Tag: Jadwal Piala Dunia 2026

  • Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini: Spanyol dan Belgia Tampil, Duel Panas Grup G-H Dimulai

    Berita7 | ATLANTA – Piala Dunia 2026 kembali menyajikan pertandingan menarik pada Senin (15/6/2026) malam hingga Selasa (16/6/2026) pagi WIB. Delapan negara dari Grup G dan Grup H akan memulai perjuangan mereka menuju babak 16 besar dengan target meraih kemenangan perdana.

    Sorotan utama tertuju pada Timnas Spanyol yang akan menghadapi debutan Cape Verde dalam laga pembuka Grup H. Di saat yang sama, Belgia juga memulai era baru mereka saat menghadapi Mesir pada pertandingan Grup G.

    Empat pertandingan yang digelar dalam rentang sembilan jam diprediksi menghadirkan persaingan sengit sekaligus menjadi penentu awal peta kekuatan di masing-masing grup.

    Spanyol Bidik Awal Sempurna

    Timnas Spanyol datang ke Piala Dunia 2026 dengan status sebagai salah satu kandidat juara. Sukses menjuarai Euro 2024 membuat skuad asuhan Luis de la Fuente menjadi tim yang paling diperhitungkan di Grup H.

    Pertandingan melawan Cape Verde menjadi ujian pertama bagi La Roja dalam misi merebut gelar dunia kedua sepanjang sejarah mereka.

    Publik juga menantikan aksi bintang muda Lamine Yamal yang disebut-sebut sebagai wajah baru sepak bola dunia. Jika dimainkan sejak menit awal, pemain Barcelona tersebut diprediksi menjadi ancaman serius bagi pertahanan Cape Verde.

    Meski berstatus debutan, Cape Verde tidak datang sebagai pelengkap. Wakil Afrika itu mencetak sejarah dengan lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya dan bertekad menciptakan kejutan besar.

    Uruguay dan Arab Saudi Siap Berebut Tiga Poin

    Pertandingan kedua Grup H mempertemukan Arab Saudi melawan Uruguay.

    Uruguay datang dengan wajah berbeda setelah era Luis Suarez berakhir. Generasi baru yang dipimpin Federico Valverde dan Darwin Nunez diharapkan mampu menjaga tradisi kuat Uruguay di panggung dunia.

    Di sisi lain, Arab Saudi berambisi mengulang kejutan seperti saat mengalahkan Argentina pada Piala Dunia 2022. Pertandingan ini diprediksi berlangsung ketat karena kedua tim sama-sama membutuhkan poin awal.

    Belgia Memulai Era Baru

    Dari Grup G, perhatian tertuju pada Belgia yang kini memasuki masa transisi setelah era generasi emas mulai berakhir.

    Nama-nama besar seperti Eden Hazard sudah pensiun, sementara Kevin De Bruyne, Romelu Lukaku, dan Thibaut Courtois memasuki fase akhir karier internasional mereka.

    Laga melawan Mesir menjadi kesempatan bagi Belgia untuk menunjukkan bahwa mereka masih layak diperhitungkan sebagai kekuatan besar Eropa.

    Mesir sendiri mengandalkan pengalaman dan organisasi permainan yang solid untuk mengimbangi kualitas skuad Belgia.

    Iran dan Selandia Baru Berebut Peluang

    Pertandingan terakhir mempertemukan Iran melawan Selandia Baru.

    Iran datang dengan pengalaman lebih banyak di level internasional dan berstatus unggulan tipis dalam laga ini.

    Namun Selandia Baru dikenal memiliki disiplin tinggi dan kemampuan bertahan yang kerap menyulitkan lawan-lawan yang lebih diunggulkan.

    Hasil pertandingan ini bisa menjadi penentu penting dalam persaingan Grup G yang diprediksi berlangsung ketat hingga laga terakhir.

