Tag: Tangerang Selatan

  • Gubernur Banten Tinjau Sekolah di Ciputat, Program Sekolah Gratis dan MBG Disorot

    Berita7 | TANGERANG SELATAN,. – Gubernur Banten Andra Soni melakukan kunjungan kerja ke sejumlah sekolah di kawasan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Selasa (2/6/2026). Dalam agenda tersebut, ia meninjau langsung pelaksanaan Program Sekolah Gratis serta memantau distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

    Kunjungan ini turut didampingi oleh Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie bersama jajaran Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Kota Tangerang Selatan, termasuk Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, serta perangkat wilayah seperti camat dan lurah setempat.

    Di SMK PGRI 56 Ciputat, Gubernur meninjau pelaksanaan Program Sekolah Gratis tahun ajaran 2025/2026 yang disebut telah melibatkan sekitar 7.000 siswa dari berbagai sekolah swasta yang bekerja sama dengan Pemprov Banten.

    Andra Soni menegaskan pentingnya komitmen semua pihak dalam menjalankan program tersebut, mulai dari sekolah, siswa, hingga orang tua.

    “Kami meminta ada komitmen bersama antara sekolah, murid, dan orang tua agar program sekolah gratis ini benar-benar menghasilkan peserta didik yang berkualitas,” ujarnya.

    Menurutnya, program ini tidak hanya membuka akses pendidikan lebih luas, tetapi juga membantu sekolah swasta dalam hal pembiayaan operasional yang selama ini menjadi tantangan, termasuk keterbatasan pembayaran SPP dan jumlah peserta didik.

    Dengan meningkatnya jumlah siswa, sekolah juga berpotensi mendapatkan tambahan Dana BOS yang dapat digunakan untuk meningkatkan fasilitas pendidikan serta kesejahteraan tenaga pendidik.

    Usai dari SMK PGRI 56 Ciputat, rombongan melanjutkan kunjungan ke SMA Negeri 1 Kota Tangerang Selatan untuk memantau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta proses verifikasi pra-SPMB.

    [baca_juga]

    Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menyampaikan bahwa pihak sekolah sempat meminta penyesuaian jadwal distribusi makanan karena siswa tengah menjalani ujian sehingga jam belajar lebih singkat dari biasanya.

    Selain itu, ia juga menegaskan pentingnya transparansi dalam proses penerimaan peserta didik baru agar berjalan adil tanpa intervensi pihak manapun.

    “Kami ingin proses ini transparan dan adil. Tidak boleh ada titip-menitip siswa atau intervensi kepada panitia maupun kepala sekolah,” tegasnya.

    Ia menambahkan bahwa seluruh program pendidikan yang dijalankan pemerintah pusat, provinsi, hingga daerah harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menjamin kesempatan pendidikan yang setara.

    Sementara itu, Benyamin Davnie menyebut kunjungan Gubernur Banten kali ini berfokus pada dua hal utama, yakni evaluasi penerimaan siswa baru dan pemantauan distribusi MBG untuk pelajar tingkat SMA.

    “Alhamdulillah, secara umum pelaksanaan di lapangan berjalan lancar,” ujarnya.

    Ia juga menjelaskan bahwa Program Sekolah Gratis di Banten sangat membantu siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri agar tetap bisa melanjutkan pendidikan di sekolah swasta dengan dukungan biaya dari pemerintah.

    Di sisi lain, Pemerintah Kota Tangerang Selatan juga telah menjalankan program bantuan pendidikan bagi siswa SMP swasta sejak 2022 yang menyasar sekitar 5.000 siswa setiap tahun, dengan bantuan mencapai Rp1,8 juta per siswa.

    Benyamin menegaskan bahwa seluruh proses penerimaan siswa baru di Tangsel akan terus diawasi agar berjalan transparan, objektif, dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh calon peserta didik. (B7

  • Modus Pesan 170 Kursi untuk Kegiatan MBG, Pelaku Penipuan di Ciputat Timur Bawa Kabur Aset Senilai Rp65 Juta

    Berita7 | TANGERANG SELATAN,. – Unit Reskrim Polsek Ciputat Timur berhasil mengungkap kasus dugaan penipuan yang menyebabkan korban mengalami kerugian hingga Rp65 juta. Dalam kasus ini, pelaku yang diketahui berinisial AAP masih berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO).

