Category: Pemerintahan

  • 22.865 Pekerja Rentan di Kota Tangerang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Dibayar Pemkot

    Berita7 | KOTA TANGERANG — Pemerintah Kota Tangerang memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat dengan membayarkan iuran BPJS Ketenagakerjaan untuk 22.865 pekerja rentan. Program ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam memberikan rasa aman kepada para pekerja sekaligus melindungi keluarga mereka dari berbagai risiko kerja maupun risiko kematian.

    Melalui pembiayaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), para pekerja rentan memperoleh perlindungan dalam Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Kebijakan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tengah tantangan ekonomi yang masih dihadapi.

    Sebagai simbol komitmen tersebut, Wali Kota Tangerang H. Sachrudin bersama Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono menyerahkan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada para penerima manfaat dalam kegiatan sosialisasi yang berlangsung di Kecamatan Karawaci dan Kecamatan Neglasari, Rabu (10/6/2026).

    Wali Kota Tangerang H. Sachrudin menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Tangerang telah mengalokasikan anggaran sebesar **Rp384.132.000 setiap bulan** untuk membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi 22.865 pekerja rentan.

    “Ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat. Kami ingin para pekerja dapat menjalankan aktivitas dengan lebih tenang karena memiliki jaminan perlindungan ketika menghadapi risiko yang tidak diharapkan,” ujarnya.

    Menurut Sachrudin, manfaat program ini tidak hanya berupa kartu kepesertaan, tetapi juga menjadi bentuk kehadiran pemerintah dalam menjaga ketahanan ekonomi keluarga ketika terjadi kecelakaan kerja maupun musibah yang menimpa pekerja.

    Ia berharap para penerima manfaat dapat bekerja lebih fokus, produktif, dan memiliki rasa aman sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

    Dalam kesempatan tersebut, Sachrudin juga menyerahkan secara langsung kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada dua warga Kelurahan Cimone, Kecamatan Karawaci, sebagai simbol dimulainya pemberian perlindungan kepada para pekerja rentan.

    Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memastikan pekerja rentan mendapatkan perlindungan sosial yang layak, terutama di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan.

    Menurutnya, masyarakat tidak perlu khawatir karena proses pendaftaran hingga pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan telah ditanggung oleh Pemerintah Kota Tangerang melalui APBD.

    “BPJS Ketenagakerjaan bukan sekadar administrasi, tetapi investasi perlindungan bagi masa depan keluarga. Karena itu kami mengajak masyarakat untuk semakin sadar akan pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan,” katanya.

    Pemerintah Kota Tangerang berharap program ini mampu memperluas perlindungan sosial, meningkatkan rasa aman bagi para pekerja, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (B7)

  • Dinsos Kota Tangerang Perkuat WKSBM, KSM Se-Kota Dibekali Keterampilan Ketahanan Pangan

    Berita7 | KOTA TANGERANG,.– Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Sosial terus memperkuat peran masyarakat dalam membangun sistem kesejahteraan sosial berbasis lingkungan. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pembinaan Wahana Kesejahteraan Sosial Berbasis Masyarakat (WKSBM) Tahun 2026 yang berlangsung selama lima hari, mulai 8 hingga 12 Juni 2026.

    Program pembinaan ini difokuskan untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan masyarakat agar mampu mengelola potensi sosial secara mandiri dan berkelanjutan di tingkat wilayah. Pada pelaksanaan kali ini, peserta yang menjadi sasaran utama adalah Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Darling dan KSM Jimpitan.

    [baca_juga]

    Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang, Acep Wahyudi, mengatakan pembinaan tersebut menjadi langkah strategis dalam mengoptimalkan budaya gotong royong serta kepedulian sosial yang telah tumbuh di tengah masyarakat.

    “Melalui pembinaan WKSBM ini, kami ingin mengoptimalkan potensi gotong royong dan kepedulian masyarakat. KSM Darling dan KSM Jimpitan menjadi contoh nyata bagaimana pilar sosial berbasis warga mampu bergerak aktif membantu sesama,” ujar Acep.

    Tidak hanya memperkuat tata kelola organisasi, peserta juga mendapatkan berbagai pelatihan keterampilan yang dapat meningkatkan ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Materi yang diberikan meliputi pengelolaan bank sampah, pembuatan eco-enzyme, budidaya ikan lele, budidaya maggot, peternakan kambing hingga teknik bercocok tanam sayuran.

    Beragam pelatihan tersebut diharapkan mampu menjadi bekal bagi para pengurus KSM untuk mengembangkan program pemberdayaan di lingkungan masing-masing sekaligus menciptakan nilai ekonomi bagi masyarakat.

    Selain memperkuat fungsi kelembagaan sosial, kegiatan ini juga menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kota Tangerang dalam membangun sistem kesejahteraan yang inklusif dan berkelanjutan dari tingkat akar rumput.

    Acep menegaskan, seluruh Ketua WKSBM di Kota Tangerang diharapkan dapat menjadi motor penggerak di wilayahnya sehingga semangat kolaborasi, kepedulian sosial, dan kemandirian masyarakat semakin meningkat.

    Dengan pembinaan tersebut, Pemerintah Kota Tangerang optimistis jaringan WKSBM akan semakin kuat dalam menghadapi berbagai tantangan sosial sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang lebih mandiri, produktif, dan sejahtera. (B7

  • Panen Perdana Bawang Merah di Tangsel Berhasil, Benyamin Siapkan Pupuk Mikroba untuk Warga

    Berita7 | Tangerang Selatan,.  – Pemerintah Kota Tangerang Selatan mencatat keberhasilan panen perdana bawang merah varietas Batu yang dibudidayakan melalui lahan demplot pertanian di wilayahnya. Hasil panen tersebut menjadi sinyal positif bagi pengembangan pertanian perkotaan karena tanaman yang umumnya cocok di dataran lebih tinggi mampu tumbuh optimal di Tangsel.

    Panen perdana itu berlangsung bersamaan dengan kegiatan Pasar Murah Hasil Bumi yang digelar Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Tangerang Selatan bersama Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Jombang pada Selasa (9/6/2026).

    [baca_juga]

    Keberhasilan budidaya bawang merah tersebut didukung penggunaan pupuk bio-organik berbasis mikroba yang dikembangkan PT BioArk Global Pte. Ltd. dari Singapura. Teknologi tersebut dinilai mampu meningkatkan pertumbuhan tanaman sekaligus menghasilkan umbi dengan ukuran lebih besar.

    Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan hasil panen ini menjadi bukti bahwa inovasi di sektor pertanian dapat menjawab keterbatasan kondisi geografis dan lahan di wilayah perkotaan.

    “Yang paling menakjubkan adalah bawang yang semestinya sulit tumbuh di daerah seperti kita, namun dengan penggunaan pupuk ini produksinya sangat baik dan ukuran bawangnya lebih besar,” ujar Benyamin.

    Menurutnya, keberhasilan tersebut membuka peluang baru bagi pengembangan ketahanan pangan daerah. Pemerintah Kota Tangerang Selatan pun berencana menjalin kerja sama lanjutan dengan PT BioArk Global melalui DKP3 untuk mengkaji pemanfaatan pupuk tersebut secara lebih luas.

    Apabila hasil uji coba berikutnya kembali menunjukkan perkembangan yang positif, pupuk berbasis mikroba itu akan diproduksi dalam jumlah lebih banyak dan disalurkan kepada masyarakat. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan produksi bawang merah skala rumah tangga sekaligus memperkuat ketersediaan pangan di Kota Tangerang Selatan.

    “Bawang merupakan kebutuhan dapur yang dikonsumsi setiap hari selain cabai dan komoditas lainnya. Jika hasilnya terus baik, pupuk yang digunakan akan diproduksi lebih banyak dan disebarkan kepada masyarakat agar produksi rumah tangga di Tangsel semakin meningkat,” kata Benyamin.

    Saat ini, uji coba masih difokuskan pada komoditas bawang merah yang memiliki tingkat konsumsi tinggi. Sementara pengembangan untuk tanaman lain seperti cabai akan dilakukan setelah melalui evaluasi terhadap hasil demplot yang sedang berjalan.

    Di sisi lain, CEO PT BioArk Global Pte. Ltd., Edward, menjelaskan bahwa teknologi mikroba yang dikembangkan perusahaan mampu membantu tanaman tumbuh lebih optimal sekaligus menghadapi tantangan perubahan iklim.

    Ia menyebut media tanam tersebut dapat mempertahankan kelembapan tanah hingga sekitar 20 persen dan menjaga kandungan nutrisi sekitar 10 persen lebih baik dibandingkan media organik konvensional. Kondisi tersebut membuat tanaman memperoleh lingkungan tumbuh yang lebih stabil sehingga produktivitas hasil panen dapat meningkat.

    Keberhasilan panen perdana ini menjadi harapan baru bagi pengembangan pertanian modern di Tangerang Selatan. Dengan dukungan inovasi teknologi dan kolaborasi berbagai pihak, produksi pangan lokal diharapkan semakin meningkat dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan. (B7

  • Pemkot Tangerang Luncurkan Lomba Perilaku Ramah Lingkungan, 44 Sekolah Adiwiyata Mandiri Jadi Percontohan

    Berita7 | Kota Tangerang,. – Pemerintah Kota Tangerang terus memperkuat budaya peduli lingkungan di kalangan pelajar dengan meluncurkan Lomba Perilaku Ramah Lingkungan Hidup di Sekolah yang dirangkaikan dengan sosialisasi Program Sekolah Adiwiyata. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia sepanjang Juni 2026.

    Peluncuran program berlangsung di Ruang Al Amanah, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Selasa (9/6/2026), dan dibuka langsung oleh Wali Kota Tangerang, Sachrudin. Melalui kegiatan ini, pemerintah ingin menanamkan kebiasaan menjaga lingkungan sejak usia dini agar menjadi karakter yang melekat pada setiap peserta didik.

    Sachrudin menegaskan bahwa Program Sekolah Adiwiyata bukan sekadar penghargaan bagi sekolah, tetapi menjadi sarana membangun budaya hidup bersih dan sehat yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah maupun di rumah.

    “Program Sekolah Adiwiyata sangat penting karena mampu membentuk perilaku peduli lingkungan yang nantinya dibawa siswa ke kehidupan sehari-hari. Kebiasaan baik ini diharapkan menjadi budaya di tengah masyarakat,” ujarnya.

    Menurutnya, pendidikan mengenai kelestarian lingkungan harus terus diperkuat agar lahir generasi yang memiliki kesadaran tinggi terhadap kebersihan dan keberlanjutan lingkungan.

    [baca_juga]

    Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, Wawan Fauzi, mengatakan pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pendidikan Kota Tangerang, serta Kementerian Agama Kota Tangerang.

    Ia menjelaskan bahwa lomba perilaku ramah lingkungan difokuskan bagi sekolah yang telah meraih predikat Sekolah Adiwiyata Mandiri. Saat ini terdapat sekitar 40 sekolah yang telah mencapai kategori tersebut dan diharapkan mampu menjadi contoh bagi sekolah lainnya.

    “Kami ingin menjaga semangat sekolah-sekolah yang sudah mencapai level Adiwiyata Mandiri agar tetap konsisten menerapkan budaya peduli lingkungan dan terus melakukan inovasi,” kata Wawan.

    Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar, mengapresiasi langkah Dinas Lingkungan Hidup dalam memperkuat budaya hidup bersih dan sehat di lingkungan pendidikan.

    Ia mengungkapkan bahwa capaian Program Adiwiyata di Kota Tangerang terus mengalami peningkatan. Hingga saat ini tercatat sebanyak 167 sekolah meraih predikat Adiwiyata tingkat kota, 252 sekolah tingkat provinsi, lebih dari 90 sekolah tingkat nasional, serta 44 sekolah berstatus Adiwiyata Mandiri.

    Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi modal penting untuk terus memperluas gerakan peduli lingkungan di seluruh satuan pendidikan. Pemerintah Kota Tangerang berharap semakin banyak sekolah yang aktif menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, aman, nyaman, dan asri sehingga mampu membentuk generasi yang peduli terhadap masa depan lingkungan. (B7

  • Kelapa Dua Raih Penghargaan Bergengsi, Jadi Kecamatan dengan Realisasi PBB Tertinggi di Kabupaten Tangerang

    Berita7 | KABUPATEN TANGERANG – Kecamatan Kelapa Dua kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Kabupaten Tangerang. Dalam ajang Pajak Digital Award 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Kelapa Dua berhasil meraih penghargaan sebagai Kecamatan dengan Realisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Tertinggi II se-Kabupaten Tangerang.

    Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan pada malam penganugerahan Pajak Digital Award 2026 yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Sabtu (6/6/2026).

    Prestasi tersebut menjadi bukti tingginya kesadaran masyarakat serta keberhasilan pemerintah kecamatan dalam mendorong kepatuhan pembayaran pajak demi mendukung pembangunan daerah.

    Penghargaan diterima langsung oleh Camat Kelapa Dua, Dadang Sudrajat, S.Sos., MM., M.Si., yang hadir mewakili Kecamatan Kelapa Dua dalam acara tersebut.

    [baca_juga]

    Keberhasilan ini sekaligus menempatkan Kelapa Dua sebagai salah satu wilayah dengan kontribusi pendapatan daerah terbesar dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan di Kabupaten Tangerang.

    Dalam kesempatan itu, Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi kepada seluruh wajib pajak, pelaku usaha, dan masyarakat yang telah menunjukkan kepatuhan dalam memenuhi kewajiban perpajakan.

    Menurutnya, pajak memiliki peran penting dalam mendukung berbagai program pembangunan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, mulai dari pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan hingga pelayanan publik lainnya.

    Pemerintah Kabupaten Tangerang juga terus berkomitmen meningkatkan sistem pelayanan perpajakan yang transparan, akuntabel, dan berbasis digital guna memberikan kemudahan bagi masyarakat.

    Sementara itu, Kecamatan Kelapa Dua mengajak seluruh masyarakat untuk terus mempertahankan budaya taat pajak sebagai bentuk partisipasi aktif dalam membangun daerah.

    Melalui pembayaran pajak yang tepat waktu, pembangunan infrastruktur, peningkatan fasilitas umum, hingga berbagai program pelayanan masyarakat dapat terus berjalan secara berkelanjutan.

    Prestasi yang diraih Kelapa Dua dalam Pajak Digital Award 2026 diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung pembangunan Kabupaten Tangerang melalui kepatuhan membayar pajak. (B7)

  • Kelapa Dua Tangerang Resmi Gerak Cepat, Camat Dadang Sudrajat Dorong Sukses Sensus Ekonomi 2026

    Berita7 | Kabupaten Tangerang — Sensus Ekonomi 2026 mulai disosialisasikan dan digerakkan di wilayah Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, sebagai bagian dari program nasional pendataan ekonomi tahun 2026.

    Program ini mendapat dukungan langsung dari Camat Kelapa Dua, Dadang Sudrajat, S.Sos., MM., M.Si., yang menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menyukseskan pendataan usaha di wilayahnya.

    Kegiatan ini berdampak langsung pada pelaku UMKM, pedagang, dan warga yang memiliki usaha kecil, karena data yang dikumpulkan akan menjadi dasar penyusunan kebijakan ekonomi yang lebih tepat sasaran.

    [baca_juga]

    Sebanyak ribuan unit usaha mulai didata secara bertahap oleh petugas di lapangan, setelah sebelumnya banyak data usaha belum terintegrasi secara menyeluruh. Program ini menjadi langkah penting dalam memperkuat perencanaan pembangunan daerah.

    “Partisipasi masyarakat sangat penting agar data yang dihasilkan benar-benar akurat dan bermanfaat untuk pembangunan ekonomi,” ujar Dadang Sudrajat, Camat Kelapa Dua.

