BPBD Kota Tangerang dan Primaya Hospital Gelar Simulasi Megathrust, 15 Personel Disiagakan

Written by

in

Berita7 | TANGERANG — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang bersinergi dengan Primaya Hospital Tangerang menggelar simulasi penanggulangan bencana skala besar di area rumah sakit, Selasa (19/5/2026). Simulasi tersebut difokuskan untuk memperkuat mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi gempa bumi megathrust hingga kebakaran perkotaan.

Kegiatan ini melibatkan puluhan staf rumah sakit dengan dukungan 15 personel BPBD Kota Tangerang lengkap dengan sarana penyelamatan darurat untuk memastikan prosedur evakuasi berjalan maksimal saat kondisi kritis.

Direktur Primaya Hospital Tangerang dr. Putri Syam mengatakan, simulasi tersebut menjadi langkah penting untuk menguji kesiapan staf serta memastikan fasilitas rumah sakit tetap mampu beroperasi dalam kondisi darurat.

“Simulasi ini diadakan sebagai bentuk penanggulangan bencana, terutama untuk gempa bumi dan kebakaran. Kita ingin melihat kesiapsiagaan para staf dan kesiapan fasilitas saat kondisi kritis,” ujar dr. Putri.

Dalam simulasi tersebut, seluruh staf dilatih melakukan evakuasi horizontal maupun vertikal dengan memprioritaskan keselamatan pasien, pengunjung dan tenaga medis menuju titik aman yang telah ditentukan.

Selain menguji kemampuan evakuasi, kegiatan ini juga menjadi evaluasi terhadap standar operasional prosedur (SOP) penanggulangan bencana yang selama ini diterapkan di lingkungan rumah sakit.

“Harapannya, hasil simulasi ini dapat memberikan rasa percaya diri kepada staf agar lebih siap menanggulangi bencana demi keselamatan pasien dan pengunjung rumah sakit,” katanya.

Sementara itu, Inspektur Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Tangerang Daik Romatta menilai langkah Primaya Hospital Tangerang menjadi bagian penting dalam membangun kesiapsiagaan kebencanaan di wilayah perkotaan.

“Kegiatan ini menjadi langkah antisipasi dan mitigasi untuk melihat kemampuan rumah sakit menghadapi kemungkinan bencana,” jelasnya.

Ia menambahkan, simulasi bersama tersebut tidak hanya melatih kesiapan mental petugas, tetapi juga memperkuat koordinasi internal maupun eksternal saat penanganan situasi darurat berlangsung.

BPBD Kota Tangerang juga mengimbau rumah sakit, instansi hingga perusahaan swasta lainnya untuk rutin menggelar simulasi penanggulangan bencana guna meningkatkan kesiapan menghadapi potensi bencana di Kota Tangerang.

(B7)

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *