Author: dauroh

  • Tangerang Gelar Forum Literasi Digital, Ratusan Pelajar Diedukasi Internet Sehat

    Berita7 | Tangerang — Kementerian Komunikasi dan Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) bersama Pemerintah Kota Tangerang menggelar Forum Sahabat Tunas di SMPN 25 Kota Tangerang, Banten, Kamis (21/5/2026). Kegiatan ini menjadi langkah penguatan literasi digital bagi pelajar agar mampu menggunakan internet secara bijak, aman, dan sehat.

    Forum bertema “Aman di Dunia Maya, Sehat di Dunia Nyata” ini diikuti oleh ratusan pelajar dengan fokus edukasi penggunaan internet positif serta pencegahan dampak negatif ruang digital.

    Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kemkomdigi, Fifi Aleyda Yahya, menegaskan bahwa generasi muda harus memiliki kemampuan literasi digital yang kuat di tengah derasnya arus teknologi.

    “Internet itu bagai sebuah jalan yang sangat besar. Jangan sampai kita tersesat atau mengambil jalan yang salah. Jadi bagaimana kita memanfaatkan internet secara bijak, mari kita sama-sama pelajari,” ujar Fifi.

    Ia juga mendorong pelajar menjadi agen literasi digital di lingkungan sekolah dan keluarga, termasuk memahami kebijakan pemerintah terkait perlindungan anak di ruang digital melalui PP Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak.

    Dalam forum tersebut, dokter anak Tuty Herawaty turut mengingatkan dampak penggunaan gawai berlebihan terhadap kesehatan anak, mulai dari gangguan fokus belajar hingga penurunan prestasi akademik.

    Sementara itu, Wali Kota Tangerang Sachrudin menegaskan pentingnya literasi digital sebagai bekal menghadapi tantangan era teknologi.

    “Literasi digital menjadi sangat penting agar anak-anak mampu menggunakan teknologi secara bijak, aman, sehat, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

    Ia menambahkan, Pemerintah Kota Tangerang terus memperkuat ruang ramah anak melalui taman publik, ruang terbuka hijau, hingga pusat pembelajaran keluarga sebagai sarana edukasi digital.

    Kegiatan ini diharapkan memperkuat kolaborasi antara pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem digital yang aman bagi anak-anak Indonesia. (B7)

  • RPH Bayur Tangerang Siapkan Layanan Pemotongan Hewan Terjangkau Jelang Iduladha, Tarif Tetap Rp60 Ribu per Ekor

    Berita7 | Kota Tangerang,. – Jelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Tangerang melalui Pemerintah Kota Tangerang memastikan layanan pemotongan hewan kurban di RPH Bayur tetap dibuka dengan tarif terjangkau dan fasilitas yang ditingkatkan.

    Layanan ini menjadi solusi bagi warga yang kesulitan melakukan pemotongan hewan di lingkungan permukiman yang terbatas, sekaligus memastikan proses kurban berlangsung lebih higienis dan sesuai standar kesehatan.

    Kepala UPT RPH Bayur, Suhendriawan, menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan seluruh fasilitas untuk menghadapi lonjakan permintaan masyarakat menjelang Iduladha tahun ini.

    Menurutnya, RPH Bayur memiliki kapasitas hingga 300 ekor hewan kurban, dengan sistem pelayanan yang lebih tertata dibanding tahun sebelumnya.

    “Kami terus berkomitmen menyediakan pelayanan terbaik di RPH Bayur. Fasilitasnya lengkap, bersih, dan sangat terjangkau. Masyarakat yang di lingkungan pemukimannya terbatas bisa memanfaatkan RPH Bayur,” ujar Suhendriawan, Jumat (22/5/2026).

    Ia juga memastikan bahwa tidak ada kenaikan biaya retribusi. Tarif tetap dipertahankan sebesar Rp60 ribu per ekor, sama seperti tahun-tahun sebelumnya.

    Antusiasme masyarakat disebut terus meningkat setiap tahun seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya pemotongan hewan yang lebih higienis dan tertib administrasi.

    “Antusias semakin tahun semakin ramai karena fasilitas dan pelayanannya sudah sangat terjamin. Jadi jangan ragu lagi untuk memanfaatkan RPH Bayur, bisa daftar sekarang juga,” tambah Suhendriawan.

    Keberadaan layanan ini memberi dampak langsung bagi warga Kota Tangerang, khususnya dalam hal kemudahan pelaksanaan ibadah kurban.

    Masyarakat tidak perlu lagi kesulitan mencari lokasi pemotongan atau menghadapi keterbatasan ruang di lingkungan padat penduduk. Selain itu, proses pemotongan di RPH juga menjamin standar kebersihan yang lebih baik dan mengurangi risiko pencemaran lingkungan.

    Sistem pembayaran berbasis QRIS juga menjadi nilai tambah, karena memudahkan transaksi tanpa uang tunai serta meningkatkan transparansi layanan publik.

    Pemkot Tangerang menyatakan akan terus melakukan pengawasan operasional RPH Bayur selama periode Iduladha berlangsung.

    Petugas lapangan disiagakan untuk memastikan seluruh proses pemotongan berjalan sesuai standar kesehatan hewan dan kebersihan lingkungan. Selain itu, peningkatan layanan digital akan terus dikembangkan untuk mempercepat proses administrasi dan antrean masyarakat.

    Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk melakukan pendaftaran lebih awal agar tidak terjadi penumpukan menjelang hari puncak penyembelihan

    Dengan fasilitas yang lengkap, tarif terjangkau, serta sistem layanan modern berbasis digital, RPH Bayur menjadi salah satu pusat layanan kurban yang semakin diminati di Kota Tangerang.

    Pemkot berharap masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas ini secara optimal demi menciptakan pelaksanaan Iduladha yang lebih tertib, bersih, dan aman. (B7

  • Kejari Kota Tangerang Resmi Naikkan Status Kasus Sewa Pesawat PT APK, 1 Perkara Masuk Penyidikan

    Berita7 | Kota Tangerang — Kejaksaan Negeri Kota Tangerang resmi meningkatkan status penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi penyewaan pesawat di tubuh PT Angkasa Pura Kargo (PT APK) yang kini berganti nama menjadi PT IAS ke tahap penyidikan.

    Langkah ini dilakukan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Pradhana Probo Setyarjo meski belum genap satu bulan menjabat, setelah tim jaksa penyidik menemukan bukti permulaan yang cukup terkait dugaan penyimpangan proyek sewa pesawat Boeing 737-300.

    Keputusan peningkatan status perkara tersebut tertuang dalam Surat Perintah Kepala Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Nomor: PRIN-410/M.6.11/Fd.2/05/2026 yang diterbitkan pada Kamis (21/05/2026).

    Langkah ini berdampak pada percepatan proses hukum yang kini memasuki tahap penyidikan penuh, termasuk pemanggilan saksi dan pengumpulan alat bukti tambahan.

    “Nyatanya, kegiatan pengoperasian pesawat Boeing 737-300 tersebut tidak pernah terealisasi alias fiktif,” ungkap Anak Agung Suarja Teja Buana.

    Ia menjelaskan, perkara ini bermula pada 2021 ketika PT APK menetapkan lini bisnis charter pesawat yang kemudian dimasukkan dalam RKAP tahun buku 2022, dan menunjuk PT WSU sebagai mitra operasional pada Februari 2022.

    Namun, perusahaan mitra tersebut diduga tidak memiliki sertifikasi resmi untuk mengoperasikan pesawat yang dimaksud, meski tetap menerima pembayaran dari PT APK dengan nilai mencapai Rp5,49 miliar.

    Dari hasil penyelidikan awal, kejaksaan menemukan indikasi kuat adanya perbuatan melawan hukum yang mengarah pada tindak pidana korupsi.