    Jadwal Piala Dunia 2026

    Senin, 15 Juni 2026

    23.00 WIB

    Spanyol vs Cape Verde

    Selasa, 16 Juni 2026

    02.00 WIB

    Belgia vs Mesir

    05.00 WIB

    Arab Saudi vs Uruguay

    08.00 WIB

    Iran vs Selandia Baru

    Empat pertandingan tersebut diperkirakan menjadi tontonan menarik bagi pecinta sepak bola dunia. Selain menjadi langkah awal menuju fase gugur, hasil laga perdana sering kali menentukan nasib sebuah tim dalam perjalanan mereka di Piala Dunia 2026. *

  • Prediksi Spanyol vs Cape Verde: Lamine Yamal Siap Menggila, La Roja Bidik Kemenangan Besar di Piala Dunia 2026

    Berita7 | ATLANTA – Timnas Spanyol memulai langkah mereka di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi debutan Cape Verde pada laga perdana Grup H yang berlangsung di Atlanta, Amerika Serikat, Senin (15/6/2026) pukul 23.00 WIB. Pertandingan ini menjadi sorotan karena menandai dimulainya misi La Roja untuk kembali merebut gelar juara dunia sekaligus membuka era baru dominasi sepak bola Eropa.

    Spanyol datang ke turnamen sebagai salah satu kandidat kuat juara setelah sukses menjuarai Euro 2024 dan mempertahankan konsistensi permainan dalam dua tahun terakhir. Di bawah kepemimpinan pelatih Luis de la Fuente, La Roja tampil lebih agresif, cepat, dan efektif tanpa kehilangan ciri khas penguasaan bola yang selama ini menjadi identitas mereka.

    [baca_juga]

    Laga melawan Cape Verde menjadi kesempatan emas bagi Spanyol untuk langsung mengirim pesan kepada para rival bahwa mereka siap berburu trofi Piala Dunia untuk kedua kalinya setelah sukses pada 2010 silam.

    Sorotan Tertuju pada Lamine Yamal

    Perhatian publik dunia dipastikan tertuju kepada Lamine Yamal. Bintang muda Barcelona tersebut digadang-gadang menjadi ikon baru sepak bola dunia setelah menunjukkan performa luar biasa dalam beberapa musim terakhir.

    Yamal sebelumnya sempat mengalami masalah hamstring yang membuat kebugarannya diragukan. Namun laporan terbaru menyebut pemain berusia 18 tahun itu telah kembali berlatih penuh bersama skuad Spanyol.

    Selain Yamal, Nico Williams juga dikabarkan siap dimainkan. Kehadiran dua winger cepat tersebut membuat lini serang Spanyol semakin menakutkan.

    Jika keduanya tampil sejak menit pertama, Cape Verde diprediksi akan menghadapi tekanan besar sepanjang pertandingan.

    Cape Verde Datang dengan Mimpi Besar

    Meski berstatus tim debutan, Cape Verde bukan peserta yang bisa dipandang sebelah mata.

    Negara kepulauan kecil di Afrika itu mencetak sejarah setelah berhasil lolos ke putaran final Piala Dunia untuk pertama kalinya. Prestasi tersebut semakin istimewa karena mereka mampu menyingkirkan Kamerun dalam perjalanan menuju Amerika Serikat.

    Pelatih Bubista berhasil membangun tim yang disiplin, solid, dan memiliki semangat juang tinggi. Walau minim pemain bintang, Cape Verde datang dengan motivasi besar untuk menciptakan kejutan.

    Bagi mereka, menghadapi Spanyol merupakan kesempatan membuktikan bahwa tim kecil juga mampu bersaing di panggung terbesar sepak bola dunia.

    Spanyol Lebih Unggul di Semua Lini

    Secara kualitas skuad, pengalaman internasional, hingga kedalaman pemain, Spanyol unggul jauh dibanding Cape Verde.

    La Roja memiliki sederet pemain yang bermain di level tertinggi Eropa. Kombinasi pemain muda berbakat dan pemain senior berpengalaman membuat tim asuhan Luis de la Fuente tampil lebih seimbang dibanding beberapa tahun lalu.

    Sementara Cape Verde kemungkinan akan mengandalkan pertahanan rapat dan serangan balik cepat untuk meredam dominasi penguasaan bola Spanyol.

    Namun jika Yamal, Williams, dan lini tengah Spanyol mampu menemukan ritme permainan sejak awal laga, pertandingan berpotensi berjalan berat bagi wakil Afrika tersebut.

    Prediksi Jalannya Pertandingan

    Spanyol diperkirakan langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal untuk mencari gol cepat. Dominasi penguasaan bola kemungkinan menjadi senjata utama La Roja guna memaksa Cape Verde bertahan lebih dalam.

