan sinkronisasi dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Banten.

    Menurut Edi, pihaknya menargetkan pembahasan Raperda tersebut dapat diselesaikan dan ditetapkan menjadi Peraturan Daerah pada akhir tahun 2026.

    “Kami menargetkan Raperda Keolahragaan ini bisa diselesaikan dan ditetapkan menjadi Perda pada akhir tahun ini. Dengan demikian program olahraga, pembinaan atlet, hingga pengembangan prestasi memiliki payung hukum yang jelas dan berkelanjutan,” katanya.

    Selain mendukung pembinaan atlet, regulasi tersebut juga diharapkan mampu memperkuat pembangunan sarana dan prasarana olahraga di berbagai wilayah Kota Tangerang.

    Pemkot Tangerang menilai keberadaan payung hukum yang kuat akan menjadi modal penting dalam meningkatkan kualitas olahraga daerah sekaligus mendorong lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kota Tangerang di tingkat nasional hingga internasional.

    Jika terealisasi, sekolah khusus olahraga tersebut berpotensi menjadi salah satu langkah strategis dalam menciptakan generasi atlet masa depan yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki kualitas pendidikan yang baik. (B7

  • 271 Warga Tangerang Diterima Kerja di Jepang, Pemkot Sebut SDM Lokal Makin Dilirik Dunia

    Berita7 | TANGERANG – Kabar menggembirakan datang bagi pencari kerja di Kota Tangerang. Sebanyak 271 warga berhasil mendapatkan kesempatan berkarier di Jepang melalui program penempatan tenaga kerja luar negeri yang didorong Pemerintah Kota Tangerang.

    Capaian tersebut menjadi salah satu bukti meningkatnya daya saing sumber daya manusia (SDM) Kota Tangerang di pasar kerja internasional. Tidak hanya mampu bersaing, tenaga kerja asal Kota Tangerang juga dinilai semakin dipercaya oleh berbagai perusahaan dan industri di Jepang.

    Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan, keberhasilan ratusan warga menembus pasar kerja Jepang menunjukkan kualitas tenaga kerja daerah yang terus mengalami peningkatan.

    “Melalui berbagai program penempatan tenaga kerja ke luar negeri, hingga saat ini tercatat sebanyak 271 warga Kota Tangerang telah memperoleh kesempatan berkarier di Jepang. Ini menjadi bukti bahwa kualitas SDM Kota Tangerang semakin dipercaya dan mampu bersaing di tingkat internasional,” ujar Sachrudin.

    Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri penandatanganan kerja sama penempatan tenaga kerja ke Jepang antara PT Liana Segrus Indonesia dengan delapan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Tangerang Raya di Kantor LPK Wahana Danau Indah, Karawaci.

    Menurut Sachrudin, kerja sama antara dunia pendidikan, lembaga pelatihan kerja dan sektor industri menjadi langkah penting dalam mencetak tenaga kerja yang siap menghadapi kebutuhan pasar global.

    Ia menilai lulusan sekolah kejuruan memiliki peluang besar untuk mengembangkan karier hingga ke luar negeri apabila dibekali keterampilan, disiplin, dan kemampuan bahasa asing yang memadai.

    Pemkot Tangerang juga terus memperluas akses kesempatan kerja melalui Program Gampang Kerja yang selama ini menjadi salah satu program unggulan dalam mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kualitas tenaga kerja.

    “Melalui kolaborasi ini, kami berharap semakin banyak lulusan SMK yang mampu mengakses peluang kerja internasional sekaligus memperkuat posisi Kota Tangerang sebagai daerah penghasil tenaga kerja terampil yang kompetitif di tingkat global,” katanya.

    Selain membuka peluang kerja, program tersebut juga diharapkan mampu memberikan pengalaman internasional bagi generasi muda sehingga dapat meningkatkan kualitas SDM Indonesia di masa depan.

    [baca_juga]

    Dalam kesempatan itu, Sachrudin berpesan kepada para siswa dan peserta pelatihan agar terus meningkatkan kemampuan diri, khususnya dalam penguasaan bahasa asing dan etos kerja profesional.

    Ia menegaskan bahwa persaingan kerja saat ini tidak hanya terjadi di tingkat lokal maupun nasional, tetapi juga sudah memasuki pasar global yang membutuhkan tenaga kerja berkualitas.

    “Saya ingin para siswa dan calon peserta program ini mempersiapkan diri sebaik-baiknya. Tunjukkan bahwa generasi muda Kota Tangerang memiliki kualitas, etos kerja dan kemampuan yang mampu membanggakan daerah maupun Indonesia di kancah internasional,” ujarnya.

    Sementara itu, Presiden Direktur PT Liana Segrus Indonesia, Kazuya Yamanouchi atau yang akrab disapa Poki San, mengingatkan pentingnya kemampuan bahasa Jepang sebagai modal utama untuk meraih peluang kerja yang lebih besar.

    Menurutnya, penguasaan bahasa akan sangat memengaruhi peluang karier maupun tingkat penghasilan yang diperoleh tenaga kerja di Jepang.

    Ia juga mengingatkan para peserta untuk mempersiapkan diri menghadapi proses wawancara kerja dengan menunjukkan sikap positif dan kepercayaan diri.

    “Semakin tinggi kemampuan bahasa Jepang, semakin besar pula peluang karier dan penghasilan yang diperoleh. Jangan lupa memberikan kesan terbaik saat wawancara kerja. Senyum yang tulus sering kali menjadi awal dari sebuah kesempatan besar,” katanya.

    Kerja sama yang terjalin antara dunia pendidikan dan industri ini diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang kerja internasional bagi generasi muda Tangerang dalam beberapa tahun mendatang. (B7

  • Indomaret di Karawaci Tangerang Terbakar Dini Hari, Diduga Dipicu Ledakan Freezer

    Berita7 | TANGERANG – Kebakaran menghanguskan sebuah gerai Indomaret di Jalan Raya M Toha, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Kamis (4/6/2026) dini hari. Insiden yang terjadi saat sebagian besar warga masih terlelap itu diduga dipicu oleh ledakan freezer yang berada di dalam toko.

    Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 02.50 WIB. Kepulan asap dan kobaran api yang muncul dari bangunan toko membuat warga sekitar segera melaporkan kejadian itu kepada petugas pemadam kebakaran.

    Laporan resmi diterima sekitar pukul 03.00 WIB dari seorang warga bernama Ilham. Tidak lama setelah menerima informasi, tim gabungan dari UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Korban Cibodas bersama BPBD Kota Tangerang langsung bergerak menuju lokasi.

    Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia S Rahman, mengatakan petugas langsung diterjunkan untuk mencegah api membesar dan merambat ke bangunan lain di kawasan tersebut.

    Sebanyak 25 personel gabungan dikerahkan dalam proses pemadaman. Tim terdiri dari 10 personel UPT Cibodas dan 15 personel dari Mako BPBD Kota Tangerang.

    Selain itu, sembilan unit kendaraan pemadam kebakaran juga diterjunkan ke lokasi. Tiga unit berasal dari UPT Cibodas dan enam unit lainnya dari Mako BPBD Kota Tangerang.

    “Begitu laporan masuk, tim langsung diberangkatkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan mencegah api merambat ke bangunan lain di sekitarnya,” kata Andia.

    Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 03.20 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman. Kobaran api yang melahap satu lokal toko berhasil dikendalikan setelah petugas berjibaku selama hampir dua jam.

    Proses penanganan akhirnya dinyatakan selesai sekitar pukul 05.20 WIB. Berkat respons cepat petugas, kebakaran tidak sampai meluas ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi kejadian.

    Dari hasil pendataan awal, kebakaran diduga berasal dari freezer yang mengalami gangguan hingga memicu percikan dan kobaran api. Meski demikian, penyebab pasti masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari petugas terkait.

    “Dugaan sementara berasal dari freezer yang mengalami gangguan hingga memicu kebakaran. Kami masih melakukan pendataan dan koordinasi terkait penyebab pastinya,” ujarnya.

    [baca_juga]

    Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Seluruh karyawan serta warga di sekitar lokasi berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar.

    Meski tidak menimbulkan korban, kebakaran tersebut menyebabkan kerusakan cukup signifikan pada bangunan toko. Hingga kini petugas masih melakukan pendataan terkait total kerugian yang ditimbulkan.

    BPBD Kota Tangerang mengimbau para pelaku usaha maupun masyarakat untuk rutin melakukan pengecekan instalasi listrik serta perangkat elektronik yang digunakan setiap hari. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi risiko kebakaran, terutama pada peralatan yang beroperasi selama 24 jam.

    Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa gangguan pada peralatan elektronik dapat memicu kebakaran kapan saja jika tidak dilakukan pemeriksaan dan perawatan secara berkala. (B7

  • Tinjau SDN Babakan 01, Pilar Soroti Kebersihan Sekolah dan Fasilitas Belajar Siswa

    Berita7 | TANGERANG SELATAN – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan melakukan peninjauan langsung ke SD Negeri Babakan 01, Kecamatan Setu, Kamis (4/6/2026). Dalam kunjungannya, Pilar mengecek kondisi bangunan sekolah sekaligus memastikan proses belajar mengajar berjalan dengan aman dan nyaman bagi siswa.

    Peninjauan dilakukan hingga ke lantai tiga gedung sekolah yang sebelumnya telah direvitalisasi oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Sejumlah fasilitas turut diperiksa, mulai dari ruang kelas, toilet, ruang guru, perpustakaan hingga area penunjang lainnya.

    Kunjungan tersebut menjadi bagian dari evaluasi terhadap fasilitas pendidikan yang telah dibangun menggunakan anggaran pemerintah. Pilar menegaskan, bangunan sekolah yang sudah direvitalisasi harus dijaga dan dirawat agar dapat dimanfaatkan secara optimal dalam jangka panjang.

    Menurutnya, kebersihan lingkungan sekolah menjadi salah satu faktor penting yang berpengaruh terhadap kenyamanan dan kesehatan peserta didik maupun tenaga pendidik.

    “Ada beberapa hal yang saya review dan evaluasi terkait kondisi bangunan sekolah. Tetap dijaga dan dirawat dengan sebaik-baiknya, terutama masalah kebersihan. Kesehatan anak-anak kita dan para pengajar harus terus dijaga,” ujar Pilar.

    Saat melakukan pengecekan, Pilar menemukan beberapa bagian bangunan yang memerlukan perhatian lebih lanjut. Beberapa fasilitas seperti toilet dan plafon di area luar bangunan dinilai perlu segera diperbaiki guna menjaga keamanan pengguna sekolah.

    [baca_juga]

    Meski demikian, ia menjelaskan bahwa kerusakan yang ditemukan masih tergolong ringan dan tidak berada di dalam ruang kelas. Namun perbaikan tetap harus dilakukan sesegera mungkin agar tidak menimbulkan risiko bagi siswa maupun guru.

    “Karena masa retensinya sudah selesai, berarti dinas harus segera memperbaiki kekurangan yang ada. Perbaikannya bersifat minor, tetapi harus tetap segera ditangani untuk menjamin keamanan siswa dan tenaga pendidik,” katanya.

    Selain menyoroti kondisi fisik bangunan, Pilar juga memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan fasilitas perpustakaan sekolah. Ia meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan terus meningkatkan kualitas sarana literasi guna menumbuhkan minat baca siswa sejak usia dini.

    Menurutnya, perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan buku, tetapi juga harus menjadi ruang belajar yang nyaman dan menarik bagi peserta didik.

    Ia mendorong adanya penambahan koleksi buku anak, khususnya buku cerita dan bacaan edukatif yang dapat memperkaya wawasan siswa. Selain itu, fasilitas pendukung seperti komputer dan pendingin ruangan juga dinilai penting untuk meningkatkan kenyamanan saat belajar.

    “Perbanyak buku-buku anak seperti buku cerita. Jika anggarannya memungkinkan, bisa ditambah perangkat komputer dan pendingin ruangan agar anak-anak merasa nyaman saat membaca dan belajar di perpustakaan,” ungkapnya.

    Melalui peninjauan tersebut, Pemerintah Kota Tangerang Selatan ingin memastikan seluruh fasilitas pendidikan yang telah dibangun dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Lingkungan sekolah yang aman, bersih, nyaman, serta didukung fasilitas belajar yang memadai diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan dan prestasi siswa di Kota Tangerang Selatan. (B7