Blog

  • Puluhan Kali Curi Motor di Jakarta, Pria 46 Tahun Ditangkap Polisi, Hasil Kejahatan Dipakai Beli Narkoba

    Berita7 | JAKARTA – Aksi pencurian sepeda motor yang meresahkan warga akhirnya berhasil dibongkar jajaran Unit Reskrim Polsek Tambora, Polres Metro Jakarta Barat. Seorang pria berinisial E (46) ditangkap setelah diduga menjadi pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di sejumlah wilayah Jakarta.

    Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengaku telah melakukan aksi pencurian sepeda motor hingga puluhan kali. Polisi juga berhasil mengembangkan kasus tersebut dan mengamankan sejumlah barang bukti kendaraan hasil kejahatan.

    Kanit Reskrim Polsek Tambora  AKP SUDRAJAT DJUMANTARA mengatakan, penangkapan dilakukan setelah pihaknya menerima sejumlah laporan kehilangan kendaraan bermotor dari masyarakat dan melakukan penyelidikan secara intensif.

    “Kami berhasil mengamankan satu orang pelaku berinisial E yang diduga melakukan pencurian kendaraan bermotor di berbagai lokasi. Dari pengakuannya, pelaku sudah beraksi puluhan kali,” ujar AKP Sudrajat.

    Sejauh ini, polisi telah mengantongi sedikitnya enam laporan polisi yang berkaitan dengan aksi pelaku. Selain itu, enam unit sepeda motor hasil kejahatan juga berhasil ditemukan dalam pengembangan kasus.

    Dalam menjalankan aksinya, pelaku diketahui bekerja seorang diri. Ia berkeliling mencari sepeda motor yang terparkir di lokasi minim pengawasan, terutama kendaraan yang tidak menggunakan kunci pengaman tambahan.

    Sasaran utama pelaku adalah motor yang diparkir di gang-gang perumahan maupun lokasi sepi yang dianggap mudah untuk dieksekusi tanpa menimbulkan kecurigaan.

    [baca_juga]

    Setelah berhasil membawa kabur kendaraan korban, pelaku langsung menjual motor hasil curian ke luar daerah. Polisi mengungkap sebagian kendaraan hasil kejahatan dibawa ke wilayah Kabupaten Pandeglang, Banten, untuk menghilangkan jejak.

    Yang mengejutkan, uang hasil penjualan kendaraan curian tersebut digunakan pelaku untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus membeli narkotika.

    “Hasil kejahatan digunakan untuk kebutuhan hidup dan membeli narkoba,” ungkap petugas.

    Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan saat memarkir kendaraan, termasuk menggunakan kunci ganda guna mengurangi risiko pencurian.

    Saat ini pelaku telah diamankan di Polsek Tambora untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan penadah maupun lokasi lain yang menjadi sasaran pelaku.

    Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman penjara hingga tujuh tahun. (B7)

  • Olahraga Selam Makin Diminati! AKSI Banten Siapkan Atlet Terbaik Hadapi FORPROV 2026

    Berita7 | CILEGON – Olahraga selam rekreasi mulai menunjukkan geliat positif di Provinsi Banten. Menjelang Festival Olahraga Provinsi (FORPROV) KORMI Banten 2026, Asosiasi Keselamatan Selam Indonesia (AKSI) Provinsi Banten bergerak cepat mempersiapkan para penggiat terbaik melalui pelatihan dan latihan bersama yang digelar di ASA Sport Center, Kota Cilegon.

    Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 6 hingga 7 Juni 2026 tersebut diikuti puluhan peserta dari berbagai komunitas olahraga selam yang berasal dari sejumlah daerah di Provinsi Banten.

    Pembina AKSI Provinsi Banten, Ratna Ambarwati, mengatakan pelatihan ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan para penggiat olahraga selam menghadapi FORPROV KORMI Banten 2026 yang akan berlangsung di Kota Tangerang pada November mendatang.

