Category: Piala Dunia 2026

  • Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini: Spanyol dan Belgia Tampil, Duel Panas Grup G-H Dimulai

    Berita7 | ATLANTA – Piala Dunia 2026 kembali menyajikan pertandingan menarik pada Senin (15/6/2026) malam hingga Selasa (16/6/2026) pagi WIB. Delapan negara dari Grup G dan Grup H akan memulai perjuangan mereka menuju babak 16 besar dengan target meraih kemenangan perdana.

    Sorotan utama tertuju pada Timnas Spanyol yang akan menghadapi debutan Cape Verde dalam laga pembuka Grup H. Di saat yang sama, Belgia juga memulai era baru mereka saat menghadapi Mesir pada pertandingan Grup G.

    Empat pertandingan yang digelar dalam rentang sembilan jam diprediksi menghadirkan persaingan sengit sekaligus menjadi penentu awal peta kekuatan di masing-masing grup.

    Spanyol Bidik Awal Sempurna

    Timnas Spanyol datang ke Piala Dunia 2026 dengan status sebagai salah satu kandidat juara. Sukses menjuarai Euro 2024 membuat skuad asuhan Luis de la Fuente menjadi tim yang paling diperhitungkan di Grup H.

    Pertandingan melawan Cape Verde menjadi ujian pertama bagi La Roja dalam misi merebut gelar dunia kedua sepanjang sejarah mereka.

    Publik juga menantikan aksi bintang muda Lamine Yamal yang disebut-sebut sebagai wajah baru sepak bola dunia. Jika dimainkan sejak menit awal, pemain Barcelona tersebut diprediksi menjadi ancaman serius bagi pertahanan Cape Verde.

    Meski berstatus debutan, Cape Verde tidak datang sebagai pelengkap. Wakil Afrika itu mencetak sejarah dengan lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya dan bertekad menciptakan kejutan besar.

    Uruguay dan Arab Saudi Siap Berebut Tiga Poin

    Pertandingan kedua Grup H mempertemukan Arab Saudi melawan Uruguay.

    Uruguay datang dengan wajah berbeda setelah era Luis Suarez berakhir. Generasi baru yang dipimpin Federico Valverde dan Darwin Nunez diharapkan mampu menjaga tradisi kuat Uruguay di panggung dunia.

    Di sisi lain, Arab Saudi berambisi mengulang kejutan seperti saat mengalahkan Argentina pada Piala Dunia 2022. Pertandingan ini diprediksi berlangsung ketat karena kedua tim sama-sama membutuhkan poin awal.

    Belgia Memulai Era Baru

    Dari Grup G, perhatian tertuju pada Belgia yang kini memasuki masa transisi setelah era generasi emas mulai berakhir.

    Nama-nama besar seperti Eden Hazard sudah pensiun, sementara Kevin De Bruyne, Romelu Lukaku, dan Thibaut Courtois memasuki fase akhir karier internasional mereka.

    Laga melawan Mesir menjadi kesempatan bagi Belgia untuk menunjukkan bahwa mereka masih layak diperhitungkan sebagai kekuatan besar Eropa.

    Mesir sendiri mengandalkan pengalaman dan organisasi permainan yang solid untuk mengimbangi kualitas skuad Belgia.

    Iran dan Selandia Baru Berebut Peluang

    Pertandingan terakhir mempertemukan Iran melawan Selandia Baru.

    Iran datang dengan pengalaman lebih banyak di level internasional dan berstatus unggulan tipis dalam laga ini.

    Namun Selandia Baru dikenal memiliki disiplin tinggi dan kemampuan bertahan yang kerap menyulitkan lawan-lawan yang lebih diunggulkan.

    Hasil pertandingan ini bisa menjadi penentu penting dalam persaingan Grup G yang diprediksi berlangsung ketat hingga laga terakhir.

    Jadwal Piala Dunia 2026

    Senin, 15 Juni 2026

    23.00 WIB

    Spanyol vs Cape Verde

    Selasa, 16 Juni 2026

    02.00 WIB

    Belgia vs Mesir

    05.00 WIB

    Arab Saudi vs Uruguay

    08.00 WIB

    Iran vs Selandia Baru

    Empat pertandingan tersebut diperkirakan menjadi tontonan menarik bagi pecinta sepak bola dunia. Selain menjadi langkah awal menuju fase gugur, hasil laga perdana sering kali menentukan nasib sebuah tim dalam perjalanan mereka di Piala Dunia 2026. *

  • Prediksi Spanyol vs Cape Verde: Lamine Yamal Siap Menggila, La Roja Bidik Kemenangan Besar di Piala Dunia 2026

    Berita7 | ATLANTA – Timnas Spanyol memulai langkah mereka di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi debutan Cape Verde pada laga perdana Grup H yang berlangsung di Atlanta, Amerika Serikat, Senin (15/6/2026) pukul 23.00 WIB. Pertandingan ini menjadi sorotan karena menandai dimulainya misi La Roja untuk kembali merebut gelar juara dunia sekaligus membuka era baru dominasi sepak bola Eropa.

    Spanyol datang ke turnamen sebagai salah satu kandidat kuat juara setelah sukses menjuarai Euro 2024 dan mempertahankan konsistensi permainan dalam dua tahun terakhir. Di bawah kepemimpinan pelatih Luis de la Fuente, La Roja tampil lebih agresif, cepat, dan efektif tanpa kehilangan ciri khas penguasaan bola yang selama ini menjadi identitas mereka.

