Tag: Kota Tangerang

  • Hari Lahir Pancasila 2026, Wali Kota Tangerang Sachrudin Serukan Persatuan dan Pelayanan Terbaik untuk Warga

    Berita7 | TANGERANG — Momentum Hari Lahir Pancasila 2026 dimanfaatkan Wali Kota Tangerang Sachrudin untuk mengajak seluruh masyarakat menjaga persatuan dan terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

    Pesan tersebut disampaikan Sachrudin usai memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila tingkat Kota Tangerang yang berlangsung di Alun-alun Ahmad Yani, Kecamatan Tangerang, Senin (1/6/2026).

    Menurutnya, Pancasila bukan sekadar dasar negara, melainkan fondasi utama yang menyatukan keberagaman bangsa Indonesia sekaligus menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat.

    “Pancasila adalah falsafah hidup bangsa yang menjadi tuntunan bagi kita semua. Menjaga dan mengamalkannya merupakan tanggung jawab bersama yang harus dilakukan dengan semangat gotong royong,” ujar Sachrudin.

    Ia menegaskan, nilai-nilai Pancasila harus terus ditanamkan mulai dari lingkungan keluarga, lingkungan sekitar hingga kehidupan sosial yang lebih luas. Karena itu, Pemerintah Kota Tangerang terus melakukan berbagai program pembinaan guna memperkuat wawasan kebangsaan di tengah masyarakat.

    [baca_juga]

    Program tersebut menyasar berbagai elemen masyarakat, mulai dari organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan hingga komunitas warga yang diharapkan menjadi agen penyebar nilai-nilai kebangsaan.

    Selain menekankan pentingnya persatuan, Sachrudin juga menegaskan bahwa pengamalan Pancasila harus diwujudkan melalui pelayanan publik yang adil dan berkualitas bagi masyarakat.

    Pemerintah Kota Tangerang, lanjutnya, terus melakukan berbagai perbaikan dan peningkatan layanan dasar, termasuk sektor kesehatan yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.

    “Terkait pelayanan kesehatan, kami terus melakukan evaluasi dan peningkatan agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik sesuai standar pelayanan yang berlaku,” katanya.

    Komitmen tersebut turut mengantarkan Kota Tangerang meraih penghargaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang mencakup berbagai sektor strategis seperti kesehatan, pendidikan, infrastruktur, keamanan dan pelayanan masyarakat.

    Sachrudin berharap semangat Hari Lahir Pancasila tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi mampu mendorong seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat persatuan, menjaga kerukunan serta bersama-sama membangun Kota Tangerang yang lebih maju dan sejahtera. (B7

  • Dulu Dipandang Tak Bernilai, Sampah Warga Kota Tangerang Kini Hasilkan 3 Ton Setiap Bulan

    Berita7 | KOTA TANGERANG — Sampah anorganik yang dahulu sering berserakan dan dianggap tidak memiliki nilai ekonomi, kini justru menjadi sumber penghasilan tambahan bagi warga di Kelurahan Buaran Indah, Kota Tangerang.

    Melalui Bank Sampah Meranti, masyarakat berhasil mengelola sekitar 600 hingga 800 kilogram sampah setiap minggu. Dalam satu bulan, jumlah sampah yang berhasil dikumpulkan mencapai sekitar 3 ton sebelum disetorkan ke pengepul dan didata oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang.

    Ketua Bank Sampah Meranti, Arman Effendi, mengatakan perubahan pola pikir masyarakat menjadi salah satu keberhasilan terbesar yang diraih selama program berjalan.

    Menurutnya, jika sebelumnya warga enggan memungut sampah di lingkungan sekitar, kini justru banyak yang aktif mengumpulkan sampah karena memiliki nilai ekonomi.

    “Awalnya masyarakat malu untuk mengambil sampah di jalan. Alhamdulillah sekarang bahkan jadi rebutan. Dari malam, subuh hingga siang warga bergerak mengumpulkan sampah,” ujar Arman.

    Bank Sampah Meranti yang berdiri sejak 2018 tersebut saat ini melayani 107 nasabah aktif dengan sistem tabungan sampah. Selain itu, terdapat sekitar 25 hingga 30 warga lain yang rutin menyetorkan sampah meski tidak terdaftar sebagai nasabah tetap.

    [baca_juga]

    Tak hanya fokus pada pengelolaan sampah, Bank Sampah Meranti juga aktif memberikan edukasi lingkungan kepada pelajar. Setiap pekan, pengurus melakukan penyuluhan di sejumlah sekolah guna menanamkan kesadaran tentang pentingnya memilah dan mengelola sampah sejak dini.

    Ke depan, pengurus juga berencana menggelar pelatihan daur ulang bagi para siswa untuk mengubah limbah seperti tutup botol plastik menjadi produk yang memiliki nilai jual.

    Keberadaan Bank Sampah Meranti mendapat apresiasi dari Ketua RW 02 Kelurahan Buaran Indah, Abdul Mian. Menurutnya, program tersebut membantu menciptakan lingkungan yang lebih bersih sekaligus membuka peluang tambahan penghasilan bagi masyarakat.

    “Kami sangat mendukung karena manfaatnya dirasakan langsung oleh warga. Selain lingkungan menjadi lebih bersih, masyarakat juga memperoleh nilai ekonomi dari sampah yang sebelumnya dibuang begitu saja,” katanya.

    Melalui program ini, sampah yang sebelumnya menjadi masalah lingkungan kini berubah menjadi sumber manfaat ekonomi sekaligus mendorong kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan. (B7

  • Dinkes Kota Tangerang Ingatkan Warga, Konsumsi Daging Kurban Berlebihan Bisa Picu Hipertensi

    Berita7 | Kota Tangerang — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga pola makan sehat saat perayaan Iduladha 1447 Hijriah, terutama dalam mengonsumsi daging kurban agar tidak berlebihan.

    Imbauan ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinkes Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, pada Jumat (29/5/26), sebagai langkah pencegahan terhadap risiko penyakit tidak menular seperti hipertensi dan kolesterol tinggi.

    Menurutnya, konsumsi daging merah yang tidak terkontrol dapat memicu peningkatan tekanan darah, terutama bagi warga yang sudah memiliki riwayat penyakit tersebut.

    “Masyarakat tetap bisa menikmati hidangan Iduladha, tetapi harus seimbang. Perbanyak sayur, buah, dan air putih agar tubuh tetap stabil,” ujar dr. Dini.

    Ia menegaskan bahwa kelompok masyarakat dengan riwayat tekanan darah tinggi, kolesterol, dan penyakit metabolik lainnya perlu lebih berhati-hati dalam mengatur pola makan selama momen Iduladha.

    Selain imbauan pola makan sehat, Dinkes Kota Tangerang juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang tersedia di 39 puskesmas.

    Layanan tersebut memungkinkan warga untuk memeriksa tekanan darah, kadar gula, kolesterol, serta mendapatkan konsultasi kesehatan langsung dari tenaga medis.

    “Jika muncul keluhan seperti pusing, tengkuk berat, atau tekanan darah naik setelah mengonsumsi makanan berlemak, segera lakukan pemeriksaan di puskesmas terdekat,” tambahnya.

    Dinkes Kota Tangerang berharap masyarakat dapat tetap menikmati momen Iduladha dengan aman, nyaman, dan tetap menjaga kondisi kesehatan agar tidak terjadi gangguan setelah konsumsi makanan tinggi lemak. (B7

  • Bantuan Gerobak Sampah di Jatiuwung, PT Mayora Dukung Kebersihan Lingkungan Lewat CSR

    Berita7 | Kota Tangerang — Kecamatan Jatiuwung bersama Pemerintah Kelurahan Pasir Jaya melakukan penguatan program kebersihan lingkungan melalui penyerahan bantuan gerobak sampah dari PT Mayora Indah Tbk lewat program Corporate Social Responsibility (CSR).

    Penyerahan bantuan tersebut diterima langsung oleh Camat Jatiuwung, Buceu Gratina, yang didampingi Lurah Pasir Jaya, Ardi Irawan, serta dihadiri oleh para ketua RW dan perwakilan RT di wilayah Kelurahan Pasir Jaya sebagai penerima manfaat.

    Program ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan sistem pengelolaan sampah di lingkungan masyarakat agar lebih efektif, tertata, dan berkelanjutan.

    Bantuan gerobak sampah tersebut diharapkan dapat membantu warga dalam menjaga kebersihan wilayah, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman untuk ditinggali.

    Camat Jatiuwung menyampaikan bahwa kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.

