Berita7 | Piala Dunia 2026 kembali menghadirkan duel menarik saat Timnas Qatar menghadapi Timnas Swiss pada laga pembuka Grup B yang berlangsung di Levi’s Stadium, Santa Clara, Minggu (14/6/2026) dini hari WIB.
Sorotan tertuju kepada Qatar yang berusaha menghapus kenangan buruk saat tampil di Piala Dunia 2022. Ketika menjadi tuan rumah empat tahun lalu, Qatar gagal meraih satu poin pun setelah menelan tiga kekalahan beruntun di fase grup.
Kini, harapan baru hadir bersama pelatih berpengalaman Julen Lopetegui. Namun tantangan berat langsung menanti. Swiss datang dengan status salah satu tim paling konsisten dari Eropa dan diprediksi menjadi lawan yang sulit ditaklukkan.
[baca_juga]
Performa Qatar menjelang turnamen juga belum meyakinkan. Mereka kalah 0-1 dari Republik Irlandia dan hanya bermain imbang tanpa gol saat menghadapi El Salvador. Minimnya produktivitas gol menjadi alarm serius bagi tim berjuluk The Maroons tersebut.
Di kubu lawan, Swiss justru tampil lebih stabil. Tim asuhan Murat Yakin membawa modal positif setelah membantai Yordania 4-1 dan menahan Australia 1-1 dalam laga pemanasan terakhir.
Kekuatan Swiss semakin menakutkan dengan kehadiran sejumlah pemain berpengalaman seperti Granit Xhaka, Manuel Akanji, Ricardo Rodriguez, hingga Breel Embolo. Kombinasi pengalaman dan kualitas individu membuat mereka dijagokan meraih tiga poin pada laga perdana.
Qatar masih memiliki harapan melalui sosok Akram Afif. Penyerang andalan tersebut menjadi tumpuan utama untuk membongkar pertahanan Swiss lewat kecepatan dan kreativitasnya di lini depan.
Meski demikian, secara kualitas skuad dan pengalaman menghadapi tim-tim elite dunia, Swiss masih berada satu level di atas Qatar. Jika mampu tampil disiplin sejak menit awal, wakil Eropa itu berpeluang membuka perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan meyakinkan.
Prediksi Skor
Qatar 0-2 Swiss
Swiss diprediksi lebih dominan dalam penguasaan bola dan mampu memanfaatkan kelemahan lini serang Qatar yang masih kesulitan menemukan ketajaman. Akram Afif berpotensi memberi perlawanan, namun kualitas lini tengah Swiss diyakini menjadi pembeda dalam pertandingan ini. *
Leave a Reply