Category: Pemerintahan

  • Kunjungan Studi Tiru di Tangerang, TP PKK Badung Siap Adopsi Program Unggulan

    Kunjungan Studi Tiru di Tangerang, TP PKK Badung Siap Adopsi Program Unggulan

    Berita7 | Kota Tangerang — Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Kabupaten Badung melakukan kunjungan studi tiru ke TP PKK Kota Tangerang di Gedung Nyimas Melati, Selasa (5/5/2026). Kegiatan ini berdampak pada penguatan program pemberdayaan keluarga, khususnya bagi kader dan masyarakat di daerah asal.

    Sebanyak satu rombongan TP PKK Kabupaten Badung kini mulai mendalami berbagai program unggulan, setelah sebelumnya mencari referensi praktik terbaik. Langkah ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pembinaan keluarga dan administrasi wilayah.

    “Kami menyambut kunjungan ini dengan senang hati, sekaligus berharap program yang kami jalankan bisa menjadi inspirasi bagi daerah lain,” ujar Masturoh Sachrudin, Ketua TP PKK Kota Tangerang.

    Ia menambahkan, kunjungan tersebut tidak hanya berfokus pada aspek administrasi, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang terhadap peningkatan kualitas keluarga melalui berbagai program inovatif.

    Selain itu, pembahasan mengenai 10 Program Pokok PKK menjadi salah satu poin penting dalam pertemuan, termasuk penguatan peran Pokja dan inovasi pelayanan di tingkat posyandu. Hal ini semakin memperkuat nilai kolaborasi antar daerah.

    Sejumlah peserta dari Kabupaten Badung mengaku mendapatkan banyak wawasan baru, terutama terkait konsistensi pembinaan administrasi serta peran aktif kader di berbagai wilayah. Hal ini menunjukkan bahwa praktik yang dilakukan mulai memberikan dampak nyata.

    Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Rasniathi Adi Arnawa, menyampaikan apresiasi atas berbagai program yang telah dijalankan di Kota Tangerang. Ia menilai sejumlah inovasi yang dipaparkan sangat relevan untuk diterapkan di daerahnya.

    “Kami melihat banyak program yang bisa diadopsi, terutama terkait pola asuh anak dan penguatan peran kader. Ini sangat penting untuk masa depan,” ujarnya.

    TP PKK di kedua daerah berharap sinergi seperti ini dapat terus berlanjut guna menciptakan program yang lebih efektif dan berdampak luas bagi kesejahteraan keluarga. (B7)

  • Tangerang Perkuat Kolaborasi Statistik, BPS Nilai Data Daerah Kian Akurat dan Dorong Pertumbuhan

    Tangerang Perkuat Kolaborasi Statistik, BPS Nilai Data Daerah Kian Akurat dan Dorong Pertumbuhan

    Berita7 | Kota Tangerang — Badan Pusat Statistik Republik Indonesia mengapresiasi kuatnya kolaborasi yang terjalin antara Pemerintah Kota Tangerang dan BPS dalam upaya penguatan data statistik daerah. Sinergi ini dinilai mampu memberikan dampak nyata terhadap kualitas pembangunan yang lebih efektif dan berbasis bukti.

    Langkah kolaboratif tersebut menjadi bagian penting dalam merespons kebutuhan data yang semakin kompleks, terutama di tengah dinamika pembangunan daerah yang terus berkembang. Ketersediaan data yang akurat dinilai menjadi fondasi utama dalam menentukan arah kebijakan yang tepat dan terukur.

    Dalam implementasinya, penguatan data dilakukan hingga tingkat paling bawah melalui berbagai program yang melibatkan kelurahan. Upaya ini memungkinkan pengumpulan data yang lebih detail dan sesuai dengan kondisi nyata di lapangan, sehingga dapat mencerminkan kebutuhan masyarakat secara lebih akurat.

