Tag: FIFA World Cup 2026

  • Jepang Bangkit Dramatis Tahan Belanda 2-2 di Piala Dunia 2026, Gol Menit Akhir Bikin Grup F Memanas

    Berita7 | Jepang mencuri perhatian publik sepak bola dunia setelah berhasil menahan Belanda dengan skor 2-2 pada laga perdana Grup F Piala Dunia 2026 di Dallas Stadium, Amerika Serikat, Senin (15/6) WIB. Hasil dramatis tersebut membuat persaingan Grup F semakin terbuka dan menjadi sorotan karena Jepang mampu bangkit dua kali dari ketertinggalan.

    Sejak awal pertandingan, Belanda tampil lebih dominan dalam penguasaan bola. Namun pertahanan disiplin yang diperagakan Samurai Biru membuat tim asuhan Ronald Koeman kesulitan menciptakan peluang bersih sepanjang babak pertama.

    [baca_juga]

    Kebuntuan akhirnya pecah pada awal babak kedua. Kapten Belanda Virgil van Dijk sukses membawa timnya unggul 1-0 melalui sundulan keras setelah memanfaatkan umpan silang Ryan Gravenberch. Gol tersebut membuat Belanda berada di atas angin.

    Namun keunggulan itu tidak bertahan lama. Jepang menunjukkan mental kuat yang selama ini menjadi ciri khas mereka di turnamen besar. Keito Nakamura berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui tendangan rendah yang gagal dijangkau kiper Belanda.

    Belanda kembali memimpin pada menit ke-64 lewat aksi Crysencio Summerville. Winger muda tersebut melepaskan tembakan melengkung yang membentur tiang sebelum masuk ke gawang dan mengubah skor menjadi 2-1.

    Saat banyak pihak memperkirakan Belanda akan mengamankan tiga poin, Jepang justru memberikan kejutan di penghujung laga. Pada menit ke-89, Koki Ogawa memenangkan duel udara saat situasi sepak pojok sebelum bola mengenai Daichi Kamada dan berubah arah masuk ke gawang Belanda. Gol tersebut memastikan skor imbang 2-2 hingga pertandingan berakhir.

    Pelatih Jepang Hajime Moriyasu mengaku bangga terhadap semangat juang anak asuhnya yang tidak pernah menyerah meski dua kali tertinggal.

    “Kami memang kecewa tidak meraih kemenangan, tetapi para pemain tidak pernah menyerah dan terus berjuang sebagai satu tim. Mereka menjalankan strategi yang sudah dipersiapkan dengan baik,” ujar Moriyasu.

    Sementara itu, pencetak gol penyeimbang Daichi Kamada menilai hasil tersebut menjadi modal penting menghadapi pertandingan berikutnya.

    “Kami sudah menargetkan minimal satu poin. Melawan tim sekuat Belanda, ketika tertinggal satu gol situasi bisa menjadi jauh lebih sulit. Fakta bahwa kami mampu bangkit menunjukkan karakter tim ini,” kata Kamada.

    Di sisi lain, kapten Belanda Virgil van Dijk mengaku kecewa karena timnya gagal mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.

    “Kami sebenarnya bertahan cukup baik, tetapi sangat disayangkan kebobolan dari situasi bola mati di akhir pertandingan. Sekarang kami harus segera fokus menghadapi laga berikutnya melawan Swedia,” ujarnya.

    Hasil imbang ini membuat persaingan Grup F semakin menarik. Swedia untuk sementara memimpin klasemen setelah meraih kemenangan besar atas Tunisia, sedangkan Jepang dan Belanda sama-sama mengoleksi satu poin dan masih memiliki peluang besar lolos ke babak berikutnya.

