Blog

  • Tinjau SDN Babakan 01, Pilar Soroti Kebersihan Sekolah dan Fasilitas Belajar Siswa

    Berita7 | TANGERANG SELATAN – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan melakukan peninjauan langsung ke SD Negeri Babakan 01, Kecamatan Setu, Kamis (4/6/2026). Dalam kunjungannya, Pilar mengecek kondisi bangunan sekolah sekaligus memastikan proses belajar mengajar berjalan dengan aman dan nyaman bagi siswa.

    Peninjauan dilakukan hingga ke lantai tiga gedung sekolah yang sebelumnya telah direvitalisasi oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Sejumlah fasilitas turut diperiksa, mulai dari ruang kelas, toilet, ruang guru, perpustakaan hingga area penunjang lainnya.

    Kunjungan tersebut menjadi bagian dari evaluasi terhadap fasilitas pendidikan yang telah dibangun menggunakan anggaran pemerintah. Pilar menegaskan, bangunan sekolah yang sudah direvitalisasi harus dijaga dan dirawat agar dapat dimanfaatkan secara optimal dalam jangka panjang.

    Menurutnya, kebersihan lingkungan sekolah menjadi salah satu faktor penting yang berpengaruh terhadap kenyamanan dan kesehatan peserta didik maupun tenaga pendidik.

    “Ada beberapa hal yang saya review dan evaluasi terkait kondisi bangunan sekolah. Tetap dijaga dan dirawat dengan sebaik-baiknya, terutama masalah kebersihan. Kesehatan anak-anak kita dan para pengajar harus terus dijaga,” ujar Pilar.

    Saat melakukan pengecekan, Pilar menemukan beberapa bagian bangunan yang memerlukan perhatian lebih lanjut. Beberapa fasilitas seperti toilet dan plafon di area luar bangunan dinilai perlu segera diperbaiki guna menjaga keamanan pengguna sekolah.

    [baca_juga]

    Meski demikian, ia menjelaskan bahwa kerusakan yang ditemukan masih tergolong ringan dan tidak berada di dalam ruang kelas. Namun perbaikan tetap harus dilakukan sesegera mungkin agar tidak menimbulkan risiko bagi siswa maupun guru.

    “Karena masa retensinya sudah selesai, berarti dinas harus segera memperbaiki kekurangan yang ada. Perbaikannya bersifat minor, tetapi harus tetap segera ditangani untuk menjamin keamanan siswa dan tenaga pendidik,” katanya.

    Selain menyoroti kondisi fisik bangunan, Pilar juga memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan fasilitas perpustakaan sekolah. Ia meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan terus meningkatkan kualitas sarana literasi guna menumbuhkan minat baca siswa sejak usia dini.

    Menurutnya, perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan buku, tetapi juga harus menjadi ruang belajar yang nyaman dan menarik bagi peserta didik.

    Ia mendorong adanya penambahan koleksi buku anak, khususnya buku cerita dan bacaan edukatif yang dapat memperkaya wawasan siswa. Selain itu, fasilitas pendukung seperti komputer dan pendingin ruangan juga dinilai penting untuk meningkatkan kenyamanan saat belajar.

    “Perbanyak buku-buku anak seperti buku cerita. Jika anggarannya memungkinkan, bisa ditambah perangkat komputer dan pendingin ruangan agar anak-anak merasa nyaman saat membaca dan belajar di perpustakaan,” ungkapnya.

    Melalui peninjauan tersebut, Pemerintah Kota Tangerang Selatan ingin memastikan seluruh fasilitas pendidikan yang telah dibangun dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Lingkungan sekolah yang aman, bersih, nyaman, serta didukung fasilitas belajar yang memadai diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan dan prestasi siswa di Kota Tangerang Selatan. (B7

  • Laporan Warga Langsung Ditindak, Kecamatan Cibodas Hentikan Pembakaran Sampah di RW 01

    Berita7 | TANGERANG – Respons cepat ditunjukkan Pemerintah Kecamatan Cibodas setelah menerima laporan masyarakat terkait aktivitas pembakaran sampah sembarangan di wilayah RW 01, Kelurahan Cibodas, Kota Tangerang, Kamis (4/6/2026).

    Laporan yang masuk dari warga langsung ditindaklanjuti petugas Ketenteraman dan Ketertiban (Trantib) Kecamatan Cibodas dengan melakukan pengecekan ke lokasi guna memastikan kondisi sebenarnya di lapangan.

    Setibanya di lokasi, petugas mendapati adanya aktivitas pembakaran sampah yang menimbulkan kepulan asap dan berpotensi mengganggu kenyamanan warga sekitar. Selain berdampak terhadap kualitas udara, pembakaran sampah juga dinilai dapat memicu gangguan kesehatan bagi masyarakat yang berada di sekitar area tersebut.

    [baca_juga]

    Camat Cibodas Ahmad Suhendar mengatakan, petugas segera mengambil langkah cepat dengan memberikan teguran langsung kepada pelaku pembakaran sampah sekaligus memberikan edukasi mengenai dampak negatif yang dapat ditimbulkan.

    Menurutnya, pembakaran sampah secara terbuka bukan hanya menyebabkan pencemaran udara, tetapi juga berisiko mengganggu lingkungan permukiman apabila dilakukan secara terus-menerus.

    “Setibanya di lokasi, petugas mendapati adanya aktivitas pembakaran sampah yang berpotensi menimbulkan gangguan lingkungan dan kenyamanan warga sekitar,” ujar Ahmad Suhendar.

    Tidak hanya memberikan teguran, petugas juga langsung melakukan pemadaman guna menghentikan proses pembakaran dan mencegah asap semakin menyebar ke lingkungan sekitar.

    Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk upaya menjaga ketertiban lingkungan sekaligus mengurangi risiko pencemaran udara yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.

    Ahmad Suhendar menegaskan, setiap laporan yang disampaikan masyarakat akan ditindaklanjuti secara cepat dan responsif sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada warga.

    Ia menilai partisipasi masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga kualitas lingkungan. Karena itu, pihaknya mengajak warga untuk terus aktif melaporkan berbagai aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban maupun kebersihan lingkungan.

    “Peran aktif masyarakat dalam menyampaikan informasi maupun pengaduan menjadi bagian penting dalam menjaga lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman,” katanya.

    Pihak Kecamatan Cibodas juga menyampaikan apresiasi kepada warga yang peduli terhadap kondisi lingkungan dengan melaporkan kejadian tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik.

    Ke depan, Kecamatan Cibodas akan terus mengintensifkan edukasi kepada masyarakat mengenai pengelolaan sampah yang ramah lingkungan serta mengingatkan warga untuk tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan.

    Melalui sinergi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan tercipta lingkungan yang lebih bersih, sehat, aman, serta nyaman bagi seluruh warga Kota Tangerang, khususnya di wilayah Kecamatan Cibodas. (B7

  • Kepulan Asap Hebohkan Pasar Tanah Tinggi, Truk Box Terbakar di Tengah Jalan

    Berita7 | TANGERANG – Kepulan asap tebal mendadak menggegerkan pengguna jalan yang melintas di Jalan Jenderal Sudirman, tepat di depan Pasar Tanah Tinggi, Kota Tangerang, Kamis (4/6/2026) siang. Sebuah truk box yang tengah melaju tiba-tiba terbakar dan nyaris memicu kepanikan di kawasan padat aktivitas tersebut.

    Beruntung, insiden yang terjadi sekitar pukul 14.45 WIB itu dapat segera ditangani oleh personel Polres Metro Tangerang Kota yang saat itu sedang melaksanakan Patroli Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) dalam program JAGA JAKARTA+.

    Saat melintas di lokasi kejadian, petugas patroli melihat asap pekat keluar dari sebuah truk box yang berhenti di badan jalan. Melihat kondisi yang berpotensi membahayakan pengemudi dan pengguna jalan lainnya, anggota kepolisian langsung bergerak cepat melakukan pengamanan area.

    Petugas segera memeriksa sumber api sekaligus mengatur arus lalu lintas agar situasi tetap aman dan tidak menimbulkan kemacetan panjang. Dari hasil pengecekan awal, api diketahui berasal dari bagian belakang luar kabin kemudi yang terdapat tumpukan kardus.

    [baca_juga]

    Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh panas mesin yang menjalar serta adanya gangguan pada sistem kelistrikan kendaraan. Dalam waktu singkat, kobaran api mulai membesar dan mengeluarkan asap hitam yang terlihat dari kejauhan.

