Berita7 | Tangerang — Dinas Kesehatan Kota Tangerang bersama Kecamatan Jatiuwung memperkuat kolaborasi penanganan kesehatan mental masyarakat melalui Pertemuan Koordinasi Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat (TPKJM) tingkat Kecamatan Jatiuwung, Selasa (19/5/2026).
Kegiatan yang digelar di Aula Kecamatan Jatiuwung tersebut mengusung tema “Bersama Wujudkan Lingkungan Peduli Kesehatan Mental” sebagai langkah memperkuat layanan kesehatan jiwa berbasis masyarakat dan mempercepat deteksi dini gangguan mental di lingkungan warga.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Yumelda Ismawir, mengatakan keberadaan TPKJM memiliki peran penting dalam membangun sistem pelayanan kesehatan mental yang lebih dekat dan mudah dijangkau masyarakat.
Menurutnya, TPKJM tidak hanya berfokus pada penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), tetapi juga menjalankan fungsi edukasi, pencegahan, hingga rehabilitasi secara berkelanjutan.
“TPKJM memegang peran krusial dalam pencegahan gangguan jiwa, deteksi dini masalah kesehatan jiwa dan penanganan awal, pendampingan ODGJ, serta pemberdayaan masyarakat agar semakin peduli terhadap kesehatan jiwa,” ujar dr. Yumelda.
Perkuat Deteksi Dini dan Hilangkan Stigma
Dalam pertemuan tersebut, Dinas Kesehatan Kota Tangerang menegaskan pentingnya membangun kesadaran publik agar masyarakat tidak lagi memberikan stigma negatif terhadap ODGJ.
Melalui koordinasi lintas sektor bersama puskesmas, rumah sakit, aparat wilayah, hingga tokoh masyarakat, layanan kesehatan mental diharapkan bisa menjangkau warga lebih cepat dan efektif.
Selain melakukan deteksi dini terhadap depresi, kecemasan, gangguan perilaku, hingga penyalahgunaan NAPZA, TPKJM juga didorong aktif melakukan pendampingan dan pemantauan pengobatan pasien gangguan jiwa.
“Kami berfokus pada rehabilitasi ODGJ, pemantauan obat, serta mencegah pemasungan dan diskriminasi melalui edukasi. Tujuannya agar masyarakat sehat jiwa, produktif, dan kualitas hidupnya meningkat,” katanya.
Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci
Sementara itu, Camat Jatiuwung, Buceu Gartina, menilai kesehatan mental menjadi fondasi penting dalam menciptakan masyarakat yang produktif dan sejahtera.
Karena itu, penanganannya tidak dapat dibebankan hanya kepada sektor kesehatan, tetapi memerlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.
Menurut Buceu, TPKJM menjadi wadah kolaborasi antara tenaga kesehatan, aparat TNI-Polri, tokoh agama, kader lingkungan, hingga aparatur wilayah dalam membangun sistem deteksi dini masalah kesehatan jiwa yang cepat dan tepat.
“Lewat TPKJM, kami membangun ekosistem lintas sektor yang solid bersama tenaga medis, TNI-Polri, tokoh agama, hingga kader. Tujuannya agar deteksi dini masalah kesehatan jiwa berjalan cepat, tepat dan tanpa stigma,” ujar Buceu.
Dorong Lingkungan Lebih Peduli Kesehatan Mental
Penguatan TPKJM di Kecamatan Jatiuwung menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Tangerang dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara menyeluruh, termasuk aspek kesehatan mental yang selama ini masih sering dianggap tabu.
Dengan semakin aktifnya edukasi dan pendampingan di tingkat wilayah, pemerintah berharap masyarakat lebih terbuka untuk mencari bantuan ketika mengalami masalah kesehatan mental.
Selain itu, keberadaan jejaring pelayanan kesehatan jiwa yang terintegrasi diharapkan mampu mencegah munculnya kasus pemasungan, diskriminasi, maupun keterlambatan penanganan terhadap warga yang membutuhkan bantuan psikologis.
Pemerintah Kota Tangerang menargetkan penguatan layanan kesehatan mental berbasis masyarakat dapat menciptakan lingkungan yang lebih peduli, aman, dan mendukung kualitas hidup warga secara berkelanjutan. (B7
Leave a Reply