    Mental pantang menyerah Jepang kembali menjadi bukti bahwa mereka layak diperhitungkan sebagai salah satu tim yang mampu menghadirkan kejutan di Piala Dunia 2026. Bagi Belanda, kehilangan kemenangan di menit-menit akhir menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi sebelum menghadapi pertandingan selanjutnya.*

  • Belanda vs Jepang di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Juara Grup F, Samurai Blue Siap Kejutkan Oranje

    Berita7 | Belanda dan Jepang akan mengawali perjuangan mereka di Grup F Piala Dunia 2026 dengan laga krusial di Dallas Stadium, Texas, Senin (15/6/2026) pukul 03.00 WIB. Pertandingan ini diprediksi menjadi penentu awal perebutan posisi puncak klasemen grup yang juga dihuni Swedia dan Tunisia.

    Kedua tim datang dengan status unggulan untuk lolos ke babak 32 besar. Karena itu, kemenangan pada laga pembuka bisa menjadi modal penting dalam persaingan menuju fase gugur FIFA World Cup 2026.

    [baca_juga]

    Belanda Ingin Akhiri Kutukan Tanpa Gelar

    Belanda kembali hadir sebagai salah satu kekuatan utama Eropa yang masih memburu gelar Piala Dunia pertama dalam sejarah mereka.

    Tim asuhan Ronald Koeman memiliki pengalaman dan kualitas pemain yang merata di semua lini. Nama-nama seperti Virgil van Dijk, Frenkie de Jong, Cody Gakpo, hingga Memphis Depay menjadi tulang punggung Die Oranje.

    Meski demikian, performa Belanda menjelang turnamen belum sepenuhnya meyakinkan. Mereka sempat kalah 0-1 dari Aljazair sebelum menang tipis 2-1 atas Uzbekistan dalam laga uji coba.

    Namun, catatan tak terkalahkan dalam fase grup Piala Dunia sejak 1994 menjadi modal besar yang bisa meningkatkan kepercayaan diri skuad Oranje.

    Jepang Datang dengan Modal Mentereng

    Jepang memasuki Piala Dunia 2026 dengan kepercayaan diri tinggi. Samurai Blue tampil impresif dalam beberapa tahun terakhir dan berhasil mencatat sejumlah kemenangan bergengsi atas tim-tim elite dunia.

    Tim asuhan Hajime Moriyasu bahkan mampu mengalahkan Inggris dan Brasil dalam laga uji coba internasional sebelum turnamen.

    Selain itu, Jepang tampil dominan sepanjang kualifikasi dengan mencetak 54 gol dan hanya kebobolan tiga kali.

    Kecepatan serangan serta disiplin organisasi permainan menjadi senjata utama yang bisa merepotkan Belanda.

    Head to Head Belanda vs Jepang

    Rekor Pertemuan:

    16/11/2013: Belanda 2-2 Jepang

    19/06/2010: Belanda 1-0 Jepang

    05/09/2009: Belanda 3-0 Jepang

    Jepang belum pernah mengalahkan Belanda dalam tiga pertemuan sebelumnya.

    Prediksi Susunan Pemain

    Belanda (4-2-3-1)

    Verbruggen; Dumfries, Van Dijk, Van Hecke, Van de Ven; De Jong, Gravenberch; Malen, Reijnders, Gakpo; Depay.

    Pelatih: Ronald Koeman

    Jepang (3-4-3)

    Suzuki; Taniguchi, Watanabe, Ito; Doan, Sano, Tanaka, Nakamura; Kamada, Ueda, Kubo.

    Pelatih: Hajime Moriyasu

    Pemain Kunci

    Virgil van Dijk (Belanda)

    Kapten Belanda akan menjadi pemimpin lini belakang sekaligus ancaman dalam situasi bola mati.

    Takefusa Kubo (Jepang)

    Winger kreatif Jepang ini diprediksi menjadi motor serangan Samurai Blue dengan kecepatan dan kemampuan menciptakan peluang.

    Prediksi Pertandingan

    Belanda masih unggul dari segi pengalaman bermain di turnamen besar. Namun Jepang saat ini bukan lagi tim yang bisa dipandang sebelah mata.

    Samurai Blue memiliki kolektivitas permainan yang sangat baik dan terbukti mampu mengalahkan tim-tim besar dalam beberapa tahun terakhir.

