Author: dauroh

  • Pemkot Tangerang Dukung Penuh SPPG Cisadane, MBG untuk Anak Sekolah Segera Berjalan

    Pemkot Tangerang Dukung Penuh SPPG Cisadane, MBG untuk Anak Sekolah Segera Berjalan

    Berita7 | Kota Tangerang — Pemerintah Kota Tangerang menyatakan dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan Sentra Pelayanan Penyediaan Gizi (SPPG) yang dilaksanakan Polres Metro Tangerang Kota. Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Tangerang H. Sachrudin usai menghadiri syukuran dan doa bersama selesainya pembangunan SPPG Cisadane 1 dan Cisadane 2, Jumat (28/11/2025).

    Suasana penuh antusias dan optimisme terlihat dalam kegiatan tersebut. Kehadiran dua fasilitas baru ini menjadi langkah penting dalam mendukung program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak-anak sekolah di Kota Tangerang.

    Wali Kota Tangerang H. Sachrudin mengapresiasi kinerja Polres Metro Tangerang Kota bersama seluruh mitra kerja yang mampu menyelesaikan pembangunan secara cepat dengan kualitas yang baik.

    “Saya memberikan apresiasi kepada Pak Kapolres dan seluruh jajaran beserta mitra kerja. Proses percepatan pembangunan SPPG Cisadane 1 dan 2 berjalan luar biasa dan layak menjadi percontohan,” ujar Sachrudin.

    Menurutnya, keberadaan SPPG tidak hanya berfungsi sebagai dapur penyedia makanan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam memastikan keamanan pangan dan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah.

    Ia menjelaskan, setiap dapur MBG dirancang dengan standar sanitasi ketat dan didukung petugas serta relawan yang telah mendapatkan pelatihan khusus agar proses pengolahan hingga distribusi makanan berjalan aman dan higienis.

    Sachrudin juga mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat kolaborasi demi menciptakan masyarakat Kota Tangerang yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

    Pemkot Tangerang memastikan akan melakukan pendampingan dan pemantauan secara berkala agar seluruh operasional SPPG berjalan sesuai standar pelayanan yang telah ditetapkan.

    Sementara itu, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari menyampaikan bahwa dua bangunan SPPG yang telah selesai dibangun kini siap beroperasi untuk mendukung program MBG di wilayah Kota Tangerang.

    “Mulai hari Senin, SPPG Cisadane 1 akan beroperasi untuk menyiapkan Makanan Bergizi Gratis bagi anak-anak sekolah di Kota Tangerang,” ungkapnya.

    Ke depan, Polres Metro Tangerang Kota menargetkan pembangunan total tujuh SPPG guna memperluas cakupan pelayanan gizi di wilayah hukumnya.

    Dengan dukungan Pemerintah Kota Tangerang dan Forkopimda, program tersebut diharapkan mampu memperkuat layanan pemenuhan gizi sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan generasi muda di Kota Tangerang. (B7)

     

  • Tangsel Resmi Gelar 58 Cabor Porprov Banten 2026, Atlet dan Venue Disiapkan Maksimal

    Tangsel Resmi Gelar 58 Cabor Porprov Banten 2026, Atlet dan Venue Disiapkan Maksimal

    Berita7 | Kota Tangerang Selatan — KONI Provinsi Banten resmi menetapkan 58 cabang olahraga untuk dipertandingkan dalam Porprov VII Banten 2026. Penetapan tersebut dilakukan melalui penyerahan Surat Keputusan oleh Ketua Umum KONI Banten Agus Rasyid kepada Ketua PB Porprov VII Banten 2026 Pilar Saga Ichsan di Aula Blandongan Balai Kota Tangsel, Kamis (30/4/2026).

    Sebanyak 58 cabang olahraga kini mulai dipersiapkan untuk dipertandingkan pada Porprov VII Banten 2026, setelah sebelumnya Porprov VI di Kota Tangerang hanya mempertandingkan 47 cabang olahraga. Penambahan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pembinaan atlet dan kualitas kompetisi olahraga di Banten.

    “Penetapan ini tidak dilakukan sembarangan. Semua melalui mekanisme panjang, mulai dari kajian, verifikasi, hingga rapat pimpinan,” ujar Agus Rasyid.

