Tangsel Perluas Internet Gratis hingga Ratusan Masjid, Dorong Transformasi Digital Berbasis AI

Written by

in

Berita7 | Tangerang Selatan — Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus memperluas program transformasi digital, termasuk hingga ke lingkungan masjid dan musala di berbagai wilayah.

Program tersebut mencakup penyediaan akses internet gratis di ratusan tempat ibadah serta pengembangan layanan digital berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mendukung aktivitas keagamaan masyarakat.

Kepala Diskominfo Kota Tangerang Selatan, Tb. Asep Nurdin, menyampaikan hal tersebut saat menghadiri kegiatan Safari Subuh di Masjid Al-Huda, Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, Sabtu (30/05/2026).

[baca_juga]

Menurutnya, penguatan ekosistem masjid digital menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung kegiatan sosial, pendidikan, dan keagamaan masyarakat.

Saat ini, tercatat sekitar 379 masjid dan 376 musala di Tangerang Selatan telah mendapatkan fasilitas internet gratis. Program ini juga diperluas ke ruang publik seperti taman warga dan titik kumpul masyarakat.

“Bahkan saat ini sudah lebih dari 5.000 titik layanan internet gratis tersedia di Tangerang Selatan,” ujar Asep.

Ia menegaskan bahwa keberadaan internet harus dimanfaatkan secara positif, terutama untuk mendukung akses informasi dan pendidikan masyarakat. Namun di sisi lain, masyarakat juga diimbau untuk lebih bijak dalam menyaring informasi di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Asep juga menyoroti perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang kini semakin canggih dan berpotensi memunculkan informasi palsu dalam bentuk visual maupun suara.

“Sekarang AI sudah sangat maju, bahkan wajah dan suara bisa dimanipulasi. Karena itu masyarakat harus lebih waspada terhadap informasi di media sosial,” jelasnya.

Selain internet gratis, Pemkot Tangsel juga mengembangkan aplikasi “Tangsel Mengaji” yang memanfaatkan teknologi digital untuk membantu masyarakat dalam belajar Al-Qur’an dan materi keislaman.

Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat mengakses pembelajaran agama, hadis, hingga berinteraksi secara digital dengan pengajar.

“Kami ingin menghadirkan platform yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk belajar agama secara lebih mudah dan fleksibel,” kata Asep.

Diskominfo Tangsel juga menyediakan layanan pendampingan digital bagi pengurus masjid, termasuk bantuan hosting, server, dan pembuatan situs web secara gratis.

Program ini bertujuan agar masjid tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga pusat informasi dan kegiatan digital masyarakat.

“Masjid-masjid di Tangsel kami dorong untuk naik kelas secara digital agar informasi dan aktivitasnya bisa lebih luas diakses masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap seluruh program digitalisasi masjid ini dapat menghubungkan jaringan masjid dan musala di Tangerang Selatan sehingga kegiatan dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat dapat terintegrasi lebih baik. (B7

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *