Category: Berita Utama

  • Peluang Emas! Pemkot Tangerang Buka Pelatihan Tata Boga Gratis untuk 100 Warga, Daftar Mulai Hari Ini

    Berita7 | Kota Tangerang — Kabar gembira bagi warga yang ingin memiliki keterampilan sekaligus membuka peluang usaha. Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Sosial kembali membuka Program Pelatihan Tata Boga Gratis Tahun 2026 untuk 100 peserta terpilih.

    Program ini menjadi langkah nyata Pemkot Tangerang dalam membantu masyarakat meningkatkan kemampuan kerja dan mendorong lahirnya pelaku usaha kuliner baru yang mandiri serta produktif.

    Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang, Acep Wahyudi, menjelaskan pendaftaran program dibuka mulai 1 hingga 15 Juni 2026. Setelah proses administrasi selesai, peserta yang memenuhi syarat akan mengikuti tahapan wawancara pada 24 sampai 29 Juni 2026.

    Menurutnya, pelatihan akan dilaksanakan dalam dua gelombang dengan total kuota mencapai 100 peserta.

    “Program ini kami hadirkan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat sekaligus memperluas peluang ekonomi keluarga. Seluruh pelatihan diberikan secara gratis tanpa biaya apa pun,” kata Acep, Selasa (2/6/2026).

    Gelombang pertama pelatihan dijadwalkan berlangsung pada 7 hingga 9 Juli 2026 dan diikuti oleh 50 peserta. Sementara gelombang kedua akan digelar pada 14 hingga 16 Juli 2026 untuk 50 peserta lainnya.

    Melalui pelatihan tersebut, peserta akan mendapatkan pembekalan keterampilan tata boga yang dapat dimanfaatkan untuk membuka usaha kuliner rumahan, meningkatkan pendapatan keluarga, maupun memperbesar peluang memperoleh pekerjaan di sektor makanan dan minuman yang terus berkembang.

    Dinas Sosial Kota Tangerang menegaskan program ini diprioritaskan bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan administrasi, di antaranya memiliki KTP Kota Tangerang, kartu keluarga, terdaftar dalam DTSEN desil 1 sampai 5, memiliki rekening bank aktif, serta berusia minimal 17 tahun.

    Antusiasme masyarakat diperkirakan akan tinggi mengingat pelatihan serupa sebelumnya banyak diminati karena mampu memberikan keterampilan praktis yang langsung bisa diterapkan untuk menghasilkan pendapatan.

    [baca_juga]

    Pemkot Tangerang berharap program ini dapat membantu menciptakan masyarakat yang lebih mandiri, produktif, dan memiliki daya saing di tengah perkembangan ekonomi saat ini. (B7

  • 3.021 Penerima Bansos di Kota Tangerang Diduga Main Judi Online, Kemensos dan PPATK Turun Tangan

    Berita7 | Kota Tangerang,. — Sebanyak 3.021 penerima bantuan sosial (bansos) di Kota Tangerang masuk dalam daftar penerima yang terindikasi terlibat aktivitas judi online. Temuan tersebut kini menjadi perhatian serius pemerintah karena berpotensi memengaruhi kelanjutan penerimaan bantuan dari negara.

    Data tersebut berasal dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI dan saat ini masih dalam tahap verifikasi untuk memastikan akurasi serta kebenaran identitas penerima bantuan yang masuk dalam daftar indikasi tersebut.

    Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang, Acep Wahyudi, mengatakan pihaknya baru menerima informasi terkait ribuan penerima bansos yang diduga terlibat aktivitas judi online.

    “Di Kota Tangerang, saya baru mendapatkan kabar jumlah yang dicurigai terkait judi online itu kurang lebih sebanyak 3.021 jiwa,” ujar Acep.

    Temuan ini merupakan bagian dari pendataan nasional yang dilakukan pemerintah pusat terhadap penerima bantuan sosial. Sebelumnya, Kemensos telah mengumumkan penonaktifan sejumlah penerima bansos yang terindikasi terlibat judi online pada 12 Mei 2026.