    “Kolaborasi di Kota Tangerang menunjukkan hasil yang sangat baik. Penguatan data dari tingkat kelurahan melalui program Kelurahan Cinta Statistik menjadi langkah strategis dalam menghadirkan data yang benar-benar mencerminkan kondisi riil,” ujar Ateng Hartono, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS RI.

    Ia menambahkan, pembangunan yang berbasis pada data statistik akan memberikan dampak signifikan terhadap kualitas perencanaan dan pengambilan keputusan di berbagai sektor. Hal ini juga dinilai sejalan dengan capaian pertumbuhan ekonomi Kota Tangerang yang dalam dua tahun terakhir tercatat berada di atas 5,5 persen.

    Menurutnya, keterlibatan aktif pemerintah daerah hingga ke level kelurahan menjadi faktor kunci dalam memastikan kualitas data tetap terjaga. Dengan demikian, hasil data yang diperoleh tidak hanya valid secara angka, tetapi juga relevan dengan kondisi sosial masyarakat.

    Selain itu, penguatan data statistik juga dinilai mampu mendukung berbagai program pembangunan yang lebih terarah. Data yang akurat memungkinkan pemerintah untuk menentukan prioritas kebijakan serta mengalokasikan sumber daya secara lebih efektif.

    Di sisi lain, Pemerintah Kota Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan BPS dalam pengelolaan data statistik. Kolaborasi ini tidak hanya difokuskan pada pengumpulan data, tetapi juga pada pemanfaatan data dalam perencanaan pembangunan jangka panjang.

    “Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas statistik daerah sekaligus mendorong terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan dan berpihak pada masyarakat,” ujar Mugiya Wardhany, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang.

    Dalam praktiknya, berbagai program berbasis data mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Pengambilan kebijakan yang lebih tepat sasaran menjadi salah satu dampak nyata dari penguatan sistem statistik yang terus dikembangkan.

    Para pemangku kepentingan juga menilai bahwa langkah ini merupakan bagian dari transformasi tata kelola pemerintahan yang lebih modern dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Penggunaan data sebagai dasar kebijakan menjadi indikator penting dalam menciptakan pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

    Ke depan, sinergi antara BPS dan Pemerintah Kota Tangerang diharapkan terus diperkuat agar mampu menghadirkan sistem data yang semakin terintegrasi. Dengan dukungan data yang solid, pembangunan daerah diyakini akan berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. (B7)

  • Tangerang Perkuat Pembinaan PMKS, Dorong Kemandirian dan Pemberdayaan Sosial

    Tangerang Perkuat Pembinaan PMKS, Dorong Kemandirian dan Pemberdayaan Sosial

    Berita7 | KOTA TANGERANG,. – Upaya penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Kota Tangerang terus diperkuat melalui program pembinaan yang digelar Dinas Sosial, Kamis (23/4/2026). Kegiatan ini menyasar berbagai kelompok rentan untuk meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan sosial.

    Peserta pembinaan terdiri dari berbagai kategori, mulai dari individu rentan, masyarakat berpenghasilan rendah, hingga kelompok yang membutuhkan pendampingan sosial secara berkelanjutan.

    Dalam pelaksanaannya, pembinaan dilakukan secara bertahap dengan pendekatan edukatif dan humanis. Program ini bertujuan mengubah pola pikir serta mendorong perilaku yang lebih produktif di tengah masyarakat.

    “Pembinaan dilakukan secara bertahap dengan pendekatan edukatif dan humanis agar mendorong perubahan ke arah yang lebih produktif,” ujar Acep Wahyudi, Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang.

    Selama kegiatan, peserta mendapatkan berbagai materi, mulai dari motivasi hidup, pemahaman akses layanan sosial, hingga peluang pemberdayaan ekonomi yang bisa dimanfaatkan.

    Selain itu, peserta juga dikenalkan pada berbagai program bantuan sosial yang tersedia, seperti bantuan pangan, jaminan sosial, hingga pelatihan keterampilan berbasis kebutuhan.