    Dengan naiknya status perkara ke tahap penyidikan, Kejari Kota Tangerang memastikan akan melanjutkan proses hukum secara menyeluruh hingga pihak yang bertanggung jawab dapat diungkap. (B7

  • Aksi Cepat Dinsos di Kota Tangerang, Anak Terlantar Langsung Kembali ke Keluarga

    Berita7 | Kota Tangerang — Pemerintah Kota Pemerintah Kota Tangerang bergerak cepat melakukan pendampingan terhadap seorang anak terlantar yang ditemukan dalam kondisi lemas di kawasan jalan tol.

    Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Acep Wahyudi memastikan bahwa anak tersebut telah mendapatkan penanganan medis dan pendampingan hingga akhirnya berhasil dipertemukan kembali dengan keluarganya di wilayah Cengkareng, Jakarta Barat.

    Langkah cepat ini berdampak langsung pada keselamatan dan pemulihan kondisi anak, sekaligus memastikan proses reunifikasi keluarga berjalan aman dan terkoordinasi.

    “Alhamdulillah, kami sudah mengembalikan anak bersangkutan bertemu dengan keluarganya lagi setelah terlantar beberapa waktu di wilayah Kota Tangerang. Sekarang sudah diterima keluarganya dalam keadaan aman setelah dilakukan pendampingan sampai diperiksa kesehatannya,” ujar Acep Wahyudi, Jumat (22/5/26).

    Sebelumnya, Dinas Sosial menerima laporan dari warga Jurumudi, Kecamatan Benda, melalui layanan darurat 112 setelah menemukan anak tersebut dalam kondisi lemas di pinggir jalan.

    Petugas kemudian melakukan evakuasi dan membawa anak tersebut ke RSUD Kota Tangerang untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan. Meski terdapat indikasi gangguan kesehatan, anak tersebut menolak untuk menjalani rawat inap.

    Setelah proses pendampingan selesai, anak tersebut akhirnya dipulangkan dan diserahkan kembali kepada pihak keluarga oleh Tim Dinsos Kota Tangerang.

    Pemerintah Kota Tangerang menegaskan bahwa kasus ini menjadi pengingat pentingnya peran aktif masyarakat dalam melaporkan kejadian serupa agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat. (B7

  • Pengajian Bulanan di Kota Tangerang Jadi Sorotan, Wali Kota Tegaskan 3 Program Prioritas Ini

    Berita7 | Kota Tangerang — Pemerintah Kota (Pemerintah Kota Tangerang) kembali menggelar pengajian bulanan bagi jajaran pegawai di lingkungan Pemkot Tangerang yang kali ini dilaksanakan di kediaman Wakil Wali Kota Tangerang, Kamis malam (21/05/2026).

    Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Tangerang H. Sachrudin bersama Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono, sekaligus menjadi wadah penguatan spiritual aparatur serta penguatan komitmen percepatan program strategis daerah.

    Langkah ini berdampak pada penguatan mental dan kedisiplinan aparatur, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat Kota Tangerang.

    Selain menjadi agenda rutin keagamaan, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk menegaskan sejumlah program prioritas pemerintah daerah, mulai dari penanganan banjir, persoalan sampah, hingga peningkatan infrastruktur wilayah.

    “Pengajian ini bertujuan untuk terus meningkatkan keimanan di lingkungan pegawai maupun masyarakat. Selain memiliki kompetensi yang baik, pelayanan publik juga harus didukung dengan keimanan yang kuat,” ujar H. Sachrudin.

    Ia menambahkan, pemerintah daerah saat ini terus bergerak cepat dalam penanganan banjir, termasuk melalui normalisasi Situ Bulakan di Kecamatan Periuk serta penguatan kolaborasi lintas pemerintah daerah.

    “Untuk persoalan persampahan, solusi harus dilakukan secara berkesinambungan melalui proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL),” lanjutnya.

    Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono menegaskan pentingnya masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak benar.

    “Jangan sampai ikut menyebarkan informasi yang tidak jelas sumbernya sehingga memicu keresahan,” tegasnya.

    Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan mendukung pembangunan Kota Tangerang secara berkelanjutan.

    Pengajian bulanan tersebut berlangsung khidmat dengan rangkaian pembacaan ayat suci Al-Qur’an, zikir bersama, serta tausiah agama yang diikuti oleh jajaran kepala perangkat daerah, camat, lurah, tokoh agama, hingga masyarakat sekitar. (B7

  • Kota Tangerang Resmi Raih Prestasi Nasional, 1 Tokoh KWT Masuk 4 Besar Young Ambassador Agriculture 2026

    Berita7 | Kota Tangerang — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan sektor pertanian Kota Tangerang setelah seorang tokoh penggerak wanita tani lokal, Saputri Indah Ratnasari, berhasil meraih peringkat ke-4 nasional dalam ajang Young Ambassador Agriculture 2026.

    Kompetisi bergengsi ini diselenggarakan oleh Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) di bawah naungan Kementerian Pertanian Republik Indonesia, yang diikuti oleh peserta muda dari berbagai daerah di Indonesia dengan inovasi di sektor pertanian modern.

    Saputri yang saat ini menjabat sebagai Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Deskorda Kelurahan Keroncong sekaligus Sekretaris Forum KWT Kota Tangerang, mengaku bersyukur atas capaian tersebut.

    “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur, bahagia dan terhormat. Perjalanan di ajang ini sangat menantang karena saya bertemu dengan banyak pemuda hebat dari seluruh Indonesia yang memiliki inovasi luar biasa di sektor pertanian,” ujar Saputri, Jumat (22/5/26).

    Menurutnya, capaian peringkat ke-4 nasional ini bukan hanya sebuah penghargaan, tetapi juga menjadi awal tanggung jawab besar untuk memperkuat sektor pertanian berbasis inovasi dan generasi muda.

    “Mendapatkan peringkat ke empat adalah sebuah apresiasi yang besar. Namun lebih dari sekadar gelar, ini adalah awal dari tanggung jawab untuk memajukan pertanian dan melahirkan petani muda,” tambahnya.

    Ia juga menekankan pentingnya mengubah stigma lama tentang dunia pertanian yang selama ini dianggap kotor dan tertinggal.

    “Untuk generasi muda, mari kita ubah stigma bahwa pertanian itu kotor atau tertinggal. Sekarang pertanian adalah sektor modern, krusial, dan penuh peluang teknologi,” tegasnya.

    Dengan capaian ini, Kota Tangerang dinilai semakin memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu daerah penggerak ketahanan pangan berbasis inovasi dan pemuda di tingkat nasional. (B7)

  • Festival Al-A’zhom 2026 Siap Digelar, Pemkot Tangerang Dorong Wisata Religi dan UMKM Lokal

    Berita7 | KOTA TANGERANG,. – Festival religi terbesar di Kota Tangerang dipastikan kembali hadir dengan rangkaian kegiatan Islami, bazar rakyat hingga gerak jalan sarungan yang diprediksi menyedot ribuan pengunjung.

    Pemerintah Kota Tangerang memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Festival Al-A’zhom 2026 dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Agenda tahunan tersebut dijadwalkan berlangsung selama 15 hari, mulai 15 hingga 27 Juni 2026.

    Festival Al-A’zhom tahun ini akan dipusatkan di kawasan Masjid Raya Al-A’zhom dan Taman Elektrik, Kota Tangerang. Sejumlah kegiatan bernuansa Islami disiapkan untuk menarik partisipasi masyarakat dari berbagai daerah.

    Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang, Kaonang, mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi bersama panitia untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan berdampak positif bagi masyarakat.