    Ia menambahkan, langkah tersebut tidak hanya berfokus pada sukses penyelenggaraan, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang terhadap prestasi atlet dan tata kelola olahraga daerah.

    Selain itu, Kota Tangerang Selatan dinilai siap menjadi tuan rumah dengan dukungan venue, fasilitas olahraga, hingga anggaran pembinaan yang terus dimatangkan. KONI Banten juga mengalokasikan dana hibah sebesar Rp7,5 miliar untuk mendukung penyelenggaraan Porprov.

    Sejumlah pihak mulai menyatakan kesiapan mendukung pelaksanaan event olahraga terbesar di Banten tersebut, termasuk sekolah, kampus, TNI, Polri, hingga perusahaan swasta yang menyediakan fasilitas venue pertandingan.

    Pilar Saga Ichsan mengatakan, Porprov VII bukan hanya menjadi agenda Kota Tangsel, tetapi juga menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Banten. Ia memastikan seluruh persiapan terus dipercepat agar pelaksanaan pada November 2026 berjalan sukses.

    “Ini bukan hanya hajat Kota Tangsel, tapi hajat seluruh Provinsi Banten,” tegas Pilar.

    Panitia juga dijadwalkan menggelar kick-off Porprov VII Banten 2026 pada 3 Mei 2026 di BSD. Agenda tersebut akan menjadi peluncuran resmi logo, maskot, dan jingle Porprov.

    Pemerintah Kota Tangsel berharap ajang ini dapat terus berlanjut guna menciptakan prestasi olahraga yang lebih kompetitif, sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat Banten melalui olahraga. (B7)

  • May Day di Tangsel Berlangsung Meriah, Pemkot Pastikan Buruh Nikmati Hari Istimewa

    May Day di Tangsel Berlangsung Meriah, Pemkot Pastikan Buruh Nikmati Hari Istimewa

    Berita7 | Setu — Pemerintah Kota Tangerang Selatan resmi menggelar perayaan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Setu, Sabtu (2/5/2026). Kegiatan ini berdampak langsung pada kebahagiaan dan kebersamaan para pekerja, khususnya buruh dan keluarga mereka.

    Ratusan buruh dan pekerja kini menikmati berbagai rangkaian kegiatan hiburan seperti memancing, pembagian doorprize, makan bersama, hingga hiburan rakyat setelah sebelumnya May Day identik dengan aksi demonstrasi dan penyampaian tuntutan.

    “Hari ini mereka benar-benar menikmati hari yang dimiliki oleh mereka,” ujar Benyamin Davnie.

    Ia menambahkan, perayaan tersebut tidak hanya berfokus pada kegiatan seremonial, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang terhadap hubungan harmonis antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah daerah.

    Selain itu, Pemerintah Kota Tangerang Selatan juga memaparkan program ketenagakerjaan baru berbasis kebutuhan pasar kerja. Program ini dilakukan melalui survei kebutuhan tenaga kerja yang dilanjutkan dengan perekrutan dan pelatihan secara terukur agar calon pekerja lebih siap terserap industri.

    Benyamin menjelaskan, konsep perayaan May Day humanis sengaja dipertahankan karena dinilai memberikan efek positif bagi para pekerja dan keluarganya. Tahun sebelumnya, kegiatan serupa juga digelar di lokasi yang sama dan mendapat respons baik dari masyarakat.

    Sejumlah pekerja mengaku senang dengan konsep perayaan tersebut karena memberikan ruang hiburan dan kebersamaan yang jarang dirasakan saat momentum Hari Buruh.

    Pemerintah Kota Tangerang Selatan berharap kegiatan May Day humanis ini dapat terus berlanjut guna menciptakan hubungan industrial yang harmonis, sekaligus memperkuat kesejahteraan dan perlindungan pekerja di daerah. (B7)

  • Politeknik Ismet Iskandar Indonesia Resmi Soft Launching, Pemkab Tangerang Dorong Pembangunan Kampus Baru

    Politeknik Ismet Iskandar Indonesia Resmi Soft Launching, Pemkab Tangerang Dorong Pembangunan Kampus Baru

    Berita7 | Kabupaten Tangerang — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah menghadiri acara soft launching Politeknik Ismet Iskandar Indonesia yang digelar di kawasan CBD Karang Tengah, Kota Tangerang, Sabtu (2/5/2026).

