Tag: Kota Tangerang

  • Pelayanan JKN Keliling Hadir di Larangan, Warga Kini Bisa Urus BPJS Kesehatan Lebih Mudah

    Berita7 | Kota Tangerang – Upaya mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat terus dilakukan Pemerintah Kota Tangerang. Kali ini, Kecamatan Larangan berkolaborasi dengan BPJS Kesehatan Kantor Cabang Tangerang menghadirkan pelayanan keliling Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang digelar di Kantor Kecamatan Larangan, Jumat (5/6/2026).

    Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat mengakses berbagai kebutuhan administrasi BPJS Kesehatan secara langsung tanpa harus datang ke kantor cabang. Program ini disambut antusias warga karena dinilai mempermudah proses pengurusan kepesertaan JKN.

    Camat Larangan, Nasrullah, mengatakan pelayanan keliling tersebut menjadi salah satu langkah nyata untuk meningkatkan akses layanan kesehatan sekaligus memberikan kemudahan kepada masyarakat.

    [baca_juga]

    Beragam layanan yang tersedia meliputi pendaftaran peserta mandiri atau Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU), penambahan anggota keluarga, perubahan data peserta, hingga aktivasi peserta pensiunan PNS, TNI dan Polri.

    Selain itu, masyarakat juga dapat melakukan aktivasi anak peserta yang telah berusia di atas 21 tahun atau tidak lagi menjadi tanggungan, memperoleh informasi seputar BPJS Kesehatan, hingga melakukan pendaftaran aplikasi Mobile JKN.

    “Kami menyambut baik kolaborasi dengan BPJS Kesehatan dalam menghadirkan pelayanan langsung di tengah masyarakat. Melalui kegiatan ini, warga dapat memperoleh layanan yang lebih mudah, cepat dan efisien tanpa harus menempuh jarak yang jauh,” ujar Nasrullah.

    Ia menambahkan, program pelayanan keliling ini tidak hanya membantu masyarakat dalam mengurus administrasi kepesertaan JKN, tetapi juga meningkatkan pemahaman warga terhadap berbagai layanan kesehatan yang telah tersedia.

    Petugas BPJS Kesehatan turut memberikan edukasi mengenai pemanfaatan aplikasi Mobile JKN. Aplikasi tersebut memungkinkan peserta mengakses berbagai layanan secara digital, mulai dari pengecekan status kepesertaan, perubahan data, antrean online fasilitas kesehatan, hingga informasi tagihan dan pembayaran iuran.

    Kehadiran pelayanan keliling JKN ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang kesehatan serta mendorong masyarakat untuk semakin aktif memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia secara mudah dan modern.

    “Kami ingin memastikan seluruh warga mendapatkan akses layanan kesehatan yang cepat, mudah dan efisien melalui berbagai inovasi pelayanan yang terus dikembangkan,” tambahnya. (B7

  • Puluhan Kontraktor Dikumpulkan Pemkot Tangerang, Ada Skema Baru dalam Pengadaan Proyek

    Berita7 | TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang terus memperkuat tata kelola pengadaan barang dan jasa yang lebih terbuka serta kompetitif. Salah satu langkah terbaru dilakukan melalui sosialisasi pengadaan elektronik (e-purchasing) dengan metode mini kompetisi yang melibatkan puluhan perusahaan penyedia barang dan jasa sektor konstruksi.

    Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menjelaskan bahwa penerapan mini kompetisi menjadi bagian dari upaya meningkatkan transparansi sekaligus efektivitas proses pengadaan di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang.

    Menurutnya, sosialisasi tersebut penting untuk memberikan pemahaman yang sama antara pemerintah dan pelaku usaha terkait mekanisme pengadaan barang dan jasa yang kini semakin mengedepankan prinsip keterbukaan, akuntabilitas, serta efisiensi.

    “Melalui sosialisasi ini kami ingin memastikan seluruh penyedia barang dan jasa memahami mekanisme pengadaan yang berlaku sehingga tercipta proses yang lebih transparan, kompetitif, dan menghasilkan kualitas pekerjaan yang optimal,” kata Sachrudin saat kegiatan berlangsung di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.