    “Melalui pembinaan ini, kami ingin masyarakat tidak hanya bergantung pada bantuan, tetapi mampu mandiri dan lebih berdaya,” ujar Acep.

    Pendampingan lanjutan juga akan dilakukan guna memastikan materi yang telah diberikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari oleh para peserta. (B7)

  • Respons Cepat Dinsos Tangerang Salurkan Bantuan Banjir Cipondoh, Ratusan Warga Terbantu

    Respons Cepat Dinsos Tangerang Salurkan Bantuan Banjir Cipondoh, Ratusan Warga Terbantu

    Berita7 | Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Sosial bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak banjir di wilayah Cipondoh, Senin (5/5/2026). Langkah ini dilakukan sebagai bentuk respons darurat guna memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah kondisi yang masih belum stabil.

    Dalam penyaluran tahap awal, ratusan paket makanan siap saji telah didistribusikan langsung ke lokasi terdampak. Bantuan tersebut difokuskan untuk membantu warga memenuhi kebutuhan konsumsi harian, terutama bagi mereka yang aktivitasnya terganggu akibat banjir yang melanda kawasan tersebut.

    Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang, Acep Wahyudi, menyampaikan bahwa bantuan yang disalurkan tidak hanya berupa makanan siap santap, tetapi juga dilengkapi dengan berbagai kebutuhan logistik lainnya. Ia menjelaskan, pihaknya telah menyalurkan sekitar 500 paket permakanan kepada warga terdampak.

    “Selain itu, bantuan logistik juga mencakup 15 karung beras ukuran 5 kilogram, 15 dus mi instan, serta 15 dus air mineral,” ujar Acep dalam keterangannya. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa tanggap darurat berlangsung.

    Ia menambahkan, tim di lapangan turut memastikan proses distribusi berjalan dengan lancar dan tepat sasaran. Hal ini penting agar bantuan yang disalurkan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan tanpa kendala di lapangan.

    “Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk respons cepat pemerintah dalam menangani dampak bencana banjir yang melanda kawasan tersebut. Penyaluran akan terus dilakukan sesuai kebutuhan warga terdampak hingga situasi pulih kembali,” lanjutnya.

    Selain fokus pada distribusi bantuan, Pemerintah Kota Tangerang juga terus memantau perkembangan kondisi di lokasi terdampak banjir. Koordinasi dengan berbagai pihak dilakukan untuk memastikan penanganan berjalan optimal serta kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama masa darurat.

    Upaya penanganan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban warga yang terdampak sekaligus mempercepat proses pemulihan kondisi di wilayah Cipondoh. Pemerintah juga berkomitmen untuk terus hadir dalam setiap situasi darurat yang dihadapi masyarakat. (B7)

  • Kontingen Pramuka Tangerang Dapat Dukungan Penuh, Jamnas 2026 Gratis Tanpa Biaya

    Kontingen Pramuka Tangerang Dapat Dukungan Penuh, Jamnas 2026 Gratis Tanpa Biaya

    Berita7 | KOTA TANGERANG,. – Pemerintah Kota Tangerang menyatakan komitmennya dalam mendukung keikutsertaan kontingen Pramuka pada Jambore Nasional XII tahun 2026. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 13 hingga 20 Agustus 2026 di kawasan Cibubur, Jakarta.

    Dukungan yang diberikan mencakup pembiayaan penuh bagi peserta, mulai dari kebutuhan perkemahan hingga perlengkapan yang diperlukan selama kegiatan berlangsung. Dengan demikian, peserta tidak akan dikenakan biaya dalam mengikuti ajang nasional tersebut.

    Saat ini, proses seleksi anggota kontingen tengah berjalan dengan melibatkan ratusan peserta dari berbagai wilayah di Kota Tangerang. Dari proses tersebut, nantinya akan dipilih puluhan peserta terbaik untuk mewakili daerah.