    [baca_juga]

    Menurutnya, pembinaan tidak hanya difokuskan pada peningkatan kemampuan teknis peserta, tetapi juga menyangkut kesiapan pelatih, nomor pertandingan, hingga sistem kompetisi yang akan digunakan saat FORPROV berlangsung.

    “Latihan bersama ini merupakan langkah strategis untuk memastikan seluruh persiapan berjalan maksimal sehingga para penggiat olahraga selam Banten siap bersaing dan berprestasi di FORPROV 2026,” ujarnya.

    Selama pelatihan, peserta mendapatkan berbagai materi dasar penyelaman atau basic diving, teknik keselamatan, hingga peningkatan kemampuan penyelaman yang dibimbing langsung oleh instruktur berpengalaman.

    Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari Pengurus Besar AKSI Nasional melalui kehadiran Badai Vana Prastha yang memberikan materi, evaluasi teknis, serta pembekalan kepada peserta.

    Antusiasme peserta terlihat tinggi. Hampir 30 penggiat olahraga selam mengikuti seluruh rangkaian pelatihan yang berlangsung intensif selama dua hari.

    Ratna menilai olahraga selam tidak hanya menjadi sarana rekreasi dan kebugaran, tetapi juga mampu membentuk karakter generasi muda melalui kedisiplinan, keberanian, tanggung jawab, dan kerja sama tim.

    “Kami ingin olahraga selam semakin dikenal masyarakat, terutama kalangan pelajar dan generasi muda sebagai aktivitas positif yang sehat, edukatif, sekaligus menyenangkan,” katanya.

    Sementara itu, Pengurus Besar AKSI juga memastikan berbagai aspek pendukung kompetisi terus dipersiapkan, mulai dari perangkat pertandingan, sistem penjurian, hingga kesiapan wasit yang akan bertugas selama FORPROV berlangsung.

    Selain mengejar prestasi, AKSI Banten juga terus memperluas jaringan komunitas olahraga selam di berbagai kabupaten dan kota agar olahraga ini semakin berkembang di tengah masyarakat.

    Dengan persiapan yang terus dimatangkan, AKSI Provinsi Banten optimistis mampu melahirkan penggiat olahraga selam yang kompeten sekaligus menjadi salah satu kekuatan baru dalam FORPROV KORMI Banten 2026 di Kota Tangerang. (B7

  • Kelapa Dua Raih Penghargaan Bergengsi, Jadi Kecamatan dengan Realisasi PBB Tertinggi di Kabupaten Tangerang

    Berita7 | KABUPATEN TANGERANG – Kecamatan Kelapa Dua kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Kabupaten Tangerang. Dalam ajang Pajak Digital Award 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Kelapa Dua berhasil meraih penghargaan sebagai Kecamatan dengan Realisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Tertinggi II se-Kabupaten Tangerang.

    Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan pada malam penganugerahan Pajak Digital Award 2026 yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Sabtu (6/6/2026).

    Prestasi tersebut menjadi bukti tingginya kesadaran masyarakat serta keberhasilan pemerintah kecamatan dalam mendorong kepatuhan pembayaran pajak demi mendukung pembangunan daerah.

    Penghargaan diterima langsung oleh Camat Kelapa Dua, Dadang Sudrajat, S.Sos., MM., M.Si., yang hadir mewakili Kecamatan Kelapa Dua dalam acara tersebut.

    [baca_juga]

    Keberhasilan ini sekaligus menempatkan Kelapa Dua sebagai salah satu wilayah dengan kontribusi pendapatan daerah terbesar dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan di Kabupaten Tangerang.

    Dalam kesempatan itu, Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi kepada seluruh wajib pajak, pelaku usaha, dan masyarakat yang telah menunjukkan kepatuhan dalam memenuhi kewajiban perpajakan.

    Menurutnya, pajak memiliki peran penting dalam mendukung berbagai program pembangunan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, mulai dari pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan hingga pelayanan publik lainnya.

