Category: Advertorial

  • Camat Kelapa Dua Dadang Sudrajat Hadiri Festival Literasi 2026, Soroti Pentingnya Kepemimpinan Generasi Muda

    Berita7 | KABUPATEN TANGERANG – Camat Kelapa Dua Kabupaten Tangerang, Dadang Sudrajat, S.Sos., MM., M.Si., menghadiri Festival Literasi Tangerang Gemilang 2026 yang digelar Dinas Perpustakaan dan Arsip (Perpusip) Kabupaten Tangerang, Selasa (20/5/2026).

    Kegiatan yang berlangsung dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional 2026 itu menjadi momentum penting dalam mendorong budaya membaca, penguatan pendidikan karakter, serta pengembangan kreativitas generasi muda di Kabupaten Tangerang.

    Festival Literasi Tangerang Gemilang 2026 dihadiri berbagai kalangan mulai dari pelajar, pegiat literasi, komunitas pendidikan, hingga unsur pemerintahan daerah. Antusiasme peserta terlihat sejak pembukaan acara yang dilakukan langsung oleh Bupati Tangerang.

    Dalam kesempatan tersebut, Dadang Sudrajat juga menjadi salah satu narasumber pada agenda bedah buku di hari kedua festival. Buku yang dibedah berjudul Menumbuhkan Tunas Pramuka: Kepemimpinan, Kreativitas dan Pengabdian.

    Buku tersebut membahas pentingnya membangun jiwa kepemimpinan, kreativitas, dan pengabdian sosial di kalangan generasi muda melalui gerakan pendidikan kepramukaan.

    “Kegiatan literasi seperti ini sangat penting untuk membangun pola pikir generasi muda agar lebih kreatif, produktif, dan memiliki karakter kepemimpinan yang kuat,” ujar Dadang Sudrajat saat menghadiri kegiatan festival.

    Ia menilai literasi tidak hanya berkaitan dengan membaca buku, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membentuk kualitas sumber daya manusia yang mampu menghadapi perkembangan zaman dan tantangan digital saat ini.

    Menurutnya, generasi muda membutuhkan ruang edukatif yang mampu mendorong lahirnya ide, inovasi, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.

    Suasana festival berlangsung meriah dengan berbagai kegiatan edukatif seperti diskusi buku, pameran literasi, hingga interaksi langsung antara peserta dan tokoh inspiratif. Kehadiran para pejabat daerah dalam kegiatan tersebut juga dinilai memberikan motivasi tersendiri bagi masyarakat, khususnya kalangan pelajar.

    Warga yang hadir mengaku senang dengan adanya festival literasi yang dinilai mampu meningkatkan minat baca sekaligus membuka wawasan baru bagi generasi muda.

    “Acara seperti ini bagus untuk anak-anak muda karena mereka jadi lebih tertarik membaca dan belajar soal kepemimpinan,” ujar salah satu peserta festival.

    Festival Literasi Tangerang Gemilang 2026 dijadwalkan berlangsung selama tiga hari. Setelah dibuka oleh Bupati Tangerang pada hari pertama, acara penutupan rencananya akan dihadiri Wakil Bupati Tangerang.

    Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap kegiatan tersebut dapat menjadi agenda rutin tahunan guna memperkuat budaya literasi masyarakat sekaligus menciptakan generasi muda yang cerdas, aktif, dan berdaya saing.

    Melalui momentum Hari Kebangkitan Nasional, semangat literasi diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu menjadi gerakan nyata yang memberikan dampak positif bagi masyarakat luas. (B7

  • Pemkot Tangerang Tancap Gas! Flyover Sudirman Ditargetkan Mulai Dibangun Tahun 2027

    Pemkot Tangerang Tancap Gas! Flyover Sudirman Ditargetkan Mulai Dibangun Tahun 2027

    Berita7 | Kota Tangerang,. – Kemacetan yang kerap terjadi akibat perlintasan kereta api di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Tangerang, segera mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota Tangerang. Melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Pemkot Tangerang menggelar Kick Off Meeting Rencana Pembangunan Simpang Tidak Sebidang (STS) atau Flyover Sudirman sebagai langkah awal percepatan pembangunan infrastruktur strategis untuk mengurai kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut.