    Pihak terkait berharap para peserta yang terpilih dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya selama kegiatan berlangsung serta membawa prestasi yang membanggakan bagi Kota Tangerang.

    Selain itu, seluruh persiapan diharapkan berjalan lancar sehingga kontingen dapat mengikuti kegiatan dengan maksimal dan memberikan hasil terbaik di tingkat nasional. (B7)

  • Job Fair Edufair Tangerang Dibuka Gratis Besok, Sediakan 300 Lowongan Kerja

    Job Fair Edufair Tangerang Dibuka Gratis Besok, Sediakan 300 Lowongan Kerja

    Berita7 KOTA TANGERANG,. – Kesempatan kerja kembali dibuka bagi para pencari kerja di Kota Tangerang melalui kegiatan Job Fair Edufair yang akan digelar pada Rabu, 6 Mei 2026. Kegiatan ini berlangsung di YPI Assyakirin Pinang dan ditujukan khususnya bagi lulusan SMA, SMK, serta sederajat.

    Acara ini menghadirkan lebih dari 300 lowongan pekerjaan dari berbagai perusahaan di beragam sektor. Selain itu, peserta juga bisa mengikuti proses wawancara langsung di lokasi tanpa perlu melalui tahap awal secara online.

    Penyelenggaraan kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan secara langsung. Para peserta juga tidak dipungut biaya sehingga bisa diikuti secara gratis oleh seluruh masyarakat.

    Pihak terkait menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu membantu menekan angka pengangguran, khususnya di kalangan lulusan baru yang membutuhkan akses cepat ke dunia kerja.

    Selain lowongan kerja, tersedia juga informasi pendidikan dari sejumlah perguruan tinggi yang membuka peluang beasiswa dan jalur pendaftaran bagi peserta yang ingin melanjutkan studi. (B7)

  • Bekasi Digegerkan Aksi Linmas di Kantor Pemkot, Protes Pernyataan Pejabat Satpol PP

    Bekasi Digegerkan Aksi Linmas di Kantor Pemkot, Protes Pernyataan Pejabat Satpol PP

    Berita7 | BEKASI, . – Puluhan anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) mendatangi Kantor Pemerintah Kota Bekasi pada Senin, 4 Mei, sebagai bentuk protes terhadap pernyataan pejabat Satpol PP yang dinilai menyinggung kinerja mereka. Aksi tersebut sempat menjadi perhatian, meski belakangan disebut terjadi karena kesalahpahaman.

    Dalam aksi itu, para anggota Linmas menyampaikan keberatan atas pernyataan yang beredar dalam rekaman suara. Mereka menilai pernyataan tersebut tidak mencerminkan kondisi kerja di lapangan, di mana petugas sering bertugas siang hingga malam hari.

    Selain persoalan pernyataan, perhatian juga tertuju pada kesejahteraan. Dengan honor sekitar Rp1 juta per bulan ditambah bantuan beras, sebagian anggota merasa beban kerja yang dijalani belum sebanding dengan penghasilan yang diterima.

    Pihak terkait menjelaskan bahwa situasi ini terjadi karena perbedaan pemahaman. Pernyataan yang disampaikan sebelumnya disebut berada dalam forum internal dan tidak dimaksudkan untuk merendahkan peran Linmas. Klarifikasi pun telah diberikan untuk meluruskan informasi yang beredar.

    Ke depan, komunikasi antara pihak terkait diharapkan bisa lebih baik agar tidak menimbulkan kesalahpahaman serupa. Di sisi lain, perhatian terhadap peran dan kesejahteraan Linmas dinilai penting mengingat kontribusi mereka dalam menjaga keamanan lingkungan. (B7)

  • Kota Tangerang Anugerahkan Loveita Meitarini TKSK Terbaik Kecamatan Larangan

    Kota Tangerang Anugerahkan Loveita Meitarini TKSK Terbaik Kecamatan Larangan

    Berita7 | Kota Tangerang Pemerintah Kota Tangerang memberikan penghargaan kepada Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan Larangan, Loveita Meitarini, sebagai TKSK Terbaik Kota Tangerang yang diserahkan langsung oleh Wali Kota Sachrudin. Penghargaan ini diberikan atas konsistensi dan dedikasi dalam membantu masyarakat prasejahtera mendapatkan akses layanan sosial.

