Category: Daerah

  • 195 Segmen Jalan di Kota Tangerang Rampung Diperbaiki, Ribuan Meter Jalan Kini Lebih Aman

    195 Segmen Jalan di Kota Tangerang Rampung Diperbaiki, Ribuan Meter Jalan Kini Lebih Aman

    Berita7 | Kota Tangerang — Sebanyak 195 segmen jalan berlubang di Kota Tangerang langsung diperbaiki Pemerintah Kota Tangerang dalam sebulan terakhir. Perbaikan yang mencapai 9.135,79 meter persegi itu dilakukan merata di seluruh kecamatan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengendara.

    Kegiatan percepatan perbaikan jalan tersebut dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang dengan fokus utama pada penambalan jalan berlubang menggunakan material hotmix di sejumlah ruas strategis.

    Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni menuturkan, tim lapangan terus bergerak tanpa henti untuk memastikan kerusakan jalan dapat segera ditangani demi mengurangi risiko kecelakaan dan kemacetan di wilayah perkotaan.

    “Sebulan terakhir ini tim lapangan tidak berhenti melakukan percepatan perbaikan jalan di semua wilayah. Ada 195 segmen jalan yang telah rampung diperbaiki dengan mayoritas perbaikan terfokus pada penambalan lubang jalan menggunakan hotmix,” ujar Taufik, Rabu (6/5/2026).

    Pemkot Tangerang juga memastikan proses perbaikan dilakukan dengan menyasar sejumlah ruas jalan utama yang menjadi jalur strategis penghubung antarwilayah dan memiliki mobilitas kendaraan tinggi setiap harinya.

    Beberapa ruas jalan prioritas yang telah mendapatkan penanganan di antaranya Jalan Moh. Toha Karawaci, Jalan Rasuna Said Pinang, Jalan Husein Sastranegara Benda hingga Jalan Underpass Ciledug Raya yang selama ini menjadi akses vital masyarakat.

    “Sejumlah ruas jalan strategis tetap menjadi prioritas percepatan perbaikan jalan ke depannya, namun kami juga terus merespons laporan dari masyarakat untuk langsung ditangani dalam waktu secepat-cepatnya,” tambahnya.

    Tidak hanya fokus pada jalan utama, Pemkot Tangerang juga mengoptimalkan penanganan laporan masyarakat terkait jalan rusak di lingkungan permukiman maupun akses penghubung antarwilayah. Langkah ini dilakukan agar seluruh masyarakat dapat merasakan dampak langsung dari peningkatan kualitas infrastruktur.

    Selain itu, percepatan perbaikan jalan ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Tangerang dalam menjaga kelancaran aktivitas ekonomi, pendidikan hingga mobilitas harian warga yang selama ini kerap terganggu akibat jalan berlubang.

    Warga pun mengaku mulai merasakan perubahan setelah sejumlah titik kerusakan berhasil diperbaiki. Banyak pengendara menilai kondisi jalan kini lebih nyaman dilalui terutama saat jam sibuk maupun ketika hujan turun.

    Perbaikan menggunakan hotmix dinilai lebih efektif karena mampu memberikan permukaan jalan yang lebih kuat dan tahan terhadap tekanan kendaraan berat. Dengan metode tersebut, pemerintah berharap kualitas jalan dapat bertahan lebih lama dan meminimalkan kerusakan berulang.

    Di sisi lain, percepatan pembangunan infrastruktur jalan juga menjadi salah satu langkah strategis untuk mendukung pertumbuhan kawasan perkotaan yang terus berkembang pesat di Kota Tangerang.

    Pemkot Tangerang menargetkan kegiatan perbaikan jalan dapat terus ditingkatkan dalam beberapa bulan ke depan agar seluruh akses jalan di Kota Tangerang berada dalam kondisi aman, nyaman dan layak digunakan masyarakat.

    Langkah tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan publik melalui pembangunan infrastruktur yang merata dan responsif terhadap kebutuhan warga. (B7)

  • 2.000 Peserta Padati Alun-Alun Jember, May Day 2026 Berjalan Kondusif Tanpa Demo

    2.000 Peserta Padati Alun-Alun Jember, May Day 2026 Berjalan Kondusif Tanpa Demo

    Berita7 | Jember — Sekitar 2.000 peserta memadati Alun-Alun Jember dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 yang dikemas melalui kegiatan jalan sehat, Minggu (3/5/2026). Kegiatan ini berlangsung aman dan kondusif tanpa adanya aksi unjuk rasa, sekaligus berdampak langsung pada terciptanya stabilitas daerah dan hubungan industrial yang harmonis.

    Sebanyak 2.000 peserta dari berbagai elemen, mulai dari serikat pekerja, pimpinan perusahaan, hingga masyarakat umum, kini terlibat dalam kegiatan kolaboratif, setelah sebelumnya peringatan May Day identik dengan aksi demonstrasi. Perubahan ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam menciptakan iklim kerja yang lebih sehat dan produktif di Kabupaten Jember.

