Pramono dan Andra Soni Sepakat Tangani Banjir hingga Sampah Aglomerasi

Written by

in

Berita7 | Jakarta — Gubernur Pramono Anung dan Gubernur Andra Soni resmi memperkuat kerja sama lintas wilayah dalam menangani banjir, sampah, hingga kemacetan di kawasan aglomerasi Jakarta-Tangerang Raya dalam pertemuan koordinasi di Balai Kota Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Pertemuan tersebut turut dihadiri Wali Kota Benyamin Davnie, Wali Kota Sachrudin, serta Bupati Maesyal Rasyid. Sementara Pramono didampingi Wakil Gubernur Rano Karno.

Kolaborasi tersebut difokuskan pada pengendalian banjir, pengelolaan sampah, serta pengembangan transportasi terintegrasi guna meningkatkan konektivitas masyarakat di kawasan metropolitan Jabodetabek.

“Jakarta membutuhkan Banten, dan Banten juga membutuhkan Jakarta,” ujar Andra Soni.

Ia menambahkan bahwa persoalan kawasan penyangga ibu kota tidak dapat diselesaikan secara parsial sehingga diperlukan sinergi konkret dan berkelanjutan antarwilayah.

Selain itu, pembangunan embung besar hasil kolaborasi Pemprov DKI Jakarta, Pemkab Tangerang, dan Pemkot Tangerang menjadi salah satu agenda strategis yang dibahas. Embung tersebut dirancang untuk mengendalikan debit air sekaligus menjadi sumber air baku masyarakat di Tangerang Raya dan Jakarta.

Di sektor persampahan, Pemerintah Pusat juga menetapkan wilayah Banten sebagai salah satu lokasi strategis proyek nasional Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) atau PLTSa di kawasan aglomerasi Tangerang Raya.

Sementara di bidang transportasi, kedua pemerintah daerah membahas rencana perpanjangan jalur MRT hingga Tangerang dan Balaraja guna memperkuat mobilitas masyarakat antarwilayah.

“Kami sepakat menyelesaikan berbagai persoalan bersama, mulai dari kemacetan, banjir, hingga mendorong perpanjangan MRT sampai Balaraja,” kata Pramono.

Pemprov DKI Jakarta juga berencana membuka lima rute baru JakLingko yang terhubung dengan Tangerang dan Tangerang Selatan sebagai bagian pengembangan Transjabodetabek untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan menekan kemacetan.

Sementara itu, Maesyal Rasyid mengapresiasi penguatan kolaborasi antardaerah, termasuk rencana optimalisasi lahan milik Pemprov DKI Jakarta seluas 95 hektare di Desa Ciangir, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang untuk sektor pertanian, kawasan permukiman, hingga pembangunan tandon air.

Pemerintah daerah berharap sinergi lintas wilayah tersebut mampu mempercepat terwujudnya kawasan metropolitan Jabodetabek yang lebih modern, terintegrasi, dan sejahtera. (B7

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *