Tag: Maryono Hasan

  • Bareng Gubernur Banten, Wakil Wali Kota Tangerang Bongkar Fakta SPMB di Sekolah Ini

    Berita7 | Kota Tangerang — Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono Hasan mendampingi Gubernur Banten, Andra Soni dalam peninjauan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di sejumlah sekolah di Kota Tangerang, Selasa (26/05/2026).

    Kunjungan tersebut dilakukan di SMKN 4 Kota Tangerang dan SMK Yuppentek 1 Kota Tangerang untuk memastikan proses penerimaan siswa baru berjalan lancar, transparan, dan semakin mudah diakses masyarakat melalui sistem digital.

    Dalam peninjauan itu, Maryono menilai bahwa penerapan digitalisasi dalam SPMB menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan.

    “Alhamdulillah, hari ini kami bersama Pak Gubernur Banten melihat langsung pelaksanaan penerimaan siswa baru di Kota Tangerang. Secara umum berjalan baik, tertib, dan masyarakat juga semakin dimudahkan dengan sistem yang sudah terdigitalisasi,” ujar Maryono.

    Ia menjelaskan bahwa sistem digital ini tidak hanya mempercepat proses pendaftaran, tetapi juga memberikan kemudahan bagi orang tua dan siswa dalam mengakses layanan pendidikan secara lebih transparan dan efisien.

    Selain meninjau SPMB, rombongan juga melihat langsung pelaksanaan program makanan bergizi gratis bagi siswa. Program ini dinilai memberikan dampak positif terhadap kesehatan dan semangat belajar peserta didik.

    “Kami melihat program pemberian makanan bergizi gratis berjalan dengan baik. Kualitas makanannya sehat, bergizi, dan diterima dengan baik oleh para siswa,” tambahnya.

    Maryono juga menegaskan bahwa program sekolah gratis yang dijalankan Pemerintah Provinsi Banten merupakan langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.

    Ia menyebutkan, Pemerintah Kota Tangerang sebelumnya juga telah menjalankan program pendidikan gratis untuk jenjang SD dan SMP sebagai bentuk dukungan terhadap pemerataan pendidikan.

    “Program sekolah gratis tingkat Provinsi Banten ini sejalan dengan yang telah dijalankan Pemkot Tangerang, khususnya untuk SD dan SMP. Harapannya akses pendidikan semakin terbuka bagi seluruh masyarakat,” jelasnya.

    Di akhir kunjungan, Maryono menekankan pentingnya sinergi antara pendidikan berkualitas dan pemenuhan gizi anak untuk mendukung lahirnya generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

    “Mudah-mudahan dengan pendidikan yang semakin baik dan dukungan gizi yang cukup, anak-anak kita tumbuh menjadi generasi sehat, cerdas, dan siap menghadapi masa depan,” tutupnya. (B7

  • Bandung Buka The Ultimate 10K Series 2026, Ribuan Pelari Siap Ramaikan Tangerang 10K

    Bandung Buka The Ultimate 10K Series 2026, Ribuan Pelari Siap Ramaikan Tangerang 10K

    Berita7 | Bandung — Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono Hasan menghadiri gelaran perdana The Ultimate 10K Series Tahun 2026 melalui ajang Bandoeng 10K yang digelar di Kota Bandung, Minggu (17/05/2026). Kehadirannya sekaligus menjadi momentum melihat langsung antusiasme ribuan pelari dari berbagai daerah yang memadati jalur perlombaan.

    Ajang olahraga tersebut menjadi perhatian publik karena berhasil menghadirkan atmosfer meriah dan tingginya partisipasi masyarakat dalam budaya hidup sehat melalui olahraga lari.

    Maryono Hasan mengaku terkesan dengan semangat para peserta yang datang dari berbagai kota, termasuk komunitas pelari asal Kota Tangerang yang turut meramaikan event pembuka tersebut.

    “Luar biasa meriah dan terlihat jelas antusiasme para pelari yang hadir dari berbagai daerah. Bahkan dari Kota Tangerang juga turut hadir meramaikan event di kota pertama dari empat kota besar yang menjadi penyelenggara The Ultimate 10K Series tahun ini,” ujar Maryono Hasan usai menyapa para finisher di kawasan Taman Balaikota Bandung.

    Melihat suksesnya penyelenggaraan di Bandung, Pemerintah Kota Tangerang optimistis gelaran Tangerang 10K pada September 2026 mendatang mampu menghadirkan kemeriahan yang lebih besar dibanding tahun sebelumnya.

    Maryono menegaskan, Kota Tangerang telah siap menyambut ribuan peserta dari berbagai daerah dalam ajang Tangerang 10K yang dijadwalkan berlangsung pada 13 September 2026.

    “Insyaallah Kota Tangerang sudah siap menyambut penyelenggaraan pada September nanti. Tahun ini targetnya harus naik kelas dan bisa lebih bombastis lagi,” tegasnya.

    Ia menambahkan, event olahraga seperti Tangerang 10K tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga bagian penting dalam membangun budaya hidup sehat di tengah masyarakat.

