Category: Daerah

  • Gus Fawait Tancap Gas! Petani Jember Dapat Bantuan Alsintan dan Irigasi, Produksi Pangan Dibidik Melonjak

    Berita7 | JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember bersama pemerintah pusat terus memperkuat sektor pertanian melalui berbagai program strategis yang menyasar peningkatan produksi pangan, kesejahteraan petani, dan penguatan ketahanan pangan nasional.

    Komitmen tersebut kembali ditegaskan Bupati Jember Muhammad Fawait saat kegiatan Pro Gus’e Update yang digelar di halaman Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Jember, Sabtu (6/6/2026).

    Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Jember menyalurkan sejumlah bantuan penting kepada kelompok tani yang tersebar di berbagai kecamatan. Bantuan tersebut meliputi alat mesin pertanian, program optimalisasi lahan, pembangunan irigasi perpompaan, hingga rehabilitasi jaringan irigasi tersier.

    Bantuan Combine Harvester diserahkan kepada Kelompok Tani Dewi Sri di Desa Jombang, Kecamatan Jombang. Sementara bantuan Optimalisasi Lahan (Oplah) Tahun 2026 diberikan kepada Kelompok Tani Moro Seneng di Desa Sidodadi, Kecamatan Tempurejo.

    Selain itu, Kelompok Tani Gemah Ripah di Desa Sukorejo, Kecamatan Bangsalsari menerima bantuan Irigasi Perpompaan (Irpom), sedangkan Kelompok Tani Sri Murni 1 di Desa Panduman, Kecamatan Jelbuk mendapatkan bantuan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT).

    Gus Fawait menegaskan bahwa sektor pertanian saat ini menjadi salah satu prioritas utama pembangunan daerah karena memiliki peran besar dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.

    [baca_juga]

    Menurutnya, perhatian pemerintah terhadap petani tidak hanya diwujudkan melalui bantuan alat dan mesin pertanian, tetapi juga melalui pembangunan infrastruktur pendukung yang mampu meningkatkan produktivitas lahan secara berkelanjutan.

    “Pemerintah terus hadir untuk petani. Mulai dari bantuan alat mesin pertanian, perbaikan jaringan irigasi, bantuan benih, pupuk, hingga berbagai program peningkatan produktivitas pertanian terus kami dorong,” ujar Gus Fawait.

    Ia juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap pemanfaatan bantuan yang telah diberikan. Menurutnya, seluruh bantuan harus benar-benar dimanfaatkan oleh kelompok tani agar mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan hasil produksi pertanian.

    “Jangan sampai setiap tahun kita bantu tetapi tidak termanfaatkan dengan baik. Saya yakin dengan cara seperti ini bantuan bisa dimanfaatkan sebaik mungkin dan bisa kita awasi bersama-sama,” tegasnya.

    Tak hanya pemerintah daerah dan pusat, penguatan sektor pertanian di Jember juga mendapat dukungan dari TNI, Polri, serta berbagai instansi vertikal yang turut mengawal pelaksanaan program ketahanan pangan di lapangan.

    Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempercepat peningkatan produktivitas pertanian, memperkuat kesejahteraan petani, serta menjadikan Kabupaten Jember sebagai salah satu daerah penyangga pangan yang semakin kuat di Jawa Timur.

    Dengan berbagai bantuan yang terus digelontorkan, petani Jember kini memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan hasil panen, menekan biaya produksi, dan memperkuat ketahanan pangan di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang. (BAM)

  • Gus Fawait Siapkan Pasukan Digital, 22 Ribu ASN Siap Gaungkan Kemajuan Jember

    Berita7 | JEMBER – Langkah tidak biasa dilakukan Pemerintah Kabupaten Jember untuk mempercepat pembangunan dan memperkuat citra daerah. Sebanyak 22 ribu Aparatur Sipil Negara (ASN) kini didorong menjadi duta informasi digital guna memperkenalkan berbagai potensi unggulan Jember kepada masyarakat luas.

    Kebijakan yang digagas di era kepemimpinan Bupati Jember Gus Muhammad Fawait tersebut menjadi bagian dari strategi besar memanfaatkan kekuatan media sosial dalam mendukung pembangunan daerah, menarik investasi, meningkatkan kunjungan wisatawan, hingga memperkuat kepercayaan publik terhadap berbagai program pemerintah.

    Di tengah era digital yang serba cepat, Pemerintah Kabupaten Jember menilai informasi positif memiliki peran penting dalam membentuk persepsi publik. Karena itu, seluruh ASN diajak aktif menyebarluaskan informasi pembangunan melalui akun media sosial masing-masing.

    Pelaksana Harian Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember, Gatot Triyono, mengatakan perkembangan teknologi komunikasi telah mengubah cara masyarakat memperoleh informasi. Pemerintah harus mampu menyesuaikan diri agar berbagai program pembangunan dapat diketahui masyarakat secara luas.

    “Bupati Jember memiliki keyakinan bahwa narasi positif yang disampaikan secara konsisten akan membangun citra yang baik bagi daerah. Ketika masyarakat mengetahui berbagai kemajuan yang terjadi, maka kepercayaan akan tumbuh, wisatawan datang, dan investor semakin tertarik masuk ke Jember,” ujarnya.

    Melalui gerakan tersebut, ASN tidak hanya menjalankan tugas pelayanan publik, tetapi juga berperan sebagai ujung tombak promosi daerah. Setiap hari Jumat, ribuan ASN didorong untuk membagikan berbagai informasi yang telah dipublikasikan melalui kanal resmi pemerintah daerah.

    Konten yang disebarluaskan mencakup program pembangunan, inovasi pelayanan publik, prestasi daerah, peluang investasi, sektor pertanian, ekonomi kreatif, hingga destinasi wisata unggulan yang dimiliki Kabupaten Jember.

    Dengan kekuatan sekitar 22 ribu ASN yang tersebar di berbagai instansi, jangkauan informasi dinilai akan jauh lebih luas dan efektif. Pemerintah berharap langkah tersebut mampu mempercepat penyebaran informasi positif sekaligus memperkuat branding Kabupaten Jember di tingkat nasional.

    [baca_juga]

    Menurut Gatot, gerakan ini bukan sekadar membagikan konten di media sosial. Lebih dari itu, pemerintah ingin membangun rasa bangga, rasa memiliki, serta kecintaan ASN terhadap daerah tempat mereka mengabdi.

    “ASN bukan hanya pegawai pemerintah. ASN juga merupakan duta informasi yang memiliki peran strategis untuk mengenalkan potensi dan kemajuan Jember kepada masyarakat yang lebih luas,” katanya.

    Di sisi lain, Pemkab Jember memastikan dukungan terhadap ASN tetap menjadi perhatian utama. Pemerintah daerah berkomitmen menjaga kesejahteraan pegawai, termasuk mempertahankan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) agar tidak mengalami pengurangan.

    Melalui kolaborasi digital tersebut, Pemkab Jember optimistis berbagai potensi daerah mulai dari sektor pariwisata, pertanian, pendidikan, UMKM hingga investasi dapat semakin dikenal publik. Dampaknya diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja baru, dan mempercepat pembangunan daerah secara berkelanjutan.

    Gerakan digital yang melibatkan puluhan ribu ASN ini sekaligus menjadi salah satu strategi transformasi komunikasi publik yang diyakini mampu membawa Jember semakin dikenal, semakin dipercaya, dan semakin kompetitif di tingkat nasional. (BA?M)

  • Harga Jeruk Melonjak hingga 5 Kali Lipat, Program MBG Disebut Jadi Mesin Baru Ekonomi Desa di Jember

    Berita7 | JEMBER – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai menunjukkan dampak nyata terhadap perekonomian masyarakat di Kabupaten Jember. Tak hanya berfokus pada peningkatan kualitas gizi masyarakat, program nasional tersebut kini disebut menjadi pemicu naiknya harga hasil pertanian dan perputaran ekonomi desa.

