Tag: Tangerang Selatan

  • Aktivis Desak Tersangka Kasus Dugaan Pencemaran Sungai Cisadane Segera Ditetapkan, Penanganan Dinilai Terlalu Lama

    Berita7 | Kota Tangerang Selatan — Koalisi Aktivis Lingkungan Hidup Tangerang (Kalung) kembali menyuarakan desakan kepada Aparat Penegak Hukum dan Kementerian Lingkungan Hidup agar segera menuntaskan kasus dugaan pencemaran Sungai Cisadane yang terjadi setelah insiden kebakaran gudang pestisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno BSD.

    Aksi simpatik yang digelar di depan kawasan pergudangan tersebut menjadi bentuk dorongan agar proses hukum berjalan lebih cepat dan menghasilkan kepastian hukum bagi masyarakat. Menurut para aktivis, kasus yang telah bergulir selama beberapa bulan belum menunjukkan adanya penetapan tersangka.

    Koordinator Advokasi Kalung, Fale Wali, menegaskan bahwa penegakan hukum harus dilakukan secara tegas sehingga ada pihak yang bertanggung jawab atas dugaan pencemaran lingkungan tersebut.

    “Kami mendesak Aparat Penegak Hukum dan Kementerian Lingkungan Hidup untuk segera menuntaskan kasus pencemaran Sungai Cisadane. Harus ada pihak yang bertanggung jawab,” ujarnya.

    Ia menilai proses yang berlangsung cukup lama berpotensi mengurangi kepercayaan publik terhadap upaya perlindungan lingkungan hidup. Menurutnya, berbagai kegiatan konservasi akan kehilangan makna apabila tidak diiringi dengan penegakan hukum yang kuat.

    Fale juga menyampaikan bahwa sudah sekitar lima bulan sejak peristiwa terjadi, namun hingga kini belum ada pihak yang diumumkan sebagai tersangka meskipun proses hukum telah meningkat ke tahap penyidikan.

    Sebelumnya, Polres Tangerang Selatan menyatakan bahwa penanganan perkara dugaan pencemaran Sungai Cisadane telah ditingkatkan dari tahap penyelidikan menjadi penyidikan. Langkah tersebut dilakukan untuk mendalami dugaan pelanggaran yang berkaitan dengan kebakaran gudang pestisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno BSD, Kecamatan Setu.

    Kasatreskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Wira Graha Setiawan, menyampaikan bahwa penyidik saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan ahli guna mengungkap fakta dalam perkara tersebut.

    Selain proses penyidikan oleh kepolisian, Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Selatan juga telah meminta keterangan dari perwakilan pengelola kawasan Pergudangan Taman Tekno BSD sebagai bagian dari pengumpulan informasi terkait peristiwa kebakaran dan dugaan pencemaran lingkungan.

    Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mendalami berbagai aspek yang berkaitan dengan insiden tersebut sehingga proses hukum dapat berjalan berdasarkan fakta dan alat bukti yang tersedia.

    Kasus dugaan pencemaran Sungai Cisadane terus menjadi perhatian publik karena menyangkut kelestarian lingkungan dan keselamatan masyarakat yang bergantung pada ekosistem sungai. Berbagai kalangan berharap proses hukum dapat berjalan transparan, profesional, dan memberikan kepastian sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. (*

  • Tangerang Selatan Siapkan 9.976 Kursi SMP Negeri, SPMB 2026 Resmi Dibuka Juli

    Berita7 | Tangerang Selatan — Pemerintah Kota Tangerang Selatan menyiapkan sebanyak 9.976 kursi untuk Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP negeri tahun ajaran 2026/2027. Pendaftaran resmi akan dibuka mulai 13 Juli 2026 melalui beberapa jalur penerimaan yang telah ditetapkan.

    Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, menyampaikan bahwa pemerintah berkomitmen memastikan seluruh lulusan sekolah dasar mendapatkan akses pendidikan yang layak. Selain kuota SMP negeri yang hampir mencapai 10 ribu kursi, Pemkot juga menyiapkan program beasiswa bagi 5.000 siswa untuk melanjutkan pendidikan di SMP swasta.

    [baca_juga]

    Menurutnya, setiap tahun terdapat sekitar 25.000 lulusan SD di Tangsel, sementara jumlah pendaftar SMP negeri berkisar 12.000 hingga 15.000 siswa. Kondisi ini membuat pemerintah daerah terus memperkuat kapasitas pendidikan agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara bertahap.

    “Selain kuota untuk SMP Negeri, kami juga memberi dukungan program beasiswa sekolah swasta bagi 5.000 siswa dan optimistis kebutuhan akses pendidikan dapat terpenuhi,” ujar Pilar Saga Ichsan.

    Ia menegaskan bahwa program ini tidak hanya fokus pada pemerataan akses, tetapi juga bagian dari rencana jangka panjang pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Pemkot Tangsel juga terus membangun SMP negeri baru serta menjalin kerja sama dengan sekitar 100 sekolah swasta.

    Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan, Deden Deni, menjelaskan bahwa seluruh proses pendaftaran SPMB dilakukan secara daring. Sistem ini berlaku untuk semua jalur, termasuk lulusan luar daerah, Paket A, maupun lulusan tahun sebelumnya.

    Calon peserta didik harus merupakan lulusan SD, MI, atau sederajat dengan usia maksimal 15 tahun per 1 Juli 2026. Lulusan tahun sebelumnya juga wajib melampirkan ijazah yang sudah dilegalisasi sebagai syarat pendaftaran.

    Jalur prestasi juga dibuka untuk siswa yang memiliki capaian akademik maupun nonakademik, termasuk tahfiz Al-Qur’an dan Pramuka Garuda, dengan melampirkan dokumen pendukung resmi.

    Deden menambahkan, peserta yang mengalami kendala saat pendaftaran dapat langsung datang ke sekolah tujuan untuk mendapatkan bantuan panitia.

    Dalam pelaksanaannya, SPMB SMP Negeri Tangsel dibagi menjadi empat jalur, yakni domisili 40 persen, prestasi 25 persen, afirmasi 30 persen, dan mutasi 5 persen. Syarat domisili mengharuskan Kartu Keluarga terdaftar minimal satu tahun atau diterbitkan paling lambat 1 Juni 2025. (B7

  • Panen Perdana Bawang Merah di Tangsel Berhasil, Benyamin Siapkan Pupuk Mikroba untuk Warga

    Berita7 | Tangerang Selatan,.  – Pemerintah Kota Tangerang Selatan mencatat keberhasilan panen perdana bawang merah varietas Batu yang dibudidayakan melalui lahan demplot pertanian di wilayahnya. Hasil panen tersebut menjadi sinyal positif bagi pengembangan pertanian perkotaan karena tanaman yang umumnya cocok di dataran lebih tinggi mampu tumbuh optimal di Tangsel.

    Panen perdana itu berlangsung bersamaan dengan kegiatan Pasar Murah Hasil Bumi yang digelar Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Tangerang Selatan bersama Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Jombang pada Selasa (9/6/2026).

    [baca_juga]

    Keberhasilan budidaya bawang merah tersebut didukung penggunaan pupuk bio-organik berbasis mikroba yang dikembangkan PT BioArk Global Pte. Ltd. dari Singapura. Teknologi tersebut dinilai mampu meningkatkan pertumbuhan tanaman sekaligus menghasilkan umbi dengan ukuran lebih besar.

    Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan hasil panen ini menjadi bukti bahwa inovasi di sektor pertanian dapat menjawab keterbatasan kondisi geografis dan lahan di wilayah perkotaan.