    [baca_juga]

    “Sinergi seperti ini sangat penting untuk mendukung kebersihan lingkungan dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah,” ujar salah satu perwakilan kecamatan.

    Selain itu, keterlibatan perusahaan melalui program CSR juga dinilai memberikan dampak positif nyata bagi masyarakat, khususnya dalam penyediaan sarana kebersihan di tingkat lingkungan.

    Sejumlah warga menyambut baik bantuan tersebut karena dinilai sangat membantu dalam aktivitas pengumpulan dan pengangkutan sampah di wilayah mereka.

    Pemerintah Kecamatan Jatiuwung berharap program seperti ini dapat terus berlanjut dan diperluas, sehingga mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman di seluruh wilayah. (B7

  • Neglasari Jadi Tuan Rumah Milad Ke-26 BPK Oi, Sachrudin Dorong Peran Komunitas Bangun Kota

    Berita7 | Kota Tangerang — Eco Park Neglasari menjadi pusat kemeriahan perayaan Milad Ke-26 Badan Pengurus Kota (BPK) Oi Kota Tangerang yang digelar pada Sabtu (30/5/2026). Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi anggota komunitas, tetapi juga diwarnai berbagai aksi sosial dan kepedulian lingkungan yang melibatkan masyarakat.

    Wali Kota Tangerang, Sachrudin, yang hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan pentingnya peran komunitas dalam menjaga kohesi sosial di tengah perkembangan perkotaan yang semakin dinamis.

    Menurutnya, organisasi dan komunitas memiliki kontribusi nyata dalam membangun hubungan antarwarga melalui berbagai kegiatan sosial, lingkungan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

    “Organisasi bisa bertahan bukan hanya karena kesamaan minat, tetapi karena mampu menjaga kepedulian dan rasa kebersamaan di antara anggotanya,” ujar Sachrudin.

    [baca_juga]

    Perayaan Milad Ke-26 BPK Oi Kota Tangerang tahun ini diisi dengan sejumlah kegiatan sosial, mulai dari santunan kepada masyarakat, penanaman pohon, hingga pelibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang membuka lapak di area kegiatan.

    Berbagai rangkaian kegiatan tersebut mendapat antusiasme tinggi dari anggota komunitas maupun masyarakat sekitar. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan juga menjadi sarana membangun kepedulian sosial dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berbagai aktivitas positif.

    Sachrudin menilai, kegiatan yang digagas komunitas seperti BPK Oi menunjukkan bahwa komunitas tidak hanya menjadi ruang berkumpul, tetapi juga mampu memberikan dampak sosial yang luas bagi lingkungan sekitar.

    Ia juga menyoroti pentingnya pemanfaatan fasilitas publik yang telah dibangun pemerintah daerah sebagai ruang interaksi masyarakat. Salah satunya Eco Park Neglasari yang kini menjadi salah satu ruang terbuka publik favorit untuk berbagai kegiatan komunitas dan kemasyarakatan.

    Sementara itu, Camat Neglasari Iwan Mulyawan, S.Sos., M.M., mengapresiasi dipilihnya Eco Park Neglasari sebagai lokasi perayaan Milad Ke-26 BPK Oi Kota Tangerang. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi contoh positif kolaborasi antara komunitas, masyarakat, dan pemerintah dalam membangun lingkungan yang lebih harmonis dan produktif.

    “Kami mengapresiasi kegiatan BPK Oi Kota Tangerang yang tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menghadirkan kegiatan sosial, penanaman pohon, dan pemberdayaan UMKM. Ini menjadi bukti bahwa komunitas memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan sosial di tengah masyarakat,” kata Iwan Mulyawan.

    Ia berharap Eco Park Neglasari dapat terus dimanfaatkan sebagai ruang kolaborasi berbagai komunitas untuk melahirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

    “Semangat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial yang ditunjukkan dalam kegiatan ini diharapkan terus tumbuh dan memberikan dampak positif bagi warga Neglasari maupun Kota Tangerang secara keseluruhan,” tambahnya.