    “Festival Al-A’zhom akan dirancang sebagai media dakwah kreatif melalui berbagai kegiatan menarik. Mulai dari syiar keagamaan, perlombaan Islami, tabligh akbar hingga gerak jalan sarungan yang menjadi puncak acara,” ujar Kaonang, Jumat (22/5/2026).

    Dukungan Pemkot Tangerang

    Pemkot Tangerang menilai Festival Al-A’zhom bukan sekadar agenda seremonial keagamaan, melainkan juga menjadi ruang penguatan ekonomi masyarakat dan promosi wisata religi daerah.

    Selama pelaksanaan festival, bazar kuliner dan pelaku UMKM lokal diproyeksikan ikut meramaikan area kegiatan. Kehadiran ribuan pengunjung dinilai mampu mendorong perputaran ekonomi warga, khususnya sektor kuliner, perdagangan kecil dan jasa.

    Kaonang menambahkan, festival tersebut juga menjadi bagian dari penguatan identitas Kota Tangerang sebagai kota dengan aktivitas keagamaan yang aktif dan inklusif.

    “Kami berharap festival ini tidak hanya menjadi sarana hiburan religi, tetapi juga memberi dampak nyata terhadap ekonomi masyarakat dan meningkatkan daya tarik wisata Kota Tangerang,” katanya.

    Diikuti Peserta dari Luar Daerah

    Ketua DPD BKPRMI Kota Tangerang, Ahmad Rofiki, menyebut persiapan Festival Al-A’zhom 2026 saat ini terus dimatangkan bersama seluruh unsur panitia dan pemerintah daerah.

    Salah satu kegiatan yang diprediksi menjadi perhatian publik adalah Pramuka Cinta Masjid yang akan diikuti peserta dari berbagai daerah luar Kota Tangerang.

    Menurut Rofiki, kegiatan tersebut tidak hanya berisi perlombaan, tetapi juga menjadi media pembinaan generasi muda berbasis nilai keagamaan dan sosial.

    “Semua persiapan sudah disusun. Festival Al-A’zhom tahun ini akan diselenggarakan dengan semangat kolaborasi yang melibatkan semua unsur lapisan masyarakat,” ujar Rofiki.

    Ia menambahkan, total hadiah jutaan rupiah telah disiapkan untuk sejumlah perlombaan Islami dan kegiatan kepemudaan selama festival berlangsung.

    Dampak untuk Masyarakat dan Pariwisata

    Festival Al-A’zhom selama ini dikenal sebagai salah satu agenda religi terbesar di Kota Tangerang yang rutin menarik antusiasme masyarakat. Ribuan pengunjung diprediksi hadir setiap hari untuk mengikuti kegiatan keagamaan maupun menikmati pusat kuliner rakyat.

    Selain memperkuat syiar Islam, festival tersebut juga dinilai mampu meningkatkan okupansi usaha kecil, memperluas promosi produk UMKM dan memperkuat sektor pariwisata daerah.

    Pemerintah Kota Tangerang bersama panitia memastikan pengamanan, kebersihan dan pengaturan lalu lintas akan disiapkan selama acara berlangsung agar masyarakat dapat mengikuti festival dengan aman dan nyaman.

    Dengan rangkaian kegiatan yang lebih beragam dan melibatkan banyak komunitas, Festival Al-A’zhom 2026 diharapkan menjadi momentum penguatan kebersamaan masyarakat sekaligus penggerak ekonomi lokal di tengah meningkatnya aktivitas wisata religi di Kota Tangerang. (B7

  • Literasi Tanpa Batas, DPAD Kota Tangerang Hadirkan Program Khusus untuk Anak Disabilitas

    Berita7 | Kota Tangerang,. – Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kota Tangerang terus memperkuat komitmennya menghadirkan pelayanan publik yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. Kali ini, DPAD menyasar anak-anak berkebutuhan khusus melalui program unggulan Durian (Dunia Literasi Anak) dan storytelling di Perpustakaan Daerah Kota Tangerang, Kamis (21/5/2026).