    Kegiatan yang melibatkan berbagai kementerian, lembaga, dan pemangku kepentingan lainnya ini dibuka langsung oleh Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin. Dalam sambutannya, ia menegaskan pembangunan Flyover Sudirman menjadi kebutuhan penting guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

    “Pembangunan Flyover Sudirman menjadi kebutuhan penting dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, meningkatkan keselamatan pengguna jalan, serta menciptakan sistem transportasi perkotaan yang lebih terintegrasi, aman, dan modern,” ujar Sachrudin.

    Ia menjelaskan, kawasan Jalan Jenderal Sudirman, khususnya akses menuju Terminal Poris Plawad, merupakan salah satu simpul mobilitas utama masyarakat Kota Tangerang dan wilayah sekitarnya. Kawasan tersebut juga memiliki peran strategis dalam mendukung konektivitas menuju Bandara Soekarno-Hatta dan kawasan aglomerasi Jabodetabek. Namun, keberadaan perlintasan sebidang kereta api di lokasi tersebut masih menjadi titik kemacetan yang berdampak pada menurunnya tingkat pelayanan jalan serta meningkatnya risiko keselamatan pengguna jalan.

    Menurut Sachrudin, percepatan pembangunan Flyover Sudirman membutuhkan dukungan dan sinergi dari seluruh pihak, baik pemerintah pusat, pemerintah provinsi, maupun stakeholder terkait lainnya.

    “Melalui forum Kick Off Meeting ini, kami berharap dapat terbangun kesamaan persepsi dan komitmen bersama dalam mendukung percepatan pembangunan Flyover Sudirman, baik dari sisi penyiapan dokumen teknis, readiness criteria, koordinasi lintas kewenangan, hingga dukungan terhadap tahapan pelaksanaan pembangunan nantinya,” ungkapnya.

    Kepala Bappeda Kota Tangerang Yeti Rohaeti saat menghadiri Kick Off Meeting pembangunan Flyover Sudirman di Puspem Kota Tangerang, Selasa (19/5/2026). Pemkot Tangerang mendorong percepatan pembangunan flyover sebagai solusi mengatasi kemacetan di jalur strategis Kota Tangerang. (Ist)

    Sementara itu, Kepala Bappeda Kota Tangerang, Hj. Yeti Rohaeti, mengatakan Kick Off Meeting tersebut menjadi langkah awal dalam mempercepat proses perencanaan pembangunan Flyover Sudirman yang selama ini dinilai sangat dibutuhkan masyarakat. Menurutnya, tingginya intensitas perjalanan kereta api di jalur tersebut menyebabkan kepadatan lalu lintas semakin parah, terutama pada jam sibuk.

    “Jalan Sudirman merupakan salah satu jalur utama yang dilintasi kereta api dengan frekuensi perjalanan yang sangat tinggi. Kondisi tersebut menyebabkan antrean kendaraan dan kemacetan semakin dirasakan masyarakat, sehingga pembangunan flyover/STS menjadi solusi jangka panjang yang mendesak untuk mengurai kepadatan lalu lintas sekaligus meningkatkan kenyamanan dan keselamatan berkendara,” jelas Yeti.

    Yeti menambahkan, forum tersebut menghadirkan berbagai kementerian dan lembaga terkait, seperti Kementerian PU, Kementerian Perhubungan, Kementerian Hukum, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), PT KAI, PLN, Pemerintah Provinsi Banten, hingga unsur masyarakat sebagai penerima manfaat. Keterlibatan lintas sektor tersebut diharapkan mampu mempercepat proses perencanaan sekaligus memastikan pembangunan berjalan terintegrasi.

    Menurut Yeti, berdasarkan rencana awal BPJN, pembangunan Flyover Sudirman sebelumnya diproyeksikan baru dapat direalisasikan pada 2028 hingga 2029. Namun, melalui forum koordinasi ini, Pemkot Tangerang mendorong percepatan agar pembangunan fisik dapat dimulai lebih awal.

    “Pemkot Tangerang menargetkan pembangunan Flyover Sudirman sepanjang kurang lebih 600 meter ini dapat mulai direalisasikan pada pertengahan tahun 2027. Karena itu, kami bergerak cepat menyusun berbagai dokumen pendukung dan memenuhi readiness criteria agar proses pembangunan bisa dipercepat,” katanya.

    Ia menjelaskan, saat ini Pemkot Tangerang tengah mempersiapkan sejumlah tahapan teknis, mulai dari penyusunan Detail Engineering Design (DED), Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin), Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal), hingga skema Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas (MRLL). Selain itu, proses pembebasan lahan juga ditargetkan mulai dieksekusi pada pertengahan tahun 2027 seiring dengan rampungnya DED.

    “Kami terus membahas bersama seluruh pihak terkait untuk mendukung percepatan pembangunan, termasuk melengkapi seluruh dokumen teknis yang dibutuhkan. Persiapan dari Pemkot Tangerang sendiri sudah mulai berjalan, termasuk penyusunan skema rekayasa lalu lintas dan tahapan pembebasan lahan,” tambahnya.

    Selain itu, Pemkot Tangerang memastikan rencana pembangunan Flyover Sudirman telah mendapatkan dukungan dari berbagai pihak dan masuk dalam agenda prioritas Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kementerian PUPR. Dukungan tersebut diharapkan dapat mempercepat realisasi pembangunan sehingga persoalan kemacetan di kawasan Jalan Jenderal Sudirman dapat segera teratasi.

    (ADV)

  • Respon Cepat Aduan Warga, Kecamatan Batuceper Benahi Lampu PJU di Kebon Besar

    Respon Cepat Aduan Warga, Kecamatan Batuceper Benahi Lampu PJU di Kebon Besar

    Berita7 | Kota Tangerang — Kecamatan Batuceper kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan publik melalui respon cepat terhadap laporan masyarakat terkait lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang mengalami gangguan di wilayah RW 02, Kelurahan Kebon Besar, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang.

    Melalui Satgas Kecamatan Batuceper, proses perbaikan langsung dilakukan di lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Langkah cepat tersebut mendapat apresiasi dari warga karena keberadaan lampu jalan memiliki peran penting dalam mendukung keamanan, kenyamanan, dan aktivitas masyarakat, khususnya pada malam hari.

    Perbaikan PJU dilakukan pada sejumlah titik yang sebelumnya mengalami gangguan penerangan. Petugas terlihat turun langsung ke lapangan menggunakan peralatan lengkap untuk memastikan lampu jalan kembali berfungsi normal sehingga lingkungan warga kembali terang dan aman dilalui masyarakat.

    Camat Batuceper, Achsin Ghufron Falfeli mengatakan bahwa pelayanan cepat terhadap kebutuhan masyarakat menjadi salah satu prioritas utama pemerintah kecamatan. Menurutnya, setiap laporan warga harus segera ditindaklanjuti agar tidak menimbulkan gangguan yang lebih besar di lingkungan masyarakat.

    “Pemerintah Kecamatan Batuceper terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami ingin setiap aduan yang masuk dapat segera ditangani sehingga masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah,” ujarnya.

    Ia menjelaskan bahwa keberadaan PJU bukan hanya sekadar fasilitas penerangan jalan, tetapi juga berkaitan erat dengan aspek keamanan lingkungan dan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas.

    Menurutnya, lingkungan yang terang dapat membantu meminimalisir potensi gangguan keamanan serta memberikan rasa nyaman bagi warga yang beraktivitas pada malam hari. Karena itu, pihak kecamatan terus berkoordinasi dengan berbagai unsur untuk memastikan fasilitas publik tetap terjaga dengan baik.

    Selain melakukan perbaikan, Kecamatan Batuceper juga aktif melakukan monitoring terhadap sejumlah fasilitas umum di wilayahnya agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal. Hal tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menciptakan wilayah yang tertata, aman, dan nyaman.

