Category: Berita Utama

  • Pemprov Banten Normalisasi Situ Bulakan di Kota Tangerang, Kapasitas Tampung Air Ditingkatkan

    Berita7 | Kota Tangerang — Pemerintah Provinsi Banten menggelar normalisasi Situ Bulakan di Kelurahan Periuk, Kota Tangerang, Rabu. Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kapasitas daya tampung air sekaligus memperkuat pengendalian banjir di wilayah Tangerang.

    Sebanyak 30 hektare area Situ Bulakan menjadi sasaran pengerukan sedimentasi yang ditargetkan mampu meningkatkan kapasitas tampung air dari 350 ribu meter kubik menjadi 600 ribu meter kubik. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemprov Banten dalam meningkatkan sistem pengendalian banjir dan pengelolaan sumber daya air.

    “Dengan upaya ini kita harapkan kapasitasnya meningkat menjadi 600 ribu kubik,” ujar Gubernur Banten, Andra Soni.

    Ia menambahkan, kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada normalisasi situ, tetapi juga berdampak terhadap pengurangan risiko banjir akibat tingginya curah hujan di wilayah Tangerang dan sekitarnya.

    Selain itu, Pemprov Banten juga melakukan normalisasi Sungai Cirarab dan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Tangerang serta DKI Jakarta dalam penanganan banjir lintas wilayah. Upaya tersebut semakin memperkuat langkah pemerintah dalam menghadirkan sistem pengendalian banjir yang terintegrasi.

    Pemprov Banten berharap kegiatan tersebut dapat terus berjalan untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan bebas banjir bagi masyarakat. (B7)

  • DPUPR Banten Segera Bangun Jalan Batubantar-Banjar di Pandeglang, Konektivitas Wilayah Diperkuat

    Berita7 | Serang — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Banten menggelar pembangunan ruas Jalan Batubantar-Banjar di Kabupaten Pandeglang, Selasa, 19 Mei 2026. Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan konektivitas wilayah sekaligus memperkuat kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.

    Sebanyak Rp7 miliar anggaran disiapkan dalam proyek tersebut yang menyasar pembangunan infrastruktur jalan di wilayah Pandeglang. Langkah ini menjadi bagian dari upaya DPUPR Banten dalam meningkatkan aksesibilitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.

    “Pembangunan ruas jalan ini merupakan upaya Pemprov Banten untuk meningkatkan konektivitas wilayah Pandeglang agar mobilitas masyarakat dan distribusi logistik lebih lancar,” ujar Kepala Dinas PUPR Banten, Arlan Marzan.

    Ia menambahkan, kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur jalan, tetapi juga berdampak terhadap peningkatan aktivitas ekonomi dan pelayanan masyarakat di wilayah Pandeglang.

    Selain itu, proyek pembangunan ruas Jalan Batubantar-Banjar saat ini masih dalam tahap tender yang diikuti oleh 41 perusahaan. Proses tender dilakukan secara transparan dan akuntabel dengan metode pascakualifikasi satu file sistem gugur guna menghadirkan pembangunan infrastruktur berkualitas.

    DPUPR Banten berharap seluruh tahapan tender hingga pekerjaan konstruksi dapat selesai tepat waktu untuk menciptakan akses jalan yang aman dan lancar bagi masyarakat. (B7)

  • DPRD Tangsel Desak Satpol PP Segel 11 Lapangan Padel Ilegal, Pendapatan Daerah Disebut Dirugikan

    DPRD Tangsel Desak Satpol PP Segel 11 Lapangan Padel Ilegal, Pendapatan Daerah Disebut Dirugikan

    Berita7 | Kota Tangerang Selatan — DPRD Kota Tangerang Selatan mendesak Satpol PP segera menyegel 11 lapangan padel ilegal yang nekat beroperasi tanpa Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), Selasa (19/5/2026). Langkah tegas tersebut dinilai penting untuk menjaga ketertiban perizinan sekaligus mencegah dampak buruk terhadap lingkungan dan masyarakat.

    Sebanyak 18 pengusaha lapangan padel dipanggil dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Kota Tangsel. Dari jumlah tersebut, 11 di antaranya diketahui belum mengantongi izin PBG meski pembangunan hingga operasional sudah berjalan.

    Anggota Komisi I DPRD Kota Tangsel M. Rizki Jonis menegaskan, bangunan usaha tanpa izin berpotensi merugikan masyarakat dan mengurangi pendapatan daerah.

    “Saya keras karena mereka investasi di Tangsel, cari usaha di Tangsel, tapi dampaknya ke masyarakat juga besar kalau tidak ada izin,” ujar Rizki.

    Ia menambahkan, keberadaan bangunan tanpa izin dapat memicu persoalan lingkungan seperti banjir hingga mengganggu keamanan masyarakat sekitar.

    Menurutnya, seluruh pelaku usaha wajib melengkapi izin agar pembangunan berjalan sesuai aturan serta memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah.

    “Kita minta segel, nggak ada ampun. Kasatpol PP kita minta segel lapangan padel tak berizin secepatnya,” tegasnya.

    Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Tangsel Dahlan mengatakan, pihaknya telah melakukan pengawasan terhadap sejumlah bangunan padel yang belum memiliki izin resmi. Bahkan, tiga lapangan padel sebelumnya sudah dilakukan penyegelan.

    “Mungkin ketidaktahuan dan kejar target kontrak pembangunan sehingga izinnya dilalaikan. Kami tetap melakukan pengawasan perizinan,” kata Dahlan.

    Selain itu, Satpol PP juga akan terus memanggil pengusaha yang melanggar aturan untuk diberikan pembinaan sebelum dilakukan tindakan lebih lanjut.

    DPRD Kota Tangsel berharap penertiban ini dapat menciptakan kepastian hukum, menjaga ketertiban pembangunan, serta meningkatkan kepatuhan pelaku usaha terhadap aturan perizinan di Kota Tangerang Selatan. (B7

  • Perbasi Kota Tangerang Resmi Dilantik, Siap Cetak Atlet Berprestasi Menuju PON 2032

    Perbasi Kota Tangerang Resmi Dilantik, Siap Cetak Atlet Berprestasi Menuju PON 2032

    Berita7 | Kota Tangerang — Pengurus Cabang Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kota Tangerang periode 2026-2030 resmi dilantik di Alam Sutra Pasific Garden, Kecamatan Pinang, Selasa (19/5/2026). Pelantikan ini menjadi langkah awal memperkuat pembinaan atlet basket sekaligus membangun karakter generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.

    Ketua Perbasi Kota Tangerang Andri S. Permana mengatakan, olahraga basket kini tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter generasi muda di Kota Tangerang.

    “Olahraga tidak hanya berbicara prestasi, tetapi juga menjadi kanal pembentukan karakter generasi muda,” ujar Andri.

    Ia menjelaskan, Perbasi Kota Tangerang siap mengambil peran dalam membangun generasi muda yang disiplin, kompetitif dan berprestasi melalui pembinaan olahraga basket sejak usia dini.

    Menurutnya, basket Kota Tangerang selama ini juga konsisten mencatat prestasi membanggakan di ajang Porprov Banten dengan torehan juara umum dalam beberapa edisi terakhir.

    “Dalam beberapa perhelatan Porprov, Kota Tangerang selalu menjadi juara umum untuk cabang olahraga bola basket,” katanya.

    Selain fokus pada prestasi, Perbasi Kota Tangerang juga mulai menyiapkan pembinaan jangka panjang menghadapi PON 2032 saat Provinsi Banten ditunjuk sebagai tuan rumah.

    Perbasi Kota Tangerang menilai pembinaan atlet muda harus dimulai sejak sekarang agar mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional pada masa mendatang.

    Untuk memperkuat ekosistem olahraga basket, Perbasi Kota Tangerang juga menggagas liga basket mahasiswa antar kampus sebagai wadah pembinaan dan kompetisi generasi muda di Kota Tangerang.

    Sementara itu, Ketua Pengprov Perbasi Banten Ahmed Zaki Iskandar mengapresiasi kepengurusan baru Perbasi Kota Tangerang dan berharap olahraga basket semakin berkembang di semua kalangan masyarakat.

    “Mudah-mudahan peningkatan mutu pertandingan tiap tahun bisa kita lihat secara signifikan,” ujarnya.

    Di sisi lain, Wakil Wali Kota Tangerang sekaligus Dewan Pembina Perbasi Kota Tangerang Maryono Hasan optimistis kepengurusan baru mampu melahirkan atlet basket berprestasi hingga tingkat nasional dan internasional.

    Pemerintah Kota Tangerang bersama Dispora dan KONI Kota Tangerang juga terus memperkuat pembinaan atlet sebagai persiapan menghadapi POPDA dan Porprov Banten 2026.

    “Kami berharap Perbasi Kota Tangerang mampu melahirkan atlet-atlet terbaik yang berprestasi hingga level nasional dan internasional,” kata Maryono. (B7

  • Kajari Kota Tangerang Tegaskan Dukungan Pembangunan, DPRD Siapkan Kolaborasi Menuju Indonesia Emas 2045

    Kajari Kota Tangerang Tegaskan Dukungan Pembangunan, DPRD Siapkan Kolaborasi Menuju Indonesia Emas 2045

    Berita7 | TANGERANG — Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Tangerang Pradhana Probo Setyarjo menegaskan komitmennya mendukung pembangunan dan penegakan hukum di Kota Tangerang demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.

    Pernyataan tersebut disampaikan usai kunjungan silaturahmi Kejari Kota Tangerang ke DPRD Kota Tangerang yang diterima langsung Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam bersama pimpinan fraksi, komisi dan anggota dewan, Selasa (19/5/2026).

    Kunjungan tersebut menjadi langkah awal memperkuat sinergi antara Kejari dan DPRD Kota Tangerang dalam mengawal pembangunan daerah agar berjalan sesuai aturan hukum serta mendukung pertumbuhan investasi dan ekonomi.

    “Napasnya sama, yaitu bagaimana kita bisa memajukan kota ini, Kota Tangerang yang kita cintai,” ujar Pradhana kepada wartawan.

    Menurutnya, kepastian hukum menjadi faktor penting dalam menjaga iklim investasi dan mempercepat pembangunan daerah. Ia menilai, pembangunan yang berjalan dengan kepastian hukum akan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.

    “Di mana ada kepastian hukum, di situ pasti ada investasi masuk. Investasi masuk tentunya dapat mendukung pertumbuhan ekonomi,” katanya.

    Pradhana juga menegaskan Kejari Kota Tangerang siap mengambil langkah strategis untuk mendukung pembangunan, termasuk mengantisipasi berbagai tantangan yang dapat memengaruhi stabilitas pembangunan daerah.

    Selain membahas pembangunan daerah, pertemuan tersebut juga menjadi momentum memperkuat koordinasi lintas lembaga guna menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan berlandaskan hukum.

    Sementara itu, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam mengatakan, kolaborasi antara DPRD dan Kejari sangat penting agar proses pembangunan berjalan aman tanpa persoalan hukum di kemudian hari.

    “Bahwa hari ini kita butuh kawalan teman-teman di Kejaksaan, bagaimana proses pembangunan dan juga perkembangan kota ini ke depan perlu ada sandaran hukum,” ujar Rusdi.

    Politikus Partai Golkar tersebut menilai, sinergi antara legislatif dan aparat penegak hukum akan mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat menuju target Indonesia Emas 2045.

    Ke depan, DPRD Kota Tangerang dan Kejari Kota Tangerang juga berencana menjalin kerja sama melalui penandatanganan nota kesepahaman atau MoU guna memperkuat koordinasi dalam pengawalan pembangunan daerah.

    “Tentu harapannya, bagaimana kemudian proses pembangunan ketika berjalan tidak ada yang kena persoalan-persoalan hukum dan semua mengikuti aturan hukum yang ada,” pungkasnya.

    (B7)

  • Ketua DPRD Kota Tangerang Dukung Andri S Permana Pimpin Perbasi 2026-2030

    Ketua DPRD Kota Tangerang Dukung Andri S Permana Pimpin Perbasi 2026-2030

    Berita7 | TANGERANG — Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi mengucapkan selamat atas terpilihnya Andri S Permana sebagai Ketua Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kota Tangerang periode 2026-2030.

    Ucapan tersebut disampaikan Rusdi saat menghadiri pelantikan Ketua Perbasi Kota Tangerang di Atrium Pacific Garden, Kota Tangerang, Selasa (19/5/2026).

    Rusdi berharap, di bawah kepemimpinan Andri S Permana, Perbasi Kota Tangerang semakin maju dan mampu melahirkan atlet-atlet bola basket berprestasi yang dapat mengharumkan nama Kota Tangerang di tingkat Provinsi, Nasional hingga Internasional.

    “Ya, mudah-mudahan di bawah kepemimpinan Andri S Permana, Perbasi Kota Tangerang semakin maju dan melahirkan atlet bola basket berprestasi serta mampu mengharumkan Kota Tangerang di ajang pertandingan tingkat Provinsi, Nasional dan Internasional,” ujar Rusdi.

    Ia juga mendorong seluruh klub bola basket di Kota Tangerang terus berkembang dan mampu meramaikan berbagai event olahraga yang digelar di Kota Tangerang.

    Menurutnya, pengembangan olahraga menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung program sportourism yang saat ini terus didorong Pemerintah Kota Tangerang.

    “Kita berkomitmen berbagai venue olahraga akan dibuat dengan standarisasi internasional agar semua tingkatan event olahraga bisa dilaksanakan di Kota Tangerang,” katanya.

    Rusdi menambahkan, hadirnya kepengurusan baru Perbasi Kota Tangerang diharapkan mampu membawa semangat baru dalam pembinaan atlet muda sekaligus memperkuat ekosistem olahraga basket di Kota Tangerang.

    Dengan dukungan berbagai pihak, Perbasi Kota Tangerang diyakini dapat menjadi salah satu organisasi olahraga yang aktif melahirkan atlet potensial dan memperkuat prestasi olahraga daerah di berbagai kompetisi mendatang.

    (B7)

  • Bappeda Kota Tangerang Dorong Percepatan Pembangunan Flyover Sudirman

    Bappeda Kota Tangerang Dorong Percepatan Pembangunan Flyover Sudirman

    Berita7 | TANGERANG — Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang terus mendorong percepatan pembangunan Flyover Sudirman sebagai solusi utama mengatasi kemacetan di salah satu jalur tersibuk di Kota Tangerang.

    Langkah percepatan tersebut ditandai dengan digelarnya Kick Off Meeting pembangunan Simpang Tidak Sebidang (STS) Sudirman bersama kementerian terkait, stakeholder hingga tokoh masyarakat di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Selasa (19/5/2026).

    Kepala Bappeda Kota Tangerang Yeti Rohaeti mengatakan, pembangunan Flyover Sudirman menjadi proyek strategis karena kawasan tersebut merupakan titik penghubung penting antara Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Benteng Betawi hingga Jalan Daan Mogot.

    Menurutnya, kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut terus meningkat seiring tingginya mobilitas kendaraan dan aktivitas perlintasan kereta Commuter Line lintas Duri–Tangerang yang melintas hampir setiap lima menit sekali.

    “Urgensi pembangunan ini sangat besar karena lokasi ini menjadi simpul penting yang menghubungkan sejumlah jalur strategis di Kota Tangerang,” ujar Yeti.

    Bappeda Kota Tangerang menargetkan pembangunan flyover sepanjang sekitar 600 meter tersebut dapat dimulai lebih cepat pada 2027 mendatang melalui dukungan pembiayaan APBN.

    Saat ini, Pemkot Tangerang mulai mempersiapkan sejumlah dokumen pendukung pembangunan seperti Detail Engineering Design (DED), Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin), Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), hingga proses pembebasan lahan.

    Yeti menjelaskan, setelah seluruh dokumen rampung disusun, berkas tersebut akan diserahkan kepada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) sebagai dasar pelaksanaan pembangunan fisik.

    “Kami sedang membahas bersama semua pihak terkait untuk mendukung percepatan perencanaan pembangunan, termasuk melengkapi semua dokumen yang dibutuhkan,” katanya.

    Selain itu, skema Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) juga mulai dipersiapkan guna memastikan mobilitas masyarakat tetap berjalan lancar selama proses pembangunan berlangsung.

    Flyover Sudirman nantinya direncanakan dibangun mulai dari kawasan putaran Puspem Kota Tangerang hingga turun di sekitar Jalan LP Pemuda sebelum Balai Kota Tangerang dengan estimasi anggaran mencapai Rp80 miliar.

    Sementara itu, sejumlah area yang terdampak pembebasan lahan berada di sekitar kawasan Grand Tulip. Bangunan yang masuk area pembebasan di antaranya rumah makan, bengkel hingga pagar milik PLN di sisi jalan.

    Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Achmad Suhaely menambahkan, pihaknya telah menyiapkan rekayasa lalu lintas selama proses pembangunan berlangsung agar aktivitas kendaraan maupun perjalanan kereta api tetap berjalan lancar.

    “Kami juga sudah berkoordinasi dengan kepolisian dan pihak terkait lainnya agar mobilitas masyarakat tidak terganggu selama pembangunan berlangsung,” ujarnya.

    Melalui pembangunan Flyover Sudirman ini, Bappeda Kota Tangerang berharap kemacetan di kawasan Sudirman dapat terurai, konektivitas antarwilayah semakin baik serta mobilitas masyarakat menjadi lebih aman dan nyaman.

    (B7)

  • Cegah Pinjol Ilegal, Diskominfo Ajak Warga Kota Tangerang Diimbau Rutin Cek Status NIK

    Cegah Pinjol Ilegal, Diskominfo Ajak Warga Kota Tangerang Diimbau Rutin Cek Status NIK

    Berita7 | Kota Tangerang — Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan proaktif menjaga keamanan data pribadi, khususnya Nomor Induk Kependudukan (NIK), guna mengantisipasi maraknya penyalahgunaan identitas untuk pengajuan pinjaman online ilegal.

    Kepala Dinas Kominfo Kota Tangerang Mugiya Wardhany mengatakan perlindungan data pribadi menjadi hal yang sangat penting di era digital saat ini. Karena itu, Diskominfo hadir memberikan edukasi praktis kepada masyarakat agar dapat memeriksa status NIK secara mandiri hanya menggunakan ponsel.

    “Saat ini kekhawatiran masyarakat terhadap penyalahgunaan NIK untuk pinjol ilegal cukup tinggi. Kami ingin memastikan warga Kota Tangerang memiliki pemahaman dan akses untuk mendeteksi hal tersebut sejak dini,” ujar Mugiya.

    Ia menjelaskan, masyarakat dapat memanfaatkan layanan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK melalui platform iDebku untuk melihat riwayat kredit atau track record pinjaman secara online.

    Melalui layanan tersebut, warga dapat mengetahui apabila terdapat pinjaman misterius atau aktivitas kredit yang tidak pernah diajukan sebelumnya, sehingga dapat segera melakukan pelaporan atau tindakan hukum.