    [baca_juga]

    Laga melawan Cape Verde menjadi kesempatan emas bagi Spanyol untuk langsung mengirim pesan kepada para rival bahwa mereka siap berburu trofi Piala Dunia untuk kedua kalinya setelah sukses pada 2010 silam.

    Sorotan Tertuju pada Lamine Yamal

    Perhatian publik dunia dipastikan tertuju kepada Lamine Yamal. Bintang muda Barcelona tersebut digadang-gadang menjadi ikon baru sepak bola dunia setelah menunjukkan performa luar biasa dalam beberapa musim terakhir.

    Yamal sebelumnya sempat mengalami masalah hamstring yang membuat kebugarannya diragukan. Namun laporan terbaru menyebut pemain berusia 18 tahun itu telah kembali berlatih penuh bersama skuad Spanyol.

    Selain Yamal, Nico Williams juga dikabarkan siap dimainkan. Kehadiran dua winger cepat tersebut membuat lini serang Spanyol semakin menakutkan.

    Jika keduanya tampil sejak menit pertama, Cape Verde diprediksi akan menghadapi tekanan besar sepanjang pertandingan.

    Cape Verde Datang dengan Mimpi Besar

    Meski berstatus tim debutan, Cape Verde bukan peserta yang bisa dipandang sebelah mata.

    Negara kepulauan kecil di Afrika itu mencetak sejarah setelah berhasil lolos ke putaran final Piala Dunia untuk pertama kalinya. Prestasi tersebut semakin istimewa karena mereka mampu menyingkirkan Kamerun dalam perjalanan menuju Amerika Serikat.

    Pelatih Bubista berhasil membangun tim yang disiplin, solid, dan memiliki semangat juang tinggi. Walau minim pemain bintang, Cape Verde datang dengan motivasi besar untuk menciptakan kejutan.

    Bagi mereka, menghadapi Spanyol merupakan kesempatan membuktikan bahwa tim kecil juga mampu bersaing di panggung terbesar sepak bola dunia.

    Spanyol Lebih Unggul di Semua Lini

    Secara kualitas skuad, pengalaman internasional, hingga kedalaman pemain, Spanyol unggul jauh dibanding Cape Verde.

    La Roja memiliki sederet pemain yang bermain di level tertinggi Eropa. Kombinasi pemain muda berbakat dan pemain senior berpengalaman membuat tim asuhan Luis de la Fuente tampil lebih seimbang dibanding beberapa tahun lalu.

    Sementara Cape Verde kemungkinan akan mengandalkan pertahanan rapat dan serangan balik cepat untuk meredam dominasi penguasaan bola Spanyol.

    Namun jika Yamal, Williams, dan lini tengah Spanyol mampu menemukan ritme permainan sejak awal laga, pertandingan berpotensi berjalan berat bagi wakil Afrika tersebut.

    Prediksi Jalannya Pertandingan

    Spanyol diperkirakan langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal untuk mencari gol cepat. Dominasi penguasaan bola kemungkinan menjadi senjata utama La Roja guna memaksa Cape Verde bertahan lebih dalam.

    Cape Verde diprediksi bermain disiplin dan mengandalkan transisi cepat saat mendapatkan peluang.

    Meski demikian, perbedaan kualitas individu diyakini menjadi faktor penentu hasil akhir pertandingan.

    Kemenangan pada laga pembuka sangat penting bagi Spanyol untuk memperbesar peluang lolos ke babak 16 besar sekaligus membangun kepercayaan diri menghadapi Uruguay dan Arab Saudi di pertandingan berikutnya.

    Prediksi Skor Spanyol vs Cape Verde

    Spanyol 3-0 Cape Verde

    Gol diprediksi dicetak oleh Lamine Yamal, Nico Williams, dan Mikel Oyarzabal.

    Dengan skuad yang lebih matang dan kualitas yang jauh di atas lawan, La Roja berpeluang memulai Piala Dunia 2026 dengan kemenangan meyakinkan sekaligus mempertegas status mereka sebagai salah satu kandidat juara. (*

  • Mendagri Tito Karnavian Instruksikan Pemda Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Dorong Ekonomi Daerah hingga Rp2,34 Triliun

    Berita7 | JAKARTA – Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menginstruksikan seluruh pemerintah daerah di Indonesia untuk memfasilitasi dan menginisiasi kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia FIFA 2026 di berbagai ruang publik. Kebijakan tersebut disampaikan melalui surat edaran yang diterbitkan pada 14 Juni 2026 dan ditujukan kepada gubernur, bupati, serta wali kota di seluruh Indonesia. Langkah ini dinilai penting karena tidak hanya memberikan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga berpotensi menggerakkan perekonomian daerah melalui aktivitas usaha mikro dan sektor pendukung lainnya.

    Instruksi tersebut disampaikan Tito saat memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dirangkaikan dengan pembahasan dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan nonton bareng Piala Dunia FIFA 2026 di Gedung Sasana Bhakti Praja Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin (15/6).