    “Yang paling menakjubkan adalah bawang yang semestinya sulit tumbuh di daerah seperti kita, namun dengan penggunaan pupuk ini produksinya sangat baik dan ukuran bawangnya lebih besar,” ujar Benyamin.

    Menurutnya, keberhasilan tersebut membuka peluang baru bagi pengembangan ketahanan pangan daerah. Pemerintah Kota Tangerang Selatan pun berencana menjalin kerja sama lanjutan dengan PT BioArk Global melalui DKP3 untuk mengkaji pemanfaatan pupuk tersebut secara lebih luas.

    Apabila hasil uji coba berikutnya kembali menunjukkan perkembangan yang positif, pupuk berbasis mikroba itu akan diproduksi dalam jumlah lebih banyak dan disalurkan kepada masyarakat. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan produksi bawang merah skala rumah tangga sekaligus memperkuat ketersediaan pangan di Kota Tangerang Selatan.

    “Bawang merupakan kebutuhan dapur yang dikonsumsi setiap hari selain cabai dan komoditas lainnya. Jika hasilnya terus baik, pupuk yang digunakan akan diproduksi lebih banyak dan disebarkan kepada masyarakat agar produksi rumah tangga di Tangsel semakin meningkat,” kata Benyamin.

    Saat ini, uji coba masih difokuskan pada komoditas bawang merah yang memiliki tingkat konsumsi tinggi. Sementara pengembangan untuk tanaman lain seperti cabai akan dilakukan setelah melalui evaluasi terhadap hasil demplot yang sedang berjalan.

    Di sisi lain, CEO PT BioArk Global Pte. Ltd., Edward, menjelaskan bahwa teknologi mikroba yang dikembangkan perusahaan mampu membantu tanaman tumbuh lebih optimal sekaligus menghadapi tantangan perubahan iklim.

    Ia menyebut media tanam tersebut dapat mempertahankan kelembapan tanah hingga sekitar 20 persen dan menjaga kandungan nutrisi sekitar 10 persen lebih baik dibandingkan media organik konvensional. Kondisi tersebut membuat tanaman memperoleh lingkungan tumbuh yang lebih stabil sehingga produktivitas hasil panen dapat meningkat.

    Keberhasilan panen perdana ini menjadi harapan baru bagi pengembangan pertanian modern di Tangerang Selatan. Dengan dukungan inovasi teknologi dan kolaborasi berbagai pihak, produksi pangan lokal diharapkan semakin meningkat dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan. (B7

  • Heboh! Puluhan Paspor Jemaah Haji Ditemukan Berserakan di BSD, Imigrasi Tangerang Turun Tangan

    Berita7 | TANGERANG SELATAN – Warga dan pengguna media sosial dihebohkan oleh beredarnya video yang memperlihatkan puluhan paspor diduga milik jemaah haji ditemukan berserakan di kawasan BSD City, Kota Tangerang Selatan.

    Video yang viral sejak Senin (8/6/2026) itu memperlihatkan sejumlah paspor berwarna hijau tergeletak di bawah pohon dekat halte bus di Jalan Letjen Sutopo, kawasan yang berada di sekitar Pasar Modern BSD dan Santa Ursula.

    Temuan tersebut langsung memicu perhatian publik karena dokumen yang terlihat dalam video diduga merupakan paspor milik calon atau jemaah haji. Bahkan, foto pemilik paspor tampak terlihat pada sampul dokumen sehingga menimbulkan kekhawatiran terkait keamanan data pribadi.

    Peristiwa yang disebut terjadi pada Minggu (7/6/2026) itu segera mendapat respons dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang.

    [baca_juga]

    Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang, Hasanin, mengatakan pihaknya langsung menerjunkan tim dari Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) untuk melakukan penelusuran dan memastikan kebenaran informasi yang beredar.

    Petugas diketahui mendatangi lokasi sekitar pukul 21.00 WIB pada malam hari. Namun saat pemeriksaan dilakukan, tumpukan paspor yang sebelumnya terlihat dalam video sudah tidak ditemukan di lokasi.

    Meski demikian, tim masih menemukan dua sampul paspor yang telah terpisah dari halaman biodata maupun halaman utama dokumen. Temuan itu memperkuat dugaan bahwa sebelumnya memang terdapat sejumlah paspor di lokasi tersebut.

    Selain sampul paspor, petugas juga menemukan beberapa dokumen lain yang diduga berkaitan dengan penyelenggaraan ibadah haji, termasuk bukti setoran haji dan berkas pendukung lainnya.

    Seluruh dokumen yang ditemukan kini diamankan sebagai bahan penyelidikan lebih lanjut.

    Hasanin menjelaskan pihaknya sedang melakukan penelusuran nomor paspor melalui sistem keimigrasian untuk mengidentifikasi pemilik dokumen serta pihak yang berkaitan dengan penerbitan maupun pengurusan paspor tersebut.

    Tak hanya itu, Kantor Imigrasi Tangerang juga akan berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait guna memastikan ada atau tidaknya unsur kelalaian maupun pelanggaran dalam peristiwa tersebut.

    Proses pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket) saat ini masih berlangsung untuk mengungkap siapa pihak yang diduga membuang atau meninggalkan paspor serta dokumen haji tersebut di lokasi kejadian.

    “Hasil pendalaman nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan langkah pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Hasanin.

    Hingga kini, misteri keberadaan puluhan paspor jemaah haji yang sempat ditemukan berserakan di kawasan BSD masih belum terpecahkan. Pihak Imigrasi memastikan investigasi terus dilakukan guna mengungkap fakta sebenarnya di balik kejadian yang menghebohkan masyarakat tersebut. (B7)

  • Warga Tangsel Perlu Tahu, Semua Layanan Pertanahan Dipastikan Tanpa Biaya Tambahan

    Berita7 | TANGERANG SELATAN – Komitmen mewujudkan pelayanan publik yang bersih dan bebas pungutan liar kembali ditegaskan Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Tangerang Selatan. Seluruh layanan pertanahan dipastikan berjalan sesuai aturan resmi tanpa adanya biaya tambahan di luar ketentuan yang berlaku.

    Langkah tegas tersebut disampaikan langsung Kepala Kantor Pertanahan Kota Tangerang Selatan, Seto Apriyadi, sebagai bagian dari upaya memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme pelayanan kepada masyarakat.

    Menurut Seto, segala bentuk pungutan liar dalam proses pelayanan pertanahan merupakan pelanggaran serius yang tidak akan ditoleransi.

    “Saya melarang keras segala bentuk pungutan liar dalam pelayanan pertanahan. Pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan dengan prinsip bersih, transparan, dan profesional. Setiap pegawai wajib menjalankan prosedur sesuai ketentuan,” tegasnya.

    Ia memastikan seluruh mekanisme pelayanan dan biaya administrasi yang berlaku di Kantah Tangsel telah mengacu pada peraturan perundang-undangan yang ditetapkan pemerintah. Karena itu, masyarakat tidak perlu memberikan biaya tambahan kepada siapapun di luar ketentuan resmi.

    Seto juga menegaskan bahwa pihaknya tidak akan ragu menjatuhkan sanksi apabila ditemukan pelanggaran yang mencederai integritas pelayanan publik.

    “Jika ada pelanggaran akan ditindak tegas demi menjaga integritas dan kepercayaan publik kepada kami,” ujarnya.

    [baca_juga]

    Komitmen tersebut menjadi bagian dari langkah besar Kantah Tangsel dalam mewujudkan predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Berbagai pembenahan terus dilakukan, mulai dari percepatan penyelesaian layanan, peningkatan kualitas pelayanan publik, hingga memberikan kepastian hukum yang lebih baik kepada masyarakat.

