Tag: Kota Tangerang

  • Pengajian Bulanan di Kota Tangerang Jadi Sorotan, Wali Kota Tegaskan 3 Program Prioritas Ini

    Berita7 | Kota Tangerang — Pemerintah Kota (Pemerintah Kota Tangerang) kembali menggelar pengajian bulanan bagi jajaran pegawai di lingkungan Pemkot Tangerang yang kali ini dilaksanakan di kediaman Wakil Wali Kota Tangerang, Kamis malam (21/05/2026).

    Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Tangerang H. Sachrudin bersama Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono, sekaligus menjadi wadah penguatan spiritual aparatur serta penguatan komitmen percepatan program strategis daerah.

    Langkah ini berdampak pada penguatan mental dan kedisiplinan aparatur, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat Kota Tangerang.

    Selain menjadi agenda rutin keagamaan, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk menegaskan sejumlah program prioritas pemerintah daerah, mulai dari penanganan banjir, persoalan sampah, hingga peningkatan infrastruktur wilayah.

    “Pengajian ini bertujuan untuk terus meningkatkan keimanan di lingkungan pegawai maupun masyarakat. Selain memiliki kompetensi yang baik, pelayanan publik juga harus didukung dengan keimanan yang kuat,” ujar H. Sachrudin.

    Ia menambahkan, pemerintah daerah saat ini terus bergerak cepat dalam penanganan banjir, termasuk melalui normalisasi Situ Bulakan di Kecamatan Periuk serta penguatan kolaborasi lintas pemerintah daerah.

    “Untuk persoalan persampahan, solusi harus dilakukan secara berkesinambungan melalui proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL),” lanjutnya.

    Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono menegaskan pentingnya masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak benar.

    “Jangan sampai ikut menyebarkan informasi yang tidak jelas sumbernya sehingga memicu keresahan,” tegasnya.

    Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan mendukung pembangunan Kota Tangerang secara berkelanjutan.

    Pengajian bulanan tersebut berlangsung khidmat dengan rangkaian pembacaan ayat suci Al-Qur’an, zikir bersama, serta tausiah agama yang diikuti oleh jajaran kepala perangkat daerah, camat, lurah, tokoh agama, hingga masyarakat sekitar. (B7

  • Kota Tangerang Resmi Raih Prestasi Nasional, 1 Tokoh KWT Masuk 4 Besar Young Ambassador Agriculture 2026

    Berita7 | Kota Tangerang — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan sektor pertanian Kota Tangerang setelah seorang tokoh penggerak wanita tani lokal, Saputri Indah Ratnasari, berhasil meraih peringkat ke-4 nasional dalam ajang Young Ambassador Agriculture 2026.

    Kompetisi bergengsi ini diselenggarakan oleh Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) di bawah naungan Kementerian Pertanian Republik Indonesia, yang diikuti oleh peserta muda dari berbagai daerah di Indonesia dengan inovasi di sektor pertanian modern.

    Saputri yang saat ini menjabat sebagai Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Deskorda Kelurahan Keroncong sekaligus Sekretaris Forum KWT Kota Tangerang, mengaku bersyukur atas capaian tersebut.

    “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur, bahagia dan terhormat. Perjalanan di ajang ini sangat menantang karena saya bertemu dengan banyak pemuda hebat dari seluruh Indonesia yang memiliki inovasi luar biasa di sektor pertanian,” ujar Saputri, Jumat (22/5/26).

    Menurutnya, capaian peringkat ke-4 nasional ini bukan hanya sebuah penghargaan, tetapi juga menjadi awal tanggung jawab besar untuk memperkuat sektor pertanian berbasis inovasi dan generasi muda.

    “Mendapatkan peringkat ke empat adalah sebuah apresiasi yang besar. Namun lebih dari sekadar gelar, ini adalah awal dari tanggung jawab untuk memajukan pertanian dan melahirkan petani muda,” tambahnya.

    Ia juga menekankan pentingnya mengubah stigma lama tentang dunia pertanian yang selama ini dianggap kotor dan tertinggal.

    “Untuk generasi muda, mari kita ubah stigma bahwa pertanian itu kotor atau tertinggal. Sekarang pertanian adalah sektor modern, krusial, dan penuh peluang teknologi,” tegasnya.