    Dalam surat edaran bernomor 400.2.7/4657/SJ, Mendagri meminta pemerintah daerah menyiapkan lokasi strategis dan ruang publik yang dapat digunakan masyarakat untuk menyaksikan pertandingan Piala Dunia secara bersama-sama.

    Menurut Tito, surat edaran tersebut menjadi dasar hukum bagi kepala daerah untuk menerbitkan kebijakan lanjutan hingga ke tingkat kecamatan dan desa.

    “Saya sudah membuat surat edaran untuk menjadi landasan rekan-rekan kepala daerah untuk membuat kebijakan, membuat turunannya, edaran kepada camat, kepala desa untuk membuat nonton bareng. Ini lumayan dari tanggal 11 Juni sampai 19 Juli,” kata Tito Karnavian.

    Dukungan Pemda Tidak Hanya Soal Lokasi

    Kementerian Dalam Negeri juga meminta pemerintah daerah menggerakkan perangkat daerah untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan nobar Piala Dunia 2026.

    Dukungan tersebut meliputi penyediaan sarana dan prasarana, pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan, pengelolaan kebersihan, hingga dukungan teknis lainnya yang diperlukan selama acara berlangsung.

    Selain itu, kepala daerah diminta berkoordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna memastikan keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat selama mengikuti kegiatan nobar.

    Tito menilai Piala Dunia merupakan momentum yang dapat dimanfaatkan pemerintah pusat dan daerah untuk menghadirkan hiburan sehat sekaligus memperkuat interaksi sosial masyarakat.

    “Piala Dunia ini momentum bagi kita, pemerintah pusat maupun seluruh pemerintah daerah untuk memberikan hiburan sehat bagi masyarakat,” ujarnya.

    Nobar Piala Dunia Berpotensi Gerakkan UMKM

    Selain aspek hiburan, pemerintah juga melihat kegiatan nobar sebagai peluang untuk mendorong aktivitas ekonomi lokal.

    Mendagri berharap pelaksanaan nobar melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), komunitas kepemudaan, hingga dunia usaha sehingga manfaat ekonominya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

    Menurut Tito, kehadiran masyarakat dalam jumlah besar di lokasi nobar akan menciptakan peluang transaksi yang berdampak langsung pada pelaku usaha kecil di sekitar lokasi kegiatan.

    “Ini momentum juga yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi, membuat sistem ekonomi jadi bergerak. Kalau ada nobar otomatis masyarakat kumpul, di situ ada dorongan untuk UMKM bergerak,” katanya.

    Potensi Ekonomi Capai Rp2,34 Triliun

    Dukungan terhadap kebijakan tersebut juga datang dari Lembaga Penyiaran Publik TVRI. Direktur Utama TVRI, Tubagus Fiki Chikara Satari, mengapresiasi langkah Kemendagri yang dinilai mampu memberikan dampak ekonomi signifikan bagi daerah.

     

    Berdasarkan simulasi yang dilakukan TVRI, kegiatan nobar Piala Dunia 2026 berpotensi menghasilkan nilai ekonomi hingga Rp2,34 triliun selama penyelenggaraan turnamen.

    Perhitungan tersebut didasarkan pada asumsi adanya 5.864 lokasi nobar aktif di seluruh Indonesia, berlangsung selama 50 malam efektif, dengan keterlibatan rata-rata empat pelaku UMKM di setiap lokasi.

    Jika dibagi per malam, nilai ekonomi yang dihasilkan diperkirakan mencapai sekitar Rp46,91 miliar.

    “Kalau semuanya aktif ini semuanya akan luar biasa,” ujar Fiki.

    Dengan dukungan pemerintah daerah, pelaku usaha, serta partisipasi masyarakat, kegiatan nonton bareng Piala Dunia 2026 diproyeksikan tidak hanya menjadi sarana hiburan nasional, tetapi juga motor penggerak ekonomi lokal yang mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di berbagai daerah.*

  • Swedia Menggila di Piala Dunia 2026! Hancurkan Tunisia 5-1, Gyokeres dan Isak Bawa Tim Puncaki Grup F

    Berita7 | MONTERREY – Timnas Swedia tampil luar biasa pada laga pembuka Grup F Piala Dunia FIFA 2026. Menghadapi Tunisia di Monterrey Stadium, Meksiko, skuad besutan Graham Potter sukses meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 5-1 sekaligus menguasai puncak klasemen sementara grup.

    Kemenangan besar tersebut tidak lepas dari penampilan gemilang duet penyerang Viktor Gyokeres dan Alexander Isak yang menjadi motor serangan Swedia sepanjang pertandingan. Hasil ini membuat Swedia unggul dua poin atas Jepang dan Belanda yang sebelumnya bermain imbang pada pertandingan lain di Grup F.

    Sejak menit awal, Swedia langsung mengambil inisiatif menyerang. Dominasi penguasaan bola membuat Tunisia kesulitan mengembangkan permainan. Namun rapatnya pertahanan lawan membuat Swedia harus bekerja keras untuk menciptakan peluang bersih.

    [baca_juga]

    Kebuntuan akhirnya pecah lewat aksi spektakuler Yasin Ayari. Gelandang muda yang memiliki darah keturunan Tunisia dari sang ayah itu melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang gagal dihentikan penjaga gawang lawan.