    Selain melakukan pengawasan internal, Kantah Tangsel juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif mengawasi jalannya pelayanan pertanahan. Warga diminta tidak ragu melaporkan apabila menemukan indikasi pungutan liar maupun praktik yang tidak sesuai aturan.

    Menurut Seto, keterlibatan masyarakat sangat penting untuk menciptakan pelayanan yang bersih, transparan, dan terpercaya.

    “Jika ada indikasi pungli segera laporkan, maka akan ditindaklanjuti dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” katanya.

    Dengan pengawasan yang melibatkan seluruh pihak, Kantah Tangsel optimistis kualitas pelayanan pertanahan akan semakin baik serta mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah.

    Langkah tegas ini sekaligus menjadi pesan bahwa pelayanan pertanahan di Kota Tangerang Selatan harus bebas dari praktik pungli dan berorientasi penuh pada kepentingan masyarakat. (B7)

  • Tangsel Gas Pol Jelang Porprov Banten 2026, 60 Cabang Olahraga Siap Bertarung

    Berita7 | TANGERANG SELATAN – Kota Tangerang Selatan mulai tancap gas menyambut Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026. Sebagai tuan rumah utama, Tangsel kini mematangkan persiapan venue pertandingan hingga pembinaan atlet yang akan bertarung di ajang olahraga terbesar di Provinsi Banten tersebut.

    Porprov Banten 2026 dijadwalkan berlangsung pada 15 hingga 27 November 2026 dengan total 60 cabang olahraga yang akan dipertandingkan. Ribuan atlet dari berbagai daerah diperkirakan akan hadir dan bersaing memperebutkan prestasi terbaik.

    Sekretaris Umum KONI Kota Tangerang Selatan, Irfan, mengatakan seluruh persiapan terus dikebut agar pelaksanaan Porprov berjalan sukses baik dari sisi prestasi maupun penyelenggaraan.

    Menurutnya, KONI Provinsi Banten bersama Technical Delegate dari seluruh cabang olahraga telah menyelesaikan sejumlah tahapan penting, termasuk penyusunan technical handbook yang akan menjadi pedoman resmi pertandingan.

    “Jumlah cabang olahraga yang akan dipertandingkan sudah ditetapkan sebanyak 60 cabor dan tidak ada perubahan lagi,” ujarnya.

    [baca_juga]

    Selain fokus pada regulasi pertandingan, perhatian besar juga diberikan terhadap kesiapan venue yang akan digunakan selama Porprov berlangsung. Saat ini proses verifikasi dan pemetaan lokasi terus dilakukan bersama pemerintah daerah dan panitia besar Porprov.

    Dari total 60 cabang olahraga, sebanyak 19 cabang akan menggunakan fasilitas milik pemerintah daerah. Sementara 41 cabang olahraga lainnya memanfaatkan venue swasta yang telah memenuhi standar pertandingan.

    Beberapa venue bahkan sudah mulai dipersiapkan secara khusus, termasuk arena panjat tebing di kawasan Community Center Pamulang yang akan menjadi salah satu lokasi pertandingan unggulan.

    Tidak hanya infrastruktur, pembinaan atlet juga menjadi prioritas utama. Berbagai cabang olahraga mulai meningkatkan intensitas latihan demi mengejar target prestasi saat bertanding di kandang sendiri.

    Cabang olahraga panjat tebing misalnya, kini menjalani program latihan lebih intensif dibanding sebelumnya. Sebanyak 30 atlet disiapkan untuk memperkuat kontingen Kota Tangerang Selatan pada nomor lead, speed, dan boulder.

    Waktu yang tersisa sekitar enam bulan menjelang Porprov dimanfaatkan untuk memaksimalkan kemampuan atlet melalui program latihan terukur dan berkelanjutan.

    Sementara itu, untuk cabang olahraga balap motor, panitia masih mengkaji sejumlah alternatif lokasi pertandingan. Salah satu opsi yang sedang dibahas adalah pembangunan lintasan grasstrack di kawasan Serpong.

    Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Kota Tangerang Selatan optimistis mampu menjadi tuan rumah yang sukses sekaligus meraih prestasi membanggakan pada Porprov VII Banten 2026.

    Ajang ini tidak hanya menjadi panggung olahraga terbesar di Banten, tetapi juga momentum bagi Tangsel untuk menunjukkan kualitas atlet, fasilitas olahraga, serta kemampuan sebagai tuan rumah penyelenggara event berskala provinsi. (B7)

  • Bikin Bangga! Pelajar Tangsel Ini Akan Bertanding di Swedia Membawa Nama Indonesia

    Berita7 | TANGERANG SELATAN – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar asal Kota Tangerang Selatan. Mariken Aisyah, siswi UPTD SMP Negeri 23 Kota Tangerang Selatan, berhasil terpilih sebagai atlet sepak bola putri yang akan mewakili Indonesia dalam ajang internasional Meet The World with SKF kategori U-15 di Swedia pada Juli 2026 mendatang.

    [baca_juga]

    Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi dunia pendidikan dan olahraga di Kota Tangerang Selatan. Pasalnya, Mariken menjadi salah satu atlet muda berbakat yang berhasil menembus kompetisi sepak bola usia muda tingkat dunia.

    Mariken diketahui merupakan pemain yang dibina oleh Sekolah Sepak Bola (SSB) Putri Tangsel City. Melalui kerja keras, disiplin latihan, dan prestasi yang ditunjukkan selama ini, ia akhirnya mendapatkan kesempatan emas untuk bertanding melawan tim-tim muda dari berbagai negara.

    Keberangkatan Mariken ke Swedia sekaligus menjadi bukti bahwa atlet muda perempuan Indonesia mampu bersaing di level internasional dan membawa nama bangsa di panggung dunia.

    Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UPTD SMPN 23 Kota Tangerang Selatan, Heny Khristiani, mengaku bangga atas pencapaian yang diraih siswinya tersebut.

    “Kami sangat bangga karena ini menjadi prestasi luar biasa bagi sekolah. Mariken menjadi salah satu siswa yang berkesempatan mengikuti pertandingan olahraga di luar negeri dan membawa nama Indonesia serta nama baik sekolah,” ujarnya.

    Menurut Heny, keberhasilan tersebut tidak datang secara instan. Dibutuhkan kerja keras, semangat belajar, disiplin berlatih, serta dukungan penuh dari keluarga, sekolah, dan pelatih yang selama ini mendampingi perjalanan Mariken.

    Pihak sekolah pun memberikan dukungan penuh agar Mariken dapat tampil maksimal saat berlaga di Swedia nanti. Seluruh guru dan jajaran sekolah berharap siswi berprestasi tersebut mampu memberikan penampilan terbaik sekaligus menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya.

    Prestasi yang diraih Mariken menjadi bukti bahwa pelajar Kota Tangerang Selatan memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat internasional. Keberhasilannya juga diharapkan dapat memotivasi generasi muda untuk terus berani bermimpi, bekerja keras, dan mengembangkan bakat yang dimiliki.

    Kini masyarakat Tangerang Selatan menaruh harapan besar kepada Mariken Aisyah agar mampu mengharumkan nama Indonesia dalam ajang Meet The World with SKF 2026 di Swedia. (B7

  • Razia Pajak Kendaraan di Bintaro Gegerkan Pengendara, 81 Kendaraan Menunggak Terjaring dalam Sehari

    Berita7 | TANGERANG SELATAN — Razia pajak kendaraan bermotor yang digelar UPTD Samsat Ciputat di kawasan Boulevard Bintaro, Tangerang Selatan, mengungkap masih tingginya angka kendaraan yang menunggak pajak di wilayah Banten. Dalam satu hari operasi, petugas menjaring 81 kendaraan yang belum memenuhi kewajiban pembayaran pajak.

    Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (4/6/2026) tersebut merupakan bagian dari Bulan Pemeriksaan Pajak Kendaraan Provinsi Banten yang digelar sepanjang Juni 2026.

    [baca_juga]

    Kepala Seksi Penerimaan UPTD Samsat Ciputat, Firdaus, mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat sekaligus menekan angka tunggakan pajak kendaraan yang masih sangat tinggi.

    Berdasarkan data pemerintah daerah, saat ini terdapat sekitar dua juta kendaraan di Provinsi Banten yang tercatat menunggak pajak.

    “Dari hasil pemeriksaan hari ini, sebanyak 81 kendaraan terjaring karena belum membayar pajak kendaraan bermotor,” ujar Firdaus.

    Dari jumlah tersebut, sebanyak 77 unit merupakan sepeda motor dan empat unit kendaraan roda empat. Sementara pada operasi sebelumnya, petugas juga menemukan 86 kendaraan yang belum melunasi kewajiban pajaknya.

    Tingginya angka tunggakan tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena pajak kendaraan bermotor merupakan salah satu sumber pendapatan utama yang digunakan untuk membiayai berbagai program pembangunan.

    Pendapatan dari sektor pajak kendaraan berkontribusi terhadap pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, hingga berbagai program kesejahteraan masyarakat di Provinsi Banten dan Kota Tangerang Selatan.

    Selain melakukan pemeriksaan, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya membayar pajak tepat waktu sebagai bentuk kontribusi terhadap pembangunan daerah.

    UPTD Samsat Ciputat memastikan kegiatan pemeriksaan akan terus dilakukan di sejumlah titik strategis lainnya selama Juni 2026. Salah satu lokasi yang masuk dalam agenda berikutnya adalah kawasan Alun-Alun Pamulang.

    Pelaksanaan razia selanjutnya akan disesuaikan dengan jadwal Operasi Patuh Jaya yang digelar oleh kepolisian.

    Dalam kegiatan tersebut, Samsat juga mensosialisasikan penerapan sistem opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Melalui mekanisme baru ini, sebagian penerimaan pajak dapat langsung masuk ke kas pemerintah daerah pada hari yang sama setelah pembayaran dilakukan.

    Pemerintah berharap kebijakan tersebut mampu mempercepat pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memenuhi kewajiban pajak kendaraan secara tepat waktu.

    Dengan masih adanya sekitar dua juta kendaraan menunggak pajak di Banten, pemerintah mengajak seluruh pemilik kendaraan segera melakukan pembayaran agar terhindar dari sanksi administrasi dan turut mendukung pembangunan daerah. (B7

  • Tangsel Raih Penghargaan Nasional, Benyamin Davnie Antar Kota Tangerang Selatan Jadi Terbaik III Jawa-Bali

    Berita7 | YOGYAKARTA – Pemerintah Kota Tangerang Selatan kembali mencatat prestasi membanggakan di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Benyamin Davnie, Kota Tangsel berhasil meraih penghargaan Terbaik III Regional Jawa-Bali dalam kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Percepatan Penurunan Stunting pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026.

    Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian kegiatan yang digelar di Yogyakarta pada Kamis (4/6/2026). Capaian ini menjadi bukti keberhasilan berbagai program pembangunan yang dijalankan Pemkot Tangsel dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    Tak hanya menerima penghargaan, Pemerintah Kota Tangerang Selatan juga memperoleh dana apresiasi sebesar Rp1 miliar sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan program-program yang memberikan dampak langsung bagi warga.

    [baca_juga]

    Keberhasilan tersebut tidak lepas dari capaian signifikan yang diraih Tangsel dalam menekan angka kemiskinan dan prevalensi stunting. Berdasarkan data yang dipaparkan, angka stunting yang sebelumnya berada di kisaran 19,9 persen berhasil ditekan hingga sekitar 9 persen. Bahkan, pemerintah daerah menargetkan angka tersebut turun menjadi 7,05 persen pada tahun 2027.