    Peringatan Milad Ke-26 BPK Oi Kota Tangerang berlangsung meriah dengan melibatkan anggota komunitas, pelaku UMKM, serta masyarakat sekitar. Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa komunitas berbasis hobi tetap memiliki ruang besar untuk berkontribusi dalam pembangunan sosial, lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di Kota Tangerang. (B7

  • AKSI CEPAT di Kota Tangerang, Dispora Pastikan Warga Tetap Bugar Lewat Kelas Yoga Gratis

    Berita7 | Kota Tangerang — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui program kelas yoga gratis yang digelar rutin di Gedung Cisadane Lantai 2, Jumat (29/5/26).

    Program ini menjadi salah satu langkah nyata pemerintah daerah dalam mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat tanpa harus mengeluarkan biaya. Antusiasme warga pun terus meningkat dari waktu ke waktu.

    Pihak Dispora menjelaskan bahwa kegiatan yoga ini bersifat fleksibel dan mobile, sehingga lokasi pelaksanaan dapat berpindah sesuai permintaan masyarakat, baik di tingkat kelurahan maupun fasilitas olahraga seperti Stadion Benteng Reborn hingga Gedung Cisadane.

    “Kegiatan yoga ini sangat membantu masyarakat untuk tetap sehat. Semua bisa ikut tanpa biaya karena gratis,” ujar salah satu perwakilan Dispora Kota Tangerang, Hastin Trilaksanawati.

    Ia menambahkan bahwa penyesuaian lokasi dilakukan agar program ini dapat menjangkau lebih banyak warga di berbagai wilayah Kota Tangerang.

    Sementara itu, instruktur yoga Dispora, Coach Adeyosi, menyebutkan bahwa program ini telah berjalan konsisten lebih dari satu tahun dan memberikan dampak positif bagi kesehatan fisik maupun mental peserta.

    “Yoga sangat bermanfaat, mulai dari relaksasi, pernapasan, hingga membantu kebugaran otot dan sendi,” ungkapnya.

    Ia juga menyoroti tingginya antusiasme masyarakat dari berbagai usia, mulai remaja hingga lansia, dengan jumlah peserta pada sesi terbaru mencapai sekitar 40 orang.

    Program ini diharapkan terus berlanjut sebagai upaya memperkuat gaya hidup sehat masyarakat Kota Tangerang secara berkelanjutan.

    Warga yang ingin mengikuti kegiatan yoga dan senam gratis dapat memantau jadwal resmi melalui akun Instagram @disporakotatangerang. (B7

  • Lomba Posyandu 2026 di Kota Tangerang Diikuti 13 Kecamatan, Penilaian Kini Lebih Ketat

    Berita7 | Kota Tangerang — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang bersama Tim Pembina Posyandu menggelar Lomba Posyandu Berprestasi dan Kader Posyandu Berprestasi Tingkat Kota Tangerang Tahun 2026 di Gedung Nyimas Melati, Senin (25/5/2026). Kegiatan ini menjadi perhatian karena sistem penilaian tahun ini dibuat lebih luas dan terintegrasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat.

    Sebanyak 13 posyandu terbaik dari seluruh kecamatan di Kota Tangerang ikut dalam ajang tahunan tersebut. Penilaian tidak lagi hanya fokus pada pelayanan kesehatan, namun juga mengacu pada 6 Standar Pelayanan Minimum (SPM) yang menjadi program prioritas pemerintah.

    Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni mengatakan perubahan sistem penilaian dilakukan agar pelayanan posyandu semakin lengkap dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata.

    “Tahun ini penilaiannya lebih terintegrasi. Tidak hanya kesehatan, tetapi seluruh 6 SPM ikut dinilai untuk melihat kesiapan pelayanan di masyarakat,” ujar dr. Dini.

    Ia menjelaskan, seluruh peserta menjalani proses seleksi mulai dari administrasi, pemaparan inovasi kader, hingga evaluasi langsung oleh tim juri. Nantinya akan dipilih tiga posyandu terbaik untuk masuk tahap verifikasi lapangan sebelum diumumkan pada Agustus 2026.

    Menurutnya, kompetisi tersebut menjadi langkah penting untuk mendorong inovasi pelayanan kesehatan berbasis kebutuhan warga di tingkat lingkungan.

    Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Tangerang Masturoh Sachrudin menambahkan, pembinaan terhadap kader terus dilakukan setiap bulan guna memastikan pelayanan masyarakat berjalan optimal di seluruh wilayah.

    “Lewat evaluasi dan lomba ini, kita bisa melihat langsung efektivitas pelayanan posyandu di masyarakat sekaligus memperkuat pembinaan kader,” ungkap Masturoh.