    Kasus tersebut terjadi di Aula Himpunan Mahasiswa Banten, Jalan Semanggi II Nomor 20, Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan. Pelaku diduga menggunakan modus memesan perlengkapan kegiatan dengan mengatasnamakan agenda penyuluhan MBG.

    Korban bernama Siti Fatimah awalnya menerima pesanan berupa 170 kursi merek Futura warna merah dan tiga unit blower merek Krisbow. Setelah seluruh barang dikirim ke lokasi yang telah ditentukan, pelaku diduga membawa pergi sebagian besar barang tanpa izin pemilik.

    Dari hasil penyelidikan, sebanyak 120 kursi Futura dan tiga unit blower dibawa oleh pelaku. Barang-barang tersebut kemudian diduga dijual kembali kepada pihak lain di wilayah Pangkalan Jati, Cinere, Kota Depok dengan memanfaatkan layanan pengiriman barang.

    [baca_juga]

    Kapolsek Ciputat Timur menyebutkan pengungkapan kasus ini merupakan hasil penyelidikan intensif yang dilakukan jajarannya setelah menerima laporan dari korban.

    “Sebagian barang bukti berhasil ditemukan dan diamankan. Kami masih terus melakukan pencarian terhadap pelaku yang saat ini berstatus DPO,” ujarnya.

    Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 120 kursi Futura warna merah dan satu unit blower merek Krisbow.

    Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 492 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal empat tahun. Selain itu, penyidik juga menerapkan Pasal 28 ayat (1) juncto Pasal 45A ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang mengancam pelaku dengan pidana hingga enam tahun penjara.

    Polsek Ciputat Timur mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat melakukan transaksi maupun penyewaan barang dalam jumlah besar. Verifikasi identitas dan legalitas pihak pemesan dinilai penting untuk mencegah terjadinya tindak penipuan serupa. (B7)

    Kutipan “Modus pemesanan perlengkapan kegiatan berhasil dibongkar polisi setelah pelaku diduga membawa kabur aset korban senilai Rp65 juta.” (B7)

  • DEMA UIN Jakarta Soroti Polemik Sekda Tangsel, Desak Pemkot Buka Informasi ke Publik

    Berita7 | TANGERANG SELATAN — Polemik terkait proses evaluasi dan pengukuhan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Selatan kembali menjadi sorotan. Kali ini, kritik datang dari Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang menilai Pemerintah Kota Tangerang Selatan belum transparan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

    Ketua DEMA UIN Jakarta, Achmad Hafizh, mengatakan munculnya polemik tersebut dipicu oleh perbedaan informasi yang disampaikan sejumlah pihak terkait proses evaluasi Sekda Tangsel.

    Menurutnya, publik menerima informasi yang tidak sinkron mengenai penerbitan Surat Keputusan (SK) hasil evaluasi Sekda. Kondisi tersebut dinilai menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat.

    “Kita melihat banyak kerancuan dan ketidaktransparanan dari pemerintah daerah terhadap informasi yang seharusnya disampaikan ke publik. Ada pernyataan yang berubah-ubah dan tidak sinkron,” kata Hafizh, Minggu (31/5/2026).

    Hafizh menjelaskan, sebelumnya pemerintah daerah disebut menyampaikan bahwa SK hasil evaluasi masih dalam proses dan akan segera diterbitkan. Namun belakangan diketahui dokumen tersebut telah ditandatangani sejak 8 Mei 2026.

    Menurutnya, persoalan ini tidak hanya berkaitan dengan jabatan Sekda, tetapi juga menyangkut prinsip tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance.

    “Transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi publik merupakan prinsip dasar yang harus dijalankan oleh setiap penyelenggara pemerintahan,” ujarnya.

    [baca_juga]

    DEMA UIN Jakarta menilai minimnya keterbukaan informasi dapat berdampak pada menurunnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

    Selain menyoroti persoalan transparansi, organisasi mahasiswa tersebut menegaskan memiliki tanggung jawab moral untuk ikut mengawasi jalannya pemerintahan di Kota Tangerang Selatan. Terlebih, kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berada di wilayah Ciputat yang merupakan bagian dari Kota Tangerang Selatan.

    “Kami adalah bagian dari masyarakat Tangerang Selatan. Karena itu kami punya hak untuk mengingatkan ketika ada hal-hal yang menurut kami perlu diluruskan,” tegas Hafizh.

    DEMA UIN Jakarta pun mendesak Pemerintah Kota Tangerang Selatan memberikan penjelasan secara terbuka terkait proses evaluasi Sekda yang saat ini menjadi perhatian publik.

    Mereka juga meminta adanya evaluasi terhadap mekanisme yang digunakan dalam proses evaluasi dan pengukuhan Sekda agar tidak menimbulkan polemik berkepanjangan.

    Hafizh menegaskan pihaknya akan terus mengawal persoalan tersebut. Bahkan, mahasiswa tidak menutup kemungkinan menyampaikan aspirasi melalui aksi apabila tidak ada penjelasan yang dinilai memadai dari pemerintah daerah.

    “Kami akan terus mengkaji persoalan ini. Jika dalam waktu dekat tidak ada evaluasi dan penjelasan yang transparan dari pemerintah daerah, maka jangan salahkan kami jika nantinya turun aksi untuk menyampaikan aspirasi masyarakat,” pungkasnya. (B7)

  • SMAN 2 Tangsel Juara LKBB-PB MPR RI Banten 2026, Siap Harumkan Nama Daerah di Final Nasional

    Berita7 | TANGERANG SELATAN — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan SMA Negeri 2 Kota Tangerang Selatan. Sekolah yang dikenal dengan julukan Moonzher tersebut berhasil meraih Juara 1 pada ajang Lomba Kreasi Baris Berbaris dan Pengibaran Bendera (LKBB-PB) MPR RI Tingkat Provinsi Banten Tahun 2026.

    Kemenangan ini sekaligus mengantarkan SMAN 2 Kota Tangerang Selatan menjadi wakil resmi Provinsi Banten pada Final Nasional LKBB-PB MPR RI 2026 yang akan digelar di Jakarta pada Agustus mendatang.

    Dalam kompetisi yang diikuti sekolah-sekolah terbaik dari berbagai daerah di Banten tersebut, tim Moonzher tampil dominan dengan mengumpulkan 6.020 poin. Raihan tersebut mengantarkan mereka ke posisi teratas, mengungguli SMAN 2 Kota Serang yang memperoleh 5.880 poin dan MAN 1 Kabupaten Lebak dengan 5.870 poin.

    Pelatih tim LKBB-PB SMAN 2 Tangsel, Ibnu Itsnaini Syahril Muharram, mengaku bangga atas kerja keras dan dedikasi para siswa yang berhasil mengharumkan nama Kota Tangerang Selatan dan Provinsi Banten.

    “Alhamdulillah kita sangat senang sekali. Apalagi sekarang perwakilan dari Tangerang Selatan bisa mewakili Provinsi Banten untuk melaju di tingkat nasional. Mudah-mudahan kita bisa membawa nama Banten lebih harum lagi,” ujarnya, Minggu (31/5/2026).

    [baca_juga]

    Menurut Ibnu, keberhasilan tersebut tidak diraih secara instan. Tim telah menjalani latihan rutin dan persiapan panjang untuk menghadapi persaingan yang ketat di tingkat provinsi.

    Menghadapi putaran nasional, pihaknya akan meningkatkan intensitas latihan. Pengalaman mengikuti kompetisi serupa pada tahun sebelumnya menjadi modal penting untuk menyusun strategi yang lebih matang.

    “Yang pasti latihan yang cukup rutin ketika memang kita sudah tahu tanggal pelaksanaannya di nasional. Mudah-mudahan anak-anak tetap terjaga kondisi fisiknya dan siap menghadapi kompetisi nanti,” katanya.

    Komandan Regu SMAN 2 Tangsel, Alvian Christian Larosa, juga mengungkapkan rasa bangganya setelah berhasil membawa tim meraih gelar juara. Ia menyebut perjalanan menuju podium juara membutuhkan disiplin tinggi dan latihan yang konsisten selama berbulan-bulan.

    “Sebelum ke sini kami sudah berlatih sejak dua bulan lalu, mulai dari teknik berbaris, buka tutup formasi hingga latihan fisik. Semua dilakukan untuk memberikan hasil terbaik,” ungkapnya.

    Meski menyadari persaingan di tingkat nasional akan jauh lebih berat, Alvian optimistis timnya mampu memberikan penampilan terbaik dan membawa nama Banten bersaing di level nasional.

    Ajang LKBB-PB MPR RI sendiri merupakan kompetisi yang bertujuan menanamkan nilai kedisiplinan, kepemimpinan, gotong royong, serta semangat nasionalisme kepada generasi muda. Tahun ini, lomba tingkat Provinsi Banten diikuti 10 sekolah terbaik dari Tangerang, Serang, Cilegon, Lebak hingga Pandeglang.

    Keberhasilan SMAN 2 Kota Tangerang Selatan menjadi juara diharapkan dapat menjadi motivasi bagi pelajar lainnya untuk terus berprestasi sekaligus mengharumkan nama daerah di tingkat nasional. (B7

  • Diskominfo Tangsel Perluas Internet Gratis di Masjid dan Musala, Ratusan Titik Sudah Terkoneksi

    Berita7 | TANGERANG SELATAN. – Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus memperkuat transformasi digital di lingkungan masyarakat, termasuk melalui program digitalisasi masjid dan musala. Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), akses internet gratis kini telah tersedia di ratusan rumah ibadah yang tersebar di berbagai wilayah Kota Tangerang Selatan.

    Program tersebut disampaikan Kepala Diskominfo Tangsel, Tb. Asep Nurdin, saat menghadiri kegiatan Safari Subuh di Masjid Al-Huda, Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, Sabtu (30/5/2026).

    Menurut Asep, pemanfaatan teknologi digital tidak hanya ditujukan untuk kebutuhan informasi, tetapi juga mendukung aktivitas pendidikan, sosial, dan keagamaan masyarakat.

    [baca_juga]

    Saat ini, tercatat sebanyak 379 masjid dan 376 musala di Kota Tangerang Selatan telah mendapatkan fasilitas internet gratis. Selain itu, layanan serupa juga tersedia di sejumlah taman kota dan ruang publik yang menjadi pusat aktivitas warga.

    Keberadaan jaringan internet tersebut menjadi bagian dari pengembangan ekosistem digital yang telah menjangkau lebih dari 5.000 titik layanan internet gratis di berbagai wilayah Tangsel.

    “Internet harus dimanfaatkan untuk hal-hal positif, terutama dalam meningkatkan literasi, pendidikan, dan akses informasi masyarakat,” ujar Tb. Asep Nurdin.

    Di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), Asep juga mengingatkan masyarakat agar lebih kritis dan tidak mudah mempercayai seluruh informasi yang beredar di media sosial.

    Menurutnya, perkembangan AI saat ini memungkinkan manipulasi suara, wajah hingga visual seseorang secara digital, sehingga masyarakat perlu lebih bijak dalam menyaring informasi sebelum membagikannya kembali.

    Sebagai bagian dari inovasi layanan digital keagamaan, Diskominfo Tangsel juga menghadirkan aplikasi Tangsel Mengaji yang memanfaatkan teknologi AI untuk membantu masyarakat belajar Al-Qur’an dan memperdalam pemahaman keislaman.

    Melalui platform tersebut, pengguna dapat mengakses berbagai materi keagamaan, hadis, hingga berinteraksi dengan pengajar secara digital. Masyarakat dapat berperan sebagai murid maupun pengajar sesuai kebutuhan.

    Selain itu, Diskominfo Tangsel juga memberikan dukungan digital kepada pengurus masjid berupa layanan hosting, server, hingga pengembangan situs web secara gratis. Fasilitas ini diharapkan dapat membantu pengelolaan informasi dan aktivitas masjid agar lebih mudah diakses masyarakat.

    Program digitalisasi tersebut diharapkan mampu menghubungkan masjid dan musala di seluruh Kota Tangerang Selatan dalam satu jaringan yang saling terintegrasi, sehingga kegiatan dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat dapat menjangkau lebih banyak warga.