    Secara nasional, terdapat sekitar 11 ribu penerima bantuan yang masuk dalam daftar indikasi hasil penelusuran awal pemerintah.

    Meski demikian, Dinas Sosial Kota Tangerang menegaskan belum dapat memastikan identitas maupun status para penerima bantuan tersebut. Saat ini pihaknya masih menunggu data By Name By Address (BNBA) dari Kemensos untuk dilakukan pencocokan dan verifikasi lapangan.

    “Data itu memang dari Kemensos. Kami tetap sedang koordinasi untuk mendapatkan BNBA-nya dan memastikan kebenarannya,” katanya.

    [baca_juga]

    Acep menjelaskan masyarakat yang merasa tidak pernah terlibat judi online masih memiliki hak untuk menyampaikan keberatan atau sanggahan selama proses verifikasi berlangsung.

    Menurutnya, pemerintah akan mengedepankan prinsip kehati-hatian agar tidak terjadi kesalahan dalam penetapan status penerima bantuan sosial.

    Selain bansos reguler, sejumlah bantuan lain yang berasal dari kementerian berpotensi dihentikan apabila penerima terbukti terlibat aktivitas judi online.

    Proses penelusuran data dilakukan Kemensos bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Kerja sama tersebut bertujuan melacak transaksi keuangan yang diduga berkaitan dengan aktivitas perjudian online.

    “Memang Kemensos bekerja sama dengan PPATK, yang bisa melakukan tracking terhadap KPM mana yang terindikasi judi online,” ungkapnya.

    Saat ini pemerintah masih melakukan pendalaman terhadap seluruh data penerima bantuan yang masuk dalam daftar indikasi. Hasil pemeriksaan tersebut nantinya akan menjadi dasar apakah bantuan sosial tetap diberikan atau dihentikan.

    Kasus ini menjadi sorotan publik karena menyangkut penggunaan bantuan negara yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat yang membutuhkan. Pemerintah memastikan proses verifikasi dilakukan secara transparan dan objektif sebelum mengambil keputusan akhir terhadap para penerima bansos yang terindikasi judi online. (B7

  • KPK Buka Pintu Pengusutan APBD DPRD Kabupaten Tangerang, Anggaran Pokir hingga Sewa Hotel Disorot

    Berita7 | Kabupaten Tangerang,. – Komisi Pemberantasan Korupsi membuka peluang bagi masyarakat untuk melaporkan dugaan penyimpangan pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Tangerang Tahun Anggaran 2022–2026.

    Sikap tersebut disampaikan menyusul munculnya sorotan dari kelompok masyarakat sipil dan mahasiswa yang tergabung dalam Kerapatan Indonesia Tanah Air dan Gema Kosgoro Banten terkait sejumlah pos anggaran yang dinilai perlu mendapat perhatian serius.

    Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan bahwa lembaga antirasuah tersebut siap menerima dan menindaklanjuti setiap laporan masyarakat yang disertai bukti awal yang cukup.

    “Berkaitan dengan adanya dugaan tindak pidana korupsi, jika memang memiliki informasi dan bukti awal yang memadai silakan dilaporkan ke KPK,” ujar Budi Prasetyo.

    Menurutnya, setiap laporan yang masuk akan melalui proses verifikasi, telaah, serta analisis mendalam sebelum ditentukan apakah memenuhi syarat untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan hukum KPK.

    Langkah tersebut dilakukan guna memastikan setiap laporan yang diterima memiliki dasar yang kuat dan memenuhi ketentuan hukum yang berlaku.

    Sorotan terhadap pengelolaan anggaran DPRD Kabupaten Tangerang sebelumnya disampaikan oleh KITA Banten dan Gema Kosgoro Banten. Kedua kelompok tersebut meminta aparat penegak hukum melakukan pengawasan terhadap sejumlah pos anggaran yang dianggap memiliki nilai besar dan membutuhkan transparansi yang lebih kuat.

    Beberapa pos yang menjadi perhatian antara lain dana aspirasi atau Pokok Pikiran (Pokir) anggota dewan, anggaran sewa hotel, pengadaan pakaian dinas beserta atributnya, perjalanan dinas, hingga anggaran makan dan minum untuk berbagai kegiatan rapat maupun reses.

    Koordinator KITA Banten, Agus Suryaman, menilai seluruh penggunaan anggaran tersebut harus dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka kepada masyarakat.

    Menurutnya, besarnya nilai anggaran yang dikelola perlu diimbangi dengan transparansi dan akuntabilitas yang maksimal agar tidak menimbulkan kecurigaan publik.

    “Skala anggaran yang begitu besar ini harus dipertanggungjawabkan secara transparan kepada publik,” tegas Agus.

    Sementara itu, Ketua Gema Kosgoro Banten, Edi Rusli, mendukung adanya pengawasan terhadap penggunaan anggaran daerah guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan yang berlaku.

    Desakan tersebut kini menjadi perhatian publik setelah KPK menyatakan siap menerima laporan apabila ditemukan indikasi penyimpangan yang didukung bukti awal yang memadai. (B7)

  • Relawan Temukan Tumpukan Sampah dan Batang Pohon di Kali Ciputat, Diduga Picu Banjir Berulang di Tangsel

    Berita7 | TANGERANG SELATAN — Temuan mengejutkan ditemukan dalam penyusuran aliran Kali Ciputat yang dilakukan ratusan relawan pada Minggu (31/5/2026). Sepanjang empat kilometer aliran sungai, relawan menemukan berbagai jenis sampah hingga batang pohon yang tersangkut di sejumlah titik.

    Temuan tersebut menjadi perhatian karena diduga menghambat aliran air dan berpotensi menjadi salah satu penyebab banjir yang terus berulang di sejumlah wilayah Tangerang Selatan.

    Penyusuran melibatkan sekitar 200 relawan dari Tangerang Selatan, Kota Tangerang, dan Jakarta. Mereka menyisir beberapa titik sepanjang Kali Ciputat untuk mencari faktor yang memicu banjir meski berbagai upaya penanganan telah dilakukan.

    Lurah Cipayung, Dini Nurlianti, mengatakan sampah menjadi salah satu temuan paling dominan selama kegiatan berlangsung. Tidak hanya sampah rumah tangga dan plastik, relawan juga menemukan batang pohon berukuran besar yang tersangkut di aliran sungai.

    “Jadi sampahnya itu tidak hanya sampah plastik. Ada juga batang pohon yang kemungkinan dibuang atau terbawa aliran hingga tersangkut di sepanjang sungai,” ujar Dini.

    [baca_juga]

    Untuk memudahkan proses pembersihan, relawan memasang dua jaring penahan sampah di bagian hilir sungai. Sampah yang terbawa arus kemudian dikumpulkan untuk diangkut dan didata sebagai bahan evaluasi.

    Salah satu inisiator kegiatan, Nia, mengatakan penyusuran dilakukan sebagai upaya mencari akar persoalan banjir yang selama ini masih menjadi keluhan masyarakat.

    Menurutnya, berbagai program penanganan seperti normalisasi sungai dan perbaikan drainase telah dilakukan. Namun banjir masih kerap terjadi saat hujan dengan intensitas tinggi.

    “Pertanyaan warga selama ini adalah kenapa banjir terus terjadi. Padahal berbagai upaya sudah dilakukan. Karena itu kami mencoba mengumpulkan data langsung dari lapangan,” katanya.

    Nia menjelaskan, hasil penyusuran belum bisa dijadikan kesimpulan akhir terkait penyebab utama banjir. Namun seluruh temuan akan dihimpun sebagai bahan analisis untuk membantu menentukan langkah penanganan yang lebih efektif ke depan.

    Selain masyarakat dan relawan, kegiatan ini juga melibatkan BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP, akademisi, serta sejumlah komunitas lingkungan yang peduli terhadap kondisi sungai di Tangerang Selatan.