    Cape Verde diprediksi bermain disiplin dan mengandalkan transisi cepat saat mendapatkan peluang.

    Meski demikian, perbedaan kualitas individu diyakini menjadi faktor penentu hasil akhir pertandingan.

    Kemenangan pada laga pembuka sangat penting bagi Spanyol untuk memperbesar peluang lolos ke babak 16 besar sekaligus membangun kepercayaan diri menghadapi Uruguay dan Arab Saudi di pertandingan berikutnya.

    Prediksi Skor Spanyol vs Cape Verde

    Spanyol 3-0 Cape Verde

    Gol diprediksi dicetak oleh Lamine Yamal, Nico Williams, dan Mikel Oyarzabal.

    Dengan skuad yang lebih matang dan kualitas yang jauh di atas lawan, La Roja berpeluang memulai Piala Dunia 2026 dengan kemenangan meyakinkan sekaligus mempertegas status mereka sebagai salah satu kandidat juara. (*

  • Belanda vs Jepang di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Juara Grup F, Samurai Blue Siap Kejutkan Oranje

    Berita7 | Belanda dan Jepang akan mengawali perjuangan mereka di Grup F Piala Dunia 2026 dengan laga krusial di Dallas Stadium, Texas, Senin (15/6/2026) pukul 03.00 WIB. Pertandingan ini diprediksi menjadi penentu awal perebutan posisi puncak klasemen grup yang juga dihuni Swedia dan Tunisia.

    Kedua tim datang dengan status unggulan untuk lolos ke babak 32 besar. Karena itu, kemenangan pada laga pembuka bisa menjadi modal penting dalam persaingan menuju fase gugur FIFA World Cup 2026.

    [baca_juga]

    Belanda Ingin Akhiri Kutukan Tanpa Gelar

    Belanda kembali hadir sebagai salah satu kekuatan utama Eropa yang masih memburu gelar Piala Dunia pertama dalam sejarah mereka.

    Tim asuhan Ronald Koeman memiliki pengalaman dan kualitas pemain yang merata di semua lini. Nama-nama seperti Virgil van Dijk, Frenkie de Jong, Cody Gakpo, hingga Memphis Depay menjadi tulang punggung Die Oranje.

    Meski demikian, performa Belanda menjelang turnamen belum sepenuhnya meyakinkan. Mereka sempat kalah 0-1 dari Aljazair sebelum menang tipis 2-1 atas Uzbekistan dalam laga uji coba.

    Namun, catatan tak terkalahkan dalam fase grup Piala Dunia sejak 1994 menjadi modal besar yang bisa meningkatkan kepercayaan diri skuad Oranje.

    Jepang Datang dengan Modal Mentereng

    Jepang memasuki Piala Dunia 2026 dengan kepercayaan diri tinggi. Samurai Blue tampil impresif dalam beberapa tahun terakhir dan berhasil mencatat sejumlah kemenangan bergengsi atas tim-tim elite dunia.

    Tim asuhan Hajime Moriyasu bahkan mampu mengalahkan Inggris dan Brasil dalam laga uji coba internasional sebelum turnamen.

    Selain itu, Jepang tampil dominan sepanjang kualifikasi dengan mencetak 54 gol dan hanya kebobolan tiga kali.

    Kecepatan serangan serta disiplin organisasi permainan menjadi senjata utama yang bisa merepotkan Belanda.

    Head to Head Belanda vs Jepang

    Rekor Pertemuan:

    16/11/2013: Belanda 2-2 Jepang

    19/06/2010: Belanda 1-0 Jepang

    05/09/2009: Belanda 3-0 Jepang

    Jepang belum pernah mengalahkan Belanda dalam tiga pertemuan sebelumnya.

    Prediksi Susunan Pemain

    Belanda (4-2-3-1)

    Verbruggen; Dumfries, Van Dijk, Van Hecke, Van de Ven; De Jong, Gravenberch; Malen, Reijnders, Gakpo; Depay.

    Pelatih: Ronald Koeman

    Jepang (3-4-3)

    Suzuki; Taniguchi, Watanabe, Ito; Doan, Sano, Tanaka, Nakamura; Kamada, Ueda, Kubo.