    Dalam kesempatan tersebut, Maesyal mendorong pihak yayasan dan civitas akademika untuk segera merealisasikan pembangunan kampus baru di wilayah Kabupaten Tangerang dalam kurun waktu dua hingga tiga tahun ke depan. Langkah ini dinilai penting untuk menjawab tingginya kebutuhan pendidikan tinggi di daerah dengan jumlah penduduk mencapai sekitar 3,5 juta jiwa.

    Sebanyak ribuan calon mahasiswa di Tangerang dan Banten diproyeksikan dapat merasakan manfaat kehadiran politeknik tersebut, terutama dalam memperluas akses pendidikan tinggi yang berkualitas dan terjangkau.

    “Kami berharap dalam 2–3 tahun Politeknik ini dapat mengembangkan kampusnya di Kabupaten Tangerang,” ujar Maesyal.

    Ia menambahkan, penguatan pendidikan harus didukung tiga aspek utama, yakni nilai keagamaan, seni, dan ilmu pengetahuan sebagai fondasi mencetak sumber daya manusia unggul dan berdaya saing.

    “Dengan agama hidup lebih terarah, dengan seni hidup lebih indah, dan dengan ilmu akan lebih mudah meraih kesuksesan yang berdampak bagi masyarakat dan pembangunan daerah,” katanya.

    Pemerintah Kabupaten Tangerang juga menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Ismet Iskandar atas peluncuran operasional politeknik tersebut. Kehadiran institusi pendidikan baru ini diharapkan mampu melahirkan generasi pemimpin masa depan yang siap menghadapi tantangan global.

    Hal senada disampaikan Intan Nurul Hikmah yang berharap politeknik tersebut dapat mencetak sumber daya manusia unggul yang mampu berkontribusi langsung terhadap pembangunan daerah.

    Sementara itu, Ketua Pembina Yayasan Ismet Iskandar, Ahmed Zaki Iskandar mengungkapkan bahwa peresmian Politeknik Ismet Iskandar Indonesia dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026, dengan dimulainya tahun ajaran baru pada Juli 2026.

    Ia juga menyebut pihak yayasan telah merencanakan pembangunan kampus baru di wilayah Legok dalam dua hingga tiga tahun mendatang, serta pengembangan ke kawasan Tangerang Utara.

    “Ke depan kami berharap politeknik ini dapat menghadirkan layanan pendidikan tinggi yang berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat, khususnya di Tangerang dan Banten,” ujarnya. (B7)

  • Sorotan di Karawaci, Puskesmas Jemput Bola Gelar Layanan VCT di Tempat Nongkrong

    Sorotan di Karawaci, Puskesmas Jemput Bola Gelar Layanan VCT di Tempat Nongkrong

    Berita7 | KOTA TANGERANG — Suasana berbeda terlihat di Kafe Bajawa, Karawaci, Kota Tangerang, Jumat (1/5/2026). Di tengah aktivitas santai pengunjung, hadir layanan kesehatan yang langsung menarik perhatian warga.

    Puskesmas Karawaci Baru menggelar Mobile Voluntary Counseling and Testing atau Mobile VCT langsung di ruang publik. Bukan di gedung layanan kesehatan, melainkan di salah satu tempat nongkrong yang ramai dikunjungi masyarakat.

    Langkah ini menjadi strategi baru pelayanan kesehatan dengan pendekatkan layanan langsung ke tengah aktivitas warga. Konsep “jemput bola” tersebut dinilai lebih efektif karena masyarakat tidak perlu datang ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan dan konseling.

    Pengunjung yang datang ke kafe tampak antusias memanfaatkan layanan tersebut. Sebagian berkonsultasi terkait kesehatan, sementara lainnya mengikuti pemeriksaan yang disediakan petugas medis.

    Kepala Puskesmas Karawaci Baru, dr. Rinalco Franky Saragih mengatakan pendekatan layanan di ruang publik sengaja dilakukan agar masyarakat merasa lebih nyaman dan tidak takut melakukan pemeriksaan kesehatan.

    Menurutnya, masih banyak masyarakat yang ragu atau menunda pemeriksaan karena merasa canggung datang langsung ke fasilitas kesehatan. Karena itu, pendekatan santai di tempat publik dinilai mampu memecah stigma tersebut.