    Kegiatan tersebut diikuti dua sekolah sekaligus, yakni Sekolah Khusus (SKh) Diandra dan SD Mutiara Bangsa. Suasana perpustakaan tampak penuh antusias saat para siswa mengikuti berbagai aktivitas edukatif yang dikemas secara interaktif.

    Program Durian yang selama ini menjadi salah satu daya tarik Perpustakaan Daerah Kota Tangerang kembali menghadirkan suasana ceria lewat penampilan badut ikonik dan talent edukatif. Anak-anak diajak bermain sambil belajar untuk menumbuhkan minat baca sejak dini.

    Usai sesi hiburan, kegiatan dilanjutkan dengan storytelling atau mendongeng menggunakan media boneka serta alat musik yang dibawakan petugas perpustakaan. Metode tersebut dirancang khusus agar lebih mudah diterima anak-anak disabilitas.

    Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Tangerang, Engkos Zarkasyi, menegaskan bahwa perpustakaan merupakan ruang publik yang terbuka untuk semua kalangan tanpa terkecuali.

    “Makna pelayanan publik itu sangat luas dan global. Kami tidak membatasi siapapun. Baik anak-anak umum maupun anak-anak yang luar biasa, semuanya memiliki hak yang sama untuk menikmati fasilitas literasi,” ujar Engkos.

    Menurutnya, pendekatan edukasi bagi anak-anak berkebutuhan khusus dilakukan dengan metode yang lebih interaktif dan menyenangkan. Namun demikian, substansi pendidikan dan literasi tetap menjadi fokus utama dalam setiap kegiatan.

    “Tentu para talent dan petugas kami akan menyesuaikan metode pembawaannya. Pendekatan untuk anak-anak spesial ini akan lebih interaktif, misalnya lewat permainan atau games seru. Namun yang paling penting, intisari kegiatannya tidak akan keluar dari jalur edukasi dan literasi,” lanjutnya.

    Tak hanya menghadirkan program edukatif, DPAD Kota Tangerang juga memperkuat fasilitas pendukung bagi penyandang disabilitas. Saat ini, Perpustakaan Daerah Kota Tangerang telah menyediakan ruang khusus dengan koleksi buku Braille bagi penyandang tunanetra.

    Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menciptakan akses literasi yang merata dan tanpa batas. Kehadiran fasilitas inklusif dinilai penting untuk memastikan seluruh anak memiliki kesempatan yang sama dalam memperoleh pendidikan dan pengetahuan.

    Program literasi inklusif ini pun mendapat sambutan positif dari para pendamping dan tenaga pengajar yang hadir. Mereka menilai pendekatan interaktif seperti storytelling mampu meningkatkan rasa percaya diri sekaligus kemampuan komunikasi anak-anak disabilitas.

    DPAD Kota Tangerang berharap kegiatan serupa dapat terus diperluas agar budaya membaca semakin tumbuh di tengah masyarakat, termasuk bagi kelompok rentan dan berkebutuhan khusus.

    “Kami ingin semua anak bisa menikmati dan merasakan bahwa kegiatan literasi itu sangat menyenangkan, sehingga minat baca dan kualitas literasi di Kota Tangerang semakin meningkat ke depannya,” tutup Engkos. (B7)

  • Diskominfo Kota Tangerang Gerak Cepat Lindungi Anak dari Bahaya Media Sosial

    Berita7 | KOTA TANGERANG — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang terus memperkuat sosialisasi Program Perlindungan Anak atau PP Tunas melalui Kelompok Informasi Sekolah (KIS) yang terintegrasi dengan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS).

    Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya melindungi anak-anak dari dampak negatif media sosial sekaligus meningkatkan kesadaran digital di lingkungan sekolah.

    Kepala Diskominfo Kota Tangerang, Mugiya Wardhany, mengatakan para siswa kini dilibatkan langsung sebagai garda terdepan dalam menyebarkan informasi positif terkait manfaat PP Tunas kepada rekan sejawat.