    Pelatih: Hajime Moriyasu

    Pemain Kunci

    Virgil van Dijk (Belanda)

    Kapten Belanda akan menjadi pemimpin lini belakang sekaligus ancaman dalam situasi bola mati.

    Takefusa Kubo (Jepang)

    Winger kreatif Jepang ini diprediksi menjadi motor serangan Samurai Blue dengan kecepatan dan kemampuan menciptakan peluang.

    Prediksi Pertandingan

    Belanda masih unggul dari segi pengalaman bermain di turnamen besar. Namun Jepang saat ini bukan lagi tim yang bisa dipandang sebelah mata.

    Samurai Blue memiliki kolektivitas permainan yang sangat baik dan terbukti mampu mengalahkan tim-tim besar dalam beberapa tahun terakhir.

    Pertandingan diperkirakan berlangsung ketat dengan intensitas tinggi sejak menit awal karena kedua tim sama-sama memburu posisi teratas Grup F Piala Dunia 2026.

    Prediksi Skor

    Belanda 1-1 Jepang

    Hasil imbang dinilai menjadi skenario paling realistis mengingat kualitas kedua tim yang relatif berimbang serta pentingnya menghindari kekalahan pada laga perdana.

    Klasemen Sementara Grup F

    πŸ† Grup F Piala Dunia 2026

    1. πŸ‡³πŸ‡± Belanda β€” 0 Poin

    2. πŸ‡―πŸ‡΅ Jepang β€” 0 Poin

    3. πŸ‡ΈπŸ‡ͺ Swedia β€” 0 Poin

    4. πŸ‡ΉπŸ‡³ Tunisia β€” 0 Poin

    Seluruh tim belum memainkan pertandingan pertama. (*

  • Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: Jadwal, Prediksi, dan Dampak Laga Pembuka Grup B

    Berita7 | Qatar vs Swiss akan menjadi laga pembuka Grup B Piala Dunia 2026 yang digelar di San Francisco Bay Area Stadium, California, Amerika Serikat pada Minggu 14 Juni 2026 pukul 02.00 WIB. Pertandingan ini menjadi sorotan utama karena bukan hanya menentukan tiga poin awal, tetapi juga memengaruhi arah persaingan Grup B yang juga dihuni Kanada dan Bosnia & Herzegovina. Laga ini penting bagi publik sepak bola karena mempertemukan Qatar yang ingin bangkit dari catatan buruk sebelumnya melawan Swiss yang dikenal konsisten di turnamen besar.

    Qatar datang ke Piala Dunia 2026 dengan misi besar untuk memperbaiki performa setelah gagal total di edisi sebelumnya. Di bawah pelatih Julen Lopetegui, Qatar mencoba membangun identitas permainan yang lebih solid dan kompetitif di level internasional. Qatar mengandalkan pemain kunci seperti Akram Afif dan Boualem Khoukhi yang diharapkan mampu memberikan dampak langsung dalam laga pembuka ini. Pelatih Julen Lopetegui menegaskan kesiapan timnya dengan menyebut bahwa Qatar tidak lagi datang hanya sebagai peserta, tetapi sebagai tim yang siap bersaing. β€œKami datang untuk bersaing di level tertinggi, bukan sekadar tampil,” ujarnya dalam sesi pra-pertandingan.

    [baca_juga]

    Sementara itu, Swiss datang dengan status tim yang jauh lebih stabil di panggung dunia. Tim asuhan Murat Yakin ini selalu berhasil lolos ke enam edisi terakhir Piala Dunia, menjadikan mereka salah satu tim paling konsisten di Eropa. Swiss diperkuat pemain berpengalaman seperti Granit Xhaka, Manuel Akanji, Gregor Kobel, hingga Breel Embolo yang bermain di level tertinggi Eropa. Murat Yakin menekankan pentingnya start positif di laga pertama karena akan menentukan ritme turnamen. β€œLaga pembuka selalu krusial, kami harus tampil fokus sejak awal,” katanya.

    Secara jadwal, Qatar vs Swiss akan berlangsung pada Minggu 14 Juni 2026 pukul 02.00 WIB di San Francisco Bay Area Stadium, California, dengan siaran langsung TVRI Nasional serta live streaming melalui FolaPlay dan MAXStream TV. Laga ini juga menjadi bagian dari Grup B yang berisi Kanada dan Bosnia & Herzegovina sehingga setiap poin sangat berharga sejak awal turnamen.