    Pemerintah Kabupaten Tangerang juga terus berkomitmen meningkatkan sistem pelayanan perpajakan yang transparan, akuntabel, dan berbasis digital guna memberikan kemudahan bagi masyarakat.

    Sementara itu, Kecamatan Kelapa Dua mengajak seluruh masyarakat untuk terus mempertahankan budaya taat pajak sebagai bentuk partisipasi aktif dalam membangun daerah.

    Melalui pembayaran pajak yang tepat waktu, pembangunan infrastruktur, peningkatan fasilitas umum, hingga berbagai program pelayanan masyarakat dapat terus berjalan secara berkelanjutan.

    Prestasi yang diraih Kelapa Dua dalam Pajak Digital Award 2026 diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung pembangunan Kabupaten Tangerang melalui kepatuhan membayar pajak. (B7)

  • Tangsel Gas Pol Jelang Porprov Banten 2026, 60 Cabang Olahraga Siap Bertarung

    Berita7 | TANGERANG SELATAN – Kota Tangerang Selatan mulai tancap gas menyambut Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026. Sebagai tuan rumah utama, Tangsel kini mematangkan persiapan venue pertandingan hingga pembinaan atlet yang akan bertarung di ajang olahraga terbesar di Provinsi Banten tersebut.

    Porprov Banten 2026 dijadwalkan berlangsung pada 15 hingga 27 November 2026 dengan total 60 cabang olahraga yang akan dipertandingkan. Ribuan atlet dari berbagai daerah diperkirakan akan hadir dan bersaing memperebutkan prestasi terbaik.

    Sekretaris Umum KONI Kota Tangerang Selatan, Irfan, mengatakan seluruh persiapan terus dikebut agar pelaksanaan Porprov berjalan sukses baik dari sisi prestasi maupun penyelenggaraan.

    Menurutnya, KONI Provinsi Banten bersama Technical Delegate dari seluruh cabang olahraga telah menyelesaikan sejumlah tahapan penting, termasuk penyusunan technical handbook yang akan menjadi pedoman resmi pertandingan.

    “Jumlah cabang olahraga yang akan dipertandingkan sudah ditetapkan sebanyak 60 cabor dan tidak ada perubahan lagi,” ujarnya.

    [baca_juga]

    Selain fokus pada regulasi pertandingan, perhatian besar juga diberikan terhadap kesiapan venue yang akan digunakan selama Porprov berlangsung. Saat ini proses verifikasi dan pemetaan lokasi terus dilakukan bersama pemerintah daerah dan panitia besar Porprov.

    Dari total 60 cabang olahraga, sebanyak 19 cabang akan menggunakan fasilitas milik pemerintah daerah. Sementara 41 cabang olahraga lainnya memanfaatkan venue swasta yang telah memenuhi standar pertandingan.

    Beberapa venue bahkan sudah mulai dipersiapkan secara khusus, termasuk arena panjat tebing di kawasan Community Center Pamulang yang akan menjadi salah satu lokasi pertandingan unggulan.

    Tidak hanya infrastruktur, pembinaan atlet juga menjadi prioritas utama. Berbagai cabang olahraga mulai meningkatkan intensitas latihan demi mengejar target prestasi saat bertanding di kandang sendiri.

    Cabang olahraga panjat tebing misalnya, kini menjalani program latihan lebih intensif dibanding sebelumnya. Sebanyak 30 atlet disiapkan untuk memperkuat kontingen Kota Tangerang Selatan pada nomor lead, speed, dan boulder.

    Waktu yang tersisa sekitar enam bulan menjelang Porprov dimanfaatkan untuk memaksimalkan kemampuan atlet melalui program latihan terukur dan berkelanjutan.

    Sementara itu, untuk cabang olahraga balap motor, panitia masih mengkaji sejumlah alternatif lokasi pertandingan. Salah satu opsi yang sedang dibahas adalah pembangunan lintasan grasstrack di kawasan Serpong.

    Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Kota Tangerang Selatan optimistis mampu menjadi tuan rumah yang sukses sekaligus meraih prestasi membanggakan pada Porprov VII Banten 2026.

    Ajang ini tidak hanya menjadi panggung olahraga terbesar di Banten, tetapi juga momentum bagi Tangsel untuk menunjukkan kualitas atlet, fasilitas olahraga, serta kemampuan sebagai tuan rumah penyelenggara event berskala provinsi. (B7)

  • Bikin Bangga! Pelajar Tangsel Ini Akan Bertanding di Swedia Membawa Nama Indonesia

    Berita7 | TANGERANG SELATAN – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar asal Kota Tangerang Selatan. Mariken Aisyah, siswi UPTD SMP Negeri 23 Kota Tangerang Selatan, berhasil terpilih sebagai atlet sepak bola putri yang akan mewakili Indonesia dalam ajang internasional Meet The World with SKF kategori U-15 di Swedia pada Juli 2026 mendatang.

    [baca_juga]

    Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi dunia pendidikan dan olahraga di Kota Tangerang Selatan. Pasalnya, Mariken menjadi salah satu atlet muda berbakat yang berhasil menembus kompetisi sepak bola usia muda tingkat dunia.

    Mariken diketahui merupakan pemain yang dibina oleh Sekolah Sepak Bola (SSB) Putri Tangsel City. Melalui kerja keras, disiplin latihan, dan prestasi yang ditunjukkan selama ini, ia akhirnya mendapatkan kesempatan emas untuk bertanding melawan tim-tim muda dari berbagai negara.

    Keberangkatan Mariken ke Swedia sekaligus menjadi bukti bahwa atlet muda perempuan Indonesia mampu bersaing di level internasional dan membawa nama bangsa di panggung dunia.

    Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UPTD SMPN 23 Kota Tangerang Selatan, Heny Khristiani, mengaku bangga atas pencapaian yang diraih siswinya tersebut.

    “Kami sangat bangga karena ini menjadi prestasi luar biasa bagi sekolah. Mariken menjadi salah satu siswa yang berkesempatan mengikuti pertandingan olahraga di luar negeri dan membawa nama Indonesia serta nama baik sekolah,” ujarnya.

    Menurut Heny, keberhasilan tersebut tidak datang secara instan. Dibutuhkan kerja keras, semangat belajar, disiplin berlatih, serta dukungan penuh dari keluarga, sekolah, dan pelatih yang selama ini mendampingi perjalanan Mariken.

    Pihak sekolah pun memberikan dukungan penuh agar Mariken dapat tampil maksimal saat berlaga di Swedia nanti. Seluruh guru dan jajaran sekolah berharap siswi berprestasi tersebut mampu memberikan penampilan terbaik sekaligus menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya.

    Prestasi yang diraih Mariken menjadi bukti bahwa pelajar Kota Tangerang Selatan memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat internasional. Keberhasilannya juga diharapkan dapat memotivasi generasi muda untuk terus berani bermimpi, bekerja keras, dan mengembangkan bakat yang dimiliki.

    Kini masyarakat Tangerang Selatan menaruh harapan besar kepada Mariken Aisyah agar mampu mengharumkan nama Indonesia dalam ajang Meet The World with SKF 2026 di Swedia. (B7

  • Viral di Momen Kelulusan, Pesan “Tidak Ada Mantan Guru” Jadi Sorotan di Jember

    Berita7 | JEMBER – Momen kelulusan siswa kelas IX SMPN 8 Jember tahun ajaran 2025/2026 berlangsung penuh haru dan makna. Di hadapan ratusan siswa yang akan melangkah ke jenjang pendidikan lebih tinggi, Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Muhammad Ridhoi, menyampaikan pesan yang menyentuh hati.

    Dalam acara Tasyakuran dan Kelulusan yang dikemas melalui kegiatan NADI 5 (KeNangan yang tidak Dilupakan), Ridhoi menegaskan bahwa jasa seorang guru tidak akan pernah berakhir meski siswa telah lulus dari sekolah.

    “Tidak ada istilah mantan guru. Beliau tetap guru kalian sampai kapan pun,” tegas Muhammad Ridhoi disambut tepuk tangan para peserta yang hadir.

    Pernyataan tersebut menjadi salah satu momen paling berkesan dalam acara yang digelar di halaman SMPN 8 Jember, Sabtu (6/6/2026).

    Menurut Ridhoi, penghormatan kepada guru merupakan salah satu syarat penting untuk memperoleh ilmu yang bermanfaat dalam kehidupan.

    Selain itu, ia juga mengingatkan para lulusan bahwa tantangan yang akan dihadapi di jenjang pendidikan berikutnya jauh lebih besar dibandingkan saat masih duduk di bangku SMP.

    “Tantangan ke depan lebih besar. Jadikan ilmu dan pengalaman selama belajar di SMPN 8 Jember sebagai bekal untuk meraih masa depan yang lebih baik,” pesannya.

    Ridhoi menjelaskan, pelaksanaan tasyakuran di lingkungan sekolah sengaja dilakukan agar para siswa memiliki kenangan terakhir yang kuat bersama teman, guru, dan seluruh keluarga besar sekolah sebelum melanjutkan perjalanan pendidikan mereka.

    [baca_juga]

    Acara yang mengusung tema “Nyalakan Asa, Dekap Impian” tersebut juga dihadiri mantan Kepala SMPN 8 Jember, Tutuk Pancaningtyas Suryandari, serta Kepala Sekolah yang baru, Dwi Kristatiningsih.

    Dalam kesempatan itu, Tutuk turut menyampaikan pesan kepada penerusnya agar terus melanjutkan berbagai program positif yang telah dibangun selama ini demi kemajuan sekolah.

    Suasana semakin meriah ketika para siswa kelas VII dan VIII menampilkan berbagai pertunjukan seni, mulai dari tari tradisional, solo vokal hingga pantomim yang mendapat apresiasi dari para tamu undangan.

    Panitia juga memberikan penghargaan kepada siswa berprestasi akademik maupun non-akademik sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras dan dedikasi mereka selama menempuh pendidikan.

    Bagi para lulusan, NADI 5 bukan hanya menjadi seremoni perpisahan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa perjalanan meraih mimpi baru saja dimulai, dengan doa dan bimbingan guru yang akan selalu menyertai langkah mereka. (B7

  • Fantastis! Jember Terima Bantuan Pertanian Terbesar Sepanjang Sejarah, Nilainya Rp312 Miliar

    Berita7 | JEMBER – Ribuan petani di Kabupaten Jember mendapat kabar menggembirakan. Pemerintah menggelontorkan bantuan sektor pertanian senilai Rp312 miliar yang disebut sebagai bantuan terbesar sepanjang sejarah daerah tersebut.

    Program raksasa ini mencakup bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), benih unggul, pupuk, pembangunan irigasi, hingga teknologi pertanian modern yang akan disalurkan ke berbagai wilayah di Kabupaten Jember selama 2025 hingga 2026.

    [baca_juga]

    Bupati Jember Muhammad Fawait menyebut bantuan tersebut menjadi tonggak penting dalam memperkuat sektor pertanian yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat.

    “Ini bantuan terbesar yang pernah diterima Jember untuk sektor pertanian. Nilainya mencapai Rp312 miliar dan manfaatnya akan dirasakan langsung oleh para petani,” kata Fawait saat memberikan keterangan di Kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Jember.

    Bantuan yang mulai disalurkan meliputi 170 unit pompa air, 47 unit combine harvester, puluhan traktor roda empat dan roda dua, drone pertanian, hingga berbagai mesin pengolahan hasil panen.

    Tak hanya itu, pemerintah juga menyiapkan bantuan rice milling unit, mesin pengolahan hasil pertanian, serta berbagai peralatan modern yang bertujuan meningkatkan produktivitas dan menekan biaya produksi petani.