    Pertandingan diperkirakan berlangsung ketat dengan intensitas tinggi sejak menit awal karena kedua tim sama-sama memburu posisi teratas Grup F Piala Dunia 2026.

    Prediksi Skor

    Belanda 1-1 Jepang

    Hasil imbang dinilai menjadi skenario paling realistis mengingat kualitas kedua tim yang relatif berimbang serta pentingnya menghindari kekalahan pada laga perdana.

    Klasemen Sementara Grup F

    πŸ† Grup F Piala Dunia 2026

    1. πŸ‡³πŸ‡± Belanda β€” 0 Poin

    2. πŸ‡―πŸ‡΅ Jepang β€” 0 Poin

    3. πŸ‡ΈπŸ‡ͺ Swedia β€” 0 Poin

    4. πŸ‡ΉπŸ‡³ Tunisia β€” 0 Poin

    Seluruh tim belum memainkan pertandingan pertama. (*

  • Piala Dunia 2026: Skotlandia Pimpin Grup C Usai Tumbangkan Haiti 1-0, Brasil dan Maroko Tertahan Imbang

    Berita7 | Skotlandia memimpin klasemen sementara Grup C Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Haiti dengan skor tipis 1-0 di Gillette Stadium, Foxborough, Rabu (18/6/2026) waktu setempat. Hasil tersebut membuat Andrew Robertson dan kolega mengoleksi tiga poin, unggul atas Maroko dan Brasil yang sebelumnya bermain imbang 1-1.

    [baca_juga]

    Kemenangan Skotlandia ditentukan oleh gol tunggal John McGinn yang menjadi pembeda dalam laga ketat melawan Haiti. Tambahan tiga poin menempatkan The Tartan Army di posisi teratas klasemen Grup C World Cup 2026 setelah rangkaian pertandingan pertama selesai dimainkan.

    Babak Pertama

    Skotlandia tampil agresif sejak peluit awal dibunyikan. Tim asuhan Steve Clarke mendominasi penguasaan bola dan berupaya menekan lini pertahanan Haiti melalui kombinasi serangan dari sisi sayap.

    Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil ketika John McGinn berhasil memanfaatkan peluang dan mencetak gol yang membawa Skotlandia unggul 1-0. Haiti berusaha memberikan respons, namun solidnya pertahanan Skotlandia membuat skor tetap bertahan hingga jeda.

    Babak Kedua

    Memasuki babak kedua, Haiti meningkatkan intensitas serangan demi mencari gol penyama kedudukan. Sejumlah peluang berhasil diciptakan, tetapi penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat mereka gagal mencetak gol.

    Di sisi lain, Skotlandia bermain lebih disiplin dan fokus menjaga keunggulan. Pertahanan yang dipimpin Andrew Robertson mampu meredam tekanan Haiti hingga peluit panjang dibunyikan.

    Skor 1-0 untuk kemenangan Skotlandia bertahan hingga akhir pertandingan.

    John McGinn Jadi Penentu

    Gelandang Skotlandia John McGinn tampil sebagai pemain kunci setelah mencetak satu-satunya gol dalam pertandingan. Kontribusinya memastikan Skotlandia meraih kemenangan penting pada laga perdana Piala Dunia 2026.

    Pertahanan Skotlandia Solid

    Selain ketajaman McGinn, lini belakang Skotlandia juga menjadi sorotan. Mereka berhasil menjaga clean sheet dan menggagalkan berbagai upaya serangan Haiti sepanjang pertandingan.

    Brasil dan Maroko Berbagi Poin

    Sebelumnya, laga Grup C lainnya mempertemukan Brasil dan Maroko di MetLife Stadium, East Rutherford. Pertandingan berakhir imbang 1-1.

    Maroko sempat unggul melalui Ismael Saibari sebelum Vinicius Junior menyamakan kedudukan untuk Brasil. Hasil tersebut membuat kedua tim sama-sama mengoleksi satu poin.

    ━━━━━━━━━━━━━━
    KLASEMEN GRUP C
    PIALA DUNIA 2026
    ━━━━━━━━━━━━━━

    1️⃣ Skotlandia β€’ 3 Poin
    ⬆️ Pemuncak Grup

    2️⃣ Maroko β€’ 1 Poin

    3️⃣ Brasil β€’ 1 Poin

    4️⃣ Haiti β€’ 0 Poin

    ━━━━━━━━━━━━━━

    Hasil Pertandingan

    πŸ‡§πŸ‡· Brasil 1-1 Maroko πŸ‡²πŸ‡¦

    πŸ‡­πŸ‡Ή Haiti 0-1 Skotlandia 🏴󠁧󠁒󠁳󠁣󠁴󠁿

    ━━━━━━━━━━━━━━

    Hasil pertandingan tersebut berpotensi menentukan persaingan menuju babak gugur World Cup 2026.

    Skotlandia mengawali perjalanan di Piala Dunia 2026 dengan hasil sempurna setelah mengalahkan Haiti 1-0 dan memuncaki Grup C. Sementara itu, Brasil dan Maroko harus puas berbagi poin usai bermain imbang 1-1, membuat persaingan grup masih terbuka lebar menjelang laga kedua.

  • Piala Dunia 2026: Carlo Ancelotti Tak Puas Brasil Ditahan Maroko 1-1, Akui Timnya Sulit Keluar dari Tekanan

    Berita7 | Brasil gagal meraih kemenangan pada laga perdana Piala Dunia 2026 setelah bermain imbang 1-1 melawan Maroko di New York, Minggu (14/6) WIB. Pelatih Carlo Ancelotti mengaku tidak puas dengan performa timnya meski berhasil mengamankan satu poin berkat gol Vinicius Jr.

    [baca_juga]

    Brasil menjalani awal pertandingan yang sulit. Maroko tampil agresif dan mampu mendominasi sejumlah duel serta penguasaan bola sehingga membuat Selecao kesulitan membangun serangan.

    Tekanan tersebut akhirnya membuahkan hasil ketika Ismael Saibari membawa Maroko unggul lebih dahulu. Gol itu membuat Brasil harus bekerja lebih keras untuk kembali mengendalikan permainan.

    Carlo Ancelotti mengakui timnya tidak mampu keluar dari tekanan pada babak pertama dan gagal memainkan pola permainan yang diinginkan.

    > “Saya pikir kami tidak memulai laga dengan sangat baik. Kami kalah dalam banyak duel dan penguasaan bola,” ujar Ancelotti.

    Memasuki babak kedua, Brasil tampil lebih baik dibandingkan 45 menit pertama. Intensitas serangan meningkat dan mereka mulai mampu menguasai jalannya pertandingan.

    Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil melalui aksi Vinicius Jr yang mencetak gol penyama kedudukan. Gol itu memastikan Brasil membawa pulang satu poin dari laga Grup Piala Dunia 2026 yang berlangsung sengit.

    Meski terhindar dari kekalahan, Ancelotti tetap menilai timnya belum menunjukkan performa terbaik.

    “Apakah saya puas? Tidak terlalu. Saya berharap start yang lebih bagus. Namun hal seperti ini bisa saja terjadi. Kini saya akan fokus pada laga berikutnya.”

    Highlight Pertandingan

    Vinicius Jr kembali menjadi pemain kunci bagi Brasil dengan mencetak gol penyama kedudukan saat timnya berada dalam tekanan.

    Di sisi lain, Ismael Saibari tampil impresif bersama Maroko melalui gol pembuka yang membuat Brasil harus mengejar ketertinggalan.

    Pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi dan diwarnai duel-duel ketat di lini tengah, mencerminkan kualitas kedua tim pada laga pembuka World Cup 2026

    Klasemen dan Jadwal Berikutnya

    Hasil imbang membuat Brasil mengoleksi satu poin di fase grup Piala Dunia 2026 Peluang lolos masih terbuka karena masih ada dua pertandingan yang akan dijalani.