    Temuan sampah dan batang pohon di Kali Ciputat diharapkan menjadi perhatian bersama agar kebiasaan membuang sampah ke sungai dapat dihentikan demi mengurangi risiko banjir yang terus menghantui warga setiap musim hujan. (B7

  • Dulu Dipandang Tak Bernilai, Sampah Warga Kota Tangerang Kini Hasilkan 3 Ton Setiap Bulan

    Berita7 | KOTA TANGERANG — Sampah anorganik yang dahulu sering berserakan dan dianggap tidak memiliki nilai ekonomi, kini justru menjadi sumber penghasilan tambahan bagi warga di Kelurahan Buaran Indah, Kota Tangerang.

    Melalui Bank Sampah Meranti, masyarakat berhasil mengelola sekitar 600 hingga 800 kilogram sampah setiap minggu. Dalam satu bulan, jumlah sampah yang berhasil dikumpulkan mencapai sekitar 3 ton sebelum disetorkan ke pengepul dan didata oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang.

    Ketua Bank Sampah Meranti, Arman Effendi, mengatakan perubahan pola pikir masyarakat menjadi salah satu keberhasilan terbesar yang diraih selama program berjalan.

    Menurutnya, jika sebelumnya warga enggan memungut sampah di lingkungan sekitar, kini justru banyak yang aktif mengumpulkan sampah karena memiliki nilai ekonomi.

    “Awalnya masyarakat malu untuk mengambil sampah di jalan. Alhamdulillah sekarang bahkan jadi rebutan. Dari malam, subuh hingga siang warga bergerak mengumpulkan sampah,” ujar Arman.

    Bank Sampah Meranti yang berdiri sejak 2018 tersebut saat ini melayani 107 nasabah aktif dengan sistem tabungan sampah. Selain itu, terdapat sekitar 25 hingga 30 warga lain yang rutin menyetorkan sampah meski tidak terdaftar sebagai nasabah tetap.

    [baca_juga]

    Tak hanya fokus pada pengelolaan sampah, Bank Sampah Meranti juga aktif memberikan edukasi lingkungan kepada pelajar. Setiap pekan, pengurus melakukan penyuluhan di sejumlah sekolah guna menanamkan kesadaran tentang pentingnya memilah dan mengelola sampah sejak dini.

    Ke depan, pengurus juga berencana menggelar pelatihan daur ulang bagi para siswa untuk mengubah limbah seperti tutup botol plastik menjadi produk yang memiliki nilai jual.

    Keberadaan Bank Sampah Meranti mendapat apresiasi dari Ketua RW 02 Kelurahan Buaran Indah, Abdul Mian. Menurutnya, program tersebut membantu menciptakan lingkungan yang lebih bersih sekaligus membuka peluang tambahan penghasilan bagi masyarakat.

    “Kami sangat mendukung karena manfaatnya dirasakan langsung oleh warga. Selain lingkungan menjadi lebih bersih, masyarakat juga memperoleh nilai ekonomi dari sampah yang sebelumnya dibuang begitu saja,” katanya.

    Melalui program ini, sampah yang sebelumnya menjadi masalah lingkungan kini berubah menjadi sumber manfaat ekonomi sekaligus mendorong kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan. (B7

  • DEMA UIN Jakarta Soroti Polemik Sekda Tangsel, Desak Pemkot Buka Informasi ke Publik

    Berita7 | TANGERANG SELATAN — Polemik terkait proses evaluasi dan pengukuhan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Selatan kembali menjadi sorotan. Kali ini, kritik datang dari Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang menilai Pemerintah Kota Tangerang Selatan belum transparan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

    Ketua DEMA UIN Jakarta, Achmad Hafizh, mengatakan munculnya polemik tersebut dipicu oleh perbedaan informasi yang disampaikan sejumlah pihak terkait proses evaluasi Sekda Tangsel.

    Menurutnya, publik menerima informasi yang tidak sinkron mengenai penerbitan Surat Keputusan (SK) hasil evaluasi Sekda. Kondisi tersebut dinilai menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat.

    “Kita melihat banyak kerancuan dan ketidaktransparanan dari pemerintah daerah terhadap informasi yang seharusnya disampaikan ke publik. Ada pernyataan yang berubah-ubah dan tidak sinkron,” kata Hafizh, Minggu (31/5/2026).