    Dari sisi rekor pertemuan, kedua tim hanya pernah bertemu sekali pada laga persahabatan tahun 2018 yang dimenangkan Qatar dengan skor 1-0 atas Swiss. Meski demikian, kondisi kedua tim saat ini sudah jauh berbeda sehingga hasil tersebut tidak bisa dijadikan acuan utama.

    Prediksi pertandingan menunjukkan Swiss lebih diunggulkan karena pengalaman dan kualitas pemain yang lebih matang di level internasional. Namun Qatar diprediksi tidak akan mudah dikalahkan karena bermain dengan motivasi tinggi serta dukungan penuh dari proses regenerasi tim. Laga ini diperkirakan akan berlangsung ketat terutama di lini tengah, dengan Swiss sedikit lebih dominan dalam penguasaan bola sementara Qatar mengandalkan transisi cepat.

    Qatar vs Swiss Piala Dunia 2026 bukan hanya laga pembuka grup, tetapi juga menjadi gambaran awal kekuatan dua tim dengan karakter berbeda. Swiss ingin memastikan dominasi sejak awal, sementara Qatar berusaha menciptakan kejutan untuk membuka peluang lolos ke fase berikutnya.*

  • Jadwal Haiti vs Skotlandia: Kesempatan Emas Raih Tiga Poin Pertama

    Berita7 | BOSTON – Timnas Haiti dan Skotlandia akan memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan bentrokan penting pada laga Grup C yang digelar di Gillette Stadium, Boston, Amerika Serikat, Minggu (14/6/2026) pukul 08.00 WIB.

    Pertandingan ini diprediksi berlangsung sengit karena kedua tim menyadari pentingnya mengamankan tiga poin sejak laga pertama. Grup C sendiri dihuni dua kekuatan besar dunia, Brasil dan Maroko, sehingga peluang lolos ke babak berikutnya bisa sangat ditentukan oleh hasil pertandingan Haiti kontra Skotlandia.

    [baca_juga]

    Bagi Haiti, keikutsertaan di Piala Dunia 2026 menjadi momen bersejarah. Tim berjuluk The Grenadiers kembali tampil di panggung sepak bola terbesar dunia setelah penantian lebih dari lima dekade sejak penampilan terakhir pada edisi 1974.

    Meski tidak diunggulkan, Haiti datang dengan kepercayaan diri tinggi. Dalam beberapa tahun terakhir mereka mampu meraih hasil positif atas sejumlah tim yang memiliki reputasi lebih baik, termasuk Kosta Rika, Qatar, dan Azerbaijan.

    Kekuatan utama Haiti berada di lini depan. Wilson Isidor menjadi salah satu pemain yang paling diandalkan setelah tampil impresif bersama Sunderland. Selain itu, ada Duckens Nazon yang berstatus sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah tim nasional Haiti.

    Dukungan juga datang dari Ruben Providence yang dikenal memiliki kecepatan tinggi di sektor sayap serta Jean-Ricner Bellegarde yang berpengalaman bermain di kompetisi elite Eropa bersama Wolverhampton Wanderers.

    Di bawah mistar, Haiti masih mengandalkan kapten tim Johny Placide. Meski telah berusia 38 tahun, pengalamannya diyakini menjadi faktor penting untuk menghadapi tekanan di turnamen sebesar Piala Dunia.

    Pelatih Sebastien Migne membawa skuad terbaiknya ke Boston. Tidak ada laporan cedera serius yang mengganggu persiapan Haiti menjelang laga pembuka Grup C.

    Di sisi lain, Skotlandia kembali merasakan atmosfer Piala Dunia setelah terakhir tampil pada edisi 1998. Penampilan kali ini menjadi kesempatan bagi generasi baru Tartan Army untuk membuktikan kualitas mereka di level tertinggi.

    Skuad asuhan Steve Clarke datang dengan kombinasi pemain berpengalaman dan talenta yang telah teruji di kompetisi Eropa. Nama-nama seperti Scott McTominay, John McGinn, Lewis Ferguson, Che Adams, hingga Lawrence Shankland menjadi tulang punggung tim.

    Skotlandia juga membawa sosok veteran Craig Gordon yang menjadi pemain tertua di Piala Dunia 2026. Meski telah berusia 43 tahun, sang penjaga gawang masih dipercaya karena pengalaman dan kepemimpinannya di lapangan.

    Namun, Skotlandia tidak datang tanpa masalah. Gelandang kreatif Billy Gilmour dipastikan absen akibat cedera lutut. Selain itu, kondisi bek Scott McKenna masih terus dipantau setelah mengalami benturan dalam sesi persiapan terakhir.

    Secara kualitas, Skotlandia memang lebih diunggulkan. Akan tetapi, Haiti berpotensi memberikan kejutan jika mampu bertahan disiplin dan memaksimalkan serangan balik cepat yang menjadi salah satu kekuatan utama mereka.

    Pertandingan ini diperkirakan berlangsung terbuka karena kedua tim sama-sama membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang lolos ke fase gugur. Hasil positif akan menjadi modal penting sebelum menghadapi tantangan berat melawan Brasil dan Maroko pada laga berikutnya.

    Bagi Haiti, kemenangan akan menjadi salah satu hasil terbesar dalam sejarah sepak bola nasional mereka. Sementara bagi Skotlandia, tiga poin menjadi target wajib demi mengakhiri penantian panjang mereka di ajang Piala Dunia dengan langkah yang meyakinkan. “

  • Prediksi Qatar vs Swiss: Tuan Rumah Asia Terancam Jadi Korban Perdana, Swiss Diunggulkan Mengamuk di Piala Dunia 2026

    Berita7 | Piala Dunia 2026 kembali menghadirkan duel menarik saat Timnas Qatar menghadapi Timnas Swiss pada laga pembuka Grup B yang berlangsung di Levi’s Stadium, Santa Clara, Minggu (14/6/2026) dini hari WIB.

    Sorotan tertuju kepada Qatar yang berusaha menghapus kenangan buruk saat tampil di Piala Dunia 2022. Ketika menjadi tuan rumah empat tahun lalu, Qatar gagal meraih satu poin pun setelah menelan tiga kekalahan beruntun di fase grup.

    Kini, harapan baru hadir bersama pelatih berpengalaman Julen Lopetegui. Namun tantangan berat langsung menanti. Swiss datang dengan status salah satu tim paling konsisten dari Eropa dan diprediksi menjadi lawan yang sulit ditaklukkan.

    [baca_juga]

    Performa Qatar menjelang turnamen juga belum meyakinkan. Mereka kalah 0-1 dari Republik Irlandia dan hanya bermain imbang tanpa gol saat menghadapi El Salvador. Minimnya produktivitas gol menjadi alarm serius bagi tim berjuluk The Maroons tersebut.

    Di kubu lawan, Swiss justru tampil lebih stabil. Tim asuhan Murat Yakin membawa modal positif setelah membantai Yordania 4-1 dan menahan Australia 1-1 dalam laga pemanasan terakhir.

    Kekuatan Swiss semakin menakutkan dengan kehadiran sejumlah pemain berpengalaman seperti Granit Xhaka, Manuel Akanji, Ricardo Rodriguez, hingga Breel Embolo. Kombinasi pengalaman dan kualitas individu membuat mereka dijagokan meraih tiga poin pada laga perdana.

    Qatar masih memiliki harapan melalui sosok Akram Afif. Penyerang andalan tersebut menjadi tumpuan utama untuk membongkar pertahanan Swiss lewat kecepatan dan kreativitasnya di lini depan.

    Meski demikian, secara kualitas skuad dan pengalaman menghadapi tim-tim elite dunia, Swiss masih berada satu level di atas Qatar. Jika mampu tampil disiplin sejak menit awal, wakil Eropa itu berpeluang membuka perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan meyakinkan.

    Prediksi Skor

    Qatar 0-2 Swiss

    Swiss diprediksi lebih dominan dalam penguasaan bola dan mampu memanfaatkan kelemahan lini serang Qatar yang masih kesulitan menemukan ketajaman. Akram Afif berpotensi memberi perlawanan, namun kualitas lini tengah Swiss diyakini menjadi pembeda dalam pertandingan ini. *