    Brasil dijadwalkan menghadapi Haiti pada 20 Juni WIB sebelum menantang Skotlandia pada laga terakhir fase grup.

    Sementara itu, Maroko juga menjaga peluang untuk melangkah ke babak berikutnya setelah sukses mencuri poin dari salah satu favorit juara. *

  • Jadwal Piala Dunia 2026 Dini Hari Ini: Brasil Vs Maroko dan Qatar Tantang Swiss

    Berita7 | Piala Dunia 2026 kembali menghadirkan dua pertandingan menarik yang akan digelar pada Minggu dini hari WIB, 14 Juni 2026. Laga dari Grup B dan Grup C akan menjadi sorotan, termasuk penampilan Brasil yang langsung menghadapi Maroko pada pertandingan pembuka mereka di turnamen sepak bola terbesar dunia tersebut.

    Pertandingan pertama mempertemukan Qatar melawan Swiss di Stadion Levi’s, Santa Clara. Duel Grup B itu dijadwalkan berlangsung pukul 02.00 WIB dan menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk meraih poin perdana dalam persaingan fase grup.

    Setelah itu, perhatian pecinta sepak bola dunia akan tertuju ke Stadion MetLife, East Rutherford, saat Brasil menghadapi Maroko pada pukul 05.00 WIB. Pertandingan ini menjadi salah satu laga yang paling dinantikan mengingat kedua tim datang dengan kekuatan yang menjanjikan.

    [baca_juga]

    Brasil masih berstatus sebagai negara dengan koleksi gelar Piala Dunia terbanyak, yakni lima trofi. Namun Selecao belum lagi mengangkat trofi juara sejak edisi 2002. Pada Piala Dunia 2026, skuad yang diperkuat Neymar bertekad mengakhiri penantian panjang tersebut.

    Di sisi lain, Maroko datang dengan kepercayaan diri tinggi. Tim berjuluk Singa Atlas itu diperkuat sejumlah pemain berpengalaman dan tengah menikmati momentum positif setelah sukses menorehkan prestasi di level internasional dalam beberapa tahun terakhir.

    Laga Brasil kontra Maroko diperkirakan menjadi ujian awal yang tidak mudah bagi kedua tim. Hasil pertandingan berpotensi memengaruhi persaingan menuju babak berikutnya sejak awal turnamen.

    Jadwal Piala Dunia 2026

    Minggu, 14 Juni 2026

    02.00 WIB

    Qatar vs Swiss

    05.00 WIB

    Brasil vs Maroko

    Dua pertandingan tersebut diprediksi menyuguhkan persaingan ketat sekaligus menjadi tontonan menarik bagi penggemar sepak bola di seluruh dunia.

  • Brasil Goyah Tanpa Neymar, Maroko Siap Kirim Kejutan Besar di Piala Dunia 2026

    Berita7 | Panggung Piala Dunia 2026 langsung menyajikan duel panas yang berpotensi mengguncang persaingan Grup C. Brasil akan menghadapi Maroko pada Minggu (14/6/2026) pukul 05.00 WIB dalam laga yang disebut-sebut sebagai final dini grup neraka.

    Di atas kertas, Brasil memang masih menjadi favorit. Selecao merupakan pemilik lima gelar juara dunia dan selalu menjadi kandidat kuat setiap kali Piala Dunia digelar. Namun kali ini situasinya berbeda.

    [baca_juga]

    Tim asuhan Carlo Ancelotti datang dengan kabar yang membuat jutaan pendukung mereka cemas. Neymar dipastikan absen akibat cedera. Kehilangan pemain paling berpengaruh di skuad membuat kekuatan Brasil dipertanyakan menjelang laga pembuka.

    Tekanan kini berada di pundak Vinicius Junior, Rodrygo, dan generasi baru Brasil yang dituntut membawa kembali kejayaan yang telah hilang selama lebih dari dua dekade.

    Di sisi lain, Maroko bukan lagi tim kejutan yang bisa dipandang sebelah mata.

    Dunia masih mengingat bagaimana Singa Atlas mengguncang Piala Dunia 2022 dengan menyingkirkan Belgia, Spanyol, hingga Portugal sebelum akhirnya melangkah ke semifinal. Pencapaian bersejarah itu mengubah status Maroko menjadi salah satu kekuatan baru sepak bola dunia.

    Kini mereka kembali dengan skuad yang lebih matang.

    Achraf Hakimi, Brahim Diaz, Sofyan Amrabat, hingga Youssef En-Nesyri siap memimpin perlawanan terhadap raksasa Amerika Selatan tersebut.

    Yang membuat Brasil harus waspada, Maroko memiliki modal psikologis yang sangat berharga. Dalam pertemuan terakhir pada 2023, Maroko berhasil mempermalukan Brasil dengan skor 2-1.

    Hasil tersebut menjadi bukti bahwa kesenjangan kualitas antara kedua negara kini semakin tipis.

    Menariknya lagi, ranking FIFA kedua tim hanya terpaut satu tingkat. Brasil berada di posisi enam dunia, sedangkan Maroko tepat di belakang mereka di peringkat tujuh.

    Fakta ini membuat duel di Levi’s Stadium diprediksi berlangsung jauh lebih sengit dibanding yang dibayangkan banyak orang.

    Brasil mungkin unggul dari sisi kualitas individu. Namun Maroko memiliki senjata mematikan berupa pertahanan disiplin, transisi cepat, dan mentalitas pembunuh yang telah terbukti mampu merobohkan tim-tim besar.

    Bagi Brasil, kemenangan menjadi harga mati untuk menjaga status favorit juara. Sementara bagi Maroko, laga ini merupakan kesempatan emas untuk kembali mengirim pesan kepada dunia bahwa kisah hebat mereka di Piala Dunia 2022 bukanlah kebetulan. *

  • Qatar Dikepung Keraguan Dunia, Swiss Siap Beri Hukuman di Piala Dunia 2026?

    Berita7 | Timnas Qatar menghadapi tekanan luar biasa saat memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026. Bukan hanya harus menghadapi kekuatan Eropa seperti Swiss, The Maroons juga datang dengan beban besar berupa keraguan publik sepak bola dunia terhadap kelayakan mereka tampil di turnamen terbesar tersebut.

    Empat tahun lalu, Qatar mencatat salah satu penampilan terburuk dalam sejarah tuan rumah Piala Dunia. Tiga kekalahan beruntun, hanya satu gol yang tercipta, dan tujuh kali kebobolan menjadi noda yang masih membekas hingga hari ini.

    [baca_juga]

    Kini, di bawah arahan pelatih Julen Lopetegui, Qatar mendapat kesempatan kedua untuk membuktikan bahwa mereka bukan sekadar peserta pelengkap. Namun ujian berat langsung menanti di Levi’s Stadium, Santa Clara, saat mereka berhadapan dengan Swiss pada laga pembuka Grup B.

    Keraguan terhadap Qatar semakin besar setelah perjalanan mereka menuju Piala Dunia 2026 menuai perdebatan. Banyak pengamat menilai jalan yang ditempuh Qatar menuju putaran final tidak semulus tim-tim besar Asia lainnya. Kritik tersebut membuat setiap pertandingan yang dimainkan Qatar kini menjadi ajang pembuktian harga diri.

    Di sisi lain, Swiss datang dengan kepercayaan diri tinggi. Tim asuhan Murat Yakin lolos dari kualifikasi Eropa tanpa tersentuh kekalahan dan kembali membawa generasi emas yang dipimpin Granit Xhaka, Manuel Akanji, hingga Breel Embolo.

    Statistik juga tidak berpihak kepada Qatar. Dalam beberapa pertandingan terakhir mereka gagal menunjukkan performa meyakinkan, sementara Swiss justru tampil stabil menghadapi lawan-lawan kuat Eropa.

