Pemkot Tangerang Gaspol Bangun City Branding, Fokus Tarik Investor dan Talenta Kreatif

Written by

in

Beritaa7 | Kota Tangerang,.— Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperkuat strategi pembangunan daerah melalui penguatan city branding guna meningkatkan daya tarik investasi, wisata, hingga pengembangan ekonomi kreatif.

Langkah strategis tersebut ditunjukkan Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono, saat mengikuti Executive Workshop Region/City Branding di Yogyakarta pada 22–23 Mei 2026.

Forum nasional tersebut diikuti kepala daerah dan jajaran strategis dari berbagai wilayah di Indonesia untuk memperkuat strategi branding daerah agar mampu menarik investor, wisatawan, pelaku usaha, hingga talenta kreatif.

Maryono menilai, city branding menjadi langkah penting agar Kota Tangerang tidak hanya dikenal sebagai kota penyangga Ibu Kota, tetapi juga memiliki identitas yang kuat, modern, dan berkarakter.

“Banyak perspektif dan inspirasi baru yang kami dapat dari para pakar. Ini menjadi bekal penting untuk semakin memperkuat karakter dan positioning Kota Tangerang agar lebih dikenal dan memiliki daya tarik yang kuat,” ujarnya, Minggu (24/5/2026).

Menurutnya, Kota Tangerang memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan sebagai kekuatan branding daerah. Mulai dari keberagaman budaya, geliat ekonomi kreatif, hingga ikon kawasan seperti Sungai Cisadane yang telah melekat dengan identitas kota.

“Kita ingin semua potensi itu dapat dikemas lebih terarah dan terintegrasi. Karena city branding bukan hanya soal slogan, tetapi bagaimana membangun kebanggaan masyarakat terhadap kotanya sekaligus menciptakan daya tarik bagi investor dan wisatawan,” tegasnya.

Selain memperkuat identitas kota, strategi city branding juga diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan daya saing Kota Tangerang di tingkat nasional maupun global.

Sejumlah pelaku usaha dan masyarakat menyambut positif langkah tersebut karena dinilai mampu membuka peluang investasi baru sekaligus meningkatkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Maryono berharap strategi kreatif yang diperoleh melalui workshop dapat menjadi referensi dalam memperkuat promosi daerah dan menciptakan citra Kota Tangerang yang lebih modern dan kompetitif.

“Harapannya, Kota Tangerang tidak hanya dikenal sebagai kota penyangga, tetapi juga sebagai kota yang punya identitas kuat, nyaman dikunjungi, menarik untuk berinvestasi, dan membanggakan bagi warganya sendiri,” pungkasnya. (B7

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *