Berita7 | KOTA TANGERANG,. – Puskesmas Batusari menggelar penyuluhan Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis (P3LP) bagi pelajar dan guru di SMAN 14 Tangerang, Jalan Darussalam II, Kelurahan Batusari, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, Kamis 7 Juni 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan mental sekaligus membekali lingkungan sekolah agar mampu mendeteksi tekanan emosional sejak dini.
Program edukasi tersebut diikuti siswa dan tenaga pendidik sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan sekolah yang lebih sehat, aman dan suportif bagi kesehatan psikologis remaja.
Bangun Kepedulian terhadap Kesehatan Mental
Dalam penyuluhan itu, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya pertolongan pertama pada luka psikologis yang dapat dilakukan oleh orang-orang terdekat, bukan hanya tenaga kesehatan.
Penyuluh dari Puskesmas Batusari dr. Mutiara Citraristi mengatakan, tekanan emosional pada pelajar bisa muncul akibat berbagai perubahan dalam kehidupan sekolah maupun lingkungan sosial.
“Luka psikologis tidak selalu berasal dari trauma besar. Perubahan lingkungan, tekanan akademik, hingga proses adaptasi di sekolah baru juga dapat memicu tekanan mental pada siswa,” ujar dr. Mutiara.
Menurutnya, P3LP hadir sebagai bentuk pertolongan awal agar kondisi psikologis seseorang tidak semakin memburuk sebelum mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Ia menjelaskan, peran guru, teman maupun keluarga sangat penting dalam membantu seseorang yang sedang mengalami tekanan emosional.
Pentingnya Mendengarkan Tanpa Menghakimi
dr. Mutiara menekankan bahwa mendengarkan secara tulus menjadi salah satu langkah sederhana namun sangat berarti dalam membantu orang yang mengalami luka psikologis.
“Akses menuju layanan kesehatan mental terkadang masih dianggap sulit karena adanya rasa sungkan atau stigma. Kehadiran orang terdekat yang mau mendengarkan tanpa menghakimi sangat dibutuhkan agar mereka tidak merasa sendirian,” jelasnya.
Melalui pendekatan tersebut, lingkungan sekolah diharapkan mampu menjadi ruang aman bagi siswa untuk menyampaikan perasaan maupun tekanan yang mereka alami.
Selain memberikan materi edukasi, kegiatan ini juga mengajak peserta memahami pentingnya empati, komunikasi sehat dan dukungan sosial dalam kehidupan sehari-hari.
Sekolah Didorong Jadi Ruang Aman bagi Pelajar
Puskesmas Batusari berharap kegiatan edukasi kesehatan mental ini dapat meningkatkan kesadaran siswa dan guru terhadap pentingnya menjaga kondisi psikologis sejak usia remaja.
Lingkungan sekolah dinilai memiliki peran strategis dalam membentuk kesehatan mental pelajar karena sebagian besar aktivitas siswa berlangsung di sekolah.
Dengan adanya program P3LP, sekolah diharapkan mampu menjadi tempat yang lebih peduli terhadap kondisi emosional siswa sekaligus mencegah dampak tekanan psikologis yang berkepanjangan. (B7