    Meski demikian, Qatar masih memiliki harapan melalui Akram Afif. Penyerang andalan tersebut pernah menjadi mimpi buruk Swiss saat mencetak gol kemenangan dalam pertemuan kedua tim beberapa tahun lalu. Momen itu menjadi bukti bahwa kejutan tetap bisa terjadi di sepak bola.

    Pertandingan ini bukan sekadar perebutan tiga poin. Bagi Qatar, laga melawan Swiss adalah pertarungan untuk membungkam kritik, menghapus label tim beruntung, sekaligus membuktikan bahwa mereka layak berdiri di panggung terbesar dunia.

    Prediksi Skor:

    Qatar 1-3 Swiss

    Swiss diprediksi tampil lebih dominan berkat kualitas skuad, pengalaman internasional, dan kedalaman tim yang jauh lebih matang. Namun Qatar masih berpotensi memberi kejutan melalui serangan balik cepat yang menjadi senjata utama mereka. (*

  • Prediksi Qatar vs Swiss: Tuan Rumah Asia Terancam Jadi Korban Perdana, Swiss Diunggulkan Mengamuk di Piala Dunia 2026

    Berita7 | Piala Dunia 2026 kembali menghadirkan duel menarik saat Timnas Qatar menghadapi Timnas Swiss pada laga pembuka Grup B yang berlangsung di Levi’s Stadium, Santa Clara, Minggu (14/6/2026) dini hari WIB.

    Sorotan tertuju kepada Qatar yang berusaha menghapus kenangan buruk saat tampil di Piala Dunia 2022. Ketika menjadi tuan rumah empat tahun lalu, Qatar gagal meraih satu poin pun setelah menelan tiga kekalahan beruntun di fase grup.

    Kini, harapan baru hadir bersama pelatih berpengalaman Julen Lopetegui. Namun tantangan berat langsung menanti. Swiss datang dengan status salah satu tim paling konsisten dari Eropa dan diprediksi menjadi lawan yang sulit ditaklukkan.

    [baca_juga]

    Performa Qatar menjelang turnamen juga belum meyakinkan. Mereka kalah 0-1 dari Republik Irlandia dan hanya bermain imbang tanpa gol saat menghadapi El Salvador. Minimnya produktivitas gol menjadi alarm serius bagi tim berjuluk The Maroons tersebut.

    Di kubu lawan, Swiss justru tampil lebih stabil. Tim asuhan Murat Yakin membawa modal positif setelah membantai Yordania 4-1 dan menahan Australia 1-1 dalam laga pemanasan terakhir.

    Kekuatan Swiss semakin menakutkan dengan kehadiran sejumlah pemain berpengalaman seperti Granit Xhaka, Manuel Akanji, Ricardo Rodriguez, hingga Breel Embolo. Kombinasi pengalaman dan kualitas individu membuat mereka dijagokan meraih tiga poin pada laga perdana.

    Qatar masih memiliki harapan melalui sosok Akram Afif. Penyerang andalan tersebut menjadi tumpuan utama untuk membongkar pertahanan Swiss lewat kecepatan dan kreativitasnya di lini depan.

    Meski demikian, secara kualitas skuad dan pengalaman menghadapi tim-tim elite dunia, Swiss masih berada satu level di atas Qatar. Jika mampu tampil disiplin sejak menit awal, wakil Eropa itu berpeluang membuka perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan meyakinkan.

    Prediksi Skor

    Qatar 0-2 Swiss

    Swiss diprediksi lebih dominan dalam penguasaan bola dan mampu memanfaatkan kelemahan lini serang Qatar yang masih kesulitan menemukan ketajaman. Akram Afif berpotensi memberi perlawanan, namun kualitas lini tengah Swiss diyakini menjadi pembeda dalam pertandingan ini. *

  • Kanada Nyaris Dipermalukan di Rumah Sendiri, Gol Telat Cyle Larin Selamatkan Tuan Rumah di Piala Dunia 2026

    Berita7 | Timnas Kanada nyaris menelan kekalahan memalukan pada laga pembuka Grup B Piala Dunia 2026. Bermain di hadapan puluhan ribu pendukung sendiri di Stadion Toronto, Kanada harus berjuang hingga menit-menit akhir sebelum akhirnya memaksa Bosnia-Herzegovina bermain imbang 1-1, Sabtu (13/6/2026) dini hari WIB.