    “May Day tahun ini menjadi bukti bahwa sinergi antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah dapat berjalan harmonis tanpa konflik,” ujar salah satu perwakilan panitia kegiatan.

    Ia menambahkan, langkah tersebut tidak hanya berfokus pada perayaan seremonial, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang terhadap stabilitas ekonomi daerah dan peningkatan produktivitas tenaga kerja. Kegiatan ini juga menjadi ruang komunikasi terbuka antar pihak dalam suasana santai namun tetap bermakna.

    Rute jalan sehat berlangsung lancar melintasi sejumlah jalan protokol di Jember, dimulai dari Alun-Alun Jember dan kembali ke titik awal. Kehadiran Forkopimda, DPRD, hingga perwakilan instansi strategis semakin memperkuat nilai penting kegiatan sebagai simbol kebersamaan lintas sektor.

    Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan pesan kebangsaan yang menegaskan komitmen negara dalam melindungi dan meningkatkan kesejahteraan pekerja. Stabilitas yang tercipta dinilai menjadi indikator kuat bahwa komunikasi antara pemerintah, pekerja, dan pengusaha berjalan efektif.

    Sejumlah peserta mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut karena memberikan pengalaman berbeda dibanding peringatan May Day sebelumnya. Mereka merasa kegiatan ini lebih positif, membangun kebersamaan, serta mempererat hubungan antar elemen masyarakat.

    Di sisi lain, dukungan dari Organisasi Perangkat Daerah juga terlihat nyata, termasuk keterlibatan tim kebersihan yang aktif menjaga lingkungan selama kegiatan berlangsung. Edukasi langsung kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan menjadi nilai tambah yang memperkuat dampak kegiatan.

    Tidak hanya itu, fasilitas pendukung seperti toilet umum dan pengamanan terpadu turut memastikan kenyamanan seluruh peserta. Hal ini menunjukkan kesiapan pemerintah daerah dalam mengelola kegiatan berskala besar dengan standar pelayanan yang baik.

    Pemerintah Kabupaten Jember berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan untuk menjaga stabilitas daerah, memperkuat hubungan industrial, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. (BM)

  • BPJS Ketenagakerjaan Jember Perkuat Perlindungan Pekerja di Peringatan May Day 2026

    BPJS Ketenagakerjaan Jember Perkuat Perlindungan Pekerja di Peringatan May Day 2026

    Berita7 | Jember. – BPJS Ketenagakerjaan Jember bersama Pemkab Jember peringati May Day 2026 dengan penguatan perlindungan pekerja dan santunan jaminan sosial ketenagakerjaan.

    Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) tahun 2026, BPJS Ketenagakerjaan Kacab Jember berpartisipasi aktif bersama Pemerintah Kabupaten Jember dalam rangkaian kegiatan tasyakuran dan doa bersama.

    Acara tersebut mengusung tema “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Bersama” yang menjadi momentum penting mempererat sinergi antara pemerintah, pengusaha, serikat pekerja, dan para pekerja di Kabupaten Jember.

    Kegiatan berlangsung khidmat dan menjadi bentuk refleksi atas pentingnya kolaborasi dalam menjaga produktivitas daerah serta memperkuat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

    BPJS Ketenagakerjaan menegaskan perannya dalam memberikan perlindungan bagi seluruh pekerja, baik sektor formal maupun informal di Kabupaten Jember.

    Perlindungan tersebut mencakup pencegahan risiko kerja melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan, yang memberikan manfaat perlindungan kecelakaan kerja hingga santunan kematian.

    Selain itu, pekerja sektor informal seperti petani tembakau, nelayan, dan pekerja mandiri juga menjadi perhatian utama dalam program perlindungan ini.

    Berbagai manfaat diberikan kepada peserta, antara lain Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), hingga Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

    “Perlindungan jaminan sosial adalah hak dasar setiap pekerja. Melalui kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan dan Pemkab Jember, kita wujudkan ketenagakerjaan yang kuat dan buruh yang sejahtera,” ujar Dadang Komaruddin, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jember.

    BPJS Ketenagakerjaan juga mengajak seluruh perusahaan di Kabupaten Jember untuk tertib mendaftarkan pekerjanya agar seluruh tenaga kerja mendapatkan perlindungan yang layak.

    Pada kesempatan tersebut juga diserahkan santunan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada sejumlah penerima manfaat, di antaranya:

    Nuriadi (MITRA MAJU MAPAN) dengan total santunan Rp330.213.300

    Pratama Adi Praja (ROSALIA INDAH TRANSPORT) dengan total santunan Rp235.359.000

    Bernadus Rakhmanto Basuki (Ketua RT-RW Sumbersari) dengan total santunan Rp132.000.000

    “Perlindungan jaminan sosial adalah hak dasar setiap pekerja. Melalui kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan dan Pemkab Jember, kita wujudkan ketenagakerjaan yang kuat dan buruh yang sejahtera, (B7)