    Selama beberapa tahun terakhir, Loveita aktif mendampingi berbagai program bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan, layanan BPJS, hingga beasiswa dari Dinas Sosial Kota Tangerang. Perannya dinilai sangat membantu masyarakat dalam memperoleh hak dan layanan dasar secara lebih mudah dan tepat sasaran.

    Loveita Meitarini mengatakan penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras yang selama ini ia lakukan di lapangan.

    “Alhamdulillah, saya sangat bangga atas penghargaan ini. Ini menjadi bukti bahwa dedikasi yang selama ini saya lakukan tidak sia sia dan sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Loveita Meitarini.

    Ia menambahkan bahwa salah satu pengalaman paling berkesan selama menjadi TKSK adalah saat membantu penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa di wilayah Kecamatan Larangan agar mendapatkan layanan sosial dan kesehatan yang layak. Menurutnya, tugas TKSK tidak hanya sebatas pendataan, tetapi juga turun langsung membantu masyarakat yang membutuhkan.

    Sejumlah pihak menilai kehadiran TKSK sangat penting dalam memperkuat jangkauan layanan sosial di tingkat kecamatan karena menjadi penghubung langsung antara pemerintah dan masyarakat.

    Pemerintah Kota Tangerang berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi para petugas sosial lainnya untuk terus meningkatkan pelayanan dan kepedulian terhadap warga yang membutuhkan. (B7)

  • Kota Tangerang Masuk Finalis Lomba Kampung KB Banten 2026

    Kota Tangerang Masuk Finalis Lomba Kampung KB Banten 2026

    Berita7 | Kota Tangerang — Pemerintah Kota Tangerang kembali menegaskan komitmennya dalam membangun kualitas keluarga melalui program Kampung Keluarga Berkualitas. Hal ini ditandai dengan masuknya Kampung KB Ceria Kelurahan Cibodasari sebagai finalis Lomba Kampung Keluarga Berkualitas Tingkat Provinsi Banten Tahun 2026. Program tersebut dinilai memberikan dampak langsung terhadap ketahanan keluarga dan pemberdayaan masyarakat.

    Sebanyak delapan daerah di Provinsi Banten mengikuti penilaian lomba tersebut. Kota Tangerang kembali berhasil masuk dua besar setelah sebelumnya meraih posisi juara dua pada tahun lalu. Capaian ini menunjukkan adanya peningkatan konsistensi program Kampung KB yang dijalankan di tingkat wilayah.

    “Kehadiran Kota Tangerang sebagai finalis bukan sekadar capaian, melainkan bukti nyata konsistensi dan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat,” ujar Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono Hasan, saat menyambut Tim Verifikasi Lapangan, Senin (04/05/2026).

    Ia menambahkan bahwa program Kampung KB tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga berdampak pada aspek sosial, pendidikan keluarga, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat di lingkungan sekitar.

    Maryono juga mengapresiasi peran aktif para kader, khususnya ibu-ibu, yang menjadi motor penggerak dalam menjalankan berbagai program pelayanan masyarakat di Kampung KB Ceria Cibodasari.

    “Para kader telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam memperkuat ketahanan keluarga dan mendorong partisipasi masyarakat. Ini adalah kekuatan utama kita,” katanya.

    Sementara itu, Ketua Tim Verifikasi Lapangan, Suci Kusumawati, menyampaikan apresiasinya terhadap komitmen Pemerintah Kota Tangerang dalam menjaga keberlanjutan program Kampung KB.

