Kejutan Besar di Piala Dunia 2026! Brasil Gagal Menang, Maroko Bikin Ancelotti Angkat Bicara

Written by

in

Berita7 | Piala Dunia 2026 kembali menghadirkan kejutan besar. Timnas Brasil yang dijagokan sebagai salah satu kandidat juara harus puas bermain imbang 1-1 melawan Maroko pada laga pembuka Grup C di East Rutherford, New Jersey.

Hasil tersebut membuat persaingan di Grup C semakin panas sekaligus menjadi sinyal bahwa perjalanan Brasil menuju babak berikutnya tidak akan mudah. Di sisi lain, Maroko kembali menunjukkan kualitasnya sebagai tim yang mampu merepotkan kekuatan tradisional sepak bola dunia.

Maroko tampil percaya diri sejak menit awal dan berhasil membuka keunggulan melalui Ismael Saibari setelah memanfaatkan kesalahan lini belakang Brasil. Gol itu membuat pendukung Selecao terdiam dan memaksa Brasil meningkatkan intensitas serangan.

[baca_juga]

Beruntung bagi Brasil, Vinicius Junior tampil sebagai penyelamat. Bintang Real Madrid itu mencetak gol penyama kedudukan lewat aksi individu spektakuler yang tidak mampu dihentikan kiper Yassine Bounou. Gol tersebut menjaga asa Brasil untuk menghindari kekalahan pada laga perdana.

Usai pertandingan, pelatih Brasil Carlo Ancelotti mengakui anak asuhnya tidak memulai pertandingan dengan baik. Ia menilai timnya terlihat gugup, terlalu mudah kehilangan penguasaan bola, dan kalah dalam banyak duel di babak pertama.

Menurut Ancelotti, performa Brasil meningkat setelah turun minum, namun Maroko mampu memberikan tekanan dan serangan balik yang sangat berbahaya sehingga pertandingan berjalan sangat sulit.

Sementara itu, pelatih Maroko Mohamed Ouahbi justru menegaskan timnya datang dengan target lebih tinggi dibanding pencapaian di Piala Dunia 2022. Setelah sukses menembus semifinal pada edisi sebelumnya, Maroko kini ingin melangkah lebih jauh.

Bahkan, ia mengaku timnya sebenarnya mengincar kemenangan penuh atas Brasil. Meski hanya meraih satu poin, hasil tersebut tetap menjadi modal penting untuk menghadapi pertandingan berikutnya di fase grup.

Pada babak kedua, Brasil mencoba mengambil alih permainan melalui sejumlah pergantian pemain. Penguasaan bola meningkat, namun efektivitas penyelesaian akhir masih menjadi persoalan. Beberapa peluang emas gagal dikonversi menjadi gol kemenangan hingga peluit panjang berbunyi.

Hasil imbang ini membuat persaingan di Grup C semakin terbuka. Brasil masih memiliki peluang besar lolos ke babak gugur, tetapi mereka dituntut segera memperbaiki performa jika ingin kembali menunjukkan status sebagai salah satu favorit juara Piala Dunia 2026.*

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *