Berita7 | Pemerintah kembali mencairkan sejumlah bantuan sosial (bansos) pada Mei 2026. Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), hingga Program Indonesia Pintar (PIP) menjadi bansos yang mulai masuk tahap pencairan kedua tahun ini.
Total anggaran perlindungan sosial (perlinsos) 2026 bahkan mencapai Rp508,2 triliun untuk membantu jutaan masyarakat penerima manfaat di seluruh Indonesia.
Kementerian Sosial (Kemensos) sebelumnya telah menyalurkan bansos tahap pertama sejak Februari 2026. Kini, pencairan tahap kedua berlangsung mulai April hingga Juni 2026.
Masyarakat penerima manfaat diminta rutin mengecek status bansos agar tidak ketinggalan jadwal pencairan.
1. Program Keluarga Harapan (PKH)
Bansos PKH kembali cair pada Mei 2026 dengan total anggaran mencapai Rp28,7 triliun. Program ini menyasar sekitar 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Pencairan tahap kedua berlangsung pada April, Mei, hingga Juni 2026.
Berikut besaran bansos PKH 2026:
* Ibu hamil: Rp750 ribu per tahap
* Anak usia dini: Rp750 ribu
* Siswa SD: Rp225 ribu
* Siswa SMP: Rp375 ribu
* Siswa SMA: Rp500 ribu
* Lansia usia 60 tahun ke atas: Rp600 ribu
* Penyandang disabilitas berat: Rp600 ribu
2. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
Selain PKH, pemerintah juga kembali mencairkan bansos BPNT atau bantuan sembako.
Penerima BPNT memperoleh bantuan Rp200 ribu per bulan. Namun pencairan dilakukan tiga bulan sekaligus sehingga total yang diterima mencapai Rp600 ribu.
Program BPNT 2026 memiliki anggaran Rp43,8 triliun dan menyasar 18,3 juta KPM.
Dana bantuan masuk dalam bentuk saldo elektronik yang dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pokok di e-Warong maupun agen bank penyalur resmi pemerintah.
3. Program Indonesia Pintar (PIP)
Program Indonesia Pintar (PIP) juga mulai dicairkan bertahap mulai Mei hingga September 2026.
Bantuan pendidikan ini disalurkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bagi siswa usia 6 sampai 21 tahun dari keluarga miskin atau rentan miskin.
Penerima PIP mencakup siswa:
* SD
* SMP
* SMA/SMK sederajat
Nominal bantuan berkisar Rp450 ribu hingga Rp1,8 juta per tahun tergantung jenjang pendidikan.
Pencairan dilakukan melalui bank penyalur seperti:
* BRI
* BNI
* BSI
Cara Cek Penerima Bansos Mei 2026
Masyarakat dapat mengecek status penerima bansos secara online melalui situs resmi Kemensos dengan langkah berikut:
* Buka laman cekbansos.kemensos.go.id
* Pilih wilayah sesuai domisili
* Masukkan nama lengkap sesuai KTP
* Isi kode captcha
* Klik Cari Data
Jika terdaftar, sistem akan menampilkan jenis bantuan sosial yang diterima beserta status pencairannya.
Pemerintah mengimbau masyarakat waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan bansos karena seluruh proses pencairan tidak dipungut biaya. (B7