    Bupati Jember, Gus Muhammad Fawait, mengungkapkan bahwa kebutuhan bahan pangan untuk mendukung operasional dapur Program Makan Bergizi Gratis telah membuka pasar baru bagi petani, pelaku UMKM, hingga buruh tani di berbagai wilayah.

    Menurutnya, meningkatnya permintaan bahan pangan lokal membuat sejumlah komoditas pertanian mengalami kenaikan harga yang signifikan dan lebih stabil dibandingkan sebelumnya.

    “Kami melihat Program Makan Bergizi Gratis bukan hanya program pemenuhan gizi, tetapi juga menjadi instrumen penguatan ekonomi masyarakat desa,” kata Gus Fawait, Senin (8/6/2026).

    Salah satu komoditas yang mengalami lonjakan harga adalah jeruk dari kawasan Jember Barat. Jika sebelumnya hanya dihargai sekitar Rp3.000 hingga Rp4.000 per kilogram, kini harga jualnya mencapai Rp10.000 hingga Rp15.000 per kilogram.

    Kenaikan harga tersebut dinilai memberikan dampak langsung terhadap peningkatan pendapatan petani. Efek ekonomi yang muncul juga dirasakan oleh buruh tani, pedagang, hingga pelaku usaha kecil yang terlibat dalam rantai distribusi hasil pertanian.

    Gus Fawait menegaskan bahwa Pemkab Jember siap mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat dalam memperluas cakupan penerima manfaat Program MBG, termasuk bagi anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui.

    Menurutnya, manfaat program ini tidak hanya dirasakan dari sisi kesehatan masyarakat, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi baru yang mampu menghidupkan aktivitas ekonomi hingga ke tingkat desa.

    Potensi dampak ekonomi yang dihasilkan pun tidak main-main. Apabila rencana pembangunan sekitar 400 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Jember dapat terealisasi, nilai perputaran ekonomi yang tercipta diperkirakan menembus Rp4,6 triliun.

    Angka tersebut dinilai mampu menciptakan peluang usaha baru, memperkuat sektor pertanian lokal, sekaligus membuka lapangan pekerjaan yang lebih luas bagi masyarakat.

    [baca_juga]

    Meski masih terdapat sejumlah tantangan dalam pelaksanaan program, Pemerintah Kabupaten Jember memastikan akan terus melakukan pengawasan dan evaluasi agar manfaat Program Makan Bergizi Gratis benar-benar dirasakan masyarakat secara maksimal.

    “Kami ingin memastikan program ini tidak hanya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga mampu memperkuat ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan warga,” tegas Gus Fawait.

    Dengan dukungan pemerintah daerah, petani, pelaku UMKM, dan berbagai pihak terkait, Program Makan Bergizi Gratis kini dipandang sebagai salah satu penggerak ekonomi baru yang berpotensi mengubah wajah perekonomian desa di Kabupaten Jember. (BAM)

  • Jember Resmi Perkuat Koperasi Merah Putih, 48 Armada Operasional Disalurkan untuk Desa

    Berita7 | Jember kembali mengambil langkah strategis dalam memperkuat ekonomi kerakyatan. Sebanyak 48 armada operasional yang terdiri dari 23 unit truk dan 25 unit kendaraan pick up resmi diserahkan untuk mendukung aktivitas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KD/KMP) di berbagai wilayah desa dan kelurahan, Senin (8/6/2026).

    Program yang mengusung semangat membangun ekonomi desa yang kuat, mandiri, dan sejahtera tersebut menjadi salah satu upaya konkret Pemkab Jember dalam memperkuat peran koperasi sebagai penggerak utama perekonomian masyarakat di tingkat desa.

    [baca_juga]

    Armada yang disalurkan akan dimanfaatkan untuk memperlancar distribusi hasil pertanian, memperkuat rantai pasok komoditas unggulan desa, hingga membantu menjaga kestabilan harga produk pertanian yang dihasilkan masyarakat.

    Bupati Jember, Muhammad Fawait atau yang dikenal sebagai Gus Fawait, menegaskan bahwa koperasi merupakan instrumen penting dalam menciptakan pemerataan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    “Filosofi koperasi adalah pemerataan ekonomi, pemberdayaan ekonomi mikro, serta mengurangi ketimpangan pendapatan masyarakat. Karena itu, Koperasi Merah Putih harus menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi yang inklusif,” ujarnya.

    Menurutnya, keberadaan Koperasi Merah Putih tidak ditujukan untuk bersaing dengan pelaku usaha swasta maupun usaha kecil milik warga. Sebaliknya, koperasi hadir untuk mengisi sektor ekonomi yang belum terlayani secara maksimal serta memperkuat distribusi produk masyarakat desa.

    Pemkab Jember juga menyiapkan langkah lanjutan dengan mendorong kerja sama antara Koperasi Merah Putih dan Bulog. Sinergi tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas harga gabah sekaligus memperkuat penyerapan hasil panen petani agar memberikan keuntungan yang lebih optimal.

    Selain mendukung sektor pertanian, koperasi juga diproyeksikan menjadi bagian penting dalam rantai pasok Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Berbagai komoditas dan produk unggulan desa nantinya dapat disalurkan melalui koperasi untuk memenuhi kebutuhan layanan pemenuhan gizi masyarakat.

    Sementara itu, Komandan Kodim 0824/Jember, Rifqi Muhammad Syuhada, menyampaikan bahwa pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Jember berjalan sesuai target. Hingga saat ini, pembentukan koperasi pada 42 titik yang menjadi tanggung jawab Kodim telah mencapai 100 persen.

    Ia menilai kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dan pemerintah desa menjadi kunci utama keberhasilan program tersebut. Dengan dukungan armada operasional yang telah disalurkan, koperasi diyakini mampu memperkuat distribusi hasil produksi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa yang berkelanjutan.

    Melalui penguatan sarana operasional ini, Pemerintah Kabupaten Jember berharap Koperasi Merah Putih dapat berkembang menjadi pilar ekonomi desa yang kokoh, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke pelosok daerah. (BAM)

  • Jember Tegaskan Komitmen Lansia Sejahtera, Ratusan Warga Padati Alun-Alun Nusantara

    Berita7 | JEMBER – Ratusan warga lanjut usia (lansia) memadati Alun-Alun Nusantara Jember pada Sabtu (6/6/2026) dalam peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026. Momentum ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam menghadirkan kehidupan yang lebih layak, sehat, dan bermartabat bagi para lansia.

    Mengusung tema “Lansia Tangguh, Indonesia Tumbuh”, kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, organisasi sosial, komunitas pemerhati lansia, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Jember. Suasana penuh kehangatan terlihat saat para lansia mengikuti rangkaian acara yang disiapkan sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian mereka kepada bangsa.

    [baca_juga]

    Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Jember, Indra Tri Purnomo, yang hadir mewakili Bupati Jember Muhammad Fawait, menegaskan bahwa peringatan Hari Lanjut Usia Nasional bukan sekadar seremoni tahunan.

    Menurutnya, para lansia merupakan aset berharga yang menyimpan pengalaman, kebijaksanaan, dan nilai-nilai kehidupan yang sangat penting bagi generasi penerus.

    “Para lansia harus dipandang sebagai sumber kebijaksanaan, teladan, dan inspirasi bagi generasi muda. Dari mereka kita belajar tentang perjuangan, kesabaran, kerja keras, serta semangat untuk terus berkarya,” ujar Indra dalam sambutannya.

    Ia menjelaskan, tema “Lansia Tangguh, Indonesia Tumbuh” mengandung pesan kuat bahwa kemajuan bangsa tidak hanya ditentukan oleh generasi muda, tetapi juga oleh kontribusi para lansia yang telah mengabdikan tenaga, pikiran, dan pengalamannya selama puluhan tahun.