    Pemkot Tangerang menilai mekanisme mini kompetisi mampu menciptakan iklim persaingan yang sehat. Para penyedia diberikan kesempatan yang sama untuk menawarkan produk maupun layanan terbaik dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah.

    [baca_juga]

    Skema tersebut nantinya akan banyak dimanfaatkan oleh sejumlah perangkat daerah yang memiliki kebutuhan pengadaan konstruksi, termasuk proyek pembangunan infrastruktur yang dikelola instansi teknis terkait.

    Selain memberikan ruang kompetisi yang lebih luas, sistem mini kompetisi juga diyakini mampu meningkatkan kualitas hasil pekerjaan karena setiap penyedia dituntut menghadirkan penawaran terbaik dari sisi harga maupun mutu pekerjaan.

    Sachrudin menegaskan, pemerintah akan terus memperluas sosialisasi agar semakin banyak pelaku usaha memahami mekanisme baru tersebut. Dengan begitu, kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dapat berjalan lebih optimal dalam mendukung pembangunan Kota Tangerang.

    Sementara itu, kalangan penyedia barang dan jasa menyambut positif langkah yang dilakukan Pemkot Tangerang. Mereka menilai mekanisme mini kompetisi membuat proses pengadaan menjadi lebih terbuka, memberikan kesempatan yang setara, serta memperkuat kepercayaan antara pemerintah dan dunia usaha.

    Perwakilan PT Baraka Karta Jaya, Siska, mengatakan sistem tersebut menjadi angin segar bagi pelaku usaha karena menciptakan proses pengadaan yang lebih transparan dan profesional.

    Dengan penerapan mini kompetisi secara masif, Pemkot Tangerang berharap tercipta ekosistem pengadaan yang lebih sehat, mendorong produktivitas pembangunan, serta menghasilkan infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan bagi masyarakat. (B7

  • Kota Tangerang Siapkan Sekolah Khusus Olahraga, Raperda Keolahragaan Dikebut

    Berita7 | TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang bersama DPRD Kota Tangerang terus mematangkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Keolahragaan yang digadang-gadang menjadi fondasi baru pengembangan dunia olahraga di Kota Tangerang.

    Salah satu program yang menjadi perhatian dalam pembahasan tersebut adalah rencana pendirian sekolah khusus olahraga yang diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi sejak usia dini.

    Langkah tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam mewujudkan Kota Tangerang sebagai sport city atau kota yang memiliki ekosistem olahraga yang kuat, mulai dari pembinaan atlet, penyediaan fasilitas hingga pencapaian prestasi di tingkat nasional maupun internasional.

    Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang, Kaonang, mengatakan keberadaan Raperda Keolahragaan sangat dinantikan oleh para pelaku olahraga karena akan menjadi landasan hukum bagi berbagai program pengembangan olahraga di masa depan.

    Menurutnya, salah satu harapan besar yang ingin diwujudkan adalah hadirnya sekolah khusus olahraga yang mampu mencetak atlet-atlet potensial secara lebih terarah dan profesional.

    “Kami berharap harapan insan olahraga yang termuat di Raperda Keolahragaan ini bisa secepatnya direalisasikan. Salah satunya, kami ingin memiliki sekolah khusus olahraga agar pembinaan atlet dapat berjalan lebih optimal dan terarah,” ujar Kaonang, Kamis (4/6/2026).

    Ia menilai pembinaan atlet tidak cukup hanya mengandalkan latihan rutin, tetapi juga membutuhkan sistem pendidikan yang mampu mendukung perkembangan kemampuan olahraga dan akademik secara bersamaan.

    [baca_juga]

    Dengan adanya sekolah khusus olahraga, proses pencarian bakat, pembinaan hingga pengembangan prestasi atlet diharapkan dapat dilakukan lebih efektif dan berkelanjutan.

    Sementara itu, Wakil Ketua Bapemperda DPRD Kota Tangerang Edi Suhendi menjelaskan bahwa Raperda Keolahragaan merupakan regulasi yang sudah lama dinantikan oleh berbagai kalangan, terutama komunitas dan insan olahraga di Kota Tangerang.

    Proses pembahasan yang sempat tertunda kini kembali dilanjutkan setelah adanya penyesuaian dan sinkronisasi dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Banten.