    “Kita ajak mereka untuk saling memberikan informasi mengenai manfaat PP Tunas. Ini juga upaya kita menjadikan siswa sebagai garda terdepan dalam mencegah cyber bullying dan kejahatan digital lainnya,” ujar Mugi dalam Forum Sahabat Tunas di SMP Negeri 25 Kota Tangerang, Kamis.

    Program tersebut menjadi bagian dari implementasi gerakan “Tunggu Anak Siap” yang membatasi akses penggunaan media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun demi menjaga hak-hak digital generasi muda.

    Melalui KIS dan OSIS, para siswa juga diarahkan aktif mengelola konten positif di lingkungan sekolah agar penggunaan media sosial lebih sehat dan edukatif.

    Selain sosialisasi di sekolah, Diskominfo Kota Tangerang juga tengah mengembangkan kanal pengaduan khusus untuk perempuan dan anak yang mengalami persoalan di ruang digital.

    Saat ini masyarakat masih dapat menyampaikan laporan melalui layanan LAKSA maupun direct message akun media sosial resmi Pemerintah Kota Tangerang dan Diskominfo Kota Tangerang.

    Ketua OSIS SMP Negeri 25 Kota Tangerang, Rizky Aldiansyah Nasution, mengaku mendukung kebijakan larangan membawa telepon genggam saat jam belajar karena dinilai mampu menjaga fokus siswa selama proses pendidikan berlangsung.

    “Hadirnya PP Tunas membuat kami sebagai siswa merasa hak-hak digital kami di dunia maya terlindungi. Sebagai pengurus OSIS, kami terus saling mengingatkan,” ujar Rizky.

    Ia berharap program tersebut dapat dijalankan lebih luas agar dampak positifnya benar-benar dirasakan para pelajar di Kota Tangerang.

    Sementara itu, Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Fifi Aleyda Yahya, menegaskan kebijakan PP Tunas bukan bertujuan melarang anak menggunakan internet.

    Menurutnya, aturan tersebut lebih menekankan penundaan kepemilikan akun media sosial mandiri hingga anak berusia 16 tahun demi menjaga keamanan digital mereka.

    “Data pribadi anak di bawah 16 tahun tidak boleh sembarangan diunggah di ruang digital. Pemerintah hadir membantu orang tua menghadapi tantangan besar melawan algoritma platform digital global,” tegas Fifi.

    Ia juga menyoroti pentingnya tanggung jawab platform global seperti Google, Meta, hingga Roblox dalam meningkatkan perlindungan terhadap pengguna anak-anak.

    Program PP Tunas sendiri kini menjadi salah satu langkah konkret pemerintah dalam menghadapi meningkatnya ancaman cyber bullying, eksploitasi data pribadi, hingga paparan konten negatif yang menyasar anak-anak di dunia maya.

    Melalui kolaborasi sekolah, pemerintah, dan orang tua, Kota Tangerang berharap tercipta lingkungan digital yang lebih aman, sehat, dan ramah anak di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat. (B7)

  • Kabel Semrawut di Kota Tangerang Jadi Sorotan DPRD, Pemkot Diminta Bertindak Tegas

    Berita7 | KOTA TANGERANG — Persoalan kabel udara semrawut yang mengular di sejumlah wilayah Kota Tangerang kembali menjadi sorotan serius. Komisi I DPRD Kota Tangerang meminta Pemerintah Kota Tangerang segera mengambil langkah tegas untuk menata jaringan internet yang dinilai mengganggu estetika kota dan berpotensi membahayakan masyarakat.

    Masalah tersebut dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I DPRD Kota Tangerang bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di Ruang Rapat Badan Anggaran DPRD Kota Tangerang, Rabu (20/5/2026).