    Pemerintah Kabupaten Jember, lanjutnya, memiliki komitmen nyata dalam meningkatkan kesejahteraan kelompok lanjut usia. Komitmen tersebut sejalan dengan program dan semangat “Gus Bupati Cinta Lansia” yang terus digaungkan oleh Bupati Jember Muhammad Fawait.

    “Ini bukan sekadar slogan, tetapi komitmen moral dan komitmen pembangunan. Kami ingin menghadirkan Kabupaten Jember yang menghormati, melindungi, dan memuliakan para orang tua serta lanjut usia,” tegasnya.

    Indra menambahkan, ukuran kemajuan sebuah daerah tidak hanya dilihat dari pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi semata. Lebih dari itu, keberhasilan pembangunan juga tercermin dari bagaimana masyarakat memperlakukan para lansia dengan penuh penghormatan, kasih sayang, dan martabat.

    Dalam kesempatan tersebut, pemerintah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat budaya menghormati orang tua, mempererat hubungan antargenerasi, serta meningkatkan kepedulian sosial terhadap kelompok lanjut usia.

    Dukungan keluarga dan lingkungan dinilai menjadi faktor penting agar para lansia tetap sehat, aktif, mandiri, dan produktif dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

    Melalui peringatan Hari Lanjut Usia Nasional 2026, Pemkab Jember berharap semangat menghormati dan menyayangi orang tua semakin mengakar di tengah masyarakat. Sebab bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pendahulunya serta mampu memberikan kehidupan yang layak dan bermartabat bagi para lansia.

    (BM)

  • Tangsel Raih Penghargaan Nasional, Benyamin Davnie Antar Kota Tangerang Selatan Jadi Terbaik III Jawa-Bali

    Berita7 | YOGYAKARTA – Pemerintah Kota Tangerang Selatan kembali mencatat prestasi membanggakan di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Benyamin Davnie, Kota Tangsel berhasil meraih penghargaan Terbaik III Regional Jawa-Bali dalam kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Percepatan Penurunan Stunting pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026.

    Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian kegiatan yang digelar di Yogyakarta pada Kamis (4/6/2026). Capaian ini menjadi bukti keberhasilan berbagai program pembangunan yang dijalankan Pemkot Tangsel dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    Tak hanya menerima penghargaan, Pemerintah Kota Tangerang Selatan juga memperoleh dana apresiasi sebesar Rp1 miliar sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan program-program yang memberikan dampak langsung bagi warga.

    [baca_juga]

    Keberhasilan tersebut tidak lepas dari capaian signifikan yang diraih Tangsel dalam menekan angka kemiskinan dan prevalensi stunting. Berdasarkan data yang dipaparkan, angka stunting yang sebelumnya berada di kisaran 19,9 persen berhasil ditekan hingga sekitar 9 persen. Bahkan, pemerintah daerah menargetkan angka tersebut turun menjadi 7,05 persen pada tahun 2027.

    Di sisi lain, angka kemiskinan Kota Tangerang Selatan tercatat sebesar 2,36 persen dan menjadi yang terendah di Provinsi Banten. Hasil tersebut menunjukkan berbagai program sosial, kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi yang dijalankan pemerintah daerah mulai memberikan hasil nyata.

    “Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat upaya penanggulangan kemiskinan dan percepatan penurunan stunting. Ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat,” ujar Benyamin Davnie.

    Menurut Benyamin, keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai hanya oleh pemerintah daerah. Kolaborasi antara pemerintah pusat, perangkat daerah, dunia usaha, hingga masyarakat menjadi faktor penting dalam mendorong keberhasilan berbagai program yang dijalankan.

    Pemkot Tangsel juga berkomitmen untuk terus memperkuat berbagai intervensi yang menyasar kelompok rentan, meningkatkan akses layanan kesehatan dan pendidikan, serta memastikan program pembangunan berjalan tepat sasaran hingga tingkat kelurahan.

    Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan bahwa apresiasi diberikan kepada daerah yang mampu menunjukkan kinerja terbaik serta menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat melalui inovasi dan pelayanan publik yang berkualitas.

