Author: dauroh

  • Pemerintah Kota Tangerang Perkuat Kompetensi Tenaga Kerja di Momentum Hari Buruh

    Pemerintah Kota Tangerang Perkuat Kompetensi Tenaga Kerja di Momentum Hari Buruh

    Berita7 | Kota Tangerang,. – Jumat pagi 1 Mei 2026, Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) menegaskan langkah penguatan kompetensi tenaga kerja di wilayah Kota Tangerang. Kebijakan ini diumumkan bertepatan dengan peringatan Hari Buruh Internasional.

    Disnaker Kota Tangerang menyampaikan bahwa peningkatan kualitas tenaga kerja dilakukan melalui berbagai program pelatihan dan pengembangan. Salah satunya melalui Balai Latihan Kerja (BLK) yang menyediakan pelatihan berbasis kebutuhan industri secara gratis bagi masyarakat.

    “Dedikasi, kerja keras dan kontribusi dari berbagai sektor menjadi fondasi yang tidak tergantikan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kemajuan daerah,” ucap Kepala Disnaker Kota Tangerang Ujang Hendra Gunawan.

    Program ini diharapkan meningkatkan keterampilan tenaga kerja lokal agar lebih siap bersaing di dunia industri. Selain itu, masyarakat juga mendapatkan akses pelatihan gratis yang dapat meningkatkan peluang kerja secara langsung.

    Penguatan kompetensi tenaga kerja juga menjadi isu nasional dalam menghadapi persaingan global. Banyak daerah di Indonesia kini mengadopsi model pelatihan berbasis industri untuk memperkuat daya saing sumber daya manusia.

    Pemerintah Kota Tangerang menegaskan akan terus memperluas kerja sama dengan dunia usaha dan industri guna membuka lebih banyak lapangan pekerjaan dan menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang berkelanjutan. (B7)

  • Jatiuwung Lakukan Perekaman KTP El Jemput Bola Warga Disabilitas Manis Jaya

    Jatiuwung Lakukan Perekaman KTP El Jemput Bola Warga Disabilitas Manis Jaya

    Berita7 | Kota Tangerang,. – Rabu 29 April 2026, Petugas Kecamatan Jatiuwung melaksanakan perekaman KTP elektronik secara jemput bola di RW 03 Kelurahan Manis Jaya, Kota Tangerang. Layanan ini ditujukan bagi warga disabilitas yang memiliki keterbatasan mobilitas.

    Kegiatan ini dilakukan dengan mendatangi langsung rumah warga untuk melakukan perekaman data KTP-el. Petugas membawa perangkat administrasi kependudukan sehingga proses dapat berjalan cepat tanpa warga harus datang ke kantor pelayanan.

    “Petugas mendatangi langsung ke rumah warga, guna melakukan proses perekaman data secara cepat dan efisien. Terpenting, memudahkan masyarakat berkebutuhan khusus untuk menjangkau pelayanan administrasi kependudukan,” kata Camat Jatiuwung Buceu Gartina.

    Program jemput bola ini memudahkan warga disabilitas mendapatkan akses layanan administrasi kependudukan. Selain mengurangi hambatan mobilitas, layanan ini juga mempercepat kepemilikan dokumen identitas resmi yang menjadi syarat berbagai layanan publik.

    Pelayanan jemput bola KTP-el seperti ini sejalan dengan kebijakan nasional dalam pemerataan akses administrasi kependudukan. Banyak daerah di Indonesia mulai menguatkan layanan serupa untuk menjangkau kelompok rentan dan wilayah dengan keterbatasan akses layanan publik.

    Pemerintah Kecamatan Jatiuwung menyatakan layanan ini akan terus diperluas ke wilayah lain. Ke depan, perekaman KTP-el jemput bola ditargetkan menjangkau lebih banyak warga yang belum memiliki dokumen kependudukan. (B7)

  • Hujan Deras Picu Banjir 31 RT di Jakarta dan Tangerang Selatan, Ketinggian Air Capai 130 Sentimeter

    Hujan Deras Picu Banjir 31 RT di Jakarta dan Tangerang Selatan, Ketinggian Air Capai 130 Sentimeter

    Berita7 | Jakarta,. – Hujan deras yang mengguyur kawasan Jabodetabek pada Kamis malam menyebabkan banjir di sejumlah wilayah Jakarta dan Tangerang Selatan. Genangan air dilaporkan muncul di berbagai titik dengan ketinggian yang bervariasi.