    Gol tersebut membakar semangat para pemain Swedia untuk terus menekan. Beberapa menit kemudian, Alexander Isak berhasil menggandakan keunggulan setelah menerima umpan matang dari Viktor Gyokeres. Kombinasi keduanya kembali menunjukkan kualitas yang membuat lini belakang Tunisia kewalahan.

    Meski tertinggal dua gol, Tunisia tidak menyerah begitu saja. Tim asuhan Sabri Lamouchi mencoba bangkit dan memperkecil ketertinggalan melalui Omar Rekik. Bek muda tersebut sukses mencetak gol internasional pertamanya setelah menyambut umpan silang akurat dari Hannibal Mejbri.

    Gol itu sempat membuka harapan Tunisia untuk bangkit. Namun memasuki babak kedua, Swedia tampil semakin dominan dan tidak memberikan ruang bagi lawannya.

    Alexander Isak kembali menjadi pembeda ketika berhasil merebut bola dari penguasaan Ellyes Skhiri. Bola liar yang tercipta langsung dimanfaatkan Viktor Gyokeres menjadi gol ketiga Swedia.

    Keunggulan tersebut membuat permainan Swedia semakin nyaman. Graham Potter kemudian melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menjaga intensitas permainan timnya.

    Salah satu pemain pengganti, Mattias Svanberg, langsung memberikan dampak instan. Tak lama setelah masuk lapangan, ia berhasil mencatatkan namanya di papan skor dan memperlebar keunggulan menjadi 4-1.

    Pesta gol Swedia akhirnya ditutup kembali oleh Yasin Ayari yang mencetak gol keduanya dalam pertandingan tersebut. Gol itu memastikan kemenangan telak 5-1 sekaligus menjadi salah satu hasil terbesar yang tercipta sejauh ini di turnamen.

    Kemenangan besar ini memberikan modal berharga bagi Swedia untuk menghadapi laga berikutnya. Selain mengamankan tiga poin, performa impresif yang ditunjukkan para pemain juga meningkatkan kepercayaan diri tim dalam persaingan menuju babak gugur.

    Pelatih Graham Potter mengaku puas dengan penampilan anak asuhnya. Menurutnya, para pemain berhasil menjalankan strategi dengan disiplin serta menunjukkan kualitas yang dibutuhkan untuk bersaing di level tertinggi.

    Dengan hasil tersebut, Swedia kini memimpin klasemen Grup F dengan tiga poin dan selisih gol plus empat. Sementara Jepang dan Belanda berada di bawahnya dengan satu poin setelah bermain imbang. Tunisia harus puas menghuni dasar klasemen tanpa poin.

    Jika mampu mempertahankan performa seperti ini, Swedia berpeluang besar melangkah jauh dan menjadi salah satu kuda hitam yang patut diperhitungkan dalam perebutan gelar juara Piala Dunia FIFA 2026.*

  • Jepang Bangkit Dramatis Tahan Belanda 2-2 di Piala Dunia 2026, Gol Menit Akhir Bikin Grup F Memanas

    Berita7 | Jepang mencuri perhatian publik sepak bola dunia setelah berhasil menahan Belanda dengan skor 2-2 pada laga perdana Grup F Piala Dunia 2026 di Dallas Stadium, Amerika Serikat, Senin (15/6) WIB. Hasil dramatis tersebut membuat persaingan Grup F semakin terbuka dan menjadi sorotan karena Jepang mampu bangkit dua kali dari ketertinggalan.

    Sejak awal pertandingan, Belanda tampil lebih dominan dalam penguasaan bola. Namun pertahanan disiplin yang diperagakan Samurai Biru membuat tim asuhan Ronald Koeman kesulitan menciptakan peluang bersih sepanjang babak pertama.

    [baca_juga]

    Kebuntuan akhirnya pecah pada awal babak kedua. Kapten Belanda Virgil van Dijk sukses membawa timnya unggul 1-0 melalui sundulan keras setelah memanfaatkan umpan silang Ryan Gravenberch. Gol tersebut membuat Belanda berada di atas angin.

    Namun keunggulan itu tidak bertahan lama. Jepang menunjukkan mental kuat yang selama ini menjadi ciri khas mereka di turnamen besar. Keito Nakamura berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui tendangan rendah yang gagal dijangkau kiper Belanda.

    Belanda kembali memimpin pada menit ke-64 lewat aksi Crysencio Summerville. Winger muda tersebut melepaskan tembakan melengkung yang membentur tiang sebelum masuk ke gawang dan mengubah skor menjadi 2-1.

    Saat banyak pihak memperkirakan Belanda akan mengamankan tiga poin, Jepang justru memberikan kejutan di penghujung laga. Pada menit ke-89, Koki Ogawa memenangkan duel udara saat situasi sepak pojok sebelum bola mengenai Daichi Kamada dan berubah arah masuk ke gawang Belanda. Gol tersebut memastikan skor imbang 2-2 hingga pertandingan berakhir.

    Pelatih Jepang Hajime Moriyasu mengaku bangga terhadap semangat juang anak asuhnya yang tidak pernah menyerah meski dua kali tertinggal.

    “Kami memang kecewa tidak meraih kemenangan, tetapi para pemain tidak pernah menyerah dan terus berjuang sebagai satu tim. Mereka menjalankan strategi yang sudah dipersiapkan dengan baik,” ujar Moriyasu.

    Sementara itu, pencetak gol penyeimbang Daichi Kamada menilai hasil tersebut menjadi modal penting menghadapi pertandingan berikutnya.

    “Kami sudah menargetkan minimal satu poin. Melawan tim sekuat Belanda, ketika tertinggal satu gol situasi bisa menjadi jauh lebih sulit. Fakta bahwa kami mampu bangkit menunjukkan karakter tim ini,” kata Kamada.

    Di sisi lain, kapten Belanda Virgil van Dijk mengaku kecewa karena timnya gagal mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.

    “Kami sebenarnya bertahan cukup baik, tetapi sangat disayangkan kebobolan dari situasi bola mati di akhir pertandingan. Sekarang kami harus segera fokus menghadapi laga berikutnya melawan Swedia,” ujarnya.

    Hasil imbang ini membuat persaingan Grup F semakin menarik. Swedia untuk sementara memimpin klasemen setelah meraih kemenangan besar atas Tunisia, sedangkan Jepang dan Belanda sama-sama mengoleksi satu poin dan masih memiliki peluang besar lolos ke babak berikutnya.

    Mental pantang menyerah Jepang kembali menjadi bukti bahwa mereka layak diperhitungkan sebagai salah satu tim yang mampu menghadirkan kejutan di Piala Dunia 2026. Bagi Belanda, kehilangan kemenangan di menit-menit akhir menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi sebelum menghadapi pertandingan selanjutnya.*

  • Swedia Bantai Tunisia 5-1 di Piala Dunia 2026, Ayari dan Isak Antar Tim Tampil Perkasa

    Berita7 | Tim nasional Swedia meraih kemenangan meyakinkan setelah menghancurkan Tunisia dengan skor 5-1 pada pertandingan Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Monterrey, Senin (15/6) WIB. Hasil ini menjadi modal penting bagi Swedia dalam persaingan di fase grup sekaligus memperbesar peluang mereka melangkah ke babak berikutnya.

    Sejak menit awal pertandingan, Swedia tampil agresif dan langsung memberikan tekanan kepada lini pertahanan Tunisia. Dominasi permainan yang diperlihatkan membuat lawan kesulitan mengembangkan strategi dan lebih banyak bertahan di wilayah sendiri.

    [baca_juga]

    Gol pembuka Swedia lahir melalui Yasin Ayari setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang Tunisia. Bola liar yang keluar dari kotak penalti langsung disambar Ayari dengan tendangan keras yang sempat menyentuh kiper Abdelmouhib Chamakh sebelum akhirnya bersarang di dalam gawang.

    Keunggulan tersebut meningkatkan kepercayaan diri Swedia. Mereka terus menyerang hingga akhirnya Alexander Isak menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Menerima umpan dari Viktor Gyokeres, Isak bergerak dari sisi kiri sebelum melepaskan tembakan mendatar yang gagal dihentikan penjaga gawang Tunisia.

    Meski tertinggal dua gol, Tunisia tidak menyerah. Menjelang akhir babak pertama, Omar Rekik berhasil memperkecil kedudukan melalui sundulan memanfaatkan umpan matang Hannibal Mejbri. Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 2-1 hingga turun minum.

    Memasuki babak kedua, Swedia kembali menunjukkan kualitas permainan yang lebih efektif. Mereka menguasai jalannya pertandingan dan terus menekan pertahanan Tunisia agar tidak memiliki kesempatan membangun serangan balik.

    Gol ketiga Swedia tercipta pada menit ke-59 melalui Viktor Gyokeres. Gol itu berawal dari kesalahan Ellyes Skhiri yang gagal menguasai bola setelah menerima lemparan dari kiper. Alexander Isak berhasil merebut penguasaan bola sebelum mengarahkannya kepada Gyokeres yang tanpa kesulitan menaklukkan Chamakh.

    Keunggulan dua gol membuat Swedia semakin nyaman mengendalikan pertandingan. Mereka terus memanfaatkan ruang kosong di lini belakang Tunisia yang mulai kehilangan konsentrasi.

    Pada menit ke-86, Mattias Svanberg mencetak gol keempat melalui tendangan keras dari dalam kotak penalti. Awalnya hakim garis mengangkat bendera tanda offside, namun setelah dilakukan pemeriksaan melalui VAR, wasit mengesahkan gol tersebut sehingga skor berubah menjadi 4-1.

    Di masa tambahan waktu, Yasin Ayari kembali mencatatkan namanya di papan skor sekaligus mencetak gol keduanya pada pertandingan ini. Gol tersebut memastikan kemenangan telak Swedia dengan skor akhir 5-1.

    “Kami tampil efektif dan mampu memanfaatkan peluang yang ada. Kemenangan ini menjadi modal penting untuk pertandingan berikutnya,” menjadi gambaran performa Swedia yang berhasil menunjukkan dominasi sepanjang laga.

    Kemenangan besar ini memberikan dampak positif bagi posisi Swedia di klasemen sementara sekaligus meningkatkan kepercayaan diri skuad menghadapi pertandingan selanjutnya. Sebaliknya, Tunisia harus segera melakukan evaluasi terutama di lini pertahanan setelah beberapa kali melakukan kesalahan yang berujung gol bagi lawan.