    “Kami ingin masyarakat merasa nyaman dan tidak ragu untuk memeriksakan kesehatannya. Melalui Mobile VCT di ruang publik seperti kafe, layanan ini menjadi lebih mudah dijangkau oleh berbagai kalangan,” ujar dr. Rinalco.

    Tidak hanya pemeriksaan, kegiatan tersebut juga diisi edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan serta pencegahan penyakit melalui pola hidup sehat.

    Petugas memberikan pemahaman secara langsung kepada peserta dengan pendekatan ringan dan komunikatif. Cara ini membuat suasana pemeriksaan terasa lebih santai dibanding layanan konvensional.

    Bagi sebagian pengunjung, konsep layanan kesehatan di kafe menjadi pengalaman baru yang cukup menarik. Mereka merasa pemeriksaan menjadi lebih mudah diakses tanpa harus mengganggu aktivitas sehari-hari.

    Program Mobile VCT sendiri menjadi bagian dari inovasi pelayanan kesehatan yang kini mulai diarahkan lebih dekat dengan lingkungan masyarakat. Ruang publik dinilai menjadi lokasi efektif untuk memperluas jangkauan edukasi dan pemeriksaan kesehatan.

    Selain menyasar pegawai dan pengunjung kafe, kegiatan ini juga menjadi upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan rutin sejak dini.

    “Langkah kecil seperti melakukan pemeriksaan rutin menjadi bagian penting dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan berkualitas,” lanjutnya.

    Di tengah meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan yang cepat dan mudah dijangkau, konsep jemput bola seperti ini mulai mendapat perhatian masyarakat. Apalagi banyak warga yang kini menginginkan pelayanan praktis tanpa prosedur rumit.

    Kegiatan berlangsung tertib dengan tetap mengedepankan privasi peserta. Petugas memastikan proses konseling maupun pemeriksaan dilakukan secara nyaman dan rahasia.

    Puskesmas Karawaci Baru juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung kegiatan tersebut, termasuk pengelola Kafe Bajawa dan masyarakat yang ikut berpartisipasi aktif.

    Ke depan, layanan serupa direncanakan terus diperluas ke berbagai titik keramaian lainnya di Kota Tangerang agar semakin banyak masyarakat mendapatkan akses kesehatan secara mudah dan cepat. (B7)

  • Dasco Ungkap Danantara Sudah Beli Saham Aplikator, Potongan Ojol Dipangkas Jadi 8 Persen

    Dasco Ungkap Danantara Sudah Beli Saham Aplikator, Potongan Ojol Dipangkas Jadi 8 Persen

    Berita7 | JAKARTA — Suasana antusias dan penuh harapan terlihat saat Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan kebijakan baru terkait ojek online di kompleks parlemen, Jakarta, Jumat. Kebijakan tersebut menyebut potongan komisi aplikator ojol akan diturunkan dari 10-20 persen menjadi hanya delapan persen.

    Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya pemerintah melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) untuk memberikan dampak nyata kepada para pengemudi ojek online di seluruh Indonesia.

    “Paling pertama adalah kemudian menurunkan biaya yang diambil oleh aplikator. Tadinya 20 atau 10 persen ini sehingga aplikator hanya akan mengambil delapan persen dari yang dikumpulkan,” ujar Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua DPR RI.

    Menurutnya, kebijakan tersebut tidak hanya bersifat wacana, tetapi diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan para pengemudi ojol yang selama ini mengeluhkan besarnya potongan aplikasi.

    Dasco juga menyebut pembahasan terkait status hubungan kerja antara pengemudi dan perusahaan aplikator masih terus disimulasikan. Namun organisasi pengemudi ojol dipastikan akan dilibatkan dalam proses pembahasan kebijakan.

    “Organisasi-organisasi kawan-kawan ojol ini tetap akan diajak ngomong, akan diajak berembuk,” katanya.

    Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah menandatangani Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 yang mengatur pemangkasan potongan aplikator menjadi delapan persen.

    Dalam pidatonya pada peringatan Hari Buruh Internasional di Monumen Nasional, Jakarta, Presiden Prabowo menegaskan dirinya tidak setuju dengan potongan tinggi yang selama ini diterapkan perusahaan aplikator.

    “Saya tidak setuju 10 persen, harus di bawah 10 persen,” tegas Prabowo.

    Presiden menilai para pengemudi ojol setiap hari bekerja keras dan mempertaruhkan keselamatan di jalan, sehingga perlu mendapatkan perlindungan dan pembagian hasil yang lebih adil.

    Selain itu, pemerintah juga membuka peluang membantu perusahaan yang mengalami kesulitan agar para pekerja tetap memiliki lapangan pekerjaan dan penghasilan.

    Hingga kini belum disebutkan secara rinci saham aplikator mana yang telah dibeli oleh Danantara. Namun sebelumnya Danantara sempat dikabarkan tertarik mengakuisisi saham GoTo.

    Kebijakan tersebut langsung mendapat perhatian luas dari masyarakat dan pengemudi ojol karena dinilai dapat meningkatkan pendapatan harian para driver di tengah tingginya kebutuhan hidup. (B7)

  • 50 Peserta Ikuti Sosialisasi Disabilitas di Kota Tangerang, Pemkot Dorong Dunia Kerja Inklusif

    50 Peserta Ikuti Sosialisasi Disabilitas di Kota Tangerang, Pemkot Dorong Dunia Kerja Inklusif

    Berita7 | Kota Tangerang — Suasana antusias terlihat saat Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang melakukan Sosialisasi Penempatan Tenaga Kerja Disabilitas di salah satu ruang kegiatan resmi, Rabu (22/4/2026). Kegiatan ini langsung menarik perhatian 50 peserta yang terdiri dari perwakilan perusahaan, Sekolah Luar Biasa, serta organisasi penyandang disabilitas.

    Program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Tangerang dalam menciptakan ekosistem kerja yang inklusif, setara, dan ramah bagi seluruh kalangan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.

    “Kami ingin membangun ekosistem kerja yang inklusif di Kota Tangerang. Mempekerjakan penyandang disabilitas bukan hanya kewajiban regulasi, tetapi juga tentang hak yang setara untuk berkarya,” ujar Ujang Hendra Gunawan, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang.

    Menurutnya, kegiatan ini memberikan pemahaman langsung kepada perusahaan mengenai rekrutmen inklusif dan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas.

    Selain itu, peserta juga mendapatkan pemaparan dari Kementerian Ketenagakerjaan RI serta praktisi disabilitas yang telah sukses di dunia usaha.

    Kegiatan berlangsung tertib dengan diskusi aktif antara peserta dan narasumber. Pemerintah berharap program ini dapat memperluas kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas di Kota Tangerang. (B7)

  • Pemkot Tangerang Buka Ribuan Lowongan Kerja, Warga Berkesempatan Dapat Pekerjaan Baru

    Pemkot Tangerang Buka Ribuan Lowongan Kerja, Warga Berkesempatan Dapat Pekerjaan Baru

    Berita7 | Pemerintah Kota Tangerang terus mendorong peningkatan kesempatan kerja bagi masyarakat melalui pembaruan informasi lowongan kerja yang dibagikan secara resmi. Program ini ditujukan untuk membantu para pencari kerja di wilayah Kota Tangerang dan sekitarnya agar lebih mudah mendapatkan akses pekerjaan dari berbagai sektor industri.

    Pada pekan ini, tersedia sejumlah lowongan kerja dari berbagai bidang, mulai dari manufaktur, ritel, jasa, hingga perkantoran. Posisi yang dibuka meliputi marketing, translator, finance, sales, sopir pribadi, hingga marketing executive.

    Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang, Ujang Hendra Gunawan, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mempertemukan kebutuhan tenaga kerja dengan perusahaan.

    Melalui penyebaran informasi lowongan kerja secara rutin, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah mengakses peluang kerja yang tersedia. Upaya ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menekan angka pengangguran di Kota Tangerang.

    Selain itu, masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati terhadap informasi lowongan kerja yang tidak jelas sumbernya. Pemkot menegaskan bahwa seluruh informasi resmi dapat diakses melalui kanal pemerintah atau perusahaan terpercaya dan tidak dipungut biaya dalam proses rekrutmen.

    Adapun daftar lowongan kerja yang tersedia pada pekan ini antara lain Marketing Communication Bank Hariarta, Translator Mandarin PT Yuxu Plastik Logam Indonesia, Account Manager PT FPS-ENP Indonesia, Finance PT FPS-ENP Indonesia, Sopir Pribadi PT Damai Abadi, Sales dan Marketing FIF Group Serpong, serta Marketing Executive PT Yuxu Plastik Logam Indonesia.