    Pelaksanaan lomba ini juga dinilai berdampak positif bagi masyarakat karena mendorong peningkatan pelayanan kesehatan dasar, edukasi keluarga, hingga penguatan peran kader di lingkungan warga.

    Pemerintah Kota Tangerang berharap kegiatan tersebut mampu memacu semangat inovasi posyandu agar pelayanan masyarakat semakin cepat, aktif, dan tepat sasaran di seluruh kecamatan. (B7

  • Warga Sempat Kaget, Program Lansia di Tangerang Jadi Sorotan

    Berita7 | Kota Tangerang — Perhatian terhadap warga lanjut usia di Kota Tangerang kembali menjadi sorotan pada peringatan Hari Lanjut Usia yang diperingati Jumat (29/5/2026). Pemerintah Kota Tangerang terus memperkuat berbagai layanan dan program ramah lansia guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat usia lanjut agar tetap sehat, aktif, dan mandiri.

    Situasi tersebut mendapat perhatian warga karena Pemkot Tangerang menghadirkan berbagai program langsung menyentuh kebutuhan lansia di seluruh wilayah. Hingga saat ini, program layanan lansia di Kota Tangerang dilaporkan terus berjalan aktif melalui kecamatan, kelurahan hingga posyandu.

    Berdasarkan informasi di lapangan, program tersebut mencakup Sekolah Lansia di 13 kecamatan, sekitar 535 Posyandu Lansia, hingga pendampingan khusus bagi lansia risiko tinggi. Aktivitas pelayanan kesehatan, pembinaan sosial, hingga edukasi kemandirian ekonomi kini semakin diperluas untuk menjangkau lebih banyak warga lanjut usia.

    Sejumlah warga mengaku cukup terbantu dengan adanya layanan tersebut. Beberapa di antaranya menilai program lansia yang aktif di lingkungan tempat tinggal membuat para orang tua tetap memiliki aktivitas sosial dan perhatian kesehatan secara rutin.

    Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Tangerang Mulyani mengatakan berbagai program tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang ramah lansia.

    “Lansia sehat dan mandiri untuk Indonesia yang berdaya. Kami ingin para lansia tetap sehat, aktif, mandiri dan bahagia,” ujar Mulyani.

    Selain layanan kesehatan rutin, Pemkot Tangerang juga menghadirkan program psikolog dan konseling, pembinaan spiritual, pelatihan keterampilan hingga kegiatan sosial bagi lansia. Program tersebut dinilai mampu membantu menjaga kesehatan mental dan meningkatkan kualitas hidup warga lanjut usia.

    Program SUMRINGAH atau Sehat, Mandiri, Produktif, dan Bahagia juga terus diperkuat melalui berbagai kegiatan seperti senam lansia, pemeriksaan kesehatan, edukasi pola hidup sehat hingga aktivitas rekreasi sosial yang melibatkan kader kesehatan serta komunitas masyarakat.

    Perhatian pemerintah terhadap kelompok lansia dinilai memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial masyarakat. Warga berharap program tersebut dapat terus berjalan dan menjangkau lebih banyak lansia di berbagai wilayah Kota Tangerang.

    Hingga berita ini diturunkan, berbagai layanan dan program ramah lansia di Kota Tangerang masih terus berjalan dan mendapat respons positif dari masyarakat.

  • Bareng Gubernur Banten, Wakil Wali Kota Tangerang Bongkar Fakta SPMB di Sekolah Ini

    Berita7 | Kota Tangerang — Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono Hasan mendampingi Gubernur Banten, Andra Soni dalam peninjauan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di sejumlah sekolah di Kota Tangerang, Selasa (26/05/2026).

    Kunjungan tersebut dilakukan di SMKN 4 Kota Tangerang dan SMK Yuppentek 1 Kota Tangerang untuk memastikan proses penerimaan siswa baru berjalan lancar, transparan, dan semakin mudah diakses masyarakat melalui sistem digital.

    Dalam peninjauan itu, Maryono menilai bahwa penerapan digitalisasi dalam SPMB menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan.

    “Alhamdulillah, hari ini kami bersama Pak Gubernur Banten melihat langsung pelaksanaan penerimaan siswa baru di Kota Tangerang. Secara umum berjalan baik, tertib, dan masyarakat juga semakin dimudahkan dengan sistem yang sudah terdigitalisasi,” ujar Maryono.