    Dengan terhubungnya berbagai rumah ibadah melalui platform digital, masyarakat juga dapat memperoleh informasi kegiatan keagamaan secara lebih cepat dan luas. (B7

  • Dua Kebakaran Besar di Tangerang, Gudang Kayu dan Pabrik Sosis Hangus Dilalap Api

    Berita7 | Tangerang — Dua kebakaran besar melanda wilayah Tangerang pada Kamis (28/5/2026). Sebuah gudang kayu di Pamulang, Kota Tangerang Selatan, serta pabrik pengolahan sosis di kawasan Cikupa Mas, Kabupaten Tangerang, dilaporkan terbakar hingga menghanguskan sebagian besar bangunan.

    Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangerang Selatan langsung bergerak cepat dengan menurunkan sejumlah armada dan personel ke lokasi kebakaran gudang kayu di Pamulang. Api disebut cepat membesar karena material kayu yang mudah terbakar.

    Komandan Regu Pemadam, Imam, mengatakan proses pemadaman sempat mengalami kendala akibat kobaran api yang terus merambat ke bagian bangunan lainnya.

    “Api cepat membesar karena banyak material kayu di dalam gudang. Kami terus menambah armada agar api tidak menjalar ke permukiman sekitar,” ujarnya.

    Sementara itu, kebakaran juga terjadi di sebuah pabrik pengolahan sosis di kawasan industri Cikupa Mas, Kabupaten Tangerang. Dugaan sementara, api berasal dari korsleting listrik pada mesin produksi sebelum akhirnya meludeskan area produksi pabrik.

    Komandan Peleton Damkar Kabupaten Tangerang, Amirudin, menjelaskan proses pemadaman melibatkan tujuh unit mobil pemadam kebakaran dan puluhan personel yang diterjunkan sejak malam hari.

    “Asap cukup tebal dan api membakar hampir seluruh bagian produksi. Petugas masih melakukan pendinginan untuk memastikan titik api benar-benar padam,” katanya.

    Meski tidak menimbulkan korban jiwa, dua peristiwa kebakaran tersebut memicu kepanikan warga sekitar. Kepulan asap hitam terlihat membumbung tinggi hingga aroma hangus tercium di sekitar lokasi kejadian.

    Warga yang berada di sekitar area kebakaran terlihat memadati lokasi sambil menggunakan masker dan menutup hidung akibat asap pekat yang menyebar cukup luas.

    Selain itu, aparat kepolisian juga telah memasang garis polisi di area kebakaran untuk kepentingan penyelidikan serta mengantisipasi kerumunan warga yang terus berdatangan.

    Hingga kini, polisi masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran, khususnya di lokasi pabrik pengolahan sosis di Kabupaten Tangerang. (B7

  • Pemkot Tangsel Warning Panitia Kurban, Limbah Darah dan Kotoran Jadi Sorotan

    Berita7 | Kota Tangerang Selatan — Pemerintah Kota Tangerang Selatan bergerak cepat mengawasi pengelolaan limbah hewan kurban selama perayaan Iduladha 1447 Hijriah. Langkah ini dilakukan untuk mencegah pencemaran lingkungan akibat limbah darah, kotoran, dan sisa penyembelihan hewan kurban di permukiman warga dan area masjid.

    Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menegaskan seluruh lokasi penyembelihan hewan kurban wajib memperhatikan sanitasi dan sistem pembuangan limbah agar tidak menimbulkan bau maupun gangguan kesehatan lingkungan.

    “Tempat pemotongan hewan harus memiliki penampungan limbah dan saluran air yang memadai,” ujar Benyamin, Rabu (27/05/2026).

    Menurutnya, pengawasan dilakukan lebih ketat karena mayoritas penyembelihan hewan kurban berlangsung langsung di lingkungan masyarakat dan masjid, bukan hanya di Rumah Pemotongan Hewan (RPH).

    Pemkot Tangsel juga meminta panitia kurban memastikan proses pembagian daging berjalan tertib guna menghindari kerumunan warga saat antre distribusi.

    “Penerima manfaat sudah didata agar pembagian berlangsung tertib,” katanya.