    Selain produktivitas lini depan, keberhasilan Swedia juga ditopang oleh organisasi permainan yang rapi serta efektivitas dalam memanfaatkan kesalahan lawan. Sementara Tunisia perlu memperbaiki koordinasi antarlini agar mampu bersaing di laga berikutnya.

    Susunan Pemain

    Swedia: Kristoffer Nordfeldt, Gustaf Lagerbielke, Isak Hien, Victor Lindelof, Alexander Bernhardsson, Jesper Karlstrom, Yasin Ayari, Gabriel Gudmundsson, Benjamin Nygren, Alexander Isak, Viktor Gyokeres.

    Tunisia: Abdelmouhib Chamakh, Yan Valery, Omar Rekik, Montassar Talbi, Ben Hamida, Ellyes Skhiri, Rani Khedira, Anis Ben Slimane, Hannibal Mejbri, Ali Abdi, Elias Saad. (*

  • Jerman membantai Curacao 7-1 di Piala Dunia 2026 Grup E Havertz brace Musiala bersinar Die Mannschaft dominan

    Berita7 |Timnas Jerman membuka langkah di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan telak 7-1 atas Curacao pada laga Grup E di Houston Stadium Dalam laga Piala Dunia 2026 ini Die Mannschaft tampil dominan sejak awal hingga akhir pertandingan dan menunjukkan perbedaan kualitas yang signifikan

    Hasil ini membuat Jerman langsung mengamankan posisi kuat di klasemen awal grup sekaligus menegaskan status mereka sebagai kandidat juara Piala Dunia 2026

    Babak Pertama

    Germany national football team langsung menekan sejak menit awal dan membuka keunggulan pada menit ke 6 lewat sepakan jarak jauh Felix Nmecha

    Curacao sempat memberikan kejutan di menit ke 21 melalui Livano Comenencia setelah memanfaatkan kelengahan lini belakang Jerman Skor sempat imbang 1-1

    Namun Jerman kembali mengambil alih permainan Nico Schlotterbeck membawa Jerman unggul 2-1 lewat sundulan hasil sepak pojok pada menit ke 38 Di masa injury time Kai Havertz menambah gol lewat titik penalti untuk menutup babak pertama 3-1

    Babak Kedua

    Baru satu menit babak kedua berjalan Jamal Musiala langsung mencetak gol cepat untuk memperlebar jarak menjadi 4-1

    Tekanan Jerman di laga Piala Dunia 2026 ini terus berlanjut tanpa henti Nathaniel Brown mencetak gol kelima pada menit ke 68 setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang

    Deniz Undav kemudian memperbesar skor menjadi 6-1 pada menit ke 78 lewat penyelesaian jarak dekat

    Kai Havertz menutup pesta gol Jerman dengan gol keduanya di menit akhir memastikan skor akhir 7-1

    Kai Havertz menjadi salah satu pemain paling berpengaruh dengan dua gol Jamal Musiala juga tampil eksplosif dengan pergerakan cepat yang terus merusak lini pertahanan lawan

    Curacao national football team sebenarnya sempat memberi perlawanan lewat serangan balik namun tidak mampu menjaga konsistensi menghadapi tekanan intens Jerman

    Statistik Pertandingan Skor akhir Jerman 7-1 Curacao, Penguasaan bola Jerman dominan Total gol Jerman 7 pencetak berbeda dan brace Havertz Gol Curacao Livano Comenencia

    Klasemen Sementara Grup E

    Jerman langsung memimpin klasemen Grup E Piala Dunia 2026 berkat selisih gol besar Curacao berada di posisi bawah setelah kekalahan telak ini

    Kemenangan 7-1 ini menegaskan dominasi Jerman di laga pembuka Piala Dunia 2026 Dengan performa agresif efisien dan disiplin Die Mannschaft langsung mengirim pesan kuat kepada rival rival grup bahwa mereka siap berburu gelar

    [baca_juga]

  • Belanda vs Jepang di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Juara Grup F, Samurai Blue Siap Kejutkan Oranje

    Berita7 | Belanda dan Jepang akan mengawali perjuangan mereka di Grup F Piala Dunia 2026 dengan laga krusial di Dallas Stadium, Texas, Senin (15/6/2026) pukul 03.00 WIB. Pertandingan ini diprediksi menjadi penentu awal perebutan posisi puncak klasemen grup yang juga dihuni Swedia dan Tunisia.

    Kedua tim datang dengan status unggulan untuk lolos ke babak 32 besar. Karena itu, kemenangan pada laga pembuka bisa menjadi modal penting dalam persaingan menuju fase gugur FIFA World Cup 2026.

    [baca_juga]

    Belanda Ingin Akhiri Kutukan Tanpa Gelar

    Belanda kembali hadir sebagai salah satu kekuatan utama Eropa yang masih memburu gelar Piala Dunia pertama dalam sejarah mereka.

    Tim asuhan Ronald Koeman memiliki pengalaman dan kualitas pemain yang merata di semua lini. Nama-nama seperti Virgil van Dijk, Frenkie de Jong, Cody Gakpo, hingga Memphis Depay menjadi tulang punggung Die Oranje.

    Meski demikian, performa Belanda menjelang turnamen belum sepenuhnya meyakinkan. Mereka sempat kalah 0-1 dari Aljazair sebelum menang tipis 2-1 atas Uzbekistan dalam laga uji coba.