    Ia menjelaskan bahwa sistem digital ini tidak hanya mempercepat proses pendaftaran, tetapi juga memberikan kemudahan bagi orang tua dan siswa dalam mengakses layanan pendidikan secara lebih transparan dan efisien.

    Selain meninjau SPMB, rombongan juga melihat langsung pelaksanaan program makanan bergizi gratis bagi siswa. Program ini dinilai memberikan dampak positif terhadap kesehatan dan semangat belajar peserta didik.

    “Kami melihat program pemberian makanan bergizi gratis berjalan dengan baik. Kualitas makanannya sehat, bergizi, dan diterima dengan baik oleh para siswa,” tambahnya.

    Maryono juga menegaskan bahwa program sekolah gratis yang dijalankan Pemerintah Provinsi Banten merupakan langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.

    Ia menyebutkan, Pemerintah Kota Tangerang sebelumnya juga telah menjalankan program pendidikan gratis untuk jenjang SD dan SMP sebagai bentuk dukungan terhadap pemerataan pendidikan.

    “Program sekolah gratis tingkat Provinsi Banten ini sejalan dengan yang telah dijalankan Pemkot Tangerang, khususnya untuk SD dan SMP. Harapannya akses pendidikan semakin terbuka bagi seluruh masyarakat,” jelasnya.

    Di akhir kunjungan, Maryono menekankan pentingnya sinergi antara pendidikan berkualitas dan pemenuhan gizi anak untuk mendukung lahirnya generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

    “Mudah-mudahan dengan pendidikan yang semakin baik dan dukungan gizi yang cukup, anak-anak kita tumbuh menjadi generasi sehat, cerdas, dan siap menghadapi masa depan,” tutupnya. (B7

  • Warga Sempat Kaget, Pemuda Pembawa Ganja Dibekuk Polisi di Jalan Imam Bonjol Tangerang

    Berita7 |Kota Tangerang,. – Peristiwa terjadi di kawasan Jalan Imam Bonjol, Kota Tangerang, pada Kamis dini hari (28/5/2026) sekitar pukul 01.35 WIB, ketika seorang pemuda berinisial Sahrizal diamankan petugas saat melintas menggunakan sepeda motor. Situasi tersebut membuat warga sekitar sempat terkejut karena penangkapan berlangsung secara cepat saat sebagian besar warga masih beristirahat. Hingga saat ini kondisi di lokasi dilaporkan kembali kondusif.

    Berdasarkan informasi di lapangan, kejadian bermula saat petugas gabungan Polres Metro Tangerang Kota menggelar Operasi Cipta Kondisi JAGA JAKARTA+ di sejumlah titik rawan kamtibmas. Saat melintas di depan Perumahan Victoria Park, gerak-gerik pengendara motor tersebut dinilai mencurigakan sehingga petugas langsung melakukan pemeriksaan.

    Sejumlah warga mengaku sempat kaget melihat proses pemeriksaan yang dilakukan aparat kepolisian pada dini hari. Beberapa pengendara bahkan terlihat memperlambat kendaraan untuk melihat situasi yang terjadi di lokasi.

    Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan delapan paket kertas cokelat berisi narkotika jenis ganja, sembilan linting ganja siap pakai, serta dua botol minuman keras jenis ciu dan arak di dalam tas selempang milik pelaku. Polisi menyebut barang tersebut diduga akan dijual kembali kepada rekannya.

    Pihak kepolisian menyampaikan bahwa operasi tersebut merupakan bagian dari kegiatan patroli dan penindakan untuk menjaga situasi keamanan wilayah tetap kondusif. Tersangka beserta barang bukti langsung diamankan guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh Satresnarkoba Polres Metro Tangerang Kota.

    Peristiwa ini menjadi perhatian warga sekitar karena terjadi saat operasi patroli malam berlangsung. Warga menilai kegiatan pengawasan rutin seperti ini penting dilakukan untuk mencegah peredaran narkotika dan gangguan keamanan di wilayah permukiman.

    Hingga berita ini diturunkan, situasi di kawasan Jalan Imam Bonjol, Kota Tangerang, dilaporkan sudah kembali normal dan aktivitas warga berjalan seperti biasa. (B7