    Berdasarkan data Pusdalops BPBD DKI Jakarta pada Jumat pagi, sebanyak 31 Rukun Tetangga (RT) terdampak banjir di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Ketinggian air di beberapa lokasi bahkan mencapai 130 sentimeter.

    Di Jakarta Selatan, terdapat 11 RT yang terendam banjir. Wilayah terdampak meliputi Kelurahan Pondok Labu, Cipulir, Pondok Pinang, dan Kebayoran Lama Utara. Penyebab utama banjir adalah curah hujan tinggi yang disertai luapan beberapa kali, seperti Kali Ciliwung, Kali Pesanggrahan, dan Kali Krukut.

    Sementara di Jakarta Timur, sebanyak 20 RT juga terendam banjir. Wilayah terdampak antara lain Kelurahan Bidara Cina, Kampung Melayu, Balekambang, Cawang, dan Cililitan. Ketinggian air di wilayah ini berkisar antara 40 hingga 70 sentimeter akibat curah hujan tinggi serta luapan Kali Ciliwung.

    Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta telah mengerahkan personel untuk memantau kondisi genangan di seluruh wilayah terdampak. Selain itu, BPBD juga berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan untuk melakukan penanganan di lapangan.

    Di luar Jakarta, genangan juga terjadi di wilayah Tangerang Selatan. Tepatnya di Jalan Raya Pondok Aren, depan Perumahan Taman Mangu Indah, banjir masih terlihat pada Jumat pagi.

    Terdapat dua titik genangan di ruas jalan tersebut, yakni di depan Pasar Ceger dan setelah turunan menuju kawasan perumahan. Kedua titik ini merupakan area terendah sehingga mudah tergenang saat hujan deras.

    Ketinggian air di lokasi tersebut mencapai sekitar 30 sentimeter. Sejumlah kendaraan masih terlihat melintas dengan hati-hati, sementara sebagian pengendara memilih berhenti menunggu kondisi lebih aman.

    Peristiwa banjir ini kembali menjadi perhatian publik mengingat intensitas hujan tinggi yang masih berpotensi terjadi di wilayah Jabodetabek. Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan serta penanganan untuk mengurangi dampak genangan di sejumlah titik rawan. (B7)

  • Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Tinjau Revitalisasi Taman Cinere Mas Pisangan, Jadi Ruang Publik Baru Warga Ciputat Timur

    Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Tinjau Revitalisasi Taman Cinere Mas Pisangan, Jadi Ruang Publik Baru Warga Ciputat Timur

    Berita7 | Tangerang Selatan,. – Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus memperkuat penyediaan ruang terbuka hijau yang fungsional bagi masyarakat. Salah satunya melalui penataan Taman Cinere Mas Pisangan di wilayah Ciputat Timur yang kini tampil lebih modern dan tertata.

    Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, meninjau langsung kawasan tersebut pada Rabu (29/4/2026). Ia menegaskan bahwa taman yang sebelumnya dalam kondisi kurang tertata kini telah berubah menjadi ruang publik yang lebih layak dan dapat dimanfaatkan warga.

    Menurut Pilar, kawasan tersebut sebenarnya memiliki potensi besar sejak awal, namun belum dimaksimalkan secara optimal. Karena itu, pemerintah kota melakukan revitalisasi menyeluruh agar dapat digunakan sebagai ruang aktivitas masyarakat.

    “Saya waktu itu diajak melihat taman di sini, kondisinya masih kumuh. Padahal lahannya luas dan potensinya besar untuk dijadikan taman bermain atau tempat olahraga,” ujar Pilar.

    Dalam proses penataan ulang, pemerintah menghadirkan sejumlah fasilitas baru yang dapat menunjang aktivitas olahraga dan rekreasi warga. Di antaranya jogging track serta lapangan multifungsi yang bisa digunakan untuk berbagai kegiatan.

    “Kami bangun jogging track, lalu juga ada lapangan olahraga. Bisa untuk basket, voli, tenis, dan lainnya. Jadi itu sudah kita bangun. Mudah-mudahan benar-benar bisa dimanfaatkan masyarakat,” jelasnya.

    Meski pembangunan fisik telah selesai, penggunaan maksimal taman ini masih menunggu proses serah terima resmi dari pihak kontraktor kepada pemerintah daerah setelah masa retensi selama enam bulan. Setelah itu, fasilitas seperti penerangan dan operasional lapangan akan dioptimalkan sepenuhnya.

    Pemerintah Kota Tangerang Selatan juga merencanakan penambahan fasilitas pendukung seperti toilet umum dan ruang mandi untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung.

    Selain itu, Pemkot Tangsel mendorong adanya kolaborasi dengan masyarakat sekitar untuk mengembangkan aktivitas berbasis lingkungan seperti bank sampah dan urban farming di sekitar kawasan taman.

    Respons warga terhadap revitalisasi taman ini juga terbilang positif. Masyarakat sekitar menyambut baik kehadiran ruang publik baru yang dapat digunakan secara gratis untuk berbagai kegiatan.

    Pilar menambahkan, keberadaan taman ini diharapkan tidak hanya menjadi ruang olahraga, tetapi juga ruang interaksi sosial dan edukasi bagi warga, khususnya anak-anak.

    “Alhamdulillah mendapat respons baik dari warga. Taman ini sangat bisa dimanfaatkan masyarakat. Kalau ada yang kurang, kita lengkapi bersama-sama,” tuturnya.

    Penataan Taman Cinere Mas Pisangan menjadi bagian dari program berkelanjutan Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam mengubah lahan tidak produktif menjadi ruang publik yang sehat, inklusif, dan ramah keluarga. Upaya ini juga diharapkan dapat mengurangi ketergantungan anak-anak terhadap gawai dengan menghadirkan ruang aktivitas luar ruang yang lebih aktif. (B7)

  • Prabowo di Hari Buruh May Day 2026: RUU Ketenagakerjaan Harus Rampung Tahun Ini

    Prabowo di Hari Buruh May Day 2026: RUU Ketenagakerjaan Harus Rampung Tahun Ini

    Berita7 | Jakarta,. – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan harus segera diselesaikan pada tahun 2026. Hal tersebut disampaikan dalam momentum peringatan Hari Buruh atau May Day 2026, yang juga menjadi perhatian besar kalangan pekerja di seluruh Indonesia.

    Dalam pernyataannya, Prabowo menyampaikan bahwa pemerintah terus berupaya memperkuat perlindungan terhadap pekerja di berbagai sektor, mulai dari buruh pabrik, nelayan, hingga pekerja transportasi berbasis aplikasi.

    Ia menegaskan bahwa pemerintah telah menandatangani sejumlah kebijakan penting yang berkaitan langsung dengan kesejahteraan pekerja, termasuk perlindungan bagi awak kapal perikanan.

    “Saudara-saudara sekalian, ada satu lagi hadiah untuk buruh. Saya juga baru saja tanda tangan Peraturan Presiden Nomor 25 Tahun 2026 tentang ratifikasi konvensi International Labour Organization nomor 188 untuk memastikan perlindungan dan kesejahteraan bagi awak kapal perikanan,” ujar Prabowo.

    Perhatian Khusus untuk Nelayan dan Pekerja Pesisir

    Prabowo juga menyoroti program besar pemerintah dalam memperbaiki kehidupan nelayan di Indonesia. Salah satu langkah yang disampaikan adalah pembangunan ribuan kampung nelayan sebagai pusat ekonomi pesisir.

    Menurutnya, program tersebut merupakan bagian dari upaya jangka panjang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir yang selama ini masih menghadapi berbagai keterbatasan.

    “Tahun ini kita akan meresmikan 1.386 kampung nelayan. Pertama kali dalam sejarah Republik Indonesia nelayan diurus. Tahun depan kita akan buka 1.500 kampung nelayan, dan tahun-tahun berikutnya terus bertambah,” jelasnya.

    Ia memperkirakan program tersebut akan berdampak pada jutaan nelayan beserta keluarga mereka yang mencapai lebih dari 20 juta orang di seluruh Indonesia.

    Prabowo juga menyebutkan bahwa pemerintah akan membangun fasilitas pendukung seperti pabrik es di setiap kampung nelayan serta penyediaan kapal untuk menunjang aktivitas melaut.

    Perlindungan Pekerja Transportasi Online

    Selain sektor nelayan, pemerintah juga menaruh perhatian pada pekerja transportasi berbasis aplikasi. Prabowo mengungkapkan bahwa telah ditandatangani Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 yang mengatur perlindungan bagi pekerja transportasi online.

    Regulasi tersebut mencakup berbagai aspek perlindungan kerja, termasuk jaminan kecelakaan kerja dan perlindungan kesehatan melalui BPJS.

    “Pekerja transportasi online harus diberi jaminan kecelakaan kerja dan akan diberikan BPJS kesehatan serta asuransi kesehatan,” katanya.

    Ia juga menyinggung soal pembagian pendapatan antara perusahaan aplikasi dan pengemudi yang kini mengalami perubahan signifikan.

    “Pembagian pendapatan dari 80 persen untuk pengemudi sekarang menjadi minimal 92 persen untuk pengemudi,” tambahnya.

    RUU Ketenagakerjaan Diminta Segera Diselesaikan

    Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga memberikan instruksi langsung kepada Menteri Ketenagakerjaan dan Menteri Hukum untuk segera berkoordinasi dengan DPR RI dalam menyelesaikan RUU Ketenagakerjaan.

    Ia menekankan bahwa undang-undang tersebut harus benar-benar berpihak kepada kaum buruh dan memberikan kepastian hukum yang adil.

    “Saya telah memberi instruksi agar RUU Ketenagakerjaan segera diselesaikan. Kalau bisa tahun ini juga harus selesai dan harus berpihak kepada kaum buruh,” tegasnya.

    Menurutnya, regulasi ketenagakerjaan yang kuat menjadi fondasi penting untuk menjamin keadilan bagi seluruh pekerja di Indonesia.

    Perlindungan Sosial dan Program Pemerintah

    Selain isu ketenagakerjaan, pemerintah juga terus memperluas program perlindungan sosial bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Prabowo menyebutkan bahwa tahun ini pemerintah mengalokasikan sekitar 500 triliun rupiah untuk perlindungan sosial.

    Program lain seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) juga menjadi perhatian utama pemerintah untuk mendukung generasi muda Indonesia.

    “MBG itu sangat penting untuk anak-anak kita,” ujar Prabowo.

    Ia menegaskan bahwa program tersebut bertujuan untuk mengatasi masalah gizi buruk yang masih terjadi di sejumlah daerah di Indonesia.

    Pernyataan Prabowo dalam peringatan May Day 2026 menunjukkan fokus pemerintah pada penguatan perlindungan tenaga kerja di berbagai sektor. Mulai dari nelayan, pekerja transportasi online, hingga buruh pabrik, seluruhnya menjadi bagian dari agenda besar reformasi ketenagakerjaan nasional.

    Pemerintah menargetkan RUU Ketenagakerjaan dapat segera disahkan agar memberikan kepastian hukum sekaligus meningkatkan kesejahteraan pekerja di Indonesia. (B7)

  • Ribuan Buruh Tangerang Berangkat ke Jakarta, Tolak Kapitalisme hingga Soroti Pajak Pesangon

    Ribuan Buruh Tangerang Berangkat ke Jakarta, Tolak Kapitalisme hingga Soroti Pajak Pesangon

    Berita7 | Kota Tangerang,. – Ribuan buruh dari wilayah Tangerang diberangkatkan menuju Jakarta dalam rangka aksi unjuk rasa peringatan May Day atau Hari Buruh 2026, Jumat (1/5/2026). Massa aksi yang berasal dari berbagai serikat pekerja seperti FSBN, KASBI, FSBKU, KSBSI, hingga SPSI tersebut berangkat menggunakan bus melalui jalur Tol Tangerang–Jakarta sejak pagi hari.

    Aksi ini menjadi bagian dari gelombang peringatan Hari Buruh yang digelar secara nasional. Para buruh dijadwalkan berkumpul di kawasan Gedung DPR RI, Jakarta, untuk menyampaikan sejumlah tuntutan yang mereka nilai berkaitan langsung dengan kondisi ketenagakerjaan saat ini.

    Salah satu perwakilan massa aksi, Rohman, mengatakan bahwa pihaknya membawa beberapa tuntutan utama dalam aksi tersebut. Di antaranya penolakan terhadap sistem ekonomi yang dinilai tidak berpihak pada pekerja.