    Selain menyebabkan kerusakan pada kendaraan, peristiwa tersebut juga mengakibatkan sopir truk mengalami luka bakar pada bagian tangan. Korban kemudian mendapatkan penanganan medis setelah kondisi berhasil diamankan.

    Kesigapan personel di lapangan menjadi faktor penting yang mencegah kebakaran berkembang lebih besar. Dengan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang dibawa saat patroli, petugas berhasil menjinakkan api sebelum merambat ke bagian kendaraan lainnya.

    Setelah api berhasil dipadamkan, kendaraan kemudian dievakuasi ke tepi jalan guna menghindari gangguan lalu lintas di jalur utama Kota Tangerang tersebut.

    Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Muhammad Jauhari, mengatakan bahwa kehadiran anggota kepolisian di lapangan tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memberikan bantuan saat terjadi situasi darurat.

    “Patroli JAGA JAKARTA+ merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Ketika ditemukan kondisi darurat seperti kebakaran kendaraan di jalan raya, anggota wajib bertindak cepat untuk memberikan pertolongan, mengamankan situasi, dan mencegah risiko yang lebih besar,” ujarnya.

    Menurutnya, respons cepat anggota di lapangan berhasil mencegah potensi bahaya yang lebih luas, terutama mengingat lokasi kejadian berada di kawasan ramai aktivitas masyarakat.

    “Alhamdulillah api dapat segera dipadamkan menggunakan APAR yang dibawa petugas sehingga tidak menimbulkan dampak yang lebih besar. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian,” katanya.

    Kapolres juga mengingatkan para pengemudi agar rutin melakukan pemeriksaan kendaraan, terutama pada sistem kelistrikan dan mesin yang berpotensi menjadi pemicu kebakaran.

    Ia mengimbau seluruh pengguna kendaraan untuk segera menghentikan perjalanan apabila menemukan tanda-tanda gangguan seperti munculnya asap atau bau terbakar dari kendaraan.

    Diketahui, Operasi Cipta Kondisi JAGA JAKARTA+ melibatkan puluhan personel gabungan dari berbagai satuan fungsi Polres Metro Tangerang Kota. Kehadiran petugas di lapangan tidak hanya menjaga situasi keamanan tetap kondusif, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam memberikan pertolongan cepat kepada masyarakat saat menghadapi kondisi darurat. (B7

  • BLT Kesra Rp900 Ribu Kembali Jadi Sorotan, Ini Syarat Penerima dan Cara Cek Status Bansos 2026

    Berita7 | JAKARTA — Informasi mengenai Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) senilai Rp900 ribu kembali ramai diperbincangkan masyarakat pada Juni 2026. Banyak warga mulai mencari tahu siapa saja yang berhak menerima bantuan tersebut, bagaimana proses pendaftaran, hingga cara mengecek status penerima bantuan sosial dari pemerintah.

    BLT Kesra sebelumnya merupakan bantuan tambahan yang terintegrasi dengan program Kartu Sembako untuk membantu menjaga daya beli masyarakat berpenghasilan rendah. Dalam skemanya, bantuan diberikan sebesar Rp300 ribu per bulan dan biasanya disalurkan sekaligus untuk tiga bulan, sehingga total yang diterima mencapai Rp900 ribu.

    Penyaluran bantuan sosial pemerintah mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang terus diperbarui secara berkala. Data tersebut digunakan untuk menentukan keluarga yang berhak menerima berbagai program bantuan berdasarkan kondisi sosial dan ekonomi terkini.

    Dalam sistem DTSEN, masyarakat dibagi ke dalam 10 kelompok kesejahteraan atau desil. Kelompok desil 1 merupakan keluarga dengan tingkat kesejahteraan paling rendah, sedangkan desil 10 berada pada kelompok ekonomi tertinggi. Untuk program bansos, prioritas penerima umumnya berasal dari keluarga yang masuk kategori desil 1 hingga desil 4.

    Meski pembahasan mengenai BLT Kesra Rp900 ribu kembali ramai di media sosial, hingga saat ini pemerintah belum mengeluarkan pengumuman resmi terkait jadwal pencairan maupun kepastian penyaluran program tersebut pada tahun 2026.