    Diskominfo Kota Tangerang berharap edukasi tersebut mampu meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih cerdas digital dan tidak sembarangan membagikan dokumen penting seperti KTP maupun NIK kepada pihak yang tidak terpercaya.

    “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari tingkat RT/RW hingga komunitas, untuk saling mengingatkan kerabat dan keluarga terdekat. Jangan tunggu sampai menjadi korban. Mari kita manfaatkan fasilitas iDebku OJK ini untuk memproteksi diri kita,” tambah Mugiya.

    Berikut langkah mudah cek NIK secara online melalui iDebku OJK:

    Buka situs resmi idebku.ojk.go.id, kemudian pilih menu pendaftaran. Setelah itu isi data diri secara lengkap mulai dari jenis debitur, jenis identitas, kewarganegaraan, hingga nomor NIK dan kode keamanan.

    Selanjutnya lakukan verifikasi data, unggah dokumen pendukung seperti foto KTP, lalu klik ajukan permohonan dan tunggu proses verifikasi selesai.

    Melalui edukasi tersebut, Pemkot Tangerang berharap masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga keamanan data pribadi di tengah pesatnya perkembangan layanan digital. (B7)

  • Tangsel Resmi Luncurkan Aplikasi SANSET, Pemkot Pastikan Tata Kelola Aset Lebih Modern

    Tangsel Resmi Luncurkan Aplikasi SANSET, Pemkot Pastikan Tata Kelola Aset Lebih Modern

    Berita7 | Tangerang Selatan — Pemerintah Kota Tangerang Selatan resmi melakukan soft launching aplikasi SANSET (Sistem Administrasi dan Monitoring Aset) dalam kegiatan Sosialisasi Penyusunan Rencana Kebutuhan Barang Milik Daerah (RKBMD) Tahun 2027 di Ruang Blandongan, Puspemkot Tangerang Selatan, Senin (18/5/2026).

    Aplikasi SANSET hadir untuk mempermudah penataan, pencatatan hingga monitoring aset daerah secara terpadu berbasis digital dan tanda tangan elektronik. Sistem ini berdampak langsung pada peningkatan efisiensi tata kelola pemerintahan, khususnya pengelolaan aset bergerak maupun tidak bergerak.

    Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan, digitalisasi aset menjadi langkah penting menuju tata kelola pemerintahan modern dan akuntabel.

    “Ini untuk mempermudah penataan pengelolaan aset, pencatatan dan penarikan data di Tangerang Selatan baik berupa aset bergerak terutama aset tanah dan aset tidak bergerak,” ujar Benyamin.

    Ia menambahkan, sistem SANSET akan membantu pemerintah daerah dalam pengelolaan aset secara lebih cepat, akurat dan terintegrasi sehingga memudahkan pengambilan keputusan berbasis data.

    Selain itu, aplikasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Tangsel memperkuat transparansi dan meminimalkan potensi kebocoran anggaran dalam pengelolaan aset daerah.

    Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri Agus Fatoni memberikan apresiasi terhadap inovasi digital yang dilakukan Pemkot Tangsel.

    “Kami dari Kementerian Dalam Negeri memberikan apresiasi atas inovasi ini. Dengan Sanset ini, aset di Tangerang Selatan bisa lebih terdata, tata kelola diperbaiki dan dapat dimonitor secara optimal,” ujarnya.

    Menurut Agus Fatoni, digitalisasi aset daerah menjadi bagian penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang akuntabel sekaligus mendorong optimalisasi sumber pembiayaan daerah melalui pemanfaatan aset dan peningkatan kinerja BUMD.

    Ia juga menegaskan pentingnya creative financing melalui inovasi daerah, digitalisasi, peningkatan kualitas SDM, intensifikasi dan ekstensifikasi pendapatan daerah.