    Hafizh menjelaskan, sebelumnya pemerintah daerah disebut menyampaikan bahwa SK hasil evaluasi masih dalam proses dan akan segera diterbitkan. Namun belakangan diketahui dokumen tersebut telah ditandatangani sejak 8 Mei 2026.

    Menurutnya, persoalan ini tidak hanya berkaitan dengan jabatan Sekda, tetapi juga menyangkut prinsip tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance.

    “Transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi publik merupakan prinsip dasar yang harus dijalankan oleh setiap penyelenggara pemerintahan,” ujarnya.

    [baca_juga]

    DEMA UIN Jakarta menilai minimnya keterbukaan informasi dapat berdampak pada menurunnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

    Selain menyoroti persoalan transparansi, organisasi mahasiswa tersebut menegaskan memiliki tanggung jawab moral untuk ikut mengawasi jalannya pemerintahan di Kota Tangerang Selatan. Terlebih, kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berada di wilayah Ciputat yang merupakan bagian dari Kota Tangerang Selatan.

    “Kami adalah bagian dari masyarakat Tangerang Selatan. Karena itu kami punya hak untuk mengingatkan ketika ada hal-hal yang menurut kami perlu diluruskan,” tegas Hafizh.

    DEMA UIN Jakarta pun mendesak Pemerintah Kota Tangerang Selatan memberikan penjelasan secara terbuka terkait proses evaluasi Sekda yang saat ini menjadi perhatian publik.

    Mereka juga meminta adanya evaluasi terhadap mekanisme yang digunakan dalam proses evaluasi dan pengukuhan Sekda agar tidak menimbulkan polemik berkepanjangan.

    Hafizh menegaskan pihaknya akan terus mengawal persoalan tersebut. Bahkan, mahasiswa tidak menutup kemungkinan menyampaikan aspirasi melalui aksi apabila tidak ada penjelasan yang dinilai memadai dari pemerintah daerah.

    “Kami akan terus mengkaji persoalan ini. Jika dalam waktu dekat tidak ada evaluasi dan penjelasan yang transparan dari pemerintah daerah, maka jangan salahkan kami jika nantinya turun aksi untuk menyampaikan aspirasi masyarakat,” pungkasnya. (B7)

  • Kota Tangerang Dorong Penguatan Komunitas, Wali Kota Tekankan Peran Ormas Jaga Persatuan

    Berita7 | Kota Tangerang — Wali Kota Tangerang H. Sachrudin mengajak seluruh organisasi kemasyarakatan (ormas) dan komunitas di Kota Tangerang untuk memperkuat nilai persaudaraan, kepedulian sosial, serta memaksimalkan ruang publik sebagai wadah kegiatan positif bagi masyarakat.

    Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri Milad ke-26 Badan Pengurus Kota (BPK) Oi Kota Tangerang yang digelar di Eco Park Neglasari, Sabtu (30/05/2026). Acara tersebut dihadiri berbagai elemen komunitas yang aktif dalam kegiatan sosial dan lingkungan.

    [baca_juga]

    Sachrudin menegaskan bahwa kekuatan sebuah organisasi tidak hanya ditentukan oleh kesamaan minat, tetapi juga oleh kepedulian terhadap sesama dan semangat solidaritas yang terus dijaga.

    “Organisasi yang bertahan bukan hanya karena kesamaan hobi, tetapi karena kepedulian dan rasa persaudaraan yang kuat di dalamnya,” ujar Sachrudin.

    Ia menambahkan bahwa kemajuan kota tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kuatnya hubungan sosial antarwarga yang saling membantu dan mendukung satu sama lain.

    Menurutnya, komunitas seperti Oi memiliki peran penting dalam menjaga nilai kebersamaan di tengah masyarakat perkotaan yang terus berkembang.

    Pemerintah Kota Tangerang juga terus berkomitmen menyediakan berbagai fasilitas publik seperti taman kota, ruang terbuka hijau, dan community center yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan masyarakat.

