Berita7 | Kota Tangerang, .— Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi memberlakukan uji coba sterilisasi kendaraan di kawasan Taman Elektrik, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, mulai Jumat (22/5/2026) sore.
Langkah tegas tersebut dilakukan untuk menertibkan praktik parkir liar dan pungutan liar yang selama ini meresahkan masyarakat, khususnya pengunjung kawasan ruang publik Taman Elektrik.
Dalam skema penertiban tersebut, Pemkot Tangerang menutup sejumlah akses jalan menuju Taman Elektrik dan mengarahkan seluruh kendaraan ke kantong parkir resmi yang telah disediakan.
Asisten Daerah I sekaligus Plt Kepala Satpol PP Kota Tangerang, Mulyani, mengatakan kebijakan ini akan diterapkan rutin setiap akhir pekan mulai pukul 16.00 hingga 22.00 WIB.
“Hari ini kita lakukan uji coba penutupan. Semua kendaraan akan diarahkan ke lokasi parkir resmi seperti Masjid Raya Al-A’zhom, Lapangan LP dan Stadion Benteng Reborn,” ujar Mulyani.
Ia menegaskan, penutupan akses kendaraan dilakukan untuk memutus praktik parkir liar yang kerap dimanfaatkan oknum tertentu untuk melakukan pungutan tanpa dasar hukum.
“Kita ingin masyarakat tidak lagi parkir sembarangan di area Taman Elektrik. Praktik pungli seperti ini sangat meresahkan dan akan terus kita tertibkan,” tegasnya.
Selain itu, Pemkot Tangerang bersama instansi terkait juga menyiapkan sanksi tegas bagi pelanggar yang masih nekat melakukan parkir liar di kawasan tersebut.
Sanksi yang disiapkan mulai dari pencopotan pentil ban, penggembosan ban kendaraan hingga penderekan kendaraan yang parkir di area terlarang.
Kebijakan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat karena dinilai mampu menciptakan suasana Taman Elektrik yang lebih tertib, aman, dan nyaman untuk aktivitas warga.
Pemkot Tangerang berharap sterilisasi kendaraan ini dapat mengembalikan fungsi Taman Elektrik sebagai ruang publik ramah masyarakat yang bebas dari parkir liar dan pungutan ilegal.
“Harapannya kawasan Taman Elektrik bisa dinikmati masyarakat dengan aman dan nyaman tanpa adanya keresahan akibat parkir liar dan pungli,” tutup Mulyani. (B7
Leave a Reply