    Sejumlah pihak menilai inovasi aplikasi SANSET menjadi langkah maju bagi Kota Tangerang Selatan karena mampu mempercepat pelayanan, meningkatkan akuntabilitas dan mengurangi potensi praktik korupsi.

    Pemkot Tangsel berharap aplikasi SANSET dapat terus dikembangkan untuk menciptakan sistem pengelolaan aset daerah yang modern, terintegrasi dan menjadi contoh bagi pemerintah daerah lain di Indonesia. (B7)

  • Wali Kota Tangsel Soroti Perlambatan Ekonomi, Kadin Diminta Bergerak Cepat

    Wali Kota Tangsel Soroti Perlambatan Ekonomi, Kadin Diminta Bergerak Cepat

    Berita7 | TANGERANG SELATAN — Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mendorong Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Tangerang Selatan menjadi penghubung aktif antara pemerintah dan pelaku usaha dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi lintas sektor.

    Hal tersebut disampaikan Benyamin saat menghadiri Pelantikan dan Rapat Kerja Pengurus Kadin Kota Tangerang Selatan Masa Bakti 2025–2030 di kawasan Serpong Utara, Senin (18/05/2026).

    Dalam sambutannya, Benyamin menegaskan bahwa laju ekonomi Kota Tangerang Selatan saat ini masih didominasi investasi sektor swasta yang mencapai lebih dari 80 persen. Kondisi itu dinilai menjadi peluang besar bagi Kadin untuk memperluas peran strategis dalam pengembangan ekonomi daerah.

    “Melihat laju ekonomi Kota Tangsel yang didominasi oleh investasi sektor swasta, maka KADIN harus banyak merambah kegiatan-kegiatan swasta,” ujar Benyamin.

    Benyamin menjelaskan, Kota Tangerang Selatan memiliki sejumlah indikator pembangunan yang positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Tangsel disebut menjadi yang tertinggi di Provinsi Banten.

    Selain itu, angka kemiskinan dan pengangguran di Tangsel relatif rendah dibanding daerah lain, sementara pendapatan domestik regional bruto (PDRB) per kapita terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

    Meski begitu, Benyamin mengakui pertumbuhan ekonomi Kota Tangsel dalam satu tahun terakhir mengalami perlambatan.

    Karena itu, pemerintah daerah mulai mendorong pergeseran fokus pembangunan ekonomi dari sektor lama menuju sektor baru yang dinilai lebih potensial dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

    Beberapa sektor yang dinilai memiliki peluang besar antara lain ekonomi kreatif, wisata belanja, kuliner hingga hortikultura.

    “Kita harus mulai memperkuat sektor-sektor baru yang mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat dan membuka peluang usaha baru,” katanya.

    Dalam kesempatan itu, Benyamin juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, komunitas dan media dalam menghadapi tantangan ekonomi ke depan.

    Ia berharap Kadin tidak hanya menjadi organisasi pengusaha semata, tetapi juga aktif mendampingi pelaku usaha kecil agar memiliki legalitas usaha dan mampu berkembang menjadi sektor formal.

    Menurutnya, penguatan UMKM menjadi langkah penting untuk menciptakan lapangan kerja baru sekaligus meningkatkan daya saing ekonomi lokal.

    “Mudah-mudahan bisa dilakukan pembinaan secara maksimal sehingga bisa menjadi UMKM yang naik kelas, beromset miliaran dan mandiri,” ungkapnya.

    Kehadiran Kadin dinilai memiliki posisi strategis dalam mempertemukan kepentingan pemerintah dan dunia usaha agar pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan langsung masyarakat.

    Selain menciptakan iklim investasi yang sehat, penguatan UMKM dan sektor ekonomi kreatif juga diharapkan mampu memperluas kesempatan kerja bagi warga Kota Tangerang Selatan.

    Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah dan pelaku usaha, Tangsel diharapkan mampu mempertahankan pertumbuhan ekonomi yang kompetitif sekaligus menciptakan ekonomi daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan. (B7)