    Selain meningkatkan kebugaran, kegiatan tersebut dinilai mampu memperkuat sektor sport tourism serta menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar lokasi penyelenggaraan.

    “Terus budayakan hidup sehat dengan berlari. Menjaga tubuh sehat dan badan bugar tidak harus mahal. Semua bisa dilakukan dengan mudah, murah, kapan pun dan di mana pun,” katanya.

    Maryono pun mengajak seluruh pelari di Indonesia mulai mempersiapkan diri menyambut Tangerang 10K yang akan digelar beberapa bulan mendatang.

    “Untuk seluruh pelari di Indonesia, siapkan fisik dan mental. Sampai jumpa di Tangerang 10K pada 13 September mendatang,” pungkasnya. (B7)

  • Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan Ambil Langkah Tegas di Kawasan Sipon, Penertiban PKL dan Parkir Liar Mulai Berdampak ke Warga

    Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan Ambil Langkah Tegas di Kawasan Sipon, Penertiban PKL dan Parkir Liar Mulai Berdampak ke Warga

    Berita7 | Pemerintah Kota Tangerang terus memperkuat penataan kawasan padat aktivitas di wilayah Sipon, Cipondoh, melalui langkah penertiban pedagang kaki lima dan parkir liar yang dinilai mengganggu ketertiban umum. Penataan tersebut mendapat perhatian langsung dari Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan yang meminta seluruh elemen masyarakat ikut menjaga keteraturan kawasan.

    Kegiatan penertiban yang berlangsung hari ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Tangerang menciptakan lingkungan yang lebih aman, nyaman, dan tertata bagi warga maupun pengguna jalan. Kawasan Sipon selama ini dikenal sebagai titik aktivitas masyarakat dengan mobilitas tinggi, terutama pada jam sibuk pagi hingga malam hari.

    Pemkot Tangerang menilai penataan kawasan tidak hanya berkaitan dengan estetika kota, tetapi juga menyangkut keselamatan pengguna jalan dan kenyamanan masyarakat sekitar. Karena itu, langkah penertiban dilakukan secara bertahap dengan pendekatan persuasif dan pengawasan lapangan yang lebih intensif.

    Penertiban dilakukan menyusul banyaknya aktivitas yang memicu kemacetan dan mengganggu akses jalan di kawasan Sipon. Pemerintah Kota Tangerang bersama jajaran terkait turun langsung untuk memastikan area publik tetap bisa digunakan secara tertib.

    Dalam keterangannya, Mulyani menegaskan bahwa langkah penataan dilakukan berdasarkan aturan yang berlaku dan bertujuan menciptakan kondisi lingkungan yang lebih berkelanjutan.

    “Kita harap penertiban yang berlangsung dapat menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan berkelanjutan,” ujar Mulyani.

    Pemkot Tangerang juga menilai penataan kawasan menjadi bagian penting dalam menjaga wajah kota di tengah pertumbuhan aktivitas ekonomi masyarakat yang terus meningkat. Penataan dilakukan bukan untuk mematikan usaha warga, melainkan memastikan seluruh aktivitas berjalan lebih tertib dan aman.

    Penataan kawasan Sipon dinilai mulai memberi dampak terhadap kelancaran aktivitas masyarakat. Sejumlah pengguna jalan mengaku akses kendaraan menjadi lebih lancar dibanding sebelumnya, terutama di titik yang selama ini dipenuhi parkir sembarangan.

    Selain itu, kawasan yang lebih tertata dinilai membuat aktivitas perdagangan menjadi lebih nyaman bagi pembeli maupun pedagang. Pemkot Tangerang berharap kondisi ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga fasilitas umum bersama-sama.

    Kawasan yang tertib juga dianggap mampu mendukung kenyamanan lingkungan sekitar, termasuk mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas akibat kendaraan yang parkir di bahu jalan.

    Pemkot Tangerang menegaskan penataan kawasan akan terus dilakukan di sejumlah titik lain yang memiliki tingkat kepadatan tinggi. Pemerintah daerah ingin memastikan ruang publik tetap dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh masyarakat.

    Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan meminta masyarakat mendukung langkah penataan yang sedang dilakukan pemerintah daerah. Ia mengimbau pedagang, pembeli, hingga pengguna jalan untuk sama-sama menjaga ketertiban kawasan.

    Menurut Maryono, keberhasilan penataan kota tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat dalam mematuhi aturan yang berlaku.

    “Kami mohon partisipasi seluruh masyarakat, baik pedagang, pembeli, maupun pengendara, agar bersama-sama menjaga ketertiban sehingga aktivitas dapat berjalan aman dan nyaman,” kata Maryono Hasan.

    Ia juga meminta masyarakat mematuhi aturan parkir dan lalu lintas agar kawasan Sipon dapat menjadi area yang lebih rapi dan nyaman untuk seluruh aktivitas warga.

    Arahan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkot Tangerang dalam memperkuat budaya tertib di tengah aktivitas perkotaan yang semakin dinamis pada 2026.