    “Kami membawa sejumlah tuntutan, di antaranya penolakan terhadap kapitalisme, imperialisme, dan militerisme,” kata Rohman di sela keberangkatan massa aksi dari Tangerang.

    Ia menambahkan bahwa para buruh juga menuntut adanya dorongan nyata dari pemerintah untuk mewujudkan kerja layak, upah yang layak, serta kehidupan yang lebih sejahtera bagi seluruh pekerja di Indonesia.

    “Dorongan untuk mewujudkan kerja layak, upah layak, dan kehidupan yang sejahtera bagi para pekerja,” lanjutnya.

    Sorotan Pajak Pesangon dan Regulasi Ketenagakerjaan

    Selain isu besar terkait sistem ekonomi, para buruh di Kota Tangerang juga menyoroti persoalan teknis ketenagakerjaan yang dinilai berdampak langsung terhadap kesejahteraan pekerja.

    Perwakilan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kota Tangerang, Rizki, mengungkapkan bahwa salah satu isu yang paling disoroti adalah kebijakan pajak pesangon bagi pekerja yang memasuki masa akhir kerja.

    Menurutnya, potongan pajak yang dikenakan terhadap pesangon masih cukup memberatkan buruh, bahkan bisa mencapai angka signifikan.

    “Pada akhir masa kerja, seharusnya hak pekerja bisa diterima secara maksimal. Tetapi saat ini masih ada potongan pajak yang cukup besar, bahkan bisa mencapai 15 persen. Ini sangat memberatkan,” ujar Rizki.

    Ia menjelaskan, kondisi tersebut semakin kompleks setelah adanya perubahan regulasi ketenagakerjaan terbaru yang dinilai membuat nilai pesangon lebih rendah dibandingkan ketentuan sebelumnya dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

    Menurut Rizki, perubahan tersebut perlu menjadi perhatian serius pemerintah agar tidak semakin menekan kondisi ekonomi buruh, khususnya mereka yang sudah memasuki masa pensiun atau PHK.

    “Para buruh berharap pemerintah dapat mengevaluasi kebijakan pajak pesangon serta memperbaiki regulasi ketenagakerjaan agar lebih berpihak kepada pekerja,” tegasnya.

    Pengamanan Ketat Polisi di Jalur Keberangkatan

    Sementara itu, keberangkatan ribuan buruh dari Tangerang menuju Jakarta juga mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian. Polres Kota Tangerang menurunkan personel untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib.

    Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi M Indra Waspada Amirulloh mengatakan bahwa pengamanan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari titik kumpul hingga pengawalan di jalur pergerakan massa.

    “Kami lakukan pengawalan, dan Polri hadir untuk memastikan kegiatan penyampaian aspirasi masyarakat berlangsung secara damai, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

    Ia menjelaskan bahwa personel yang dikerahkan terdiri dari berbagai unsur, termasuk pengamanan objek, pengamanan tertutup, serta pengawalan lalu lintas guna memastikan tidak terjadi gangguan selama perjalanan massa aksi.

    Pihak kepolisian juga menekankan pentingnya pendekatan persuasif dalam menghadapi dinamika peringatan May Day tahun ini.

    “Saya tadi cek sejumlah titik kumpul pemberangkatan buruh menuju Jakarta untuk memastikan seluruh pergerakan massa terpantau dan berjalan tertib, karena kami ingin memastikan setiap pergerakan massa buruh berjalan aman, tertib, dan tidak menimbulkan gangguan,” ungkapnya.

    Aksi May Day Jadi Sorotan Nasional

    Aksi ribuan buruh dari Tangerang ini menjadi bagian dari gelombang peringatan Hari Buruh di berbagai daerah. Isu yang diangkat mulai dari sistem ekonomi, regulasi ketenagakerjaan, hingga kesejahteraan pekerja masih menjadi perhatian utama dalam setiap aksi May Day.

    Para buruh berharap pemerintah pusat dapat mendengar langsung aspirasi mereka dan melakukan evaluasi terhadap kebijakan yang dinilai belum sepenuhnya berpihak kepada pekerja. (B7)

  • Sachrudin Soroti Peran Damkar, Satpol PP, dan Satlinmas: Pilar Penting Perlindungan Warga

    Sachrudin Soroti Peran Damkar, Satpol PP, dan Satlinmas: Pilar Penting Perlindungan Warga

    Berita7 | Kota Tangerang,. – Momen peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-107 Pemadam Kebakaran (Damkar), HUT ke-76 Satpol PP, dan HUT ke-64 Satlinmas menjadi ajang penegasan peran strategis tiga unsur tersebut dalam sistem perlindungan masyarakat. Acara ini digelar oleh Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri di Stadion Gelora Sriwijaya Palembang.

    Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Ia menilai bahwa ketiga unsur ini memiliki peran yang saling berkaitan dalam menjaga ketertiban, keamanan, serta respon cepat terhadap kondisi darurat di masyarakat.

    Menurutnya, Damkar, Satpol PP, dan Satlinmas merupakan pilar utama dalam mitigasi bencana dan pelayanan publik di tingkat daerah. Peran mereka tidak hanya muncul saat terjadi kebakaran atau gangguan ketertiban, tetapi juga dalam pencegahan dan kesiapsiagaan di lapangan.

    “Ketiganya adalah pilar penting khususnya dalam upaya mitigasi tanggap darurat dan tanggap bencana sebagai bentuk pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat,” ujar Sachrudin di sela kegiatan, Kamis (30/04/2026).

    Ia menekankan bahwa sinergi antarinstansi menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan di wilayah perkotaan yang terus berkembang, termasuk di Kota Tangerang.

    “Ketiganya adalah pilar penting dalam upaya mitigasi tanggap darurat dan tanggap bencana sebagai bentuk pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat,” kata Sachrudin.

    Menurut Sachrudin, penguatan kapasitas dan profesionalisme tiga unsur ini akan berdampak langsung pada kualitas layanan publik. Masyarakat akan lebih cepat mendapatkan respon ketika terjadi keadaan darurat, mulai dari kebakaran, gangguan ketertiban, hingga situasi bencana lainnya.

    Selain itu, peningkatan kemampuan personel juga diharapkan mampu memperkuat rasa aman warga dalam aktivitas sehari-hari. Kehadiran petugas di lapangan bukan hanya sebagai penegak aturan, tetapi juga sebagai pelindung masyarakat secara langsung.

    Dalam beberapa tahun terakhir, peran Damkar tidak hanya terbatas pada pemadaman api, tetapi juga meluas ke berbagai layanan penyelamatan. Sementara itu, Satpol PP dan Satlinmas memiliki peran penting dalam menjaga ketertiban umum serta membantu penanganan sosial di masyarakat.

    Pemerintah daerah terus mendorong peningkatan kapasitas ketiga unsur tersebut agar lebih adaptif terhadap tantangan perkotaan yang semakin kompleks.

    Sachrudin berharap momentum peringatan HUT gabungan ini dapat menjadi dorongan untuk meningkatkan profesionalisme seluruh personel di lapangan. Ia menegaskan pentingnya semangat pelayanan yang cepat, tepat, dan humanis dalam setiap tugas yang dijalankan.

    “Teruslah berkontribusi dan hadir di tengah masyarakat dengan semangat melayani dan melindungi,” pesannya. (B7)

  • Geger Saka Kencana Kota Tangerang Hidup Lagi, Fokus Cetak Generasi Unggul dan Kompetitif

    Geger Saka Kencana Kota Tangerang Hidup Lagi, Fokus Cetak Generasi Unggul dan Kompetitif

    Berita7 | Kota Tangerang,. – DP3AP2KB Kota Tangerang kembali jadi sorotan setelah Saka Kencana di bawah Kwartir Cabang Gerakan Pramuka resmi diaktifkan kembali. Setelah sempat vakum, wadah pendidikan nonformal ini kini “dihidupkan ulang” dengan target besar, yakni membangun generasi muda yang lebih siap menghadapi tantangan kependudukan, kesehatan, hingga ketahanan keluarga.

    Momen pelantikan Pimpinan dan Pamong Saka Kencana masa bakti 2023–2028 berlangsung Rabu pagi, 29 April 2026, di Gedung UPT KB Kota Tangerang, Jalan Raya Taman Cibodas, Kelurahan Sangiang Jaya, Kecamatan Periuk. Suasana kegiatan terlihat serius namun penuh optimisme, karena yang dibahas bukan sekadar seremonial, tetapi arah pembinaan generasi muda ke depan.

    Ketua Majelis Pembimbing Saka Kencana Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Tangerang, Kak Tihar Sopian, memimpin langsung pelantikan tersebut. Ia juga menjabat Kepala DP3AP2KB Kota Tangerang, lembaga yang menjadi pembina teknis Saka Kencana di daerah ini.

    Dalam keterangannya, Kak Tihar menyampaikan bahwa Saka Kencana bukan sekadar organisasi Pramuka biasa, melainkan ruang pembelajaran yang sangat dekat dengan isu kehidupan masyarakat sehari-hari. Mulai dari kependudukan, kesehatan reproduksi, hingga ketahanan keluarga.

    Menurutnya, keberadaan Saka Kencana sangat strategis di tengah tantangan sosial yang semakin kompleks. Terlebih, generasi muda saat ini dituntut tidak hanya aktif secara organisasi, tetapi juga memiliki pemahaman kuat tentang isu keluarga dan pembangunan manusia.

    Yang menarik, Saka Kencana Kota Tangerang kini kembali aktif setelah sebelumnya sempat tidak berjalan optimal. Kebangkitan ini menjadi titik balik penting dalam pembinaan Pramuka di tingkat cabang.

    “Sekarang kita hidupkan kembali. Kami mohon bimbingan dan petunjuk dari Kwarcab Kota Tangerang untuk membangun sumber daya manusia,” ujar Kak Tihar Sopian.

    Ia menegaskan bahwa revitalisasi Saka Kencana bukan sekadar formalitas, melainkan upaya serius untuk menghidupkan kembali peran pembinaan generasi muda berbasis edukasi praktis.

    Kegiatan ini juga dihadiri Kepala Pusdiklatcab Kak Sri Maryati serta sejumlah pengurus Kwarcab Kota Tangerang. Kehadiran para pembina Pramuka tersebut memperkuat sinyal bahwa program ini mendapat dukungan penuh dari struktur Gerakan Pramuka di daerah.

    Saka Kencana sendiri berada di bawah binaan DP3AP2KB Kota Tangerang, yang fokus pada penguatan kualitas keluarga dan kependudukan. Dalam praktiknya, Saka ini menjadi ruang belajar bagi anggota Pramuka untuk memahami isu-isu strategis yang sering terjadi di lingkungan masyarakat.

    Ada lima krida utama dalam Saka Kencana sesuai Jukran No. 082/2017. Kelimanya mencakup Krida Kependudukan, Kesehatan Reproduksi, Ketahanan Keluarga, Generasi Berencana atau Genre, serta Komunikasi, Informasi, dan Edukasi atau KIE.

    Kelima krida tersebut dirancang untuk membentuk anggota Pramuka agar tidak hanya aktif di lapangan, tetapi juga memiliki wawasan sosial yang kuat. Pendekatan ini dinilai penting karena menyentuh langsung persoalan remaja dan keluarga di masyarakat.

    Kak Tihar menambahkan bahwa penguatan Saka Kencana juga sejalan dengan arah pembangunan Kota Tangerang. Pemerintah daerah, kata dia, memiliki harapan besar agar generasi muda tumbuh sebagai kelompok yang unggul, berdaya saing, dan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.

    “Pesan dari Bapak Wali Kota Tangerang, beliau menginginkan generasi di Kota Tangerang menjadi generasi unggul dan kompetitif,” tutupnya.

    Kebijakan menghidupkan kembali Saka Kencana ini juga dipandang sebagai langkah strategis di tengah meningkatnya tantangan sosial, seperti pergaulan remaja, literasi kesehatan keluarga, hingga kesadaran kependudukan yang masih perlu diperkuat.

    Dengan pelantikan ini, Kwarcab Kota Tangerang berharap Saka Kencana tidak hanya aktif secara struktur, tetapi juga benar-benar hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan edukatif yang menyentuh langsung kebutuhan generasi muda.

    Kebangkitan Saka Kencana di Kota Tangerang menjadi sinyal bahwa pembinaan Pramuka kini bergerak lebih adaptif, tidak hanya soal kedisiplinan, tetapi juga pembangunan karakter dan pemahaman sosial yang lebih luas.

    Di tengah perubahan zaman yang cepat, langkah ini menjadi penting agar generasi muda tidak hanya siap secara akademis, tetapi juga matang secara sosial dan keluarga. (B7)