    Selain fokus pada kebersihan lingkungan, Pemkot Tangsel turut menggalakkan gerakan kurban ramah lingkungan dengan membagikan hampir 10 ribu kantung kain dan besek bambu ke berbagai titik pemotongan hewan kurban.

    Program tersebut dilakukan untuk mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai yang biasanya meningkat tajam saat pembagian daging kurban.

    “Saya membagikan kantung kain dan besek bambu ke lokasi pemotongan hewan,” ungkap Benyamin.

    Tak hanya itu, Pemkot Tangsel memastikan seluruh hewan kurban yang beredar dalam kondisi sehat dan layak disembelih. Pemeriksaan dilakukan bersama dokter hewan, Dinas Pertanian, dan Majelis Ulama Indonesia selama sepekan terakhir.

    Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ditemukan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) maupun Lumpy Skin Disease (LSD) pada hewan kurban di wilayah Tangerang Selatan.

    “Alhamdulillah semuanya memenuhi syarat untuk dijadikan hewan kurban,” ujar Benyamin.

    Pemkot Tangsel juga memilih pendekatan edukasi kepada masyarakat dibandingkan pemberian sanksi. Pemerintah bahkan siap turun langsung membantu membersihkan area pemotongan apabila ditemukan limbah berserakan di lingkungan warga.

    Kebijakan ini mendapat perhatian warga karena dinilai mampu menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memastikan pelaksanaan kurban tetap aman, sehat, dan nyaman selama Iduladha 2026 berlangsung. (B7

  • Wali Kota Tangsel Pastikan Hewan Kurban Aman, Ribuan Ternak Bebas PMK Jelang Iduladha

    Wali Kota Tangsel Pastikan Hewan Kurban Aman, Ribuan Ternak Bebas PMK Jelang Iduladha

    Berita7 | Tangerang Selatan — Pemerintah Kota Tangerang Selatan melakukan inspeksi langsung ke sejumlah lokasi penjualan dan penampungan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 2026. Pemeriksaan dilakukan guna memastikan kondisi kesehatan hewan ternak tetap aman dan bebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK).

    Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan tim pemeriksa diterjunkan ke berbagai titik penjualan hewan kurban untuk melakukan pengecekan fisik ternak, kebersihan kandang, hingga dokumen kesehatan hewan dari daerah asal.

    “Inspeksi ke tempat-tempat penyelenggaraan hewan kurban dan sampai saat ini belum ditemukan adanya PMK, penyakit mulut dan kuku,” ujar Benyamin Davnie di Serpong, Tangerang Selatan, Selasa (19/5/2026).

    Ia menegaskan hasil pemeriksaan sementara menunjukkan kondisi hewan kurban di wilayah Tangerang Selatan masih dalam keadaan aman dan terkendali menjelang Iduladha.

    Pemkot Tangsel juga terus melakukan pemantauan secara berkala guna mencegah potensi penyebaran penyakit hewan, terutama pada ternak yang didatangkan dari luar daerah.

    Sebagian besar hewan kurban yang masuk ke Tangerang Selatan diketahui berasal dari sejumlah wilayah penghasil ternak di Indonesia seperti Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, hingga Banten. Seluruh distribusi hewan telah melalui pengawasan kesehatan sebelum dikirim ke lokasi penjualan.

    “Hewan kurban yang datang dari luar daerah, dari Jawa Tengah, dari DIY, kemudian ada dari Banten juga,” katanya.

    Selain pemeriksaan kesehatan, petugas turut memberikan edukasi kepada para pedagang agar menjaga kebersihan kandang serta memperhatikan kondisi hewan selama masa penjualan berlangsung.

    Dalam pendataan sementara tahun ini, Pemkot Tangsel juga memastikan tidak ditemukan hewan kurban jenis kerbau di wilayah Tangerang Selatan.

    “Kerbau tidak ada di Tangerang Selatan,” ucap Benyamin.

