Kemenag Mulai Sidang Isbat Idul Adha 2026 di Jakarta, Hilal Jadi Penentu

Written by

in

Berita7 | Jakarta — Kementerian Agama Republik Indonesia menggelar Sidang Isbat Penetapan Awal Zulhijjah 1447 Hijriah atau Idul Adha 2026 pada Minggu, 17 Mei 2026.

Sidang isbat tersebut berlangsung di Auditorium HM Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jakarta Pusat, dan menjadi forum resmi penentuan awal bulan Zulhijjah melalui kombinasi metode hisab dan rukyatul hilal.

Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur lintas lembaga, termasuk Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Badan Riset dan Inovasi Nasional, Badan Informasi Geospasial, serta Majelis Ulama Indonesia, bersama pakar falak, ormas Islam, dan akademisi.

Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag, Arsad Hidayat, mengatakan bahwa sidang isbat bertujuan menyatukan hasil perhitungan astronomi dan observasi hilal agar penetapan awal Zulhijjah dapat diterima secara luas oleh umat Islam di Indonesia.

Ia menjelaskan bahwa titik pengamatan hilal dilakukan di berbagai wilayah Indonesia untuk meningkatkan akurasi hasil rukyat yang akan menjadi dasar keputusan sidang isbat.

Berdasarkan perhitungan hisab, ijtimak diperkirakan terjadi pada 17 Mei 2026 sekitar pukul 03.00 WIB lebih 55 detik. Pada saat rukyat, posisi hilal disebut sudah berada di atas ufuk dengan ketinggian antara 3 derajat 37 menit hingga 6 derajat 54 menit.

Proses pemantauan hilal dilakukan secara nasional di berbagai titik pengamatan untuk memastikan hasil yang lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan dalam penetapan awal Zulhijjah 1447 H. (B7