    Menurut Edi, pihaknya menargetkan pembahasan Raperda tersebut dapat diselesaikan dan ditetapkan menjadi Peraturan Daerah pada akhir tahun 2026.

    “Kami menargetkan Raperda Keolahragaan ini bisa diselesaikan dan ditetapkan menjadi Perda pada akhir tahun ini. Dengan demikian program olahraga, pembinaan atlet, hingga pengembangan prestasi memiliki payung hukum yang jelas dan berkelanjutan,” katanya.

    Selain mendukung pembinaan atlet, regulasi tersebut juga diharapkan mampu memperkuat pembangunan sarana dan prasarana olahraga di berbagai wilayah Kota Tangerang.

    Pemkot Tangerang menilai keberadaan payung hukum yang kuat akan menjadi modal penting dalam meningkatkan kualitas olahraga daerah sekaligus mendorong lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kota Tangerang di tingkat nasional hingga internasional.

    Jika terealisasi, sekolah khusus olahraga tersebut berpotensi menjadi salah satu langkah strategis dalam menciptakan generasi atlet masa depan yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki kualitas pendidikan yang baik. (B7

  • 271 Warga Tangerang Diterima Kerja di Jepang, Pemkot Sebut SDM Lokal Makin Dilirik Dunia

    Berita7 | TANGERANG – Kabar menggembirakan datang bagi pencari kerja di Kota Tangerang. Sebanyak 271 warga berhasil mendapatkan kesempatan berkarier di Jepang melalui program penempatan tenaga kerja luar negeri yang didorong Pemerintah Kota Tangerang.

    Capaian tersebut menjadi salah satu bukti meningkatnya daya saing sumber daya manusia (SDM) Kota Tangerang di pasar kerja internasional. Tidak hanya mampu bersaing, tenaga kerja asal Kota Tangerang juga dinilai semakin dipercaya oleh berbagai perusahaan dan industri di Jepang.

    Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan, keberhasilan ratusan warga menembus pasar kerja Jepang menunjukkan kualitas tenaga kerja daerah yang terus mengalami peningkatan.

    “Melalui berbagai program penempatan tenaga kerja ke luar negeri, hingga saat ini tercatat sebanyak 271 warga Kota Tangerang telah memperoleh kesempatan berkarier di Jepang. Ini menjadi bukti bahwa kualitas SDM Kota Tangerang semakin dipercaya dan mampu bersaing di tingkat internasional,” ujar Sachrudin.

    Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri penandatanganan kerja sama penempatan tenaga kerja ke Jepang antara PT Liana Segrus Indonesia dengan delapan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Tangerang Raya di Kantor LPK Wahana Danau Indah, Karawaci.

    Menurut Sachrudin, kerja sama antara dunia pendidikan, lembaga pelatihan kerja dan sektor industri menjadi langkah penting dalam mencetak tenaga kerja yang siap menghadapi kebutuhan pasar global.

    Ia menilai lulusan sekolah kejuruan memiliki peluang besar untuk mengembangkan karier hingga ke luar negeri apabila dibekali keterampilan, disiplin, dan kemampuan bahasa asing yang memadai.

    Pemkot Tangerang juga terus memperluas akses kesempatan kerja melalui Program Gampang Kerja yang selama ini menjadi salah satu program unggulan dalam mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kualitas tenaga kerja.

    “Melalui kolaborasi ini, kami berharap semakin banyak lulusan SMK yang mampu mengakses peluang kerja internasional sekaligus memperkuat posisi Kota Tangerang sebagai daerah penghasil tenaga kerja terampil yang kompetitif di tingkat global,” katanya.

    Selain membuka peluang kerja, program tersebut juga diharapkan mampu memberikan pengalaman internasional bagi generasi muda sehingga dapat meningkatkan kualitas SDM Indonesia di masa depan.

    [baca_juga]

    Dalam kesempatan itu, Sachrudin berpesan kepada para siswa dan peserta pelatihan agar terus meningkatkan kemampuan diri, khususnya dalam penguasaan bahasa asing dan etos kerja profesional.

    Ia menegaskan bahwa persaingan kerja saat ini tidak hanya terjadi di tingkat lokal maupun nasional, tetapi juga sudah memasuki pasar global yang membutuhkan tenaga kerja berkualitas.