    Di sisi lain, angka kemiskinan Kota Tangerang Selatan tercatat sebesar 2,36 persen dan menjadi yang terendah di Provinsi Banten. Hasil tersebut menunjukkan berbagai program sosial, kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi yang dijalankan pemerintah daerah mulai memberikan hasil nyata.

    “Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat upaya penanggulangan kemiskinan dan percepatan penurunan stunting. Ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat,” ujar Benyamin Davnie.

    Menurut Benyamin, keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai hanya oleh pemerintah daerah. Kolaborasi antara pemerintah pusat, perangkat daerah, dunia usaha, hingga masyarakat menjadi faktor penting dalam mendorong keberhasilan berbagai program yang dijalankan.

    Pemkot Tangsel juga berkomitmen untuk terus memperkuat berbagai intervensi yang menyasar kelompok rentan, meningkatkan akses layanan kesehatan dan pendidikan, serta memastikan program pembangunan berjalan tepat sasaran hingga tingkat kelurahan.

    Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan bahwa apresiasi diberikan kepada daerah yang mampu menunjukkan kinerja terbaik serta menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat melalui inovasi dan pelayanan publik yang berkualitas.

    Prestasi tersebut semakin memperkuat posisi Kota Tangerang Selatan sebagai salah satu daerah dengan kinerja pembangunan terbaik di Indonesia, khususnya dalam upaya menekan angka kemiskinan dan mempercepat penurunan stunting demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat. (B7

  • Polisi Turun Tangan Usai Keributan di SD Pamulang, Aksi Saling Dorong Terjadi Saat Jam Pulang Siswa

    Betita7 | Tangerang Selatan – Suasana di salah satu sekolah dasar (SD) di kawasan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, mendadak tegang setelah terjadi keributan yang melibatkan sejumlah orang di lingkungan sekolah. Peristiwa tersebut bahkan memicu aksi saling dorong di area gerbang sekolah dan menjadi perhatian warga sekitar.

    Insiden yang terjadi pada Kamis (4/6/2026) itu berlangsung bertepatan dengan jam pulang siswa. Situasi tersebut sempat menimbulkan keresahan karena terjadi saat aktivitas sekolah masih berlangsung.

    [baca_juga]

    Berdasarkan informasi yang beredar, sejumlah orang terlihat berusaha memasuki area sekolah dengan membuka gerbang secara paksa. Namun, upaya tersebut mendapat penolakan dari pihak yang berada di dalam lingkungan sekolah sehingga memicu ketegangan di lokasi.

    Dalam rekaman video yang beredar, tampak beberapa orang terlibat aksi saling dorong di pintu masuk sekolah. Sejumlah warga dan pihak terkait berupaya meredam situasi agar tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

    Kapolsek Pamulang AKP Galuh Febri Saputra membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, pihak kepolisian langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan masyarakat melalui layanan darurat 110.

    “Laporan yang kami terima menyebutkan adanya sekelompok orang yang datang ke lingkungan sekolah dan menimbulkan keresahan. Anggota langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan,” ujar Galuh.

    Kehadiran aparat kepolisian di lokasi bertujuan untuk menjaga situasi tetap kondusif sekaligus melakukan mediasi terhadap pihak-pihak yang terlibat agar persoalan tidak semakin meluas.

    Karena terjadi saat jam kepulangan siswa, polisi juga memastikan keamanan dan kenyamanan peserta didik serta orang tua yang berada di sekitar lingkungan sekolah.

    Hingga proses mediasi berlangsung, situasi di lokasi dilaporkan berhasil dikendalikan dan tidak terjadi gangguan keamanan yang lebih besar.

    Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait penyebab keributan tersebut serta meminta semua pihak untuk menahan diri dan mengedepankan penyelesaian secara musyawarah. (B7