    Dengan capaian ini, Kota Tangerang dinilai semakin memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu daerah penggerak ketahanan pangan berbasis inovasi dan pemuda di tingkat nasional. (B7)

  • Kota Tangerang Perkuat Siskamling, Sachrudin Minta Warga Tak Percaya Isu Pocong

    Berita7 | Tangerang — Wali Kota Sachrudin mengimbau masyarakat Kota Tangerang agar tidak mudah percaya maupun terprovokasi isu kemunculan pocong jadi-jadian yang belakangan disebut meresahkan warga di sejumlah wilayah, Kamis (21/5/2026).

    Pemerintah Kota Tangerang menilai isu tersebut merupakan ulah oknum tidak bertanggung jawab yang sengaja memanfaatkan ketakutan masyarakat demi kepentingan tertentu. Imbauan ini berdampak langsung pada upaya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan masyarakat.

    “Tidak ada yang namanya pocong. Kalau ada, saya yang hadapi. Di Kota Tangerang sudah ada Kampung Terang, dan pocong itu takut sama lampu,” ujar Sachrudin sambil berseloroh.

    Ia menambahkan bahwa masyarakat harus tetap berpikir rasional dan tidak mudah terpancing isu yang belum jelas kebenarannya, terutama yang berpotensi menimbulkan keresahan di lingkungan warga.

    Selain itu, Sachrudin juga mengajak masyarakat untuk kembali mengaktifkan ronda malam dan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) sebagai langkah memperkuat keamanan wilayah secara bersama-sama.

    Menurutnya, keamanan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, tetapi juga membutuhkan kepedulian serta partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

    Sejumlah warga mengaku lebih tenang setelah adanya penjelasan langsung dari Pemerintah Kota Tangerang terkait isu yang sempat ramai diperbincangkan tersebut.

    Sachrudin juga meminta masyarakat segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan warga melalui layanan hotline 112, aplikasi LAKSA, maupun kanal resmi Pemerintah Kota Tangerang.

    Pemerintah Kota Tangerang berharap masyarakat tetap menjaga kerukunan, memperkuat kepedulian lingkungan, dan tidak mudah terpengaruh isu menyesatkan yang dapat memicu kepanikan warga. (B7

  • Pemprov Banten Normalisasi Situ Bulakan di Kota Tangerang, Kapasitas Tampung Air Ditingkatkan

    Berita7 | Kota Tangerang — Pemerintah Provinsi Banten menggelar normalisasi Situ Bulakan di Kelurahan Periuk, Kota Tangerang, Rabu. Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kapasitas daya tampung air sekaligus memperkuat pengendalian banjir di wilayah Tangerang.

    Sebanyak 30 hektare area Situ Bulakan menjadi sasaran pengerukan sedimentasi yang ditargetkan mampu meningkatkan kapasitas tampung air dari 350 ribu meter kubik menjadi 600 ribu meter kubik. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemprov Banten dalam meningkatkan sistem pengendalian banjir dan pengelolaan sumber daya air.

    “Dengan upaya ini kita harapkan kapasitasnya meningkat menjadi 600 ribu kubik,” ujar Gubernur Banten, Andra Soni.

    Ia menambahkan, kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada normalisasi situ, tetapi juga berdampak terhadap pengurangan risiko banjir akibat tingginya curah hujan di wilayah Tangerang dan sekitarnya.

    Selain itu, Pemprov Banten juga melakukan normalisasi Sungai Cirarab dan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Tangerang serta DKI Jakarta dalam penanganan banjir lintas wilayah. Upaya tersebut semakin memperkuat langkah pemerintah dalam menghadirkan sistem pengendalian banjir yang terintegrasi.

    Pemprov Banten berharap kegiatan tersebut dapat terus berjalan untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan bebas banjir bagi masyarakat. (B7)

  • Dinkes Kota Tangerang Latih 100 Penjamah Pangan, Tekan Risiko Keracunan Makanan

    Dinkes Kota Tangerang Latih 100 Penjamah Pangan, Tekan Risiko Keracunan Makanan

    Berita7 | TANGERANG — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang menggelar Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji yang diikuti 100 peserta di Aula Kecamatan Pinang, Selasa (19/5/2026). Program ini menjadi langkah strategis Pemkot Tangerang untuk memastikan makanan siap saji yang beredar di masyarakat aman, higienis dan bebas dari risiko kontaminasi berbahaya.

    Pelatihan tersebut menyasar pemilik usaha katering, restoran, hotel, instalasi gizi rumah sakit hingga relawan SPPG yang telah terdaftar melalui aplikasi SIKASEP.

    Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni mengatakan, pelatihan keamanan pangan menjadi bagian penting dalam memperkuat pilar kesehatan lingkungan sekaligus mencegah munculnya penyakit bawaan makanan atau foodborne diseases.

    “Kami ingin memastikan setiap makanan siap saji yang dikonsumsi warga Kota Tangerang telah melalui proses yang benar-benar higienis,” ujar dr. Dini.

    Melalui pelatihan tersebut, peserta dibekali pemahaman mengenai standar higiene sanitasi mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengolahan makanan, teknik penyimpanan hingga penyajian yang aman dan sehat.

    Dinkes Kota Tangerang menilai pengawasan keamanan pangan harus dilakukan secara menyeluruh dari hulu hingga hilir guna menekan potensi keracunan makanan di tengah masyarakat.

    Selain memperkuat pengetahuan pelaku usaha kuliner, kegiatan ini juga menjadi langkah preventif pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas konsumsi masyarakat dan menciptakan lingkungan pangan yang aman.

    “Kami berharap pelatihan ini melahirkan penjamah pangan yang kompeten untuk menekan angka keracunan makanan. Ini langkah nyata bersama pelaku usaha demi mewujudkan Kota Tangerang yang sehat dan aman pangannya,” katanya.

    Pelatihan berlangsung antusias dengan fokus edukasi langsung kepada peserta terkait praktik pengolahan pangan yang sesuai standar kesehatan. Program tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Pemkot Tangerang dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat melalui pengawasan keamanan pangan yang lebih ketat.

    (B7)

  • STQ Kecamatan Cibodas 2026 Resmi Dibuka, Antusias Warga Ramaikan Pawai Taaruf

    STQ Kecamatan Cibodas 2026 Resmi Dibuka, Antusias Warga Ramaikan Pawai Taaruf

    Berita7 | Kota Tangerang — Kecamatan Cibodas menggelar pembukaan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Tingkat Kecamatan Cibodas Tahun 2026 dengan penuh kemeriahan melalui pawai taaruf yang diikuti ratusan peserta dan masyarakat, Senin (18/5/2026).

    Kegiatan tersebut berlangsung semarak dengan melibatkan seluruh kafilah dari enam kelurahan yang ada di wilayah Kecamatan Cibodas. Tidak hanya peserta STQ, pawai taaruf juga diikuti kader PKK, kader posyandu, amil, marbot, RT/RW, hingga para pemuda yang turut memeriahkan suasana.

    Warga tampak antusias memadati jalur pawai untuk menyaksikan para peserta yang berjalan membawa atribut dan identitas masing-masing kelurahan. Kebersamaan dan semangat religius terlihat begitu kuat dalam kegiatan tahunan tersebut.

    Camat Cibodas, Ahmad Suhendar mengatakan, STQ tingkat Kecamatan Cibodas tahun ini diikuti sebanyak 167 peserta yang akan berlaga dalam lima cabang perlombaan serta dua cabang ekshibisi.

    Cabang perlombaan yang dipertandingkan meliputi Musabaqoh Fahmil Qur’an Putra dan Putri, Tilawah Dewasa, Tilawah Remaja, Qiroatul Qutub, serta Tahfiz 5 Juz.

    “Alhamdulillah pagi ini kita melaksanakan kegiatan STQ tingkat Kecamatan Cibodas. Selain perlombaan, kita juga menggelar pawai taaruf kafilah dan antusias masyarakat sangat luar biasa,” ujar Ahmad Suhendar.

    Ia menjelaskan, seluruh peserta yang mengikuti STQ merupakan warga asli yang berdomisili di wilayah Kecamatan Cibodas. Hal tersebut menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat sekaligus mencari bibit unggul di bidang tilawah dan pemahaman Al-Qur’an dari wilayah sendiri.

    Menurutnya, pembinaan peserta dilakukan secara rutin melalui berbagai lembaga pendidikan keagamaan seperti pesantren, TPA, TPK, hingga madrasah yang tersebar di seluruh wilayah Kecamatan Cibodas.

    “Pembinaannya sudah berjalan secara berkala. Anak-anak yang ikut STQ memang sudah dilatih rutin oleh para ustaz dan guru ngaji di lingkungan masing-masing,” jelasnya.

    Ia berharap kegiatan STQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan semata, tetapi juga mampu meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an sekaligus memperkuat nilai religius di tengah masyarakat.

