Berita7 | Kota Tangerang — Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono bersama Andra Soni melakukan peninjauan langsung pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMKN 4 Kota Tangerang dan SMK Yuppentek 1, Rabu. Kunjungan tersebut dilakukan guna memastikan proses penerimaan siswa baru berjalan lancar, transparan, dan mudah diakses masyarakat.
Dalam peninjauan itu, Maryono menilai penerapan sistem digitalisasi pada pelaksanaan SPMB menjadi langkah positif dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan di Kota Tangerang. Sistem berbasis digital dinilai mampu memangkas proses administrasi sekaligus memudahkan masyarakat dalam melakukan pendaftaran sekolah.
“Pelaksanaan SPMB saat ini berjalan baik dan tertib. Sistem digitalisasi benar-benar membantu masyarakat, khususnya orang tua dan siswa dalam mengakses layanan pendidikan secara lebih cepat dan transparan,” ujar Maryono.
Sebanyak ribuan calon peserta didik kini mulai mengikuti tahapan pendaftaran melalui sistem daring yang telah disiapkan Pemerintah Provinsi Banten. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menciptakan layanan pendidikan modern yang lebih efektif dan mudah dijangkau masyarakat luas.
Menurut Maryono, metode digital dalam proses penerimaan siswa baru tidak hanya mempercepat proses seleksi, tetapi juga meminimalisir potensi kendala administratif yang sebelumnya sering terjadi pada sistem manual.
Selain memantau pelaksanaan SPMB, rombongan juga meninjau program makanan bergizi gratis bagi para siswa. Program tersebut mendapat apresiasi karena dinilai mampu meningkatkan kesehatan serta mendukung konsentrasi belajar peserta didik di sekolah.
“Kami melihat program makanan bergizi gratis berjalan sangat baik. Makanan yang diberikan sehat, bergizi, dan diterima dengan antusias oleh para siswa,” katanya.
Maryono juga menegaskan bahwa program sekolah gratis yang dijalankan Pemerintah Provinsi Banten menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas bagi seluruh masyarakat tanpa terkecuali.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Tangerang sebelumnya juga telah menjalankan program pendidikan gratis untuk jenjang SD dan SMP sebagai dukungan terhadap pemerataan pendidikan. Dengan adanya program sekolah gratis tingkat provinsi, diharapkan akses pendidikan semakin terbuka luas bagi masyarakat.
Sejumlah orang tua siswa mengaku terbantu dengan sistem digitalisasi dan program pendidikan gratis tersebut karena proses pendaftaran menjadi lebih praktis dan tidak membebani biaya pendidikan keluarga.
Pemerintah berharap program sekolah gratis, digitalisasi pendidikan, dan pemberian makanan bergizi dapat terus berjalan beriringan demi menciptakan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
“Dengan pendidikan yang semakin baik serta dukungan gizi yang cukup, anak-anak kita diharapkan tumbuh menjadi generasi sehat, cerdas, dan siap menghadapi masa depan,” tutup Maryono. (B7
Leave a Reply