    Apabila program kembali dijalankan, terdapat beberapa syarat umum yang biasanya menjadi acuan penerima bantuan. Warga harus berstatus sebagai Warga Negara Indonesia yang memiliki KTP dan Kartu Keluarga aktif. Selain itu, calon penerima harus terdaftar dalam DTSEN atau Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

    Persyaratan lainnya adalah termasuk dalam kategori keluarga miskin atau rentan miskin, tidak menerima bantuan sosial sejenis dengan tujuan yang sama, serta bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI maupun Polri.

    “Penyaluran bantuan sosial harus tepat sasaran agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” demikian prinsip yang terus diterapkan dalam berbagai program perlindungan sosial pemerintah.

    Bagi masyarakat yang belum masuk dalam database DTSEN atau DTKS, pemerintah menyediakan mekanisme pengusulan melalui aplikasi Cek Bansos. Prosesnya cukup mudah dengan mengunduh aplikasi resmi, membuat akun menggunakan data sesuai identitas kependudukan, mengunggah foto KTP dan swafoto, kemudian melengkapi seluruh informasi yang diminta.

    Setelah data dikirim, usulan akan diverifikasi oleh dinas sosial setempat sebelum diproses lebih lanjut. Jika memenuhi persyaratan, nama warga dapat masuk dalam daftar calon penerima bantuan sosial pemerintah.

    Sementara itu, masyarakat yang ingin mengetahui status kepesertaan bansos dapat melakukan pengecekan secara mandiri melalui situs resmi Kemensos maupun aplikasi Cek Bansos.

    Melalui laman resmi pengecekan bansos, warga cukup memilih wilayah domisili, memasukkan nama lengkap sesuai KTP, lalu mengisi kode verifikasi yang tersedia. Sistem akan menampilkan informasi apakah nama tersebut terdaftar sebagai penerima bantuan sosial atau tidak.

    Pemerintah mengingatkan masyarakat untuk selalu mengandalkan informasi resmi dan tidak mudah mempercayai kabar yang beredar tanpa sumber yang jelas. Pasalnya, hingga awal Juni 2026 belum ada keputusan resmi terkait pencairan kembali BLT Kesra Rp900 ribu.

    Di sisi lain, sejumlah program bantuan sosial lainnya masih berjalan pada tahun 2026, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Karena itu, masyarakat disarankan rutin memperbarui data kependudukan dan memeriksa status bansos secara berkala agar tidak kehilangan hak sebagai penerima bantuan pemerintah.

    Dengan validitas data yang terus diperbarui, pemerintah berharap penyaluran bantuan sosial dapat semakin tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi keluarga yang membutuhkan di seluruh Indonesia. (B7

  • Wamen Imipas Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Dugaan Pemerasan Izin WNA Capai Ratusan Miliar

    Berita7 | TANGERANG.— Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terkait pengurusan dokumen keimigrasian bagi warga negara asing (WNA).

    Selain Silmy Karim, KPK juga menetapkan tujuh pejabat Direktorat Jenderal Imigrasi sebagai tersangka setelah menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik, Kamis (4/6/2026).

    Penetapan tersangka tersebut merupakan tindak lanjut dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK di lingkungan Kantor Imigrasi Jakarta Barat pada Rabu (3/6/2026).

    [baca_juga]

    Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa delapan orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tersebut.

    “Salah satu tersangka adalah saudara SK yang merupakan Dirjen Imigrasi periode 2023-2024,” ujar Budi Prasetyo kepada wartawan di Jakarta.

    Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Silmy Karim bersama tujuh tersangka lainnya langsung ditahan di rumah tahanan KPK untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

    Sebelumnya, Silmy Karim diketahui mendatangi Gedung KPK pada Rabu malam setelah sempat dicari penyidik pasca pelaksanaan OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat.

    Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan 17 orang yang terdiri dari penyelenggara negara dan pihak swasta. Penyidik juga menyita sejumlah barang bukti berupa empat unit mobil, sembilan sepeda motor, tujuh sepeda, mata uang asing dalam bentuk dolar Amerika Serikat dan dolar Singapura, serta logam mulia emas.

    KPK menduga praktik pemerasan tersebut berkaitan dengan pengurusan izin tinggal bagi warga negara asing di Indonesia.