    Prestasi tersebut semakin memperkuat posisi Kota Tangerang Selatan sebagai salah satu daerah dengan kinerja pembangunan terbaik di Indonesia, khususnya dalam upaya menekan angka kemiskinan dan mempercepat penurunan stunting demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat. (B7

  • Jember Resmi Tingkatkan Pelayanan, Satlantas Pastikan Dampak Cepat untuk Wajib Pajak

    Berita7 | JEMBER — Kantor Samsat Bersama Jember di Kecamatan Patrang resmi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui program Polantas Menyapa yang digagas oleh Satlantas Polres Jember, baru-baru ini. Program ini membawa dampak langsung terhadap kemudahan pelayanan bagi wajib pajak kendaraan, terutama dalam pengurusan STNK dan registrasi kendaraan.

    Melalui program tersebut, petugas tidak hanya fokus pada pelayanan administrasi, tetapi juga aktif memberikan penjelasan terkait prosedur, rincian biaya resmi, hingga aturan yang berlaku. Hal ini membuat masyarakat lebih memahami proses pengurusan tanpa kebingungan saat datang ke Samsat.

    [baca_juga]

    Sebanyak wajib pajak yang datang ke lokasi kini mulai mendapatkan pelayanan yang lebih cepat, tertib, dan transparan dibandingkan sebelumnya yang kerap diwarnai ketidakpahaman prosedur. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen peningkatan kualitas pelayanan publik di sektor kepolisian.

    “Melalui program ini, kami ingin masyarakat mendapatkan pelayanan yang jelas, mudah, dan bebas dari pungutan liar,” ujar AKP Bernadus Bagas Simarmata, Kepala Satlantas Polres Jember.

    Ia menambahkan, langkah tersebut tidak hanya berfokus pada aspek pelayanan teknis, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang terhadap peningkatan kepercayaan masyarakat kepada institusi kepolisian.

    Selain itu, edukasi untuk menghindari jasa calo juga terus digencarkan agar masyarakat tidak mengeluarkan biaya tambahan yang tidak resmi. Pendekatan ini dinilai mampu menciptakan sistem pelayanan yang lebih bersih dan transparan.

    Sejumlah warga mengaku lebih terbantu dengan adanya program ini karena proses pengurusan menjadi lebih jelas dan cepat. Hal ini menunjukkan bahwa inovasi pelayanan tersebut mulai dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat.

    Pihak Satlantas Polres Jember berharap program Polantas Menyapa dapat terus berjalan secara berkelanjutan guna menciptakan pelayanan publik yang modern, jujur, dan semakin dipercaya masyarakat. (BAM)

  • Ribuan Umat Buddha Padati Kirab Waisak 2026, Jalan dari Candi Mendut ke Borobudur Dipenuhi Peziarah

    Berita7 | MAGELANG — Ribuan umat Buddha dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti Kirab Waisak 2570 Buddhis Era (BE) Tahun 2026 dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Minggu (31/5/2026). Prosesi sakral tersebut menjadi rangkaian utama menjelang puncak perayaan Tri Suci Waisak yang digelar setiap tahun di kawasan Candi Borobudur.

    Kirab diawali dari kompleks Candi Mendut sekitar pukul 10.00 WIB dengan membawa Api Dharma dari Mrapen, Grobogan, serta Air Berkah dari Umbul Jumprit, Temanggung. Kedua simbol suci tersebut sebelumnya disemayamkan di Candi Mendut sebelum dikirab menuju Candi Borobudur.

    Rangkaian kirab berlangsung meriah dengan iring-iringan pembawa bendera, kendaraan pembawa Api Dharma dan Air Berkah, tandu Garuda Pancasila, tandu Bhinneka Tunggal Ika, Kitab Suci Tripitaka, hingga hasil bumi yang menjadi simbol kemakmuran dan rasa syukur.

    Suasana semakin semarak dengan deretan payung warna-warni yang mengiringi para Bhikkhu Sangha sepanjang perjalanan menuju Candi Borobudur. Ribuan umat tampak khusyuk mengikuti prosesi yang berlangsung penuh nilai spiritual dan kebersamaan.

    Tak hanya umat Buddha, kirab yang membentang hingga sekitar tiga kilometer itu juga menjadi daya tarik bagi masyarakat umum dan wisatawan. Warga Magelang serta daerah sekitar memadati jalur kirab untuk menyaksikan langsung salah satu tradisi keagamaan terbesar di Indonesia tersebut.

    [baca_juga]

    Sejumlah wisatawan mancanegara juga terlihat antusias mengabadikan momen kirab yang dinilai unik dan sarat nilai budaya. Bahkan sebagian di antaranya ikut berjalan mengikuti rombongan hingga tiba di kawasan Candi Borobudur.

    Anggota DPRD Kota Tangerang yang juga umat Buddha, Christian Lois, mengatakan tradisi kirab Waisak harus terus dijaga dan dilestarikan karena menjadi simbol kerukunan serta toleransi antarumat beragama di Indonesia.

    “Kirab dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur merupakan tradisi yang sangat baik untuk terus dilestarikan. Ini bukan hanya kegiatan keagamaan, tetapi juga simbol toleransi dan persatuan bangsa,” ujarnya.

    Menurut Christian, perayaan Waisak di Borobudur bukan hanya menjadi daya tarik wisata dunia, melainkan juga pusat spiritual yang mempertemukan umat Buddha dari berbagai daerah untuk beribadah dan mempererat persaudaraan.

    Ia berharap perayaan Waisak 2026 membawa berkah, kedamaian, kebahagiaan, dan ketentraman bagi seluruh masyarakat Indonesia.

    Sementara itu, Ulfa, warga Mungkid, mengaku sengaja datang bersama keluarganya sejak pagi untuk menyaksikan kirab yang menjadi tradisi tahunan tersebut.

    “Saya bersama keluarga menunggu sejak pagi karena setiap tahun kirab Waisak selalu menarik untuk disaksikan. Selain menjadi tradisi keagamaan, kegiatan ini juga menjadi hiburan bagi masyarakat,” katanya.

    Kirab Waisak 2026 kembali menunjukkan kuatnya nilai toleransi, kebersamaan, dan kekayaan budaya Indonesia yang terus terjaga di tengah keberagaman masyarakat. (B7

  • Museum Pajajaran Bogor Bakal Disulap Besar-besaran, Pemprov Jabar Siapkan Anggaran Rp9 Miliar

    Berita7 | BOGOR — Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan anggaran sebesar Rp9 miliar untuk merevitalisasi Museum Pajajaran di Kota Bogor. Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pelestarian sejarah dan budaya Sunda sekaligus mempercantik kawasan budaya di jantung Kota Hujan.

    Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengatakan revitalisasi Museum Pajajaran merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda yang baru saja digelar di Kota Bogor dan melibatkan berbagai unsur budaya dari sejumlah daerah.

    Menurut Dedi, penataan tidak hanya berfokus pada bangunan museum, tetapi juga mencakup kawasan pendukung di sekitarnya agar menjadi ruang publik budaya yang lebih nyaman dan representatif.

    “Sebagai tindak lanjut ada penataan jalan, trotoar, lampu serta tamannya, agar Pak Wali Kota fokus penataan kelurahan-kelurahan. Nanti namanya Palataran Binokasih,” ujar Dedi Mulyadi.

    Penataan lanjutan juga akan dilakukan pada kawasan yang terhubung dari Museum Pajajaran hingga Lawang Suryakencana. Jalur tersebut merupakan lintasan yang dilalui dalam Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda.

    Sejumlah infrastruktur akan diperbaiki, mulai dari jalan lingkungan, trotoar, lampu penerangan hingga taman kota. Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan kawasan budaya yang lebih tertata sekaligus menjadi destinasi edukasi dan wisata sejarah baru di Kota Bogor.

    Revitalisasi ini juga diharapkan memperkuat fungsi Museum Pajajaran sebagai pusat edukasi sejarah Sunda yang dapat diakses masyarakat luas, khususnya generasi muda.

    Sementara itu, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyambut baik pelaksanaan kirab budaya yang dinilai menjadi momentum penting dalam mengangkat kembali kejayaan budaya Sunda.

    “Gubernur telah membawa Mahkota Binokasih mulai dari Sumedang hingga ke Kota Bogor hari ini,” ujar Dedie.

    Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda menghadirkan Mahkota Binokasih Sanghyang Pake dan melibatkan peserta seni tradisi dari 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat. Kegiatan tersebut juga diikuti perwakilan budaya dari DKI Jakarta, Banten, hingga Jawa Tengah.

    Dengan revitalisasi yang segera dilakukan, kawasan Museum Pajajaran diproyeksikan menjadi salah satu pusat pelestarian budaya Sunda yang lebih modern, nyaman, dan menarik bagi masyarakat maupun wisatawan.

    [baca_juga]

    Kutipan “Museum Pajajaran Bogor bakal tampil dengan wajah baru. Pemprov Jabar menyiapkan anggaran Rp9 miliar untuk revitalisasi museum serta penataan jalan, trotoar, lampu dan taman di kawasan budaya Kota Bogor. (B7

  • Jember Resmi Lantik Pj Sekda Baru, Pemkab Pacu Percepatan Pembangunan dan Pelayanan Publik

    Jember Resmi Lantik Pj Sekda Baru, Pemkab Pacu Percepatan Pembangunan dan Pelayanan Publik

    Berita7 | Jember — Pemerintah Kabupaten Jember resmi melantik Achmad Imam Fauzi sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Jember di Pendopo Wahyawibawagraha, Selasa (12/5/2026). Langkah ini berdampak langsung pada percepatan pembangunan daerah dan peningkatan pelayanan publik bagi masyarakat.

    Pelantikan dilakukan langsung oleh Bupati Jember Muhammad Fawait atau yang akrab disapa Gus Fawait sebagai bagian dari penguatan kinerja birokrasi di lingkungan Pemkab Jember.

    Sebanyak seluruh jajaran perangkat daerah kini mulai melakukan percepatan koordinasi dan sinkronisasi program pembangunan, setelah sebelumnya proses birokrasi dinilai masih perlu penguatan di beberapa sektor strategis.

    “Sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Jember dan jajaran Forkopimda harus terjalin dengan baik,” ujar Gus Fawait.

    Ia menambahkan, langkah tersebut tidak hanya berfokus pada penguatan birokrasi pemerintahan, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang terhadap pembangunan daerah, pelayanan masyarakat hingga stabilitas pemerintahan.

    Selain itu, Pemkab Jember juga mulai mempercepat sejumlah program prioritas nasional seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, penanganan sampah hingga pelestarian lingkungan hidup.

    Gus Fawait menegaskan, dukungan seluruh jajaran pemerintahan sangat penting agar program pemerintah pusat maupun daerah dapat berjalan maksimal di Kabupaten Jember.

    “Saya yakin kita akan bahu-membahu bagaimana program-program pemerintah daerah maupun pemerintah pusat bisa berhasil di Kabupaten Jember,” lanjutnya.

    Di sisi lain, Bupati Jember juga menyoroti pentingnya percepatan penyusunan Perubahan APBD 2026 dan APBD 2027 agar berjalan tepat waktu sesuai regulasi yang berlaku.

    Sementara itu, usai resmi dilantik, Achmad Imam Fauzi menegaskan komitmennya untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai hambatan birokrasi yang selama ini memperlambat pembangunan daerah.

    Menurutnya, percepatan pembangunan harus dibarengi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia serta tata kelola pemerintahan yang lebih efektif.

    “Keyword-nya adalah akselerasi. Akselerasi itu percepatan,” tegas Achmad Imam Fauzi.

    Ia memastikan evaluasi akan dilakukan mulai dari proses perencanaan anggaran hingga pelaksanaan program daerah agar target pembangunan Kabupaten Jember berjalan sesuai arah kebijakan pemerintah. (B7