    Langkah besar ini dilakukan untuk mempercepat modernisasi pertanian sekaligus meningkatkan hasil panen di tengah tantangan perubahan iklim dan kebutuhan pangan yang terus meningkat.

    Selain alsintan, pemerintah juga menyiapkan rehabilitasi 16 titik irigasi besar yang tersebar di sejumlah kecamatan. Program tersebut dinilai sangat penting karena sistem pengairan menjadi faktor utama keberhasilan produksi pertanian.

    “Irigasi merupakan urat nadi pertanian. Ketika air tersedia dengan baik, produktivitas petani akan meningkat secara signifikan,” ujarnya.

    Pemkab Jember juga memastikan pengajuan bantuan tambahan terus dilakukan ke pemerintah pusat agar dukungan terhadap petani semakin besar pada tahun-tahun mendatang.

    Masuknya bantuan senilai Rp312 miliar tersebut diproyeksikan mampu mendongkrak luas tanam, meningkatkan produktivitas lahan, mempercepat proses panen, sekaligus memperkuat posisi Jember sebagai salah satu lumbung pangan terbesar di Jawa Timur.

    Program ini sekaligus menjadi harapan baru bagi ribuan petani yang selama bertahun-tahun menghadapi berbagai kendala mulai dari keterbatasan alat produksi hingga persoalan irigasi.

    Dengan dukungan alat modern dan infrastruktur yang lebih baik, sektor pertanian Jember diyakini akan memasuki babak baru menuju pertanian yang lebih maju, efisien, dan menguntungkan bagi petani. (B7

  • Rp312 Miliar Mengalir ke Jember! Bantuan Pertanian Terbesar Sepanjang Sejarah Resmi Digelontorkan

    Berita7 | JEMBER – Kabar menggembirakan datang bagi ribuan petani di Kabupaten Jember. Pemerintah pusat menggelontorkan bantuan sektor pertanian senilai Rp312 miliar yang disebut sebagai bantuan terbesar sepanjang sejarah yang pernah diterima daerah tersebut.

    Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengungkapkan bantuan jumbo itu mencakup berbagai program strategis mulai dari alat pertanian modern, bibit unggul, pupuk, hingga pembangunan dan perbaikan infrastruktur pertanian yang tersebar di seluruh wilayah Jember.

    “Bantuan pertanian yang masuk ke Jember pada tahun 2025 hingga 2026 mencapai sekitar Rp312 miliar. Ini menjadi bantuan terbesar yang pernah diterima Jember untuk sektor pertanian,” ujar Fawait saat konferensi pers di Kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Jember.

    Menurutnya, bantuan tersebut merupakan hasil komunikasi intensif dengan pemerintah pusat guna mempercepat pembangunan sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Jember.

    [baca_juga]

    Salah satu program terbesar adalah Optimalisasi Lahan (Oplah) yang menjangkau seluruh kecamatan. Program ini diperkuat dengan bantuan 100 unit Irigasi Perpompaan (Irpom) yang akan membantu petani mengatasi persoalan ketersediaan air di lahan pertanian.

    Tak hanya itu, pemerintah juga menyiapkan 190 titik pemeliharaan jaringan irigasi serta 16 proyek rehabilitasi irigasi skala besar untuk memperkuat sistem pengairan pertanian.

    “Selama ini sekitar 70 persen infrastruktur pertanian kita kondisinya kurang baik. Karena itu kami berjuang agar pemerintah pusat memberikan perhatian lebih besar kepada Jember,” katanya.

    Dukungan bagi petani juga diwujudkan melalui bantuan bibit jagung untuk lahan seluas 3.540 hektare. Selain itu tersedia pula bantuan benih padi, kopi, tebu, hingga berbagai kebutuhan produksi pertanian lainnya.

    Di sisi mekanisasi, puluhan alat pertanian modern turut disalurkan. Mulai dari traktor roda dua dan roda empat, drone pertanian, mesin roasting kopi, kendaraan roda tiga, hingga puluhan unit combine harvester yang akan mempercepat proses panen petani.

    Bupati optimistis berbagai bantuan tersebut akan mendorong peningkatan Luas Tambah Tanam (LTT) padi di Jember yang saat ini tercatat sebagai salah satu yang terbesar di Jawa Timur.

    Selain meningkatkan produktivitas, program ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga hasil pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di tengah tantangan ekonomi nasional.

    Dengan masuknya bantuan ratusan miliar rupiah tersebut, sektor pertanian Jember diproyeksikan mengalami percepatan pertumbuhan yang signifikan dalam dua tahun ke depan dan semakin memperkuat posisi Jember sebagai salah satu lumbung pangan utama di Jawa Timur. (B7

  • DPR RI dan UNEJ Bergerak, RUU Perlindungan Pasar Tradisional Libatkan Pedagang Secara Langsung

    Berita7 | JEMBER – Upaya memperkuat eksistensi pasar tradisional di tengah perkembangan ekonomi modern terus dilakukan. Universitas Jember (UNEJ) bersama Badan Keahlian DPR RI menggelar Seminar Nasional bertajuk Peningkatan Partisipasi Publik yang Bermakna dalam Penyusunan Rancangan Undang-Undang tentang Pelindungan dan Pemberdayaan Pasar Tradisional di Gedung Soedjarwo, Jumat (5/6/2026).

    Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi akademisi, pemerintah, legislatif, serta perwakilan pedagang untuk menyampaikan pandangan terkait regulasi yang akan menjadi dasar perlindungan pasar tradisional di Indonesia.

    Rektor Universitas Jember, Dr. Ir. Iwan Taruna, M.Eng., IPM., ASEAN Eng., menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat dalam penyusunan regulasi merupakan bagian penting dalam menghasilkan kebijakan yang berkualitas dan tepat sasaran.

    “Masyarakat harus menjadi bagian dari proses pembentukan kebijakan agar aturan yang lahir benar-benar menjawab kebutuhan yang ada di lapangan,” ujarnya saat membuka seminar nasional tersebut.

    Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung proses legislasi melalui kajian akademik, penguatan sumber daya manusia, hingga penyediaan data berbasis riset yang dapat dijadikan dasar pengambilan keputusan.

    Ia menilai pasar tradisional masih menjadi denyut utama ekonomi kerakyatan karena mempertemukan petani, pelaku UMKM, pedagang hingga konsumen dalam satu ekosistem yang saling mendukung.

    [baca_juga]

    Sementara itu, Kepala Badan Keahlian DPR RI, Prof. Dr. Bayu Dwi Anggono, S.H., M.H., mengapresiasi kontribusi Universitas Jember dalam berbagai proses legislasi nasional. Ia menyebut UNEJ sebagai salah satu perguruan tinggi yang aktif terlibat dalam penyusunan naskah akademik maupun rancangan undang-undang selama beberapa tahun terakhir.

    Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Badan Keahlian DPR RI dan Universitas Jember sebagai bentuk penguatan kolaborasi dalam bidang legislasi, penelitian, serta pengembangan sumber daya manusia.

    “UNEJ memiliki potensi besar dan banyak akademisi yang telah berkontribusi dalam berbagai penyusunan regulasi nasional. Kolaborasi ini akan terus diperkuat ke depan,” kata Prof. Bayu.

    Ia mengungkapkan sepanjang tahun 2025 Badan Keahlian DPR RI menghasilkan ratusan naskah akademik, rancangan undang-undang, serta berbagai publikasi ilmiah yang melibatkan ribuan akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

    Kerja sama tersebut juga membuka peluang bagi mahasiswa UNEJ untuk mengikuti program magang di Badan Keahlian DPR RI melalui skema Magang Hub Kemnaker.