    Menurut KPK, nilai dugaan pemerasan dalam perkara ini mencapai angka fantastis hingga ratusan miliar rupiah. Namun demikian, penyidik belum membeberkan secara rinci kronologi, modus operandi, maupun aliran dana yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

    “Kami masih terus mendalami seluruh rangkaian peristiwa dan pihak-pihak yang terkait,” kata Budi.

    Kasus ini menjadi sorotan publik karena melibatkan pejabat tinggi negara di sektor keimigrasian. KPK memastikan proses penyidikan akan terus berjalan untuk mengungkap secara menyeluruh dugaan praktik korupsi tersebut. (B7

  • Kota Tangerang Perbanyak Bank Sampah, Target 208 Kelurahan Miliki Minimal Dua Unit pada 2026

    Berita7 | KOTA TANGERANG,. – Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus memperkuat strategi pengurangan sampah dari tingkat masyarakat dengan memperluas keberadaan bank sampah di seluruh wilayah kelurahan.

    Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menekan volume sampah yang setiap harinya mencapai sekitar 1.600 ton. Melalui program ini, pengurangan sampah diharapkan dapat dilakukan sejak dari sumber sebelum berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

    Kepala DLH Kota Tangerang, Wawan Fauzi, mengatakan keberadaan bank sampah menjadi salah satu instrumen penting dalam pengelolaan sampah berkelanjutan.

    Saat ini, jumlah bank sampah aktif di Kota Tangerang mencapai sekitar 100 unit atau rata-rata satu bank sampah di setiap kelurahan. Pada tahun 2026, DLH menargetkan jumlah tersebut meningkat menjadi minimal dua bank sampah di setiap kelurahan.

    “Pembentukan bank sampah merupakan strategi pengurangan sampah dari hulu. Target kami minimal setiap kelurahan memiliki dua bank sampah, bahkan ke depan kami berharap setiap RW memiliki bank sampah,” ujar Wawan, Kamis (4/6/2026).

    Selain memperbanyak bank sampah, DLH juga telah menyalurkan kendaraan bentor beserta dukungan operasional kepada kelurahan sebagai bagian dari pelimpahan kewenangan kebersihan ke wilayah.

    Menurutnya, keterlibatan kecamatan dan kelurahan sangat penting agar penanganan sampah di lingkungan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.

    “Kami ingin urusan kebersihan menjadi tanggung jawab bersama. Dengan dukungan bentor, penanganan tumpukan sampah di lingkungan dapat dilakukan lebih cepat,” katanya.

    Di sisi lain, Pemkot Tangerang juga tengah menyusun kajian terkait penerapan pemilahan sampah dari sumber sebagaimana yang mulai diterapkan di sejumlah daerah lain. Namun, kebijakan tersebut akan disiapkan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan sarana dan prasarana pendukung.

    Sementara itu, kondisi TPA Rawa Kucing masih dinilai mampu menampung seluruh timbulan sampah harian Kota Tangerang. Meski demikian, berbagai peningkatan teknologi pengelolaan sampah terus dipersiapkan.

    DLH berencana melakukan penutupan area timbunan sampah (capping), penangkapan gas metana, hingga membuka peluang kerja sama dengan pihak swasta melalui program mining landfill agar sampah yang telah tertimbun dapat dimanfaatkan kembali.

    Tak hanya itu, masyarakat juga diajak berperan aktif dalam mencegah munculnya Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar dengan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas pembuangan sampah ilegal di lingkungan sekitar.

    Wawan menegaskan pengawasan persoalan sampah tidak bisa hanya dilakukan pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat.

    Menariknya, keberadaan bank sampah juga berpotensi menjadi sumber penghasilan tambahan bagi warga. Masyarakat yang ingin membentuk bank sampah cukup berkoordinasi dengan lurah setempat untuk mendapatkan Surat Keputusan (SK), kemudian akan memperoleh pendampingan dari DLH selama satu tahun.

    Selain pembinaan, pemerintah juga menyiapkan insentif bagi kelompok bank sampah yang aktif dan konsisten menjalankan kegiatan pengelolaan sampah.

