Berita7 | Jakarta,. – Polda Metro Jaya menyiagakan ribuan personel gabungan untuk mengamankan kegiatan penyampaian pendapat di muka umum di wilayah Jakarta. Langkah ini dilakukan guna memastikan situasi tetap aman, tertib, serta arus lalu lintas berjalan lancar di tengah potensi peningkatan aktivitas masyarakat.
Pengamanan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan unsur TNI, pemerintah daerah, hingga unsur pengamanan internal di sekitar lokasi kegiatan.
Pengamanan aksi penyampaian pendapat ini melibatkan total 12.263 personel Polda Metro Jaya, yang terdiri dari 12.263 personel Polri, 500 personel TNI, 74 personel pemerintah daerah, 400 personel Pamdal DPR/MPR RI, serta 1.000 personel Sabuk Kamtibmas atau potensi masyarakat.
Seluruh personel disebar di titik-titik strategis untuk mengantisipasi kepadatan massa dan mengatur arus lalu lintas yang berpotensi terdampak. Rekayasa lalu lintas juga disiapkan secara situasional, menyesuaikan kondisi di lapangan.
Pihak kepolisian menekankan bahwa pengamanan ini bukan hanya berfokus pada pengendalian massa, tetapi juga memastikan aktivitas masyarakat umum tetap berjalan normal di tengah adanya kegiatan penyampaian aspirasi.
Kombes Budi dari Polda Metro Jaya menyampaikan bahwa kehadiran personel gabungan di lapangan bertujuan untuk memberikan rasa aman bagi seluruh pihak.
Ia menegaskan bahwa aparat disiagakan untuk memastikan kelancaran penyampaian aspirasi dari berbagai elemen masyarakat tanpa mengganggu ketertiban umum.
Menurutnya, kepolisian menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum karena hal tersebut dijamin oleh undang-undang. Namun, ia mengingatkan agar kegiatan tetap dilakukan secara tertib dan tidak merusak fasilitas umum.
Kehadiran ribuan personel di lapangan diharapkan mampu meminimalkan potensi gangguan keamanan serta kemacetan di sejumlah titik di Jakarta. Masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi aksi juga diimbau untuk tetap mengikuti arahan petugas.
Selain itu, rekayasa lalu lintas yang diterapkan secara situasional bertujuan untuk menjaga kelancaran mobilitas warga, terutama di jalur-jalur utama yang berpotensi terdampak konsentrasi massa.
Polda Metro Jaya akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan melakukan penyesuaian pengamanan sesuai kondisi aktual. Koordinasi dengan TNI, pemerintah daerah, serta unsur pengamanan lainnya juga terus diperkuat untuk memastikan situasi tetap kondusif.
Petugas di lapangan diminta untuk mengedepankan pendekatan humanis dalam mengawal jalannya aksi, sekaligus menjaga komunikasi yang baik dengan peserta kegiatan.
Dengan pengamanan berskala besar ini, aparat berharap kegiatan penyampaian pendapat di Jakarta dapat berlangsung aman, tertib, dan damai tanpa mengganggu aktivitas masyarakat luas. Stabilitas keamanan dan kelancaran lalu lintas menjadi fokus utama dalam pengawalan aksi tersebut. (B7)

Leave a Reply