    Ia menambahkan, pendataan ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga berdampak pada penguatan ekonomi daerah, investasi, dan pembukaan lapangan kerja baru.

    Selain itu, proses pendataan dilakukan secara digital menggunakan perangkat resmi untuk memastikan data lebih cepat, aman, dan akurat.

    Sejumlah pelaku usaha menyambut baik kegiatan ini karena dinilai dapat membantu pemerintah dalam memahami kondisi ekonomi masyarakat secara lebih detail.

    Pihak kecamatan berharap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dapat berjalan lancar dan menghasilkan data yang valid untuk mendukung kebijakan ekonomi nasional. (B7

  • Wakil Bupati Tangerang Ajak Warga Ciptakan Lingkungan Ramah Lansia, Dorong Hidup Sehat dan Bermartabat

    Berita7 | KABUPATEN TANGERANG – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang ramah, sehat, aman, dan nyaman bagi para lanjut usia (lansia).

    Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Bakti Sosial Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026 yang digelar Kementerian Sosial RI di LKS Husnul Khotimah Islamic Village, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Kamis (4/6/2026).

    Menurut Intan, para lansia merupakan bagian penting dalam perjalanan pembangunan bangsa yang telah memberikan kontribusi besar bagi keluarga maupun masyarakat. Karena itu, sudah sepatutnya mereka memperoleh perhatian, penghormatan, dan pelayanan yang layak.

    “Mari kita hadirkan lingkungan yang penuh kasih sayang, penghormatan, dan perhatian bagi para lansia. Cara kita memperlakukan orang tua hari ini adalah cerminan masa depan yang sedang kita bangun,” kata Intan.

    Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial RI yang telah memilih Kabupaten Tangerang sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan bakti sosial dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional 2026.

    [baca_juga]

    Menurutnya, kepedulian terhadap lansia tidak hanya menjadi tanggung jawab keluarga semata, tetapi juga membutuhkan keterlibatan pemerintah, dunia usaha, masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan.

    Pemerintah Kabupaten Tangerang, lanjut Intan, terus berupaya meningkatkan kualitas hidup lansia melalui berbagai program berkelanjutan. Program tersebut mencakup pelayanan kesehatan, bantuan sosial, hingga pemberdayaan ekonomi guna mendukung lansia tetap sehat, mandiri, aktif, dan sejahtera.

    Ia berharap kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan dapat menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial, solidaritas, serta semangat gotong royong dalam mendukung kesejahteraan para lansia di Kabupaten Tangerang.

    Sementara itu, Wakil Menteri Sosial RI, Agus Jabo Priyono, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Lanjut Usia Nasional 2026 yang sebelumnya telah dilaksanakan di Kupang dan Ende, Nusa Tenggara Timur.

    Menurut Agus, kegiatan bakti sosial menjadi salah satu langkah pemerintah untuk memperluas akses masyarakat terhadap berbagai layanan dasar, mulai dari layanan sosial, kesehatan, pendidikan, hingga pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

    “Kementerian Sosial terus menghadirkan layanan yang lebih dekat kepada masyarakat melalui bantuan sosial, program atensi, intervensi sosial, maupun Sekolah Rakyat sebagai wujud kehadiran negara,” ujarnya.

    Melalui peringatan Hari Lanjut Usia Nasional 2026, pemerintah berharap semakin banyak pihak yang berpartisipasi menciptakan lingkungan yang inklusif dan ramah lansia sehingga para orang tua dapat menjalani masa tua dengan lebih sehat, bahagia, mandiri, dan bermartabat. (B7

  • Jaga Masa Depan Cisadane, Pemkot Tangerang Perkuat Kolaborasi Lingkungan Lewat Lebaran Cisadane 2026

    Berita7 | KOTA TANGERANG — Semangat menjaga lingkungan dan memperkuat kolaborasi lintas daerah menjadi pesan utama dalam pembukaan Lebaran Cisadane dan Cisadane Awards 2026 yang berlangsung di kawasan Pintu Air 10 Sungai Cisadane, Kota Tangerang, Jumat (5/6/2026).

    Kegiatan yang dihadiri unsur pemerintah daerah se-Tangerang Raya, komunitas lingkungan, pelaku usaha, hingga masyarakat umum tersebut menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kelestarian Sungai Cisadane sebagai sumber kehidupan masyarakat.

    Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono, menegaskan bahwa persoalan sampah dan pencemaran sungai tidak dapat diselesaikan dengan saling menyalahkan antarwilayah. Menurutnya, dibutuhkan kerja sama nyata dari seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga kebersihan dan keberlanjutan ekosistem sungai.

    “Yang dibutuhkan bukan saling menyalahkan, tetapi kerja sama dan solusi bersama agar Sungai Cisadane tetap bersih dan terjaga,” ujar Maryono.

    Ia menjelaskan, pengelolaan sampah dan limbah harus dilakukan secara terintegrasi mulai dari hulu hingga hilir. Pemerintah daerah, komunitas lingkungan, dunia usaha, dan masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga kualitas lingkungan hidup di sepanjang aliran Sungai Cisadane.

    [baca_juga]

    Maryono juga mengapresiasi konsistensi Bangsa Suci Foundation bersama para pegiat lingkungan yang selama ini aktif melakukan edukasi, kampanye, dan aksi nyata pelestarian sungai.

    Menurutnya, Sungai Cisadane bukan hanya sekadar aliran air, tetapi merupakan aset strategis yang menopang kehidupan sosial, ekonomi, dan lingkungan masyarakat Tangerang Raya.

    “Sungai Cisadane adalah aset bersama. Menjaganya berarti menjaga masa depan kita bersama,” tegasnya.

    Selain penguatan kolaborasi, kegiatan Lebaran Cisadane dan Cisadane Awards 2026 juga menjadi sarana membangun kesadaran publik tentang pentingnya pengelolaan limbah secara bertanggung jawab agar tidak merusak ekosistem sungai.

    Pemerintah Kota Tangerang berharap melalui kegiatan tersebut kepedulian masyarakat terhadap lingkungan terus meningkat sehingga Sungai Cisadane tetap menjadi sumber kehidupan yang bersih, sehat, dan bermanfaat bagi generasi saat ini maupun masa mendatang.

    Pesan pelestarian lingkungan pun kembali digaungkan kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan sungai sebagai warisan berharga bagi generasi berikutnya.

    “Jaga Sungai Cisadane. Karena air adalah sumber kehidupan.”(B7

  • Aksi Bersih Sungai Cisadane di Tangerang, Camat Yudi Pradana dan Warga Gaungkan Kepedulian Lingkungan

    Berita7 | Kota Tangerang — Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Kota Tangerang berlangsung meriah melalui rangkaian kegiatan bertema “Aksi untuk Iklim”. Salah satu agenda utama yang menjadi perhatian publik adalah aksi bersih-bersih Sungai Cisadane yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dan pemerintah daerah.

    Camat Tangerang, Yudi Pradana, S.H., bersama jajaran staf Kecamatan Tangerang turut ambil bagian dalam kegiatan yang dilaksanakan sepanjang bantaran Sungai Cisadane, mulai dari kawasan Kampung Bekelir hingga Hutan Kota Tangerang.

    [baca_juga]

    Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono Hasan, AP, M.Si., serta Founder Komunitas Bank Sampah Sungai Cisadane (Banksasuci), Ade Yunus. Kehadiran berbagai pihak ini menjadi bentuk nyata kolaborasi dalam menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersihan sungai.

    “Aksi kecil yang dilakukan bersama-sama akan memberikan dampak besar bagi lingkungan dan masa depan generasi mendatang,” ujar Yudi Pradana di sela kegiatan.

    Menurutnya, menjaga kebersihan sungai tidak hanya berkaitan dengan estetika lingkungan, tetapi juga berpengaruh terhadap kualitas kesehatan masyarakat, pencegahan banjir, serta keberlanjutan ekosistem di wilayah perkotaan.

