Sosialisasi SPMB 2026 di SMA Negeri 5 Jember Hari Ini, Ratusan Wali Murid Dilibatkan

Written by

in

Berita7 | Jember — Sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026 digelar di SMA Negeri 5 Jember pada Rabu (6/5). Kegiatan ini melibatkan ratusan calon wali murid dan bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh terkait mekanisme penerimaan siswa baru tahun ini.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekitar 300 calon wali murid hadir dalam kegiatan yang berlangsung di area masjid sekolah. Sosialisasi ini difokuskan kepada orang tua karena para siswa tingkat SMP masih menjalani ujian sekolah sehingga belum dapat mengikuti kegiatan secara langsung.

“Seharusnya kami juga mengundang calon siswa, namun karena mereka masih ujian, maka kami prioritaskan orang tua. Total sekitar 300 wali murid hadir,” ujar Kepala Sekolah, Muhammad Lutfi Helmi.

Dalam kegiatan tersebut, pihak sekolah menghadirkan operator sekolah untuk menjelaskan secara teknis pelaksanaan SPMB 2026. Materi yang disampaikan mencakup alur pendaftaran, perubahan sistem seleksi, hingga komponen penilaian terbaru yang akan digunakan pada tahun ini.

Salah satu poin penting yang disampaikan adalah perubahan urutan jalur pendaftaran. Jika pada tahun sebelumnya dimulai dari jalur afirmasi, kemudian prestasi dan domisili, maka tahun ini dimulai dari jalur domisili terlebih dahulu, baru dilanjutkan afirmasi dan prestasi.

Selain itu, terdapat perubahan pada persentase kuota di masing-masing jalur penerimaan. Hal ini menjadi perhatian utama para wali murid karena berpengaruh langsung terhadap peluang diterimanya calon siswa di sekolah tujuan.

Perubahan lain yang cukup signifikan adalah dimasukkannya nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai bagian dari komponen penilaian. Sebelumnya, nilai ini belum digunakan dalam sistem seleksi.

“Dulu belum ada nilai TKA, sekarang sudah menjadi salah satu komponen penilaian karena hampir semua SMP di Jawa Timur sudah menerapkannya,” jelas Lutfi.

Tak hanya itu, sistem pemenuhan pagu juga mengalami perubahan. Jika sebelumnya dilakukan pada masing-masing jalur, kini pemenuhan pagu akan dilakukan pada tahap akhir setelah seluruh proses seleksi selesai.

Untuk tahun ajaran 2026, sekolah ini membuka sebanyak delapan rombongan belajar (rombel) dengan total kuota sekitar 288 siswa. Jumlah undangan yang disebar kepada wali murid pun disesuaikan dengan kapasitas tersebut agar informasi dapat tersampaikan secara optimal.

Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari tahapan berjenjang yang sebelumnya telah dilakukan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Setelah sosialisasi di tingkat provinsi, dilanjutkan ke tingkat rayon, kemudian ke masing-masing sekolah.

SMA Negeri 5 Jember sendiri tergabung dalam Rayon 2 bersama sejumlah sekolah lain di wilayah Kabupaten Jember. Sosialisasi tingkat rayon sebelumnya juga telah dilakukan dengan menyasar sekolah-sekolah SMP sebagai bagian dari penyebaran informasi awal kepada calon peserta didik.

Pelaksanaan sosialisasi ini juga dilakukan secara serentak oleh seluruh SMA Negeri di Kabupaten Jember berdasarkan kesepakatan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS). Langkah ini diambil untuk memastikan informasi yang diterima masyarakat seragam dan tidak menimbulkan kebingungan.

Dengan adanya kegiatan ini, pihak sekolah berharap seluruh calon siswa dan wali murid dapat memahami alur SPMB secara lebih jelas. Hal ini dinilai penting agar proses pendaftaran berjalan lancar, transparan, dan tidak menimbulkan kendala di kemudian hari.

Situasi saat ini sosialisasi telah selesai dilaksanakan dan berjalan kondusif. Para wali murid terlihat aktif mengikuti pemaparan serta mengajukan pertanyaan terkait mekanisme pendaftaran.(BAM)