    Pemerintah Kota Tangerang memastikan penataan kawasan akan terus dilakukan secara berkelanjutan dengan pendekatan edukasi dan pengawasan lapangan. Pemkot Tangerang juga membuka ruang komunikasi dengan masyarakat agar penertiban berjalan tanpa menimbulkan konflik berkepanjangan.

    Selain penertiban fisik, pemerintah daerah akan memperkuat sosialisasi mengenai pentingnya penggunaan fasilitas umum secara tertib. Langkah ini diharapkan dapat membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga kenyamanan kota bersama-sama

    Penataan kawasan Sipon menjadi salah satu bagian dari strategi besar Pemkot Tangerang dalam menciptakan wilayah perkotaan yang lebih modern, tertib, dan nyaman bagi warga. Pemerintah berharap partisipasi masyarakat terus meningkat sehingga upaya menjaga ketertiban kota dapat berjalan lebih efektif ke depannya. (B7)

  • Pemkot Tangerang Libatkan Purna Bakti dalam Pembangunan, Maryono: Pengabdian Belum Selesai

    Pemkot Tangerang Libatkan Purna Bakti dalam Pembangunan, Maryono: Pengabdian Belum Selesai

    Berita7 | KOTA TANGERANG — Pemerintah Kota Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus melibatkan para purna bakti dalam pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono Hasan, saat menghadiri kegiatan Halalbihalal Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kota Tangerang di Ruang Patio, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Sabtu (02/05/2026).

    Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan itu dihadiri para pensiunan pegawai negeri sipil yang tergabung dalam PWRI Kota Tangerang. Momentum tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kolaborasi lintas generasi dalam pembangunan kota.

    Maryono menyampaikan apresiasi tinggi kepada para purna bakti yang dinilai memiliki kontribusi besar dalam perjalanan pembangunan Kota Tangerang hingga saat ini.

    “Bapak dan ibu sekalian adalah bagian penting dari perjalanan panjang Kota Tangerang. Apa yang kami lanjutkan hari ini adalah hasil dari kerja keras dan pengabdian yang telah bapak dan ibu torehkan sebelumnya,” ujar Maryono.

    Menurutnya, pengabdian para senior bukan sekadar catatan masa lalu, tetapi menjadi fondasi penting dalam menjaga arah pembangunan yang berkelanjutan.

    Ia menambahkan, nilai keteladanan, integritas, serta pengalaman para purna bakti menjadi warisan berharga yang harus terus dijaga dan diteruskan oleh generasi penerus pemerintahan.

    “Nilai-nilai keteladanan, integritas, serta pengalaman yang dimiliki para senior merupakan warisan berharga yang tidak ternilai. Ini menjadi pengingat sekaligus penguat bagi kami untuk terus bekerja dengan penuh tanggung jawab,” tambahnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Pemkot Tangerang juga membuka ruang seluas-luasnya bagi para purna bakti untuk tetap berkontribusi melalui pemikiran, nasihat, serta pengalaman yang dimiliki.

    Maryono menegaskan, pembangunan yang baik tidak boleh melupakan pengalaman dan kebijaksanaan para pendahulu yang telah lebih dahulu mengabdi kepada masyarakat.

    “Kami sangat membutuhkan bimbingan dan masukan dari Bapak dan Ibu sekalian. Karena kami menyadari, pembangunan yang baik adalah pembangunan yang tidak melupakan pengalaman dan kebijaksanaan para pendahulunya,” ungkapnya.

    Suasana kegiatan berlangsung penuh kekeluargaan. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian acara halalbihalal yang menjadi momentum mempererat hubungan antaranggota PWRI dengan Pemerintah Kota Tangerang.

    Selain memperkuat silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk penghormatan pemerintah terhadap dedikasi para aparatur sipil negara yang telah memasuki masa purna tugas.

    Pemkot Tangerang, lanjut Maryono, berkomitmen untuk terus memberikan perhatian kepada para purna bakti, termasuk membuka ruang aktualisasi agar tetap aktif dan berkontribusi di tengah masyarakat.

    “Kami ingin memastikan bahwa semangat pengabdian tetap hidup. Purna bakti bukan akhir dari kontribusi, melainkan babak baru untuk terus berkarya dan memberi manfaat,” jelasnya.

    Dalam momentum Halalbihalal tersebut, Wakil Wali Kota Tangerang juga mengajak seluruh hadirin untuk menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan, dan membangun harmoni sosial di tengah masyarakat.

    Menurutnya, semangat gotong royong dan saling menghargai menjadi modal utama dalam menjaga stabilitas dan kemajuan Kota Tangerang.

    “Melalui kebersamaan dan saling menghargai, kita dapat menjaga harmoni serta memperkuat persatuan dalam kehidupan bermasyarakat,” tuturnya.

    Di akhir sambutannya, Maryono turut menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin atas nama pribadi maupun Pemerintah Kota Tangerang kepada seluruh peserta yang hadir.

    “Izinkan kami melanjutkan tongkat estafet pembangunan ini. Mohon doa dan dukungannya agar kami senantiasa amanah dalam menjalankan tugas,” tutup Maryono. (B7)