    Selain melakukan pembersihan sampah di sepanjang aliran sungai, peserta kegiatan juga mengajak masyarakat untuk lebih aktif dalam pengelolaan sampah rumah tangga dan menerapkan pola hidup ramah lingkungan.

    Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi turut memberikan dukungan dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara rutin.

    Melalui momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemerintah Kota Tangerang berharap semangat menjaga lingkungan dapat semakin tumbuh di tengah masyarakat sehingga tercipta kawasan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. (B7

  • Festival Cisadane 2026 Siap Digelar 5 Hari, Disbudpar Kota Tangerang Hadirkan Perayaan Budaya dan UMKM Terbesar

    Berita7 | Kota Tangerang – Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) kembali menghadirkan agenda budaya terbesar yang selalu dinantikan masyarakat. Festival Cisadane 2026 dipastikan akan berlangsung selama lima hari penuh mulai 22 hingga 26 Juli 2026 di kawasan ikonik Jembatan Kaca Berendeng, bantaran Sungai Cisadane.

    Mengusung tema “Flowing Heritage, Growing Courage”, festival tahun ini tidak hanya menjadi ajang hiburan dan pelestarian budaya, tetapi juga menjadi momentum kebangkitan ekonomi kreatif serta penguatan identitas Kota Tangerang sebagai kota yang kaya sejarah dan budaya.

    [baca_juga]

    Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang, Boyke Urif Hermawan, mengatakan Festival Cisadane 2026 dirancang dengan konsep yang lebih kuat dan bermakna dibanding tahun-tahun sebelumnya.

    Menurutnya, tema yang diangkat merepresentasikan warisan budaya yang terus mengalir seperti Sungai Cisadane sekaligus menggambarkan semangat masyarakat Kota Tangerang yang terus tumbuh untuk menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

    “Aliran Sungai Cisadane melambangkan warisan luhur yang terus hidup dari generasi ke generasi. Di sisi lain, keberanian menjadi simbol masyarakat Kota Tangerang yang terus berinovasi, berkolaborasi dan bergerak maju bersama,” ujar Boyke.

    Festival Cisadane selama ini dikenal sebagai salah satu agenda wisata unggulan Kota Tangerang yang mampu menarik ribuan pengunjung dari berbagai daerah. Tahun ini, Disbudpar Kota Tangerang kembali menyiapkan beragam atraksi budaya, seni tradisional, hiburan masyarakat hingga ruang promosi bagi pelaku usaha lokal.

    Tidak hanya berfokus pada pelestarian budaya, Festival Cisadane 2026 juga menjadi wadah kolaboratif yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pegiat budaya, seniman, komunitas kreatif hingga pelaku UMKM.

    “Kami mengintegrasikan Festival Cisadane dengan penguatan ekonomi lokal melalui fasilitasi ratusan stan UMKM. Harapannya, festival ini tidak hanya menjadi magnet wisata tetapi juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat,” tambahnya.

    Keberadaan ratusan pelaku UMKM yang akan terlibat diharapkan mampu meningkatkan perputaran ekonomi selama festival berlangsung. Produk-produk unggulan lokal akan ditampilkan untuk memperkenalkan potensi ekonomi kreatif Kota Tangerang kepada wisatawan.

    Selain itu, Festival Cisadane juga menjadi sarana memperkenalkan berbagai kekayaan budaya daerah kepada generasi muda agar tetap terjaga dan berkembang di tengah modernisasi.

    Disbudpar Kota Tangerang mengajak seluruh masyarakat, wisatawan dan pecinta budaya untuk hadir dan meramaikan Festival Cisadane 2026 yang akan berlangsung pada 22 hingga 26 Juli mendatang.

    “Kami mengundang seluruh masyarakat untuk menjadi bagian dari Festival Cisadane 2026. Mari bersama merayakan warisan budaya sekaligus mendukung kebangkitan ekonomi kreatif Kota Tangerang,” tutup Boyke. (B7