    Warga RW 02 Kelurahan Kebon Besar mengaku senang dan terbantu dengan cepatnya respon dari pihak kecamatan. Mereka menilai perbaikan PJU sangat penting karena kawasan tersebut merupakan jalur aktivitas masyarakat setiap hari.

    “Kalau malam sekarang jadi lebih terang dan aman. Kami berterima kasih karena laporan warga cepat ditindaklanjuti,” ujar salah seorang warga.

    Langkah cepat yang dilakukan Kecamatan Batuceper juga dinilai menjadi bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga lingkungan. Dengan adanya komunikasi yang baik, berbagai persoalan di wilayah dapat segera diketahui dan ditangani secara cepat.

    Tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, Pemerintah Kecamatan Batuceper juga terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik yang responsif dan dekat dengan masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan semangat Kota Tangerang dalam mewujudkan pelayanan yang modern, cepat, dan berdampak langsung bagi warga.

    Melalui berbagai program pelayanan dan penataan wilayah, Kecamatan Batuceper berharap masyarakat dapat semakin nyaman tinggal dan beraktivitas di lingkungan yang aman serta tertata dengan baik.

    Pemerintah Kecamatan Batuceper juga mengajak masyarakat untuk terus aktif melaporkan apabila menemukan fasilitas umum yang mengalami kerusakan agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.

    Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, Kecamatan Batuceper optimistis pelayanan publik dan kualitas lingkungan di wilayahnya akan terus meningkat demi mendukung terwujudnya Kota Tangerang yang maju dan berdaya saing.

    (ADV)

  • 250 Koperasi Merah Putih di Kabupaten Tangerang Sudah Beroperasi, Bupati Dorong Ekonomi Desa

    250 Koperasi Merah Putih di Kabupaten Tangerang Sudah Beroperasi, Bupati Dorong Ekonomi Desa

    Berita7 | Kabupaten Tangerang — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri peresmian serentak 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) oleh Presiden RI Prabowo Subianto yang dipusatkan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, dan diikuti secara virtual dari Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Sabtu (16/5/2026).

    Sebanyak 250 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Tangerang kini telah beroperasi penuh, setelah sebelumnya dilakukan percepatan pembentukan dan pembinaan koperasi di tingkat desa dan kelurahan. Program ini menjadi bagian dari upaya penguatan ekonomi kerakyatan berbasis desa.

    “Sesuai arahan Bapak Gubernur, kita harus menggandeng CSR dan pihak ketiga. Alhamdulillah, di Kabupaten Tangerang sebanyak 246 desa dan 28 kelurahan telah mendapatkan dukungan CSR dengan total nilai mencapai Rp27,4 miliar,” ujar Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid.

    Ia menambahkan, dari total 274 desa dan kelurahan di Kabupaten Tangerang, masih terdapat 24 koperasi yang saat ini menjalani pembinaan intensif oleh Dinas Koperasi agar dapat segera beroperasi mandiri.

    Bupati Maesyal juga meminta dukungan dari Bulog dan Pertamina terkait pasokan kebutuhan pokok bagi koperasi desa agar operasional KDKMP berjalan optimal.

    “Ada beberapa kendala terkait pasokan sembako dari distributor. Kami memohon bantuan Bulog dan Pertamina agar dapat mempercepat dukungan sehingga operasional koperasi di desa-desa tidak terhambat,” katanya.

    Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni mengapresiasi capaian Kabupaten Tangerang dalam pengembangan Koperasi Merah Putih. Menurutnya, hingga tahun 2026 sebanyak 695 Koperasi Merah Putih telah beroperasi di Provinsi Banten.

    “Ekonomi desa harus bergerak. BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih harus mampu memutar roda perekonomian masyarakat dari bawah,” ujar Andra Soni.

    Usai mengikuti peresmian virtual, Bupati Tangerang bersama jajaran meninjau langsung fasilitas KDKMP Desa Ciakar yang telah dilengkapi gudang, klinik, apotek, armada truk, dan kendaraan roda tiga guna mendukung distribusi logistik desa.

    Secara terpisah, Presiden RI Prabowo Subianto menyebut peresmian serentak Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai tonggak penting penguatan ekonomi nasional berbasis desa.

    “Peristiwa ini hari yang penting, tonggak bersejarah,” ujar Presiden Prabowo dalam siaran virtual melalui kanal YouTube Sekretariat Kepresidenan. (B7)

  • Diskominfo Kota Tangerang Perkuat Diseminasi Informasi, Sampaikan Percepatan 195 Segmen Perbaikan Jalan

    Diskominfo Kota Tangerang Perkuat Diseminasi Informasi, Sampaikan Percepatan 195 Segmen Perbaikan Jalan

    Berita7 | KOTA TANGERANG,. – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus mengakselerasi pembangunan infrastruktur jalan sebagai upaya meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan di seluruh wilayah. Program ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat konektivitas antarwilayah serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.

    Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang, Pemkot menyampaikan bahwa percepatan pembangunan dan perbaikan infrastruktur terus dilakukan secara berkelanjutan di berbagai sektor, khususnya jalan dan jembatan.

    Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang, Mugiya Wardhany, dalam salah satu agenda resmi pemerintah daerah menegaskan bahwa Diskominfo memiliki peran penting dalam memastikan setiap program pembangunan dapat tersampaikan secara terbuka kepada masyarakat.

    Menurutnya, keterbukaan informasi menjadi bagian penting dari tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

    “Pengelolaan dan penyampaian informasi pembangunan menjadi bagian penting dalam mendukung keterbukaan informasi publik. Setiap program pemerintah daerah harus dapat dipahami masyarakat secara utuh,” ujarnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Pemkot Tangerang juga menyampaikan capaian perbaikan infrastruktur jalan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR). Dalam kurun waktu satu bulan terakhir, sebanyak 195 segmen jalan berlubang berhasil diperbaiki yang tersebar di seluruh kecamatan.

    Kepala DPUPR Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, menjelaskan bahwa total luas perbaikan mencapai 9.135,79 meter persegi dengan metode penambalan hotmix di sejumlah titik prioritas.

    “Sebulan terakhir ini tim lapangan tidak berhenti melakukan percepatan perbaikan jalan di semua wilayah. Ada 195 segmen jalan yang telah rampung diperbaiki dengan mayoritas penanganan menggunakan hotmix,” kata Taufik.

    Ia menambahkan, sejumlah ruas jalan strategis menjadi prioritas utama, di antaranya Jalan Moh. Toha Karawaci, Jalan Rasuna Said Pinang, Jalan Husein Sastranegara Benda, hingga kawasan Underpass Ciledug Raya.

    Selain itu, Pemkot Tangerang juga memastikan sejumlah proyek infrastruktur strategis telah selesai dan mulai dimanfaatkan masyarakat, salah satunya Jembatan Penghubung Bayur di Kecamatan Periuk.

    Jembatan tersebut kini telah beroperasi dan menjadi akses baru untuk mengurai kemacetan di sepanjang Jalan Raya Bayur–Cadas hingga Jalan Cisadane Barat Bayur.

    “Jembatan penghubung ini memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran akses masyarakat. Saat ini sudah dimanfaatkan dan memberikan dampak positif terhadap pengurangan kepadatan lalu lintas,” ujar Taufik.

    Keberadaan jembatan tersebut menjadi bagian dari penguatan sistem konektivitas wilayah yang terus dikembangkan oleh Pemkot Tangerang.

    Ke depan, Pemkot Tangerang menargetkan pembangunan lanjutan berupa delapan ruas jalan baru dan enam titik jembatan pada tahun 2026 untuk memperkuat konektivitas dan pemerataan pembangunan infrastruktur.

    Melalui Diskominfo Kota Tangerang, seluruh perkembangan pembangunan ini terus disampaikan kepada masyarakat sebagai bentuk transparansi informasi publik sekaligus komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan yang lebih baik, cepat, dan merata. (ADV)