    “Yang kami lihat bukan hanya kesiapan lomba, tetapi bagaimana program ini benar-benar berjalan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Ini yang harus terus dijaga,” ujarnya.

    Ketua Kelompok Kerja Kampung KB Ceria Cibodasari, Saefudin, menjelaskan bahwa program yang berjalan di wilayahnya melibatkan delapan Posyandu dari total 25 RW dengan pelayanan untuk ibu hamil, ibu menyusui, hingga balita.

    Selain itu, pengembangan Bank Sampah juga diperluas menjadi rumah belajar, rumah baca, dan pusat kegiatan sosial masyarakat yang memberikan manfaat langsung bagi warga sekitar.

    Sejumlah pihak terkait menyambut baik capaian tersebut karena dinilai mampu memperkuat pembangunan keluarga sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

    Pemerintah Kota Tangerang berharap program Kampung Keluarga Berkualitas terus berkembang dan mampu membawa Kota Tangerang meraih prestasi terbaik di tingkat Provinsi Banten pada tahun 2026. (B7)

  • PSM Kota Tangerang Raih Prestasi dan Dorong Kemandirian Warga

    PSM Kota Tangerang Raih Prestasi dan Dorong Kemandirian Warga

    Berita7 | Kota Tangerang — Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) di Kota Tangerang terus menunjukkan dedikasi tinggi dalam membantu masyarakat. Salah satu PSM inspiratif, Yuli Purwaningsih dari Kelurahan Margasari, Kecamatan Karawaci, berhasil meraih penghargaan Juara 1 PSM Terbaik tingkat Kota Tangerang Tahun 2026 atas pengabdiannya kepada masyarakat.

    Sejak bergabung sebagai anggota PSM pada 2018, Yuli aktif melakukan pendampingan sosial kepada masyarakat di wilayahnya. Penghargaan yang diterimanya menjadi bukti peningkatan kontribusi para kader sosial dalam memperkuat kesejahteraan dan kemandirian warga di Kota Tangerang.

    “Alhamdulillah saya sangat bersyukur dan bahagia karena dedikasi ini mendapatkan apresiasi dari pemerintah daerah,” ujar Yuli Purwaningsih, PSM Kelurahan Margasari.

    Dalam menjalankan tugasnya, para PSM di Kota Tangerang mendapatkan dukungan honorarium sebesar Rp500 ribu per bulan yang dicairkan setiap tiga bulan sekali. Namun menurut Yuli, pengabdian sosial bukan sekadar tugas administratif, melainkan bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat.

    Ia menambahkan bahwa tantangan terbesar yang dihadapi adalah mengubah pola pikir masyarakat agar tidak selalu bergantung pada bantuan sosial pemerintah. Karena itu, PSM terus mendorong warga untuk lebih mandiri melalui berbagai program pemberdayaan.

    “Keluh kesahnya pasti ada, dimana kita harus meyakinkan warga masyarakat agar bisa mandiri dan tidak bergantung dari bantuan sosial saja,” jelasnya.

    Untuk mendukung kemandirian masyarakat, PSM aktif memfasilitasi pelatihan keterampilan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Program tersebut dilakukan melalui koordinasi bersama kelurahan, kecamatan, lembaga pelatihan, serta pihak terkait lainnya guna meningkatkan kapasitas dan keterampilan warga.

    Sejumlah pihak menyambut baik peran aktif para PSM karena dinilai memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat solidaritas sosial di lingkungan warga.

    “Harapannya buat teman-teman PSM se-Kota Tangerang, tetap semangat dan jangan menyerah untuk membantu masyarakat di wilayah masing-masing agar lebih sejahtera lagi secara kemanusiaan,” harap Yuli.

    Pemerintah dan masyarakat berharap semangat pengabdian para PSM dapat terus berlanjut demi menciptakan Kota Tangerang yang lebih mandiri, berdaya, dan sejahtera.(B7)