    “Saya ingin para siswa dan calon peserta program ini mempersiapkan diri sebaik-baiknya. Tunjukkan bahwa generasi muda Kota Tangerang memiliki kualitas, etos kerja dan kemampuan yang mampu membanggakan daerah maupun Indonesia di kancah internasional,” ujarnya.

    Sementara itu, Presiden Direktur PT Liana Segrus Indonesia, Kazuya Yamanouchi atau yang akrab disapa Poki San, mengingatkan pentingnya kemampuan bahasa Jepang sebagai modal utama untuk meraih peluang kerja yang lebih besar.

    Menurutnya, penguasaan bahasa akan sangat memengaruhi peluang karier maupun tingkat penghasilan yang diperoleh tenaga kerja di Jepang.

    Ia juga mengingatkan para peserta untuk mempersiapkan diri menghadapi proses wawancara kerja dengan menunjukkan sikap positif dan kepercayaan diri.

    “Semakin tinggi kemampuan bahasa Jepang, semakin besar pula peluang karier dan penghasilan yang diperoleh. Jangan lupa memberikan kesan terbaik saat wawancara kerja. Senyum yang tulus sering kali menjadi awal dari sebuah kesempatan besar,” katanya.

    Kerja sama yang terjalin antara dunia pendidikan dan industri ini diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang kerja internasional bagi generasi muda Tangerang dalam beberapa tahun mendatang. (B7

  • Indomaret di Karawaci Tangerang Terbakar Dini Hari, Diduga Dipicu Ledakan Freezer

    Berita7 | TANGERANG – Kebakaran menghanguskan sebuah gerai Indomaret di Jalan Raya M Toha, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Kamis (4/6/2026) dini hari. Insiden yang terjadi saat sebagian besar warga masih terlelap itu diduga dipicu oleh ledakan freezer yang berada di dalam toko.

    Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 02.50 WIB. Kepulan asap dan kobaran api yang muncul dari bangunan toko membuat warga sekitar segera melaporkan kejadian itu kepada petugas pemadam kebakaran.

    Laporan resmi diterima sekitar pukul 03.00 WIB dari seorang warga bernama Ilham. Tidak lama setelah menerima informasi, tim gabungan dari UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Korban Cibodas bersama BPBD Kota Tangerang langsung bergerak menuju lokasi.

    Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia S Rahman, mengatakan petugas langsung diterjunkan untuk mencegah api membesar dan merambat ke bangunan lain di kawasan tersebut.

    Sebanyak 25 personel gabungan dikerahkan dalam proses pemadaman. Tim terdiri dari 10 personel UPT Cibodas dan 15 personel dari Mako BPBD Kota Tangerang.

    Selain itu, sembilan unit kendaraan pemadam kebakaran juga diterjunkan ke lokasi. Tiga unit berasal dari UPT Cibodas dan enam unit lainnya dari Mako BPBD Kota Tangerang.

    “Begitu laporan masuk, tim langsung diberangkatkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan mencegah api merambat ke bangunan lain di sekitarnya,” kata Andia.

    Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 03.20 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman. Kobaran api yang melahap satu lokal toko berhasil dikendalikan setelah petugas berjibaku selama hampir dua jam.

    Proses penanganan akhirnya dinyatakan selesai sekitar pukul 05.20 WIB. Berkat respons cepat petugas, kebakaran tidak sampai meluas ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi kejadian.

    Dari hasil pendataan awal, kebakaran diduga berasal dari freezer yang mengalami gangguan hingga memicu percikan dan kobaran api. Meski demikian, penyebab pasti masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari petugas terkait.

    “Dugaan sementara berasal dari freezer yang mengalami gangguan hingga memicu kebakaran. Kami masih melakukan pendataan dan koordinasi terkait penyebab pastinya,” ujarnya.

    [baca_juga]

    Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Seluruh karyawan serta warga di sekitar lokasi berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar.

    Meski tidak menimbulkan korban, kebakaran tersebut menyebabkan kerusakan cukup signifikan pada bangunan toko. Hingga kini petugas masih melakukan pendataan terkait total kerugian yang ditimbulkan.