    Ketua Komisi I DPRD Kota Tangerang, Junadi, menegaskan bahwa pemasangan jaringan internet melalui udara sudah tidak diperbolehkan berdasarkan Peraturan Wali Kota Nomor 117 Tahun 2021.

    “Dari penjelasan Bagian Hukum terkait Perwal Nomor 117, sejak tahun 2021 memang sudah tidak ada lagi izin pemasangan jaringan internet melalui udara. Yang diperbolehkan adalah melalui jaringan bawah tanah,” ujar Junadi dalam RDP tersebut.

    Menurutnya, maraknya pemasangan kabel udara menggunakan tiang di berbagai ruas jalan telah menimbulkan persoalan tata ruang dan mengurangi keindahan kota. Bahkan, dalam praktik di lapangan, pemasangan jaringan masih ditemukan hanya bermodalkan persetujuan RT/RW tanpa izin resmi pemerintah daerah.

    Komisi I DPRD pun meminta Pemkot Tangerang segera mengeluarkan surat edaran resmi kepada camat dan lurah agar tidak ada lagi izin pemasangan kabel udara melalui RT maupun RW.

    “Saya tekankan kepada Pak Sekda melalui Asda dan OPD terkait agar segera memberikan edaran atau surat perintah kepada camat dan lurah untuk diteruskan kepada RT/RW, bahwa tidak ada lagi izin pemasangan jaringan internet melalui udara,” tegas Junadi.

    Meski demikian, DPRD memahami pencabutan kabel yang sudah terpasang tidak dapat dilakukan secara instan karena berkaitan langsung dengan kebutuhan layanan internet masyarakat.

    Sebagai solusi jangka panjang, DPRD Kota Tangerang bersama Pemkot saat ini tengah menyiapkan penguatan regulasi melalui pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda).

    Junadi mengungkapkan, jaringan internet yang masih menggunakan tiang nantinya berpotensi dikenakan retribusi berlipat sebagai bentuk dorongan agar provider segera memindahkan kabel ke jaringan bawah tanah.

    “Perwal ini nantinya akan ditingkatkan menjadi Raperda dan kemungkinan dibahas pada semester kedua sekitar Agustus. Kami mengusulkan agar jaringan yang masih menggunakan tiang dikenakan retribusi dengan skema berlipat,” katanya.

    Sorotan juga muncul karena RDP tersebut tidak dihadiri Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) yang biasanya menjadi perwakilan pelaku usaha provider internet.

    Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Kota Tangerang, Aa Chaerul Syamsudin, membenarkan bahwa APJATEL memang tidak diundang dalam rapat tersebut.

    Sementara itu, Pemkot Tangerang sebelumnya telah menggandeng APJATEL untuk melakukan relokasi kabel udara ke bawah tanah secara bertahap di sejumlah titik prioritas.

    Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, mengatakan langkah penataan dilakukan untuk meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan ketertiban lingkungan masyarakat.

    Salah satu lokasi prioritas penataan berada di Jalan Lio Baru Batuceper yang terdapat 12 provider kabel udara dan direncanakan direlokasi ke jaringan bawah tanah.

    “Kami bersama APJATEL sudah menyepakati langkah relokasi dan penataan kabel udara yang mengganggu masyarakat. Targetnya bisa ditertibkan sepenuhnya pada tahun ini,” ujar Taufik.

    Pemkot Tangerang juga tengah menyiapkan pembentukan Satgas Penataan Utilitas untuk mempercepat proses penertiban kabel udara di berbagai wilayah.

    Langkah tersebut mendapat perhatian masyarakat karena kabel yang semrawut dinilai tidak hanya merusak pemandangan kota, tetapi juga membahayakan pengguna jalan ketika terjadi gangguan atau kabel putus.

    Dengan penataan yang lebih tertib, Pemkot dan DPRD berharap wajah Kota Tangerang menjadi lebih aman, nyaman, dan modern seiring meningkatnya kebutuhan layanan telekomunikasi masyarakat. (B7