    “Bank sampah bukan hanya bermanfaat untuk lingkungan, tetapi juga bisa menjadi sumber pendapatan masyarakat,”

    pungkasnya. (B7)

  • 25 Finalis Adu Inovasi di Tangsel, Pilar Dorong Lahirnya Teknolog Muda Berdaya Saing Global

    Berita7 | Tangerang Selatan,. — Semangat inovasi dan kreativitas anak muda mewarnai ajang Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) ke-14 tingkat Kota Tangerang Selatan. Sebanyak 25 finalis dari kalangan pelajar, mahasiswa hingga masyarakat umum bersaing menampilkan karya terbaik yang diharapkan mampu memberikan solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat.

    Penilaian final digelar di Plaza Rakyat Balai Kota Tangerang Selatan, Rabu (3/6/2026), sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam membangun budaya inovasi dan meningkatkan daya saing daerah di bidang teknologi.

    Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, menegaskan bahwa perkembangan teknologi dan transformasi digital yang berlangsung sangat cepat menuntut lahirnya inovator-inovator baru yang mampu menjawab berbagai tantangan masa depan.

    Menurutnya, teknologi tidak hanya dinilai dari kecanggihannya, tetapi juga dari manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, ramah lingkungan, memiliki nilai ekonomi, serta mampu diterapkan secara berkelanjutan.

    “Teknologi harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, kami terus mendorong lahirnya inovasi yang dapat menjadi solusi sekaligus meningkatkan daya saing daerah,” ujar Pilar.

    Kepala Bappelitbangda Kota Tangerang Selatan, Fuad, menjelaskan lomba tersebut merupakan implementasi dari kebijakan nasional terkait pengembangan teknologi tepat guna. Selain menjadi wadah kompetisi, kegiatan tersebut juga bertujuan membangun budaya inovasi sejak usia muda.

    Dari 30 proposal yang masuk, sebanyak 25 peserta berhasil lolos seleksi administrasi dan berhak melaju ke tahap penilaian akhir. Para peserta berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari pelajar SMA, mahasiswa hingga masyarakat umum.

    [baca_juga]

    Fuad mengungkapkan tingginya partisipasi pelajar dan mahasiswa menjadi sinyal positif tumbuhnya minat generasi muda terhadap dunia inovasi dan teknologi.

    “Ini menjadi kebanggaan tersendiri karena semakin banyak generasi muda yang tertarik menciptakan solusi teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

    Para pemenang nantinya akan memperoleh hadiah pembinaan dengan total puluhan juta rupiah. Juara pertama akan mendapatkan Rp10 juta, juara kedua Rp8 juta dan juara ketiga Rp6 juta untuk masing-masing kategori.

    Tak hanya itu, para juara juga akan mewakili Kota Tangerang Selatan dalam Lomba Teknologi Tepat Guna tingkat Provinsi Banten. Jika berhasil menjadi yang terbaik, mereka berkesempatan melaju hingga tingkat nasional.

    Pilar menegaskan, Pemkot Tangsel berkomitmen membangun ekosistem inovasi yang inklusif dan kolaboratif melalui berbagai program pembinaan serta penguatan sumber daya manusia di bidang Science, Technology, Engineering and Mathematics (STEM).

    Menurutnya, penguatan SDM di bidang teknologi menjadi kunci penting agar generasi muda Tangsel mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

    “Ke depan kami ingin semakin banyak anak-anak Tangerang Selatan yang menghasilkan inovasi berkelas dan mampu bersaing secara global,” pungkasnya. (B7

  • 391 Jemaah Haji Kloter Pertama Tiba di Tangerang, Sachrudin: Jadilah Inspirasi Kebaikan di Tengah Masyarakat

    Berita7 | Kota Tangerang,. — Suasana haru dan penuh syukur mewarnai kedatangan kloter pertama jemaah haji Provinsi Banten di Asrama Haji Grand El-Hajj, Cipondoh, Kota Tangerang. Sebanyak 391 jemaah haji tiba kembali di tanah air setelah menuntaskan rangkaian ibadah di Tanah Suci.

    Kedatangan para tamu Allah SWT tersebut disambut langsung oleh Wali Kota Tangerang, Sachrudin, yang menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus doa agar seluruh jemaah meraih predikat haji dan hajah mabrur.

    “Selamat datang kembali di tanah air. Semoga seluruh jemaah menjadi haji dan hajah yang mabrur serta mampu membawa nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Sachrudin saat menyambut kepulangan jemaah di Asrama Haji Grand El-Hajj, Selasa (2/6/2026).

    Menurutnya, keberhasilan menunaikan ibadah haji tidak hanya diukur dari pelaksanaan ibadah di Tanah Suci, tetapi juga dari perubahan sikap dan perilaku setelah kembali ke lingkungan masyarakat.

    Ia berharap para jemaah dapat menjadi teladan dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan, menjaga kerukunan, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

    “Haji yang mabrur adalah haji yang membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Kami berharap para jemaah dapat menjadi contoh dalam menjaga kebersamaan dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” katanya.

    Selain menyambut kepulangan jemaah, Sachrudin juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Mulai dari petugas haji, tenaga kesehatan, aparat keamanan hingga panitia penyelenggara yang dinilai telah memberikan pelayanan maksimal sejak keberangkatan hingga kepulangan.

    [baca_juga]

    Menurutnya, kolaborasi seluruh unsur tersebut menjadi faktor penting dalam menciptakan rasa aman, nyaman dan lancar bagi para jemaah selama menjalankan ibadah haji.

    Pada kesempatan itu, Sachrudin juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tangerang untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan haji, termasuk pengembangan fasilitas di Asrama Haji Grand El-Hajj yang kini mulai difungsikan sebagai pusat keberangkatan dan kepulangan jemaah haji Provinsi Banten.

    “Kami akan terus melakukan berbagai peningkatan fasilitas dan pelayanan agar penyelenggaraan ibadah haji ke depan semakin baik dan memberikan kenyamanan yang lebih maksimal bagi para jemaah,” ungkapnya.

    Dari total 391 jemaah yang tergabung dalam kloter pertama, sebagian besar tiba dalam kondisi sehat. Namun terdapat dua jemaah yang harus mendapatkan perawatan medis di RSUD Kota Tangerang akibat kelelahan usai perjalanan panjang dari Tanah Suci. Selain itu, satu jemaah dilaporkan meninggal dunia saat menjalankan ibadah haji di Arab Saudi.

    Kehadiran Asrama Haji Grand El-Hajj sebagai pusat layanan haji Provinsi Banten diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memberikan kemudahan bagi para calon jemaah maupun jemaah yang kembali ke tanah air pada musim haji berikutnya. (B7

  • 271 Warga Sudah Bekerja di Jepang, Disnaker Kota Tangerang Kembali Siapkan Talenta Baru

    Berita7 | Kota Tangerang,. — Pemerintah Kota Tangerang terus memperkuat program unggulan Gampang Kerja dengan membuka akses penempatan tenaga kerja ke luar negeri. Upaya tersebut ditandai melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PT LPK Wahana Danau Indah dan para kepala SMK se-Kota Tangerang dan Banten untuk program penempatan kerja ke Jepang, Rabu (3/6/2026).

    Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam membangun sinergi antara pemerintah daerah, dunia pendidikan dan lembaga pelatihan kerja guna mencetak sumber daya manusia yang siap bersaing di pasar kerja internasional.

    Wali Kota Tangerang, Sachrudin, mengatakan program penempatan tenaga kerja ke Jepang telah memberikan kontribusi nyata terhadap penurunan angka pengangguran di Kota Tangerang.

    “Kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen Pemkot Tangerang dalam memperluas peluang kerja masyarakat hingga ke luar negeri. Sampai saat ini, sebanyak 271 tenaga kerja asal Kota Tangerang telah berhasil diberangkatkan dan bekerja di Jepang,” ujar Sachrudin.

    Menurutnya, peluang kerja internasional menjadi salah satu alternatif yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus membuka pengalaman kerja global bagi generasi muda Kota Tangerang.

    Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang, Ujang Hendra Gunawan, menegaskan pihaknya akan melakukan sosialisasi secara luas agar informasi program tersebut dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

    “Kami akan memperluas penyebaran informasi melalui sekolah, perguruan tinggi, hingga tingkat kewilayahan melalui berbagai kanal resmi Disnaker. Harapannya, masyarakat yang berminat bekerja ke luar negeri dapat memperoleh informasi yang benar dan melalui jalur resmi,” katanya.