    BPBD Kota Tangerang mengimbau para pelaku usaha maupun masyarakat untuk rutin melakukan pengecekan instalasi listrik serta perangkat elektronik yang digunakan setiap hari. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi risiko kebakaran, terutama pada peralatan yang beroperasi selama 24 jam.

    Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa gangguan pada peralatan elektronik dapat memicu kebakaran kapan saja jika tidak dilakukan pemeriksaan dan perawatan secara berkala. (B7

  • Laporan Warga Langsung Ditindak, Kecamatan Cibodas Hentikan Pembakaran Sampah di RW 01

    Berita7 | TANGERANG – Respons cepat ditunjukkan Pemerintah Kecamatan Cibodas setelah menerima laporan masyarakat terkait aktivitas pembakaran sampah sembarangan di wilayah RW 01, Kelurahan Cibodas, Kota Tangerang, Kamis (4/6/2026).

    Laporan yang masuk dari warga langsung ditindaklanjuti petugas Ketenteraman dan Ketertiban (Trantib) Kecamatan Cibodas dengan melakukan pengecekan ke lokasi guna memastikan kondisi sebenarnya di lapangan.

    Setibanya di lokasi, petugas mendapati adanya aktivitas pembakaran sampah yang menimbulkan kepulan asap dan berpotensi mengganggu kenyamanan warga sekitar. Selain berdampak terhadap kualitas udara, pembakaran sampah juga dinilai dapat memicu gangguan kesehatan bagi masyarakat yang berada di sekitar area tersebut.

    [baca_juga]

    Camat Cibodas Ahmad Suhendar mengatakan, petugas segera mengambil langkah cepat dengan memberikan teguran langsung kepada pelaku pembakaran sampah sekaligus memberikan edukasi mengenai dampak negatif yang dapat ditimbulkan.

    Menurutnya, pembakaran sampah secara terbuka bukan hanya menyebabkan pencemaran udara, tetapi juga berisiko mengganggu lingkungan permukiman apabila dilakukan secara terus-menerus.

    “Setibanya di lokasi, petugas mendapati adanya aktivitas pembakaran sampah yang berpotensi menimbulkan gangguan lingkungan dan kenyamanan warga sekitar,” ujar Ahmad Suhendar.

    Tidak hanya memberikan teguran, petugas juga langsung melakukan pemadaman guna menghentikan proses pembakaran dan mencegah asap semakin menyebar ke lingkungan sekitar.

    Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk upaya menjaga ketertiban lingkungan sekaligus mengurangi risiko pencemaran udara yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.

    Ahmad Suhendar menegaskan, setiap laporan yang disampaikan masyarakat akan ditindaklanjuti secara cepat dan responsif sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada warga.

    Ia menilai partisipasi masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga kualitas lingkungan. Karena itu, pihaknya mengajak warga untuk terus aktif melaporkan berbagai aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban maupun kebersihan lingkungan.

    “Peran aktif masyarakat dalam menyampaikan informasi maupun pengaduan menjadi bagian penting dalam menjaga lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman,” katanya.

    Pihak Kecamatan Cibodas juga menyampaikan apresiasi kepada warga yang peduli terhadap kondisi lingkungan dengan melaporkan kejadian tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik.

    Ke depan, Kecamatan Cibodas akan terus mengintensifkan edukasi kepada masyarakat mengenai pengelolaan sampah yang ramah lingkungan serta mengingatkan warga untuk tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan.

    Melalui sinergi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan tercipta lingkungan yang lebih bersih, sehat, aman, serta nyaman bagi seluruh warga Kota Tangerang, khususnya di wilayah Kecamatan Cibodas. (B7

  • Kepulan Asap Hebohkan Pasar Tanah Tinggi, Truk Box Terbakar di Tengah Jalan

    Berita7 | TANGERANG – Kepulan asap tebal mendadak menggegerkan pengguna jalan yang melintas di Jalan Jenderal Sudirman, tepat di depan Pasar Tanah Tinggi, Kota Tangerang, Kamis (4/6/2026) siang. Sebuah truk box yang tengah melaju tiba-tiba terbakar dan nyaris memicu kepanikan di kawasan padat aktivitas tersebut.

