Berita7 | Jember — Pemerintah Kabupaten Jember resmi melepas sekitar 2.000 Jemaah Calon Haji (JCH) musim haji 1447 H/2026 M di Gedung Balai Serbaguna, Senin (4/5/2026). Pelepasan ini berdampak langsung pada kesiapan keberangkatan jemaah, khususnya dalam aspek kesehatan, keamanan, dan kelancaran ibadah di Tanah Suci.
Sebanyak 2.000 jemaah kini mulai bersiap menjalani rangkaian ibadah haji, setelah melalui proses persiapan panjang lintas sektor. Jumlah ini menjadi yang terbanyak di Provinsi Jawa Timur tahun ini, sekaligus menunjukkan keseriusan Pemkab Jember dalam memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat.
“Jemaah harus menjaga kesehatan dan mempersiapkan diri secara fisik maupun rohani. Ibadah haji membutuhkan kekuatan yang tidak sedikit, sehingga kesiapan menjadi kunci utama,” ujar Bupati Jember, Muhammad Fawait.
Ia menambahkan, langkah tersebut tidak hanya berfokus pada kesiapan teknis keberangkatan, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang terhadap kualitas ibadah dan citra jemaah Indonesia di mata dunia. Selain itu, para jemaah juga diingatkan untuk menjadi duta daerah dengan menjaga sikap dan akhlak selama berada di Tanah Suci.
Data dari Kementerian Agama Kabupaten Jember mencatat sekitar 350 jemaah masuk kategori risiko tinggi (risti). Hal ini menjadi perhatian khusus bagi tim kesehatan yang telah disiapkan untuk mendampingi sejak keberangkatan hingga kepulangan.
Selain itu, kegiatan ini juga menegaskan kuatnya sinergi lintas sektor, mulai dari Dinas Perhubungan, Kepolisian, hingga Dinas Kesehatan. Koordinasi intensif dilakukan untuk memastikan kesiapan armada, kesehatan pengemudi, tim medis, serta rekayasa lalu lintas agar proses pemberangkatan berjalan aman dan lancar tanpa hambatan.
Sejumlah jemaah dan keluarga mengaku haru dan bersyukur atas perhatian pemerintah daerah. Mereka merasa lebih tenang karena seluruh kebutuhan, mulai dari transportasi hingga layanan kesehatan, telah dipersiapkan secara matang. Hal ini menunjukkan bahwa pelayanan yang diberikan benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat.
Di tingkat kecamatan, kesiapan juga terus dimatangkan. Kecamatan Kencong menyiapkan 373 jemaah dengan dukungan 9 armada bus, sementara wilayah Balung, Puger, dan Wuluhan telah menyelaraskan teknis pemberangkatan melalui koordinasi lintas instansi. Pemeriksaan kesehatan akhir hingga simulasi keberangkatan pun telah dilakukan secara menyeluruh.
Pemerintah Kabupaten Jember berharap seluruh proses ibadah haji tahun ini berjalan lancar, aman, dan penuh keberkahan. Sinergi yang kuat antarinstansi diharapkan mampu menciptakan pelayanan optimal, sekaligus memastikan para jemaah dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan kembali sebagai haji yang mabrur. (BM)
