Tag: Carlo Ancelotti

  • Brasil Kehilangan Poin Perdana! Maroko Tampil Garang dan Paksa Favorit Juara Berbagi Angka

    Berita7 | Piala Dunia 2026 langsung menghadirkan kejutan pada laga Grup C. Timnas Brasil yang datang sebagai salah satu favorit juara gagal mengamankan kemenangan setelah ditahan Maroko dengan skor 1-1 di MetLife Stadium, New Jersey, Minggu (14/6/2026) WIB.

    Hasil tersebut menjadi sorotan karena Brasil diprediksi mampu mengawali turnamen dengan tiga poin penuh. Namun, justru Maroko tampil percaya diri dan mampu memberikan tekanan sejak awal pertandingan.

    [baca_juga]

    Brasil yang ditangani Carlo Ancelotti harus bermain tanpa Neymar yang masih menjalani pemulihan cedera. Meski tidak tampil di lapangan, sang bintang tetap hadir memberikan dukungan dari bangku cadangan.

    Maroko membuka keunggulan lebih dahulu pada menit ke-21 melalui Ismael Saibari. Memanfaatkan celah di lini pertahanan Brasil, ia sukses melepaskan penyelesaian akhir yang membuat pendukung Maroko bersorak dan mengubah skor menjadi 1-0.

    Tertinggal satu gol membuat Brasil meningkatkan intensitas serangan. Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-32 ketika Vinicius Junior menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu pemain terbaik dunia. Tendangan kerasnya gagal diantisipasi kiper Yassine Bounou dan membawa Brasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

    Memasuki babak kedua, Selecao tampil lebih dominan dan terus menekan pertahanan Maroko. Sejumlah peluang emas berhasil diciptakan, termasuk melalui Igor Thiago dan Raphinha. Namun penyelesaian akhir yang kurang maksimal serta penampilan gemilang Bounou membuat Brasil gagal menambah gol.

    Di sisi lain, Maroko tetap berbahaya lewat serangan balik cepat yang beberapa kali merepotkan lini belakang Brasil. Kiper Alisson Becker juga tampil penting dengan menggagalkan sejumlah peluang yang berpotensi menjadi gol.

    Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada tambahan gol dari kedua tim. Skor 1-1 bertahan dan membuat Brasil serta Maroko harus puas berbagi satu poin pada pertandingan perdana mereka di Piala Dunia 2026.

    Hasil ini sekaligus menambah catatan menarik dalam sejarah pertemuan kedua negara. Setelah Maroko pernah menang 2-1 pada laga uji coba tahun 2023 dan Brasil menang 3-0 di Piala Dunia 1998, kini kedua tim harus puas berbagi angka dalam duel resmi yang berlangsung sengit.

    Selanjutnya, Brasil akan menghadapi Haiti dalam laga yang sangat penting untuk menjaga peluang lolos ke babak berikutnya. Sementara Maroko akan berusaha melanjutkan tren positif saat bertemu Skotlandia. (*

  • Kejutan Besar di Piala Dunia 2026! Brasil Gagal Menang, Maroko Bikin Ancelotti Angkat Bicara

    Berita7 | Piala Dunia 2026 kembali menghadirkan kejutan besar. Timnas Brasil yang dijagokan sebagai salah satu kandidat juara harus puas bermain imbang 1-1 melawan Maroko pada laga pembuka Grup C di East Rutherford, New Jersey.

    Hasil tersebut membuat persaingan di Grup C semakin panas sekaligus menjadi sinyal bahwa perjalanan Brasil menuju babak berikutnya tidak akan mudah. Di sisi lain, Maroko kembali menunjukkan kualitasnya sebagai tim yang mampu merepotkan kekuatan tradisional sepak bola dunia.

    Maroko tampil percaya diri sejak menit awal dan berhasil membuka keunggulan melalui Ismael Saibari setelah memanfaatkan kesalahan lini belakang Brasil. Gol itu membuat pendukung Selecao terdiam dan memaksa Brasil meningkatkan intensitas serangan.

    [baca_juga]

    Beruntung bagi Brasil, Vinicius Junior tampil sebagai penyelamat. Bintang Real Madrid itu mencetak gol penyama kedudukan lewat aksi individu spektakuler yang tidak mampu dihentikan kiper Yassine Bounou. Gol tersebut menjaga asa Brasil untuk menghindari kekalahan pada laga perdana.

    Usai pertandingan, pelatih Brasil Carlo Ancelotti mengakui anak asuhnya tidak memulai pertandingan dengan baik. Ia menilai timnya terlihat gugup, terlalu mudah kehilangan penguasaan bola, dan kalah dalam banyak duel di babak pertama.

    Menurut Ancelotti, performa Brasil meningkat setelah turun minum, namun Maroko mampu memberikan tekanan dan serangan balik yang sangat berbahaya sehingga pertandingan berjalan sangat sulit.

    Sementara itu, pelatih Maroko Mohamed Ouahbi justru menegaskan timnya datang dengan target lebih tinggi dibanding pencapaian di Piala Dunia 2022. Setelah sukses menembus semifinal pada edisi sebelumnya, Maroko kini ingin melangkah lebih jauh.

    Bahkan, ia mengaku timnya sebenarnya mengincar kemenangan penuh atas Brasil. Meski hanya meraih satu poin, hasil tersebut tetap menjadi modal penting untuk menghadapi pertandingan berikutnya di fase grup.

    Pada babak kedua, Brasil mencoba mengambil alih permainan melalui sejumlah pergantian pemain. Penguasaan bola meningkat, namun efektivitas penyelesaian akhir masih menjadi persoalan. Beberapa peluang emas gagal dikonversi menjadi gol kemenangan hingga peluit panjang berbunyi.

    Hasil imbang ini membuat persaingan di Grup C semakin terbuka. Brasil masih memiliki peluang besar lolos ke babak gugur, tetapi mereka dituntut segera memperbaiki performa jika ingin kembali menunjukkan status sebagai salah satu favorit juara Piala Dunia 2026.*

  • Brasil Goyah Tanpa Neymar, Maroko Siap Kirim Kejutan Besar di Piala Dunia 2026

    Berita7 | Panggung Piala Dunia 2026 langsung menyajikan duel panas yang berpotensi mengguncang persaingan Grup C. Brasil akan menghadapi Maroko pada Minggu (14/6/2026) pukul 05.00 WIB dalam laga yang disebut-sebut sebagai final dini grup neraka.

    Di atas kertas, Brasil memang masih menjadi favorit. Selecao merupakan pemilik lima gelar juara dunia dan selalu menjadi kandidat kuat setiap kali Piala Dunia digelar. Namun kali ini situasinya berbeda.

    [baca_juga]

    Tim asuhan Carlo Ancelotti datang dengan kabar yang membuat jutaan pendukung mereka cemas. Neymar dipastikan absen akibat cedera. Kehilangan pemain paling berpengaruh di skuad membuat kekuatan Brasil dipertanyakan menjelang laga pembuka.

    Tekanan kini berada di pundak Vinicius Junior, Rodrygo, dan generasi baru Brasil yang dituntut membawa kembali kejayaan yang telah hilang selama lebih dari dua dekade.

    Di sisi lain, Maroko bukan lagi tim kejutan yang bisa dipandang sebelah mata.

    Dunia masih mengingat bagaimana Singa Atlas mengguncang Piala Dunia 2022 dengan menyingkirkan Belgia, Spanyol, hingga Portugal sebelum akhirnya melangkah ke semifinal. Pencapaian bersejarah itu mengubah status Maroko menjadi salah satu kekuatan baru sepak bola dunia.

    Kini mereka kembali dengan skuad yang lebih matang.

    Achraf Hakimi, Brahim Diaz, Sofyan Amrabat, hingga Youssef En-Nesyri siap memimpin perlawanan terhadap raksasa Amerika Selatan tersebut.

    Yang membuat Brasil harus waspada, Maroko memiliki modal psikologis yang sangat berharga. Dalam pertemuan terakhir pada 2023, Maroko berhasil mempermalukan Brasil dengan skor 2-1.

    Hasil tersebut menjadi bukti bahwa kesenjangan kualitas antara kedua negara kini semakin tipis.

    Menariknya lagi, ranking FIFA kedua tim hanya terpaut satu tingkat. Brasil berada di posisi enam dunia, sedangkan Maroko tepat di belakang mereka di peringkat tujuh.

    Fakta ini membuat duel di Levi’s Stadium diprediksi berlangsung jauh lebih sengit dibanding yang dibayangkan banyak orang.

    Brasil mungkin unggul dari sisi kualitas individu. Namun Maroko memiliki senjata mematikan berupa pertahanan disiplin, transisi cepat, dan mentalitas pembunuh yang telah terbukti mampu merobohkan tim-tim besar.

    Bagi Brasil, kemenangan menjadi harga mati untuk menjaga status favorit juara. Sementara bagi Maroko, laga ini merupakan kesempatan emas untuk kembali mengirim pesan kepada dunia bahwa kisah hebat mereka di Piala Dunia 2022 bukanlah kebetulan. *