    Beruntung, insiden yang terjadi sekitar pukul 14.45 WIB itu dapat segera ditangani oleh personel Polres Metro Tangerang Kota yang saat itu sedang melaksanakan Patroli Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) dalam program JAGA JAKARTA+.

    Saat melintas di lokasi kejadian, petugas patroli melihat asap pekat keluar dari sebuah truk box yang berhenti di badan jalan. Melihat kondisi yang berpotensi membahayakan pengemudi dan pengguna jalan lainnya, anggota kepolisian langsung bergerak cepat melakukan pengamanan area.

    Petugas segera memeriksa sumber api sekaligus mengatur arus lalu lintas agar situasi tetap aman dan tidak menimbulkan kemacetan panjang. Dari hasil pengecekan awal, api diketahui berasal dari bagian belakang luar kabin kemudi yang terdapat tumpukan kardus.

    [baca_juga]

    Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh panas mesin yang menjalar serta adanya gangguan pada sistem kelistrikan kendaraan. Dalam waktu singkat, kobaran api mulai membesar dan mengeluarkan asap hitam yang terlihat dari kejauhan.

    Selain menyebabkan kerusakan pada kendaraan, peristiwa tersebut juga mengakibatkan sopir truk mengalami luka bakar pada bagian tangan. Korban kemudian mendapatkan penanganan medis setelah kondisi berhasil diamankan.

    Kesigapan personel di lapangan menjadi faktor penting yang mencegah kebakaran berkembang lebih besar. Dengan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang dibawa saat patroli, petugas berhasil menjinakkan api sebelum merambat ke bagian kendaraan lainnya.

    Setelah api berhasil dipadamkan, kendaraan kemudian dievakuasi ke tepi jalan guna menghindari gangguan lalu lintas di jalur utama Kota Tangerang tersebut.

    Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Muhammad Jauhari, mengatakan bahwa kehadiran anggota kepolisian di lapangan tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memberikan bantuan saat terjadi situasi darurat.

    “Patroli JAGA JAKARTA+ merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Ketika ditemukan kondisi darurat seperti kebakaran kendaraan di jalan raya, anggota wajib bertindak cepat untuk memberikan pertolongan, mengamankan situasi, dan mencegah risiko yang lebih besar,” ujarnya.

    Menurutnya, respons cepat anggota di lapangan berhasil mencegah potensi bahaya yang lebih luas, terutama mengingat lokasi kejadian berada di kawasan ramai aktivitas masyarakat.

    “Alhamdulillah api dapat segera dipadamkan menggunakan APAR yang dibawa petugas sehingga tidak menimbulkan dampak yang lebih besar. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian,” katanya.

    Kapolres juga mengingatkan para pengemudi agar rutin melakukan pemeriksaan kendaraan, terutama pada sistem kelistrikan dan mesin yang berpotensi menjadi pemicu kebakaran.

    Ia mengimbau seluruh pengguna kendaraan untuk segera menghentikan perjalanan apabila menemukan tanda-tanda gangguan seperti munculnya asap atau bau terbakar dari kendaraan.

    Diketahui, Operasi Cipta Kondisi JAGA JAKARTA+ melibatkan puluhan personel gabungan dari berbagai satuan fungsi Polres Metro Tangerang Kota. Kehadiran petugas di lapangan tidak hanya menjaga situasi keamanan tetap kondusif, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam memberikan pertolongan cepat kepada masyarakat saat menghadapi kondisi darurat. (B7

  • Kota Tangerang Perbanyak Bank Sampah, Target 208 Kelurahan Miliki Minimal Dua Unit pada 2026

    Berita7 | KOTA TANGERANG,. – Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus memperkuat strategi pengurangan sampah dari tingkat masyarakat dengan memperluas keberadaan bank sampah di seluruh wilayah kelurahan.

    Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menekan volume sampah yang setiap harinya mencapai sekitar 1.600 ton. Melalui program ini, pengurangan sampah diharapkan dapat dilakukan sejak dari sumber sebelum berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

    Kepala DLH Kota Tangerang, Wawan Fauzi, mengatakan keberadaan bank sampah menjadi salah satu instrumen penting dalam pengelolaan sampah berkelanjutan.

    Saat ini, jumlah bank sampah aktif di Kota Tangerang mencapai sekitar 100 unit atau rata-rata satu bank sampah di setiap kelurahan. Pada tahun 2026, DLH menargetkan jumlah tersebut meningkat menjadi minimal dua bank sampah di setiap kelurahan.

    “Pembentukan bank sampah merupakan strategi pengurangan sampah dari hulu. Target kami minimal setiap kelurahan memiliki dua bank sampah, bahkan ke depan kami berharap setiap RW memiliki bank sampah,” ujar Wawan, Kamis (4/6/2026).

    Selain memperbanyak bank sampah, DLH juga telah menyalurkan kendaraan bentor beserta dukungan operasional kepada kelurahan sebagai bagian dari pelimpahan kewenangan kebersihan ke wilayah.

    Menurutnya, keterlibatan kecamatan dan kelurahan sangat penting agar penanganan sampah di lingkungan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.

    “Kami ingin urusan kebersihan menjadi tanggung jawab bersama. Dengan dukungan bentor, penanganan tumpukan sampah di lingkungan dapat dilakukan lebih cepat,” katanya.

    Di sisi lain, Pemkot Tangerang juga tengah menyusun kajian terkait penerapan pemilahan sampah dari sumber sebagaimana yang mulai diterapkan di sejumlah daerah lain. Namun, kebijakan tersebut akan disiapkan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan sarana dan prasarana pendukung.

    Sementara itu, kondisi TPA Rawa Kucing masih dinilai mampu menampung seluruh timbulan sampah harian Kota Tangerang. Meski demikian, berbagai peningkatan teknologi pengelolaan sampah terus dipersiapkan.

    DLH berencana melakukan penutupan area timbunan sampah (capping), penangkapan gas metana, hingga membuka peluang kerja sama dengan pihak swasta melalui program mining landfill agar sampah yang telah tertimbun dapat dimanfaatkan kembali.

    Tak hanya itu, masyarakat juga diajak berperan aktif dalam mencegah munculnya Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar dengan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas pembuangan sampah ilegal di lingkungan sekitar.

    Wawan menegaskan pengawasan persoalan sampah tidak bisa hanya dilakukan pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat.

    Menariknya, keberadaan bank sampah juga berpotensi menjadi sumber penghasilan tambahan bagi warga. Masyarakat yang ingin membentuk bank sampah cukup berkoordinasi dengan lurah setempat untuk mendapatkan Surat Keputusan (SK), kemudian akan memperoleh pendampingan dari DLH selama satu tahun.

    Selain pembinaan, pemerintah juga menyiapkan insentif bagi kelompok bank sampah yang aktif dan konsisten menjalankan kegiatan pengelolaan sampah.

    “Bank sampah bukan hanya bermanfaat untuk lingkungan, tetapi juga bisa menjadi sumber pendapatan masyarakat,”

    pungkasnya. (B7)

  • 391 Jemaah Haji Kloter Pertama Tiba di Tangerang, Sachrudin: Jadilah Inspirasi Kebaikan di Tengah Masyarakat

    Berita7 | Kota Tangerang,. — Suasana haru dan penuh syukur mewarnai kedatangan kloter pertama jemaah haji Provinsi Banten di Asrama Haji Grand El-Hajj, Cipondoh, Kota Tangerang. Sebanyak 391 jemaah haji tiba kembali di tanah air setelah menuntaskan rangkaian ibadah di Tanah Suci.

    Kedatangan para tamu Allah SWT tersebut disambut langsung oleh Wali Kota Tangerang, Sachrudin, yang menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus doa agar seluruh jemaah meraih predikat haji dan hajah mabrur.

    “Selamat datang kembali di tanah air. Semoga seluruh jemaah menjadi haji dan hajah yang mabrur serta mampu membawa nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Sachrudin saat menyambut kepulangan jemaah di Asrama Haji Grand El-Hajj, Selasa (2/6/2026).

    Menurutnya, keberhasilan menunaikan ibadah haji tidak hanya diukur dari pelaksanaan ibadah di Tanah Suci, tetapi juga dari perubahan sikap dan perilaku setelah kembali ke lingkungan masyarakat.

    Ia berharap para jemaah dapat menjadi teladan dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan, menjaga kerukunan, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

    “Haji yang mabrur adalah haji yang membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Kami berharap para jemaah dapat menjadi contoh dalam menjaga kebersamaan dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” katanya.

    Selain menyambut kepulangan jemaah, Sachrudin juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Mulai dari petugas haji, tenaga kesehatan, aparat keamanan hingga panitia penyelenggara yang dinilai telah memberikan pelayanan maksimal sejak keberangkatan hingga kepulangan.

    [baca_juga]

    Menurutnya, kolaborasi seluruh unsur tersebut menjadi faktor penting dalam menciptakan rasa aman, nyaman dan lancar bagi para jemaah selama menjalankan ibadah haji.

    Pada kesempatan itu, Sachrudin juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tangerang untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan haji, termasuk pengembangan fasilitas di Asrama Haji Grand El-Hajj yang kini mulai difungsikan sebagai pusat keberangkatan dan kepulangan jemaah haji Provinsi Banten.

    “Kami akan terus melakukan berbagai peningkatan fasilitas dan pelayanan agar penyelenggaraan ibadah haji ke depan semakin baik dan memberikan kenyamanan yang lebih maksimal bagi para jemaah,” ungkapnya.

    Dari total 391 jemaah yang tergabung dalam kloter pertama, sebagian besar tiba dalam kondisi sehat. Namun terdapat dua jemaah yang harus mendapatkan perawatan medis di RSUD Kota Tangerang akibat kelelahan usai perjalanan panjang dari Tanah Suci. Selain itu, satu jemaah dilaporkan meninggal dunia saat menjalankan ibadah haji di Arab Saudi.

    Kehadiran Asrama Haji Grand El-Hajj sebagai pusat layanan haji Provinsi Banten diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memberikan kemudahan bagi para calon jemaah maupun jemaah yang kembali ke tanah air pada musim haji berikutnya. (B7

  • Layanan Pertanahan Hadir di Kota Tangerang, Warga Kini Lebih Mudah Urus Sertipikat Tanah

    Berita7 | Kota Tangerang,. – — Kehadiran layanan pertanahan dan tata ruang di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Tangerang memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses berbagai layanan pemerintah secara terintegrasi. Melalui loket informasi yang disediakan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), warga kini dapat memperoleh informasi pertanahan dengan lebih cepat, jelas, dan efisien.

    Loket layanan ATR/BPN yang berada di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tangerang menjadi salah satu fasilitas yang banyak dimanfaatkan masyarakat sebelum melanjutkan proses pengurusan dokumen pertanahan.

    [baca_juga]

    Salah satunya dirasakan Tia dan Lilis, warga Kota Tangerang yang datang untuk berkonsultasi terkait sertipikat tanah warisan keluarga. Mereka memilih mengurus informasi di MPP karena lokasi yang mudah dijangkau dan pelayanan yang terintegrasi dengan berbagai instansi lainnya.

    “Pelayanannya bagus, cepat, dan kami langsung mendapatkan arahan yang jelas. Setelah mendapat penjelasan dari petugas BPN, kami bisa melanjutkan pengurusan dokumen lain yang dibutuhkan,” ujar Lilis.

    Dalam konsultasi tersebut, petugas ATR/BPN menjelaskan secara rinci tahapan yang harus dipenuhi, termasuk dokumen pendukung seperti surat keterangan alih waris sebelum proses sertipikasi dapat dilanjutkan. Penjelasan yang mudah dipahami membuat masyarakat mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan tanpa kebingungan.

    Kemudahan serupa juga dirasakan Martin, seorang karyawan swasta yang datang ke MPP Kota Tangerang untuk berkonsultasi mengenai proses balik nama sertipikat tanah. Karena baru pertama kali mengurus dokumen pertanahan, ia mengaku terbantu dengan adanya layanan informasi langsung dari petugas ATR/BPN.

    Keberadaan loket ATR/BPN di Mall Pelayanan Publik dinilai menjadi solusi efektif bagi masyarakat yang membutuhkan kepastian informasi terkait layanan pertanahan. Selain memangkas waktu pencarian informasi, masyarakat juga dapat mengurus kebutuhan administrasi lainnya dalam satu lokasi yang sama.

    Pemerintah berharap layanan terintegrasi ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai urusan administrasi pertanahan yang dibutuhkan masyarakat. (B7