    “Eco Park Neglasari menjadi salah satu ruang publik yang tidak hanya digunakan untuk berkumpul, tetapi juga edukasi lingkungan dan kegiatan positif lainnya,” jelasnya.

    Selain itu, Sachrudin mengapresiasi kegiatan Milad BPK Oi Kota Tangerang yang tidak hanya berisi silaturahmi, tetapi juga aksi sosial seperti penanaman pohon, santunan, serta pelibatan UMKM lokal.

    Ia berharap kegiatan seperti ini terus berkembang karena mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat sekaligus memperkuat solidaritas sosial di Kota Tangerang. (B7

  • Bantuan Gerobak Sampah di Jatiuwung, PT Mayora Dukung Kebersihan Lingkungan Lewat CSR

    Berita7 | Kota Tangerang — Kecamatan Jatiuwung bersama Pemerintah Kelurahan Pasir Jaya melakukan penguatan program kebersihan lingkungan melalui penyerahan bantuan gerobak sampah dari PT Mayora Indah Tbk lewat program Corporate Social Responsibility (CSR).

    Penyerahan bantuan tersebut diterima langsung oleh Camat Jatiuwung, Buceu Gratina, yang didampingi Lurah Pasir Jaya, Ardi Irawan, serta dihadiri oleh para ketua RW dan perwakilan RT di wilayah Kelurahan Pasir Jaya sebagai penerima manfaat.

    Program ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan sistem pengelolaan sampah di lingkungan masyarakat agar lebih efektif, tertata, dan berkelanjutan.

    Bantuan gerobak sampah tersebut diharapkan dapat membantu warga dalam menjaga kebersihan wilayah, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman untuk ditinggali.

    Camat Jatiuwung menyampaikan bahwa kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.

    [baca_juga]

    “Sinergi seperti ini sangat penting untuk mendukung kebersihan lingkungan dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah,” ujar salah satu perwakilan kecamatan.

    Selain itu, keterlibatan perusahaan melalui program CSR juga dinilai memberikan dampak positif nyata bagi masyarakat, khususnya dalam penyediaan sarana kebersihan di tingkat lingkungan.

    Sejumlah warga menyambut baik bantuan tersebut karena dinilai sangat membantu dalam aktivitas pengumpulan dan pengangkutan sampah di wilayah mereka.

    Pemerintah Kecamatan Jatiuwung berharap program seperti ini dapat terus berlanjut dan diperluas, sehingga mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman di seluruh wilayah. (B7

  • Neglasari Jadi Tuan Rumah Milad Ke-26 BPK Oi, Sachrudin Dorong Peran Komunitas Bangun Kota

    Berita7 | Kota Tangerang — Eco Park Neglasari menjadi pusat kemeriahan perayaan Milad Ke-26 Badan Pengurus Kota (BPK) Oi Kota Tangerang yang digelar pada Sabtu (30/5/2026). Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi anggota komunitas, tetapi juga diwarnai berbagai aksi sosial dan kepedulian lingkungan yang melibatkan masyarakat.

    Wali Kota Tangerang, Sachrudin, yang hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan pentingnya peran komunitas dalam menjaga kohesi sosial di tengah perkembangan perkotaan yang semakin dinamis.

    Menurutnya, organisasi dan komunitas memiliki kontribusi nyata dalam membangun hubungan antarwarga melalui berbagai kegiatan sosial, lingkungan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

    “Organisasi bisa bertahan bukan hanya karena kesamaan minat, tetapi karena mampu menjaga kepedulian dan rasa kebersamaan di antara anggotanya,” ujar Sachrudin.

    [baca_juga]

    Perayaan Milad Ke-26 BPK Oi Kota Tangerang tahun ini diisi dengan sejumlah kegiatan sosial, mulai dari santunan kepada masyarakat, penanaman pohon, hingga pelibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang membuka lapak di area kegiatan.

    Berbagai rangkaian kegiatan tersebut mendapat antusiasme tinggi dari anggota komunitas maupun masyarakat sekitar. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan juga menjadi sarana membangun kepedulian sosial dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berbagai aktivitas positif.