    Para pencari kerja diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik mungkin sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan oleh masing-masing perusahaan. (B7)

  • Pemkot Tangerang Libatkan Purna Bakti dalam Pembangunan, Maryono: Pengabdian Belum Selesai

    Pemkot Tangerang Libatkan Purna Bakti dalam Pembangunan, Maryono: Pengabdian Belum Selesai

    Berita7 | KOTA TANGERANG — Pemerintah Kota Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus melibatkan para purna bakti dalam pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono Hasan, saat menghadiri kegiatan Halalbihalal Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kota Tangerang di Ruang Patio, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Sabtu (02/05/2026).

    Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan itu dihadiri para pensiunan pegawai negeri sipil yang tergabung dalam PWRI Kota Tangerang. Momentum tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kolaborasi lintas generasi dalam pembangunan kota.

    Maryono menyampaikan apresiasi tinggi kepada para purna bakti yang dinilai memiliki kontribusi besar dalam perjalanan pembangunan Kota Tangerang hingga saat ini.

    “Bapak dan ibu sekalian adalah bagian penting dari perjalanan panjang Kota Tangerang. Apa yang kami lanjutkan hari ini adalah hasil dari kerja keras dan pengabdian yang telah bapak dan ibu torehkan sebelumnya,” ujar Maryono.

    Menurutnya, pengabdian para senior bukan sekadar catatan masa lalu, tetapi menjadi fondasi penting dalam menjaga arah pembangunan yang berkelanjutan.

    Ia menambahkan, nilai keteladanan, integritas, serta pengalaman para purna bakti menjadi warisan berharga yang harus terus dijaga dan diteruskan oleh generasi penerus pemerintahan.

    “Nilai-nilai keteladanan, integritas, serta pengalaman yang dimiliki para senior merupakan warisan berharga yang tidak ternilai. Ini menjadi pengingat sekaligus penguat bagi kami untuk terus bekerja dengan penuh tanggung jawab,” tambahnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Pemkot Tangerang juga membuka ruang seluas-luasnya bagi para purna bakti untuk tetap berkontribusi melalui pemikiran, nasihat, serta pengalaman yang dimiliki.

    Maryono menegaskan, pembangunan yang baik tidak boleh melupakan pengalaman dan kebijaksanaan para pendahulu yang telah lebih dahulu mengabdi kepada masyarakat.

    “Kami sangat membutuhkan bimbingan dan masukan dari Bapak dan Ibu sekalian. Karena kami menyadari, pembangunan yang baik adalah pembangunan yang tidak melupakan pengalaman dan kebijaksanaan para pendahulunya,” ungkapnya.

    Suasana kegiatan berlangsung penuh kekeluargaan. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian acara halalbihalal yang menjadi momentum mempererat hubungan antaranggota PWRI dengan Pemerintah Kota Tangerang.

    Selain memperkuat silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk penghormatan pemerintah terhadap dedikasi para aparatur sipil negara yang telah memasuki masa purna tugas.

    Pemkot Tangerang, lanjut Maryono, berkomitmen untuk terus memberikan perhatian kepada para purna bakti, termasuk membuka ruang aktualisasi agar tetap aktif dan berkontribusi di tengah masyarakat.

    “Kami ingin memastikan bahwa semangat pengabdian tetap hidup. Purna bakti bukan akhir dari kontribusi, melainkan babak baru untuk terus berkarya dan memberi manfaat,” jelasnya.

    Dalam momentum Halalbihalal tersebut, Wakil Wali Kota Tangerang juga mengajak seluruh hadirin untuk menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan, dan membangun harmoni sosial di tengah masyarakat.

    Menurutnya, semangat gotong royong dan saling menghargai menjadi modal utama dalam menjaga stabilitas dan kemajuan Kota Tangerang.

    “Melalui kebersamaan dan saling menghargai, kita dapat menjaga harmoni serta memperkuat persatuan dalam kehidupan bermasyarakat,” tuturnya.

    Di akhir sambutannya, Maryono turut menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin atas nama pribadi maupun Pemerintah Kota Tangerang kepada seluruh peserta yang hadir.

    “Izinkan kami melanjutkan tongkat estafet pembangunan ini. Mohon doa dan dukungannya agar kami senantiasa amanah dalam menjalankan tugas,” tutup Maryono. (B7)

  • Hardiknas 2026 di Kota Tangerang, Tak Ada Lagi Sekolah Kasta Favorit

    Hardiknas 2026 di Kota Tangerang, Tak Ada Lagi Sekolah Kasta Favorit

    Berita7 | KOTA TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dengan menggelar upacara dan penguatan komitmen pendidikan melalui semangat Kolaborasi Semesta di SMP Negeri 1 Kota Tangerang, Sabtu (02/05/2026).

    Peringatan Hardiknas tahun ini mengusung tema “Mewujudkan Kolaborasi Semesta dalam Rangka Meningkatkan Mutu Pendidikan yang Merata”.

    Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Pemerintah Kota Tangerang, para guru, kepala sekolah, siswa, hingga insan pendidikan dari berbagai wilayah di Kota Tangerang.

    Dalam sambutannya, Wali Kota Tangerang H. Sachrudin menegaskan bahwa pendidikan tidak dapat berjalan maksimal apabila hanya dibebankan kepada pemerintah maupun sekolah semata.

    Menurutnya, keberhasilan pendidikan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, terutama orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

    “Pemerintah tidak bisa sendirian. Kita harus membangun komunikasi untuk mendorong kesadaran orang tua agar tidak hanya menitipkan anaknya di sekolah, tetapi juga memberikan kepedulian tinggi terhadap potensi dan perkembangan mereka,” ujar Sachrudin.

    Ia mengatakan, peringatan Hardiknas menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas serta merata.

    Suasana upacara berlangsung khidmat dan penuh semangat. Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang digelar di lingkungan SMP Negeri 1 Kota Tangerang tersebut.

    Sachrudin juga kembali menegaskan keberhasilan program unggulan Pemerintah Kota Tangerang, yakni 3G atau Gampang Sekolah.

    Program tersebut, kata dia, menjadi langkah konkret pemerintah dalam memastikan seluruh anak di Kota Tangerang mendapatkan akses pendidikan tanpa terkendala faktor ekonomi maupun keterbatasan akses.

    “Saat ini tidak ada lagi perbedaan kasta antara sekolah favorit dan non-favorit, karena seluruh sekolah di Kota Tangerang, baik negeri maupun swasta, sudah memiliki standar kualitas yang merata. Faktor ekonomi tidak boleh lagi menjadi penghalang bagi anak-anak untuk mendapatkan akses pendidikan yang layak,” tegasnya.

    Program Gampang Sekolah sendiri menjadi salah satu upaya Pemkot Tangerang untuk menghadirkan pemerataan layanan pendidikan mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi.

    Melalui program tersebut, masyarakat diharapkan dapat merasakan kemudahan akses pendidikan dengan fasilitas yang semakin memadai dan terjangkau.

    Selain fokus pada pemerataan akses pendidikan, Pemkot Tangerang juga terus mendorong penguatan karakter siswa di tengah perkembangan teknologi dan media sosial yang semakin pesat.

    Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar, mengatakan tantangan pendidikan modern saat ini tidak hanya berkaitan dengan akademik, tetapi juga pembentukan karakter generasi muda.

    Menurutnya, lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas pungutan liar menjadi bagian penting dalam menciptakan kualitas pendidikan yang baik.

    “Program sekolah gratis adalah komitmen intervensi pemerintah. Jika ditemukan pungutan liar di sekolah yang sudah berkomitmen gratis, kami akan menindak tegas. Kami ingin pendidikan menjadi kebutuhan dasar yang terfasilitasi dengan baik untuk mencetak generasi unggul Kota Tangerang,” ujar Wahyudi.

    Ia memastikan Pemerintah Kota Tangerang akan terus melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program sekolah gratis di seluruh satuan pendidikan.

    Tidak hanya itu, Pemkot Tangerang juga berupaya menghadirkan sistem pendidikan yang inklusif dan mampu menjawab tantangan zaman melalui kolaborasi berbagai pihak.

    Peringatan Hardiknas 2026 di Kota Tangerang diharapkan menjadi momentum memperkuat semangat gotong royong dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas, merata, dan dapat diakses seluruh masyarakat tanpa terkecuali. (B7)