    Selain memberikan akses informasi, Pemkot Tangerang juga menyediakan dukungan berupa pelatihan Bahasa Jepang gratis melalui Balai Latihan Kerja (BLK) Disnaker. Pemerintah daerah juga tengah menyiapkan regulasi terkait subsidi pelatihan melalui lembaga pelatihan kerja swasta guna memperluas kesempatan bagi calon pekerja.

    Ujang menambahkan, program ini melibatkan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) yang memiliki jaringan di negara tujuan sehingga dapat memastikan keamanan dan perlindungan para pekerja selama berada di luar negeri.

    “Setiap perkembangan dan kondisi pekerja akan dipantau secara berkala sehingga mereka mendapatkan perlindungan dan pendampingan yang optimal selama bekerja,” tegasnya.

    Di sisi lain, CEO PT Wahana Danau Indah, Lili Njoyn, mengungkapkan saat ini sebanyak 18 sekolah dengan sekitar 300 siswa sedang dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di Jepang yang terus meningkat.

    Menurutnya, peluang kerja yang tersedia sangat beragam, mulai dari sektor perhotelan, bandara, manufaktur, perawatan lansia, konstruksi hingga perawatan gedung.

    “Kami memberikan pelatihan Bahasa Jepang secara intensif kepada para siswa agar siap memenuhi kebutuhan industri di Jepang. Kesempatan kerja di sana masih sangat terbuka lebar,” ujar Lili.

    Ia menjelaskan, proses pelatihan hingga keberangkatan umumnya membutuhkan waktu tiga hingga enam bulan. Para peserta diwajibkan lulus ujian kemampuan Bahasa Jepang minimal level N4 dan memiliki sertifikat keahlian Specified Skilled Worker (SSW) sebagai salah satu syarat memperoleh visa kerja.

    Melalui program ini, Pemkot Tangerang berharap semakin banyak generasi muda yang mampu memanfaatkan peluang kerja internasional sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang kompetitif di tingkat global. (B7

  • Layanan Pertanahan Hadir di Kota Tangerang, Warga Kini Lebih Mudah Urus Sertipikat Tanah

    Berita7 | Kota Tangerang,. – — Kehadiran layanan pertanahan dan tata ruang di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Tangerang memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses berbagai layanan pemerintah secara terintegrasi. Melalui loket informasi yang disediakan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), warga kini dapat memperoleh informasi pertanahan dengan lebih cepat, jelas, dan efisien.

    Loket layanan ATR/BPN yang berada di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tangerang menjadi salah satu fasilitas yang banyak dimanfaatkan masyarakat sebelum melanjutkan proses pengurusan dokumen pertanahan.

    [baca_juga]

    Salah satunya dirasakan Tia dan Lilis, warga Kota Tangerang yang datang untuk berkonsultasi terkait sertipikat tanah warisan keluarga. Mereka memilih mengurus informasi di MPP karena lokasi yang mudah dijangkau dan pelayanan yang terintegrasi dengan berbagai instansi lainnya.

    “Pelayanannya bagus, cepat, dan kami langsung mendapatkan arahan yang jelas. Setelah mendapat penjelasan dari petugas BPN, kami bisa melanjutkan pengurusan dokumen lain yang dibutuhkan,” ujar Lilis.

    Dalam konsultasi tersebut, petugas ATR/BPN menjelaskan secara rinci tahapan yang harus dipenuhi, termasuk dokumen pendukung seperti surat keterangan alih waris sebelum proses sertipikasi dapat dilanjutkan. Penjelasan yang mudah dipahami membuat masyarakat mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan tanpa kebingungan.

    Kemudahan serupa juga dirasakan Martin, seorang karyawan swasta yang datang ke MPP Kota Tangerang untuk berkonsultasi mengenai proses balik nama sertipikat tanah. Karena baru pertama kali mengurus dokumen pertanahan, ia mengaku terbantu dengan adanya layanan informasi langsung dari petugas ATR/BPN.

    Keberadaan loket ATR/BPN di Mall Pelayanan Publik dinilai menjadi solusi efektif bagi masyarakat yang membutuhkan kepastian informasi terkait layanan pertanahan. Selain memangkas waktu pencarian informasi, masyarakat juga dapat mengurus kebutuhan administrasi lainnya dalam satu lokasi yang sama.

    Pemerintah berharap layanan terintegrasi ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai urusan administrasi pertanahan yang dibutuhkan masyarakat. (B7