    Selain menjadi agenda pembinaan keagamaan, STQ juga dinilai mampu mempererat silaturahmi antarwarga dan meningkatkan semangat kebersamaan di lingkungan Kecamatan Cibodas.

    Salah satu peserta STQ, Aini dari Kelurahan Panunggangan Barat, mengaku telah melakukan persiapan sejak beberapa bulan terakhir bersama timnya demi memberikan penampilan terbaik pada perlombaan tahun ini.

    “Kita latihan bareng sejak Maret. Yang penting percaya diri, jangan ragu dan harus refleks juga saat menjawab,” katanya.

    Aini berharap tahun ini dirinya dapat meraih hasil lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.

    “Tahun kemarin juara dua. Tahun ini targetnya harus juara satu,” ujarnya penuh semangat.

    Kegiatan STQ tingkat Kecamatan Cibodas tersebut diharapkan dapat terus melahirkan generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul dalam kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga memiliki akhlak baik dan mampu menjadi teladan di lingkungan masyarakat.

    Melalui kegiatan ini, Kecamatan Cibodas juga menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang religius, berkarakter, dan berdaya saing di Kota Tangerang. (B7)

  • Respon Cepat Aduan Warga, Kecamatan Batuceper Benahi Lampu PJU di Kebon Besar

    Respon Cepat Aduan Warga, Kecamatan Batuceper Benahi Lampu PJU di Kebon Besar

    Berita7 | Kota Tangerang — Kecamatan Batuceper kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan publik melalui respon cepat terhadap laporan masyarakat terkait lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang mengalami gangguan di wilayah RW 02, Kelurahan Kebon Besar, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang.

    Melalui Satgas Kecamatan Batuceper, proses perbaikan langsung dilakukan di lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Langkah cepat tersebut mendapat apresiasi dari warga karena keberadaan lampu jalan memiliki peran penting dalam mendukung keamanan, kenyamanan, dan aktivitas masyarakat, khususnya pada malam hari.

    Perbaikan PJU dilakukan pada sejumlah titik yang sebelumnya mengalami gangguan penerangan. Petugas terlihat turun langsung ke lapangan menggunakan peralatan lengkap untuk memastikan lampu jalan kembali berfungsi normal sehingga lingkungan warga kembali terang dan aman dilalui masyarakat.

    Camat Batuceper, Achsin Ghufron Falfeli mengatakan bahwa pelayanan cepat terhadap kebutuhan masyarakat menjadi salah satu prioritas utama pemerintah kecamatan. Menurutnya, setiap laporan warga harus segera ditindaklanjuti agar tidak menimbulkan gangguan yang lebih besar di lingkungan masyarakat.

    “Pemerintah Kecamatan Batuceper terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami ingin setiap aduan yang masuk dapat segera ditangani sehingga masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah,” ujarnya.

    Ia menjelaskan bahwa keberadaan PJU bukan hanya sekadar fasilitas penerangan jalan, tetapi juga berkaitan erat dengan aspek keamanan lingkungan dan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas.

    Menurutnya, lingkungan yang terang dapat membantu meminimalisir potensi gangguan keamanan serta memberikan rasa nyaman bagi warga yang beraktivitas pada malam hari. Karena itu, pihak kecamatan terus berkoordinasi dengan berbagai unsur untuk memastikan fasilitas publik tetap terjaga dengan baik.

    Selain melakukan perbaikan, Kecamatan Batuceper juga aktif melakukan monitoring terhadap sejumlah fasilitas umum di wilayahnya agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal. Hal tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menciptakan wilayah yang tertata, aman, dan nyaman.

    Warga RW 02 Kelurahan Kebon Besar mengaku senang dan terbantu dengan cepatnya respon dari pihak kecamatan. Mereka menilai perbaikan PJU sangat penting karena kawasan tersebut merupakan jalur aktivitas masyarakat setiap hari.

    “Kalau malam sekarang jadi lebih terang dan aman. Kami berterima kasih karena laporan warga cepat ditindaklanjuti,” ujar salah seorang warga.

    Langkah cepat yang dilakukan Kecamatan Batuceper juga dinilai menjadi bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga lingkungan. Dengan adanya komunikasi yang baik, berbagai persoalan di wilayah dapat segera diketahui dan ditangani secara cepat.

    Tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, Pemerintah Kecamatan Batuceper juga terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik yang responsif dan dekat dengan masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan semangat Kota Tangerang dalam mewujudkan pelayanan yang modern, cepat, dan berdampak langsung bagi warga.

    Melalui berbagai program pelayanan dan penataan wilayah, Kecamatan Batuceper berharap masyarakat dapat semakin nyaman tinggal dan beraktivitas di lingkungan yang aman serta tertata dengan baik.

    Pemerintah Kecamatan Batuceper juga mengajak masyarakat untuk terus aktif melaporkan apabila menemukan fasilitas umum yang mengalami kerusakan agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.

    Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, Kecamatan Batuceper optimistis pelayanan publik dan kualitas lingkungan di wilayahnya akan terus meningkat demi mendukung terwujudnya Kota Tangerang yang maju dan berdaya saing.

    (ADV)

  • Bandung Buka The Ultimate 10K Series 2026, Ribuan Pelari Siap Ramaikan Tangerang 10K

    Bandung Buka The Ultimate 10K Series 2026, Ribuan Pelari Siap Ramaikan Tangerang 10K

    Berita7 | Bandung — Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono Hasan menghadiri gelaran perdana The Ultimate 10K Series Tahun 2026 melalui ajang Bandoeng 10K yang digelar di Kota Bandung, Minggu (17/05/2026). Kehadirannya sekaligus menjadi momentum melihat langsung antusiasme ribuan pelari dari berbagai daerah yang memadati jalur perlombaan.

    Ajang olahraga tersebut menjadi perhatian publik karena berhasil menghadirkan atmosfer meriah dan tingginya partisipasi masyarakat dalam budaya hidup sehat melalui olahraga lari.

    Maryono Hasan mengaku terkesan dengan semangat para peserta yang datang dari berbagai kota, termasuk komunitas pelari asal Kota Tangerang yang turut meramaikan event pembuka tersebut.

    “Luar biasa meriah dan terlihat jelas antusiasme para pelari yang hadir dari berbagai daerah. Bahkan dari Kota Tangerang juga turut hadir meramaikan event di kota pertama dari empat kota besar yang menjadi penyelenggara The Ultimate 10K Series tahun ini,” ujar Maryono Hasan usai menyapa para finisher di kawasan Taman Balaikota Bandung.

    Melihat suksesnya penyelenggaraan di Bandung, Pemerintah Kota Tangerang optimistis gelaran Tangerang 10K pada September 2026 mendatang mampu menghadirkan kemeriahan yang lebih besar dibanding tahun sebelumnya.

    Maryono menegaskan, Kota Tangerang telah siap menyambut ribuan peserta dari berbagai daerah dalam ajang Tangerang 10K yang dijadwalkan berlangsung pada 13 September 2026.

    “Insyaallah Kota Tangerang sudah siap menyambut penyelenggaraan pada September nanti. Tahun ini targetnya harus naik kelas dan bisa lebih bombastis lagi,” tegasnya.

    Ia menambahkan, event olahraga seperti Tangerang 10K tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga bagian penting dalam membangun budaya hidup sehat di tengah masyarakat.

    Selain meningkatkan kebugaran, kegiatan tersebut dinilai mampu memperkuat sektor sport tourism serta menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar lokasi penyelenggaraan.

    “Terus budayakan hidup sehat dengan berlari. Menjaga tubuh sehat dan badan bugar tidak harus mahal. Semua bisa dilakukan dengan mudah, murah, kapan pun dan di mana pun,” katanya.

    Maryono pun mengajak seluruh pelari di Indonesia mulai mempersiapkan diri menyambut Tangerang 10K yang akan digelar beberapa bulan mendatang.

    “Untuk seluruh pelari di Indonesia, siapkan fisik dan mental. Sampai jumpa di Tangerang 10K pada 13 September mendatang,” pungkasnya. (B7)

  • Diskominfo Kota Tangerang Gelar Forum Kehumasan 2026, 100 Admin OPD Diminta Gercep

    Diskominfo Kota Tangerang Gelar Forum Kehumasan 2026, 100 Admin OPD Diminta Gercep

    Berita7 | Kota Tangerang — Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) resmi menggelar Forum Kehumasan Tahun 2026 yang diikuti 100 pengelola PPID dan admin media sosial OPD di lingkungan Pemkot Tangerang. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Akhlakul Karimah itu menjadi langkah percepatan komunikasi publik digital yang lebih cepat, responsif, dan tepat sasaran bagi masyarakat.

    Sebanyak 100 peserta dari berbagai perangkat daerah kini mulai memperkuat koordinasi komunikasi publik, setelah sebelumnya tantangan penyampaian informasi digital dinilai semakin kompleks dan membutuhkan respons cepat. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Tangerang dalam meningkatkan kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat di era digital.

    “Informasi yang disampaikan kepada masyarakat harus selaras dengan tujuan pembangunan dan pelayanan pemerintah. Media sosial juga harus dimanfaatkan secara maksimal sebagai sarana informasi dan komunikasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Sekretaris Daerah Kota Tangerang, H. Herman Suwarman.

    Ia menambahkan, pengelolaan media sosial pemerintah tidak hanya berfokus pada penyebaran informasi, tetapi juga harus mampu memberikan dampak jangka panjang terhadap peningkatan kepercayaan publik dan kualitas pelayanan pemerintah.

    Selain itu, forum ini menghadirkan sejumlah narasumber berpengalaman di bidang komunikasi publik digital, di antaranya Product Manager Katadata.co.id Firman Fisdaus, Kepala Subkomunikasi Digital Kementerian Keuangan RI Abdul Aziz, serta Ketua Tim Pengembangan dan Kemitraan Komunikasi Publik Diskominfo Kota Tangerang.

    Sejumlah peserta mengaku kegiatan tersebut sangat membantu meningkatkan pemahaman pengelolaan media sosial pemerintah, terutama dalam menghadapi kritik, saran, dan aduan masyarakat melalui platform digital. Hal ini menunjukkan bahwa penguatan komunikasi publik kini menjadi kebutuhan penting di lingkungan pemerintahan modern.

    Pemkot Tangerang berharap Forum Kehumasan Tahun 2026 dapat terus berlanjut guna menciptakan komunikasi publik yang efektif, konsisten, dan terpercaya, sekaligus memperkuat pelayanan informasi kepada masyarakat secara digital. (B7)

  • 50 Driver Ojol di Kota Tangerang Terima Sembako, Polres Metro Gelar Jumat Peduli

    50 Driver Ojol di Kota Tangerang Terima Sembako, Polres Metro Gelar Jumat Peduli

    Berita7 | Kota Tangerang — Polres Metro Tangerang Kota kembali menunjukkan kepedulian sosial kepada masyarakat melalui kegiatan Jumat Peduli bersama komunitas ojek online (ojol) yang digelar di halaman Masjid Al Fatah Polres Metro Tangerang Kota, Jumat (15/5/2026).

    Kegiatan tersebut dimonitor langsung Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari bersama Wakapolres Metro Tangerang Kota AKBP Eko Bagus Riyadi, S.H., S.I.K., M.Si., serta sejumlah pejabat utama Polres Metro Tangerang Kota dan perwakilan komunitas ojol.

    Sebanyak 50 pengemudi ojek online menerima bantuan sembako sebagai bentuk perhatian dan dukungan kepada para pekerja transportasi daring yang setiap hari melayani masyarakat di Kota Tangerang.

    “Kegiatan Jumat Peduli ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami ingin terus berbagi, memperkuat silaturahmi, serta memberikan manfaat langsung bagi saudara-saudara kita, khususnya para pengemudi ojek online yang memiliki peran penting dalam pelayanan transportasi masyarakat,” ujar Raden Muhammad Jauhari.

    Ia menambahkan, kegiatan sosial tersebut tidak hanya menjadi bentuk kepedulian, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat komunikasi humanis antara Polri dan masyarakat.

    “Melalui kegiatan sosial seperti ini, kami berharap terjalin hubungan yang semakin harmonis antara Polri dan masyarakat sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif,” tambahnya.

    Selain pembagian sembako, kegiatan berlangsung penuh keakraban dan memperlihatkan sinergi positif antara aparat kepolisian dengan komunitas pengemudi ojol di Kota Tangerang.

    Sejumlah pengemudi ojol mengaku terbantu dengan adanya program Jumat Peduli tersebut karena dinilai memberikan perhatian langsung kepada masyarakat pekerja lapangan.

    Program Jumat Peduli diketahui rutin dilaksanakan setiap hari Jumat sebagai bagian dari upaya Polres Metro Tangerang Kota dalam meningkatkan kepedulian sosial dan pelayanan kepada masyarakat. (B7