    Publik tuan rumah sempat dibuat terdiam setelah Bosnia-Herzegovina mencuri keunggulan lebih dulu melalui Jovo Lukic pada menit ke-21. Gol tersebut membuat Kanada berada di bawah tekanan sepanjang pertandingan.

    [baca_juga]

    Tanpa kapten sekaligus bintang utama mereka, Alphonso Davies, yang masih dibekap cedera, Kanada kesulitan membongkar pertahanan rapat Bosnia. Sejumlah peluang emas gagal berbuah gol dan membuat tuan rumah berada di ambang kekalahan.

    Saat harapan mulai memudar, penyerang andalan Kanada Cyle Larin muncul sebagai penyelamat. Gol yang dicetaknya pada menit ke-79 sukses membakar semangat pendukung tuan rumah sekaligus menghindarkan Kanada dari hasil buruk pada laga pembuka Piala Dunia 2026.

    Hasil imbang ini membuat persaingan Grup B semakin terbuka. Kanada dan Bosnia-Herzegovina sama-sama mengoleksi satu poin, namun tekanan kini berada di pihak tuan rumah yang dituntut meraih kemenangan pada pertandingan berikutnya.

    Meski gagal meraih tiga poin, gol telat Cyle Larin setidaknya menjaga asa Kanada untuk melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026. Namun jika performa seperti ini kembali terulang, perjalanan tuan rumah diprediksi tidak akan mudah menghadapi lawan-lawan berikutnya. (*

  • Cristiano Ronaldo Kena Kritik Pedas, Dinilai Tak Layak Tampil di Piala Dunia 2026

    Berita7 | Megabintang Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo, kembali menjadi sorotan jelang Piala Dunia 2026. Meski sudah masuk dalam skuad pilihan pelatih Roberto Martinez, tidak semua pihak sepakat dengan kehadiran sang kapten di turnamen sepak bola terbesar dunia tersebut.

    Mantan penyerang Serbia, Rade Bogdanovic, secara terbuka menilai Ronaldo sudah tidak layak tampil bersama Portugal. Menurutnya, kehadiran pemain berusia 41 tahun itu justru menutup kesempatan para pemain muda untuk berkembang dan mendapatkan menit bermain di panggung internasional.

    [baca_juga]

    Bogdanovic menilai Ronaldo masih dipertahankan bukan semata karena performa di lapangan, melainkan karena faktor nama besar, pemasaran, dan pengaruhnya yang sangat kuat di sepak bola Portugal.

    Kritik tersebut muncul di tengah sorotan terhadap performa Ronaldo dalam beberapa pertandingan terakhir. Ketajamannya disebut mulai menurun setelah gagal mencetak gol dalam sejumlah laga uji coba serta mendapat keraguan sejak fase kualifikasi.

    Meski demikian, banyak pihak tetap menilai Ronaldo masih memiliki peran penting bagi Portugal. Selain pengalaman yang luar biasa, ia juga berstatus sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Timnas Portugal dengan torehan 143 gol dari 228 pertandingan.

    Piala Dunia 2026 diperkirakan menjadi penampilan terakhir Ronaldo di ajang empat tahunan tersebut. Jika tampil, ia akan mencatat sejarah sebagai salah satu pemain dengan jumlah partisipasi Piala Dunia terbanyak sepanjang masa.

    Di sisi lain, Portugal tetap menjadi salah satu tim unggulan berkat materi pemain bintang seperti Bruno Fernandes, Ruben Dias, Vitinha, hingga Joao Neves. Kehadiran Ronaldo pun diyakini masih bisa menjadi faktor pembeda dalam upaya Selecao das Quinas mengejar gelar juara dunia pertama mereka. (*