    Dukungan terhadap penguatan pasar tradisional juga datang dari Pemerintah Kabupaten Jember. Bupati Jember, H. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., menegaskan bahwa pasar tradisional merupakan salah satu fondasi ekonomi daerah yang terbukti mampu menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.

    Menurutnya, sektor informal yang ditopang oleh pasar tradisional memiliki kontribusi besar terhadap tingginya konsumsi domestik yang selama ini menjadi kekuatan ekonomi Indonesia.

    “Pasar tradisional adalah bagian penting dari ekonomi rakyat. Karena itu pemerintah daerah harus hadir memberikan perlindungan dan dukungan nyata,” ujarnya.

    Sebagai bentuk keberpihakan kepada pedagang, Pemkab Jember telah menghapus retribusi pasar sejak tahun 2025 atau menurunkannya hingga 100 persen. Selain itu, pembangunan Pasar Tanjung yang menjadi pasar tradisional terbesar di Kabupaten Jember juga terus dikebut dan ditargetkan selesai pada awal 2027.

    Melalui seminar nasional ini, seluruh pihak berharap lahirnya regulasi yang mampu memberikan perlindungan sekaligus pemberdayaan bagi pasar tradisional sehingga tetap menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat di masa mendatang. (B7

  • Istana Buka Suara soal Isu Menteri Keuangan Mundur, Tegaskan Tak Ada Reshuffle di Tengah Tekanan Rupiah

    Berita7 | Jakarta – Istana Kepresidenan menegaskan tidak ada rencana pengunduran diri Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa maupun perombakan kabinet dalam waktu dekat. Penegasan tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (4/6/2026), menyusul beredarnya isu yang menyebut Menteri Keuangan akan mundur dari jabatannya.

    Menurut Prasetyo, informasi mengenai pengunduran diri maupun reshuffle kabinet tidak benar. Pemerintah saat ini justru fokus memperkuat koordinasi antarotoritas ekonomi guna menjaga stabilitas nasional di tengah tekanan terhadap nilai tukar rupiah.

    “Tidak ada rencana pergantian. Justru yang saat ini dibutuhkan adalah koordinasi yang erat dan intensif antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, serta Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian,” kata Prasetyo.

    Ia menjelaskan, Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa sebelumnya juga telah menegaskan bahwa dirinya tetap menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai Menteri Keuangan.

    [baca_juga]

    Pernyataan tersebut sekaligus menjawab berbagai spekulasi yang berkembang di tengah pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Dalam beberapa waktu terakhir, pergerakan rupiah menjadi perhatian pelaku pasar dan masyarakat setelah menembus level Rp18.000 per dolar AS.

    Meski demikian, pemerintah meminta masyarakat tidak khawatir. Istana menilai fundamental ekonomi Indonesia masih berada dalam kondisi yang kuat untuk menghadapi dinamika ekonomi global dan tekanan pasar keuangan internasional.

    Prasetyo menyebut ketahanan ekonomi Indonesia tercermin dari pertumbuhan ekonomi nasional yang tetap terjaga serta tingkat inflasi yang masih terkendali.

    “Kita harus yakin bahwa fundamental ekonomi Indonesia sesungguhnya cukup kuat. Hal itu terlihat dari pertumbuhan ekonomi yang masih terjaga dan inflasi yang tetap terkendali,” ujarnya.

    Pemerintah juga terus memantau perkembangan nilai tukar rupiah serta kondisi pasar keuangan secara menyeluruh. Berbagai langkah koordinasi terus dilakukan antara pemerintah, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan lembaga terkait untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.

    Penguatan koordinasi tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan pasar sekaligus memastikan kondisi ekonomi nasional tetap berada pada jalur yang sehat di tengah berbagai tantangan global.

    Dengan penegasan dari Istana, isu mengenai pengunduran diri Menteri Keuangan maupun reshuffle kabinet diharapkan tidak lagi menimbulkan spekulasi yang dapat memengaruhi sentimen pasar dan kepercayaan investor terhadap perekonomian Indonesia. (B7