    Namun, catatan tak terkalahkan dalam fase grup Piala Dunia sejak 1994 menjadi modal besar yang bisa meningkatkan kepercayaan diri skuad Oranje.

    Jepang Datang dengan Modal Mentereng

    Jepang memasuki Piala Dunia 2026 dengan kepercayaan diri tinggi. Samurai Blue tampil impresif dalam beberapa tahun terakhir dan berhasil mencatat sejumlah kemenangan bergengsi atas tim-tim elite dunia.

    Tim asuhan Hajime Moriyasu bahkan mampu mengalahkan Inggris dan Brasil dalam laga uji coba internasional sebelum turnamen.

    Selain itu, Jepang tampil dominan sepanjang kualifikasi dengan mencetak 54 gol dan hanya kebobolan tiga kali.

    Kecepatan serangan serta disiplin organisasi permainan menjadi senjata utama yang bisa merepotkan Belanda.

    Head to Head Belanda vs Jepang

    Rekor Pertemuan:

    16/11/2013: Belanda 2-2 Jepang

    19/06/2010: Belanda 1-0 Jepang

    05/09/2009: Belanda 3-0 Jepang

    Jepang belum pernah mengalahkan Belanda dalam tiga pertemuan sebelumnya.

    Prediksi Susunan Pemain

    Belanda (4-2-3-1)

    Verbruggen; Dumfries, Van Dijk, Van Hecke, Van de Ven; De Jong, Gravenberch; Malen, Reijnders, Gakpo; Depay.

    Pelatih: Ronald Koeman

    Jepang (3-4-3)

    Suzuki; Taniguchi, Watanabe, Ito; Doan, Sano, Tanaka, Nakamura; Kamada, Ueda, Kubo.

    Pelatih: Hajime Moriyasu

    Pemain Kunci

    Virgil van Dijk (Belanda)

    Kapten Belanda akan menjadi pemimpin lini belakang sekaligus ancaman dalam situasi bola mati.

    Takefusa Kubo (Jepang)

    Winger kreatif Jepang ini diprediksi menjadi motor serangan Samurai Blue dengan kecepatan dan kemampuan menciptakan peluang.

    Prediksi Pertandingan

    Belanda masih unggul dari segi pengalaman bermain di turnamen besar. Namun Jepang saat ini bukan lagi tim yang bisa dipandang sebelah mata.

    Samurai Blue memiliki kolektivitas permainan yang sangat baik dan terbukti mampu mengalahkan tim-tim besar dalam beberapa tahun terakhir.

    Pertandingan diperkirakan berlangsung ketat dengan intensitas tinggi sejak menit awal karena kedua tim sama-sama memburu posisi teratas Grup F Piala Dunia 2026.

    Prediksi Skor

    Belanda 1-1 Jepang

    Hasil imbang dinilai menjadi skenario paling realistis mengingat kualitas kedua tim yang relatif berimbang serta pentingnya menghindari kekalahan pada laga perdana.

    Klasemen Sementara Grup F

    πŸ† Grup F Piala Dunia 2026

    1. πŸ‡³πŸ‡± Belanda β€” 0 Poin

    2. πŸ‡―πŸ‡΅ Jepang β€” 0 Poin

    3. πŸ‡ΈπŸ‡ͺ Swedia β€” 0 Poin

    4. πŸ‡ΉπŸ‡³ Tunisia β€” 0 Poin

    Seluruh tim belum memainkan pertandingan pertama. (*

  • Piala Dunia 2026: Skotlandia Pimpin Grup C Usai Tumbangkan Haiti 1-0, Brasil dan Maroko Tertahan Imbang

    Berita7 | Skotlandia memimpin klasemen sementara Grup C Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Haiti dengan skor tipis 1-0 di Gillette Stadium, Foxborough, Rabu (18/6/2026) waktu setempat. Hasil tersebut membuat Andrew Robertson dan kolega mengoleksi tiga poin, unggul atas Maroko dan Brasil yang sebelumnya bermain imbang 1-1.

    [baca_juga]

    Kemenangan Skotlandia ditentukan oleh gol tunggal John McGinn yang menjadi pembeda dalam laga ketat melawan Haiti. Tambahan tiga poin menempatkan The Tartan Army di posisi teratas klasemen Grup C World Cup 2026 setelah rangkaian pertandingan pertama selesai dimainkan.

    Babak Pertama

    Skotlandia tampil agresif sejak peluit awal dibunyikan. Tim asuhan Steve Clarke mendominasi penguasaan bola dan berupaya menekan lini pertahanan Haiti melalui kombinasi serangan dari sisi sayap.

    Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil ketika John McGinn berhasil memanfaatkan peluang dan mencetak gol yang membawa Skotlandia unggul 1-0. Haiti berusaha memberikan respons, namun solidnya pertahanan Skotlandia membuat skor tetap bertahan hingga jeda.

    Babak Kedua

    Memasuki babak kedua, Haiti meningkatkan intensitas serangan demi mencari gol penyama kedudukan. Sejumlah peluang berhasil diciptakan, tetapi penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat mereka gagal mencetak gol.

    Di sisi lain, Skotlandia bermain lebih disiplin dan fokus menjaga keunggulan. Pertahanan yang dipimpin Andrew Robertson mampu meredam tekanan Haiti hingga peluit panjang dibunyikan.

