Berita7 | KABUPATEN TANGERANG — Pemerintah pusat mulai menyiapkan pembangunan kota baru di Kabupaten Tangerang sebagai bagian dari program penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Sebanyak 5 hektare lahan disiapkan untuk mendukung proyek strategis tersebut.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memastikan pembangunan kota baru di Tangerang masuk dalam prioritas nasional. Langkah ini dinilai akan berdampak langsung pada kebutuhan hunian masyarakat, khususnya warga berpenghasilan rendah dan menengah.
“Menteri Hukum sudah menyiapkan tanah sekitar 4,5 hingga 5 hektare di Tangerang, nanti Kabupaten Tangerang,” ujar Maruarar Sirait usai pertemuan di Menara BTN, Jakarta Pusat.
Pemerintah saat ini tengah melakukan survei lokasi strategis bersama Kementerian ATR/BPN untuk menentukan kawasan yang cocok dijadikan kota baru sekaligus pusat hunian subsidi.
Selain Tangerang, pemerintah juga menyiapkan sejumlah wilayah lain seperti Bogor, Batang, Deli Serdang, hingga Kubu Raya untuk pengembangan kawasan serupa.
Program kota baru ini tidak hanya berfokus pada pembangunan rumah subsidi, tetapi juga menghadirkan fasilitas penunjang yang lengkap bagi masyarakat.
Kawasan tersebut nantinya akan dilengkapi sarana pendidikan, tempat ibadah, layanan kesehatan, hingga fasilitas olahraga guna menciptakan lingkungan hunian yang layak dan nyaman.
Pemerintah menilai kebutuhan hunian di Tangerang terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi yang berkembang pesat di kawasan penyangga ibu kota tersebut.
“Sekarang tim sedang me-survei lokasi-lokasi strategis yang cocok untuk kota baru dan rumah susun subsidi,” kata Ara.
Dalam proyek ini, pemerintah juga melibatkan sektor perbankan untuk mendukung pembiayaan kredit perumahan masyarakat. Salah satunya melalui dukungan Bank Syariah Nasional (BSN).
Langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat kepemilikan rumah bagi masyarakat yang selama ini kesulitan mendapatkan hunian dengan harga terjangkau.
Sejumlah warga menyambut positif rencana pembangunan kota baru di Tangerang karena dinilai dapat membuka peluang ekonomi baru sekaligus mengurangi backlog perumahan.
Pemerintah berharap proyek ini menjadi solusi jangka panjang dalam menyediakan hunian layak, terjangkau, dan terintegrasi bagi masyarakat Indonesia. (B7)