    Langkah pengawasan tersebut dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat saat membeli hewan kurban menjelang perayaan Iduladha 2026.(B7)

  • Serpong Tangerang Selatan 14 Mei 2026, Pokdar Kamtibmas Polres Tangsel Gelar Diklat Madya Pengurus Tangguh

    Serpong Tangerang Selatan 14 Mei 2026, Pokdar Kamtibmas Polres Tangsel Gelar Diklat Madya Pengurus Tangguh

    Berita7 | TANGSEL ,. -, Pokdar Kamtibmas Polres Tangsel resmi menggelar Diklat Madya bagi pengurus sektor di Hotel Marilyn, Kamis, 14 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi langkah penguatan kapasitas organisasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Tangerang Selatan.

    Pelatihan ini difokuskan untuk meningkatkan kemampuan kepemimpinan, disiplin, serta sinergi antar pengurus dalam mendukung tugas-tugas kamtibmas di lingkungan masing-masing.

    Sebanyak pengurus sektor mengikuti pembekalan yang mencakup wawasan kebangsaan, kepemimpinan organisasi, hingga strategi kemitraan dengan masyarakat dan aparat kewilayahan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam organisasi.

    “Diklat Madya ini menjadi momentum memperkuat soliditas organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pengurus agar semakin profesional,” ujar Mulyadi Widodo.

    Ia menambahkan, penguatan kapasitas ini diharapkan berdampak pada peningkatan kontribusi nyata dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Tangsel.

    Kasat Binmas Polres Tangsel AKP Warno menegaskan bahwa Pokdar Kamtibmas merupakan mitra strategis kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan lingkungan.

    “Diklat Madya ini diharapkan melahirkan pengurus yang disiplin, tangguh, dan berintegritas dalam menjalankan tugas sosial kemasyarakatan,” ujarnya.

    Sementara itu, Dahlan mengapresiasi peran aktif Pokdar Kamtibmas dalam mendukung terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif bersama pemerintah daerah dan aparat kepolisian.

    Ia menekankan pentingnya sinergi tiga pilar dalam menjaga ketertiban masyarakat di tingkat wilayah. (B7)

  • Alun-Alun Pondok Ranji Resmi Dibuka, Warga Tangsel Langsung Padati Ruang Publik Baru

    Alun-Alun Pondok Ranji Resmi Dibuka, Warga Tangsel Langsung Padati Ruang Publik Baru

    Berita7 | Tangerang Selatan — Kehadiran Alun-Alun Pondok Ranji di Kecamatan Ciputat Timur langsung disambut antusias masyarakat sejak resmi dibuka Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Ruang publik baru tersebut kini ramai dipadati warga untuk bersantai, berolahraga hingga menikmati suasana kawasan yang semakin tertata.

    Sejak dibuka, masyarakat mulai memanfaatkan berbagai fasilitas yang tersedia di area alun-alun. Kehadiran ruang terbuka ini menjadi daya tarik baru bagi warga Pondok Ranji dan sekitarnya untuk berkumpul bersama keluarga maupun melakukan aktivitas positif di ruang publik.

    Salah satu warga Pondok Ranji, Audy Putri mengaku senang dengan hadirnya alun-alun baru tersebut. Menurutnya, fasilitas yang disediakan membuat masyarakat kini memiliki tempat nyaman untuk berinteraksi.

    “Senang sekali akhirnya di Pondok Ranji ada alun-alun yang bagus dan tertata seperti ini. Tadi saya datang bersama keluarga untuk melihat langsung, ternyata tempatnya nyaman dan cocok untuk warga berkegiatan,” ujarnya, Selasa (12/05/2026).

    Hal serupa juga disampaikan Fesya yang menilai Alun-Alun Pondok Ranji mampu menjadi ruang interaksi baru bagi masyarakat di kawasan Ciputat Timur.

    “Menurut saya ini bagus untuk warga karena sekarang ada ruang terbuka yang bisa dipakai bersama. Mudah-mudahan fasilitasnya bisa dijaga supaya tetap nyaman dan bersih,” katanya.

    Pemerintah Kota Tangerang Selatan menghadirkan Alun-Alun Pondok Ranji sebagai bagian dari upaya memperkuat ruang publik yang inklusif, ramah keluarga dan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kegiatan sosial maupun olahraga.

    Selain mempercantik kawasan Pondok Ranji, keberadaan alun-alun tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih nyaman, hidup dan menjadi pusat aktivitas warga di Tangerang Selatan. (B7)