    Sachrudin menilai, kegiatan yang digagas komunitas seperti BPK Oi menunjukkan bahwa komunitas tidak hanya menjadi ruang berkumpul, tetapi juga mampu memberikan dampak sosial yang luas bagi lingkungan sekitar.

    Ia juga menyoroti pentingnya pemanfaatan fasilitas publik yang telah dibangun pemerintah daerah sebagai ruang interaksi masyarakat. Salah satunya Eco Park Neglasari yang kini menjadi salah satu ruang terbuka publik favorit untuk berbagai kegiatan komunitas dan kemasyarakatan.

    Sementara itu, Camat Neglasari Iwan Mulyawan, S.Sos., M.M., mengapresiasi dipilihnya Eco Park Neglasari sebagai lokasi perayaan Milad Ke-26 BPK Oi Kota Tangerang. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi contoh positif kolaborasi antara komunitas, masyarakat, dan pemerintah dalam membangun lingkungan yang lebih harmonis dan produktif.

    “Kami mengapresiasi kegiatan BPK Oi Kota Tangerang yang tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menghadirkan kegiatan sosial, penanaman pohon, dan pemberdayaan UMKM. Ini menjadi bukti bahwa komunitas memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan sosial di tengah masyarakat,” kata Iwan Mulyawan.

    Ia berharap Eco Park Neglasari dapat terus dimanfaatkan sebagai ruang kolaborasi berbagai komunitas untuk melahirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

    “Semangat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial yang ditunjukkan dalam kegiatan ini diharapkan terus tumbuh dan memberikan dampak positif bagi warga Neglasari maupun Kota Tangerang secara keseluruhan,” tambahnya.

    Peringatan Milad Ke-26 BPK Oi Kota Tangerang berlangsung meriah dengan melibatkan anggota komunitas, pelaku UMKM, serta masyarakat sekitar. Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa komunitas berbasis hobi tetap memiliki ruang besar untuk berkontribusi dalam pembangunan sosial, lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di Kota Tangerang. (B7

  • Jakarta Bundaran HI Disulap Jadi Lautan Cahaya, Ribuan Warga Saksikan Perayaan Waisak Spektakuler

    Berita7 | Jakarta — Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar acara bertema Illumination of Jakarta: Glow of Peace” di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Jumat (29/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari perayaan Hari Raya Waisak 2570 BE yang disambut antusias masyarakat.

    Kawasan ikonik Bundaran HI disulap menjadi lautan cahaya dengan dekorasi bernuansa Buddha yang memukau. Instalasi lampu artistik, ornamen tematik, hingga replika stupa Candi Borobudur menjadi daya tarik utama yang membuat ribuan warga memadati lokasi acara.

    Acara ini tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga simbol keberagaman dan kebersamaan warga Jakarta dalam merayakan hari besar lintas agama.

    Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian perayaan budaya dan keagamaan yang telah digelar sepanjang tahun.

    “Ini menjadi bukti bahwa kebersamaan masyarakat Jakarta semakin kuat melalui kegiatan budaya dan keagamaan,” ujar Rano Karno.

    Ia juga menegaskan bahwa semangat “Jaga Jakarta” terus digaungkan sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga kota sebagai rumah bagi semua kalangan.

    Selain aspek budaya, kegiatan ini juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Pemprov Jakarta mencatat perputaran ekonomi dari rangkaian kegiatan keagamaan sejak akhir 2025 hingga awal 2026 mencapai sekitar Rp 67 triliun, yang menunjukkan efek besar dari event publik berskala kota.

    Acara “Glow of Peace” juga menghadirkan doa bersama, pertunjukan seni budaya, hingga instalasi cahaya interaktif yang dapat dinikmati masyarakat umum. Ribuan pengunjung terlihat mengabadikan momen di berbagai spot dekorasi yang tersedia.

    Kegiatan yang berlangsung sejak 28 Mei hingga 1 Juni 2026 ini menjadi salah satu perayaan Waisak paling meriah di Jakarta dalam beberapa tahun terakhir. (B7