    Skor 1-0 untuk kemenangan Skotlandia bertahan hingga akhir pertandingan.

    John McGinn Jadi Penentu

    Gelandang Skotlandia John McGinn tampil sebagai pemain kunci setelah mencetak satu-satunya gol dalam pertandingan. Kontribusinya memastikan Skotlandia meraih kemenangan penting pada laga perdana Piala Dunia 2026.

    Pertahanan Skotlandia Solid

    Selain ketajaman McGinn, lini belakang Skotlandia juga menjadi sorotan. Mereka berhasil menjaga clean sheet dan menggagalkan berbagai upaya serangan Haiti sepanjang pertandingan.

    Brasil dan Maroko Berbagi Poin

    Sebelumnya, laga Grup C lainnya mempertemukan Brasil dan Maroko di MetLife Stadium, East Rutherford. Pertandingan berakhir imbang 1-1.

    Maroko sempat unggul melalui Ismael Saibari sebelum Vinicius Junior menyamakan kedudukan untuk Brasil. Hasil tersebut membuat kedua tim sama-sama mengoleksi satu poin.

    ━━━━━━━━━━━━━━
    KLASEMEN GRUP C
    PIALA DUNIA 2026
    ━━━━━━━━━━━━━━

    1️⃣ Skotlandia β€’ 3 Poin
    ⬆️ Pemuncak Grup

    2️⃣ Maroko β€’ 1 Poin

    3️⃣ Brasil β€’ 1 Poin

    4️⃣ Haiti β€’ 0 Poin

    ━━━━━━━━━━━━━━

    Hasil Pertandingan

    πŸ‡§πŸ‡· Brasil 1-1 Maroko πŸ‡²πŸ‡¦

    πŸ‡­πŸ‡Ή Haiti 0-1 Skotlandia 🏴󠁧󠁒󠁳󠁣󠁴󠁿

    ━━━━━━━━━━━━━━

    Hasil pertandingan tersebut berpotensi menentukan persaingan menuju babak gugur World Cup 2026.

    Skotlandia mengawali perjalanan di Piala Dunia 2026 dengan hasil sempurna setelah mengalahkan Haiti 1-0 dan memuncaki Grup C. Sementara itu, Brasil dan Maroko harus puas berbagi poin usai bermain imbang 1-1, membuat persaingan grup masih terbuka lebar menjelang laga kedua.

  • Brasil Kehilangan Poin Perdana! Maroko Tampil Garang dan Paksa Favorit Juara Berbagi Angka

    Berita7 | Piala Dunia 2026 langsung menghadirkan kejutan pada laga Grup C. Timnas Brasil yang datang sebagai salah satu favorit juara gagal mengamankan kemenangan setelah ditahan Maroko dengan skor 1-1 di MetLife Stadium, New Jersey, Minggu (14/6/2026) WIB.

    Hasil tersebut menjadi sorotan karena Brasil diprediksi mampu mengawali turnamen dengan tiga poin penuh. Namun, justru Maroko tampil percaya diri dan mampu memberikan tekanan sejak awal pertandingan.

    [baca_juga]

    Brasil yang ditangani Carlo Ancelotti harus bermain tanpa Neymar yang masih menjalani pemulihan cedera. Meski tidak tampil di lapangan, sang bintang tetap hadir memberikan dukungan dari bangku cadangan.

    Maroko membuka keunggulan lebih dahulu pada menit ke-21 melalui Ismael Saibari. Memanfaatkan celah di lini pertahanan Brasil, ia sukses melepaskan penyelesaian akhir yang membuat pendukung Maroko bersorak dan mengubah skor menjadi 1-0.

    Tertinggal satu gol membuat Brasil meningkatkan intensitas serangan. Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-32 ketika Vinicius Junior menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu pemain terbaik dunia. Tendangan kerasnya gagal diantisipasi kiper Yassine Bounou dan membawa Brasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

    Memasuki babak kedua, Selecao tampil lebih dominan dan terus menekan pertahanan Maroko. Sejumlah peluang emas berhasil diciptakan, termasuk melalui Igor Thiago dan Raphinha. Namun penyelesaian akhir yang kurang maksimal serta penampilan gemilang Bounou membuat Brasil gagal menambah gol.

    Di sisi lain, Maroko tetap berbahaya lewat serangan balik cepat yang beberapa kali merepotkan lini belakang Brasil. Kiper Alisson Becker juga tampil penting dengan menggagalkan sejumlah peluang yang berpotensi menjadi gol.

    Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada tambahan gol dari kedua tim. Skor 1-1 bertahan dan membuat Brasil serta Maroko harus puas berbagi satu poin pada pertandingan perdana mereka di Piala Dunia 2026.

    Hasil ini sekaligus menambah catatan menarik dalam sejarah pertemuan kedua negara. Setelah Maroko pernah menang 2-1 pada laga uji coba tahun 2023 dan Brasil menang 3-0 di Piala Dunia 1998, kini kedua tim harus puas berbagi angka dalam duel resmi yang berlangsung sengit.

    Selanjutnya, Brasil akan menghadapi Haiti dalam laga yang sangat penting untuk menjaga peluang lolos ke babak berikutnya. Sementara Maroko akan berusaha melanjutkan tren positif saat bertemu Skotlandia. (*