Tag: Tenaga Kerja

  • Kota Tangerang Perkuat 20 LPK Swasta, Disnaker Siapkan SDM Siap Kerja Hadapi Industri Modern

    Kota Tangerang Perkuat 20 LPK Swasta, Disnaker Siapkan SDM Siap Kerja Hadapi Industri Modern

    Berita7 | Kota Tangerang — Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Ketenagakerjaan terus bergerak memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) lokal melalui pembinaan terhadap 20 Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) swasta. Langkah ini dilakukan untuk mencetak tenaga kerja kompeten yang siap bersaing di tengah ketatnya kebutuhan industri modern dan dunia kerja saat ini.

    Sebanyak 20 LPK swasta mengikuti pembinaan strategis yang digelar Disnaker Kota Tangerang, Senin (11/5/26). Program tersebut difokuskan pada penguatan standar kompetensi, sinkronisasi kurikulum pelatihan, hingga peningkatan kualitas lulusan agar sesuai kebutuhan perusahaan dan sektor industri.

    “Kami ingin memastikan 20 LPK yang hadir hari ini bukan hanya sekadar penyedia jasa pelatihan, melainkan mitra pemerintah dalam mencetak SDM berkualitas,” ujar Kepala Disnaker Kota Tangerang, Ujang Hendra Gunawan.

    Ia menegaskan, standardisasi kurikulum menjadi fokus utama agar sertifikat lulusan LPK memiliki nilai tinggi dan mampu meningkatkan peluang kerja masyarakat Kota Tangerang di berbagai sektor industri.

    “Fokus kami adalah standardisasi kurikulum agar sertifikat yang dikeluarkan LPK memiliki daya tawar yang kuat di mata perusahaan,” tambahnya.

    Menurut Ujang, tantangan dunia kerja saat ini berkembang sangat cepat sehingga lembaga pelatihan harus mampu beradaptasi dengan kebutuhan industri, baik dari sisi teknologi, fasilitas pelatihan maupun materi pembelajaran.

    Disnaker Kota Tangerang juga mendorong seluruh LPK untuk memperbarui metode pelatihan agar lulusan tidak hanya memiliki sertifikat, tetapi benar-benar siap terjun ke dunia kerja dengan kemampuan yang sesuai kebutuhan perusahaan.

    “Melalui pembinaan ini, kami juga mengajarkan harus sinkron dengan kebutuhan riil di pabrik atau perkantoran. Kami tidak ingin ada celah antara kompetensi lulusan dengan kriteria yang dicari oleh pemberi kerja,” tegas Ujang.

    Langkah tersebut mendapat respons positif karena dinilai mampu membuka peluang kerja lebih luas bagi masyarakat sekaligus menekan angka pengangguran melalui peningkatan kualitas tenaga kerja lokal yang lebih kompetitif.

    Dengan penguatan pembinaan tersebut, Pemkot Tangerang berharap LPK swasta dapat menjadi garda terdepan dalam mencetak tenaga kerja unggul, profesional, adaptif, dan memiliki daya saing tinggi di tingkat regional maupun nasional. (B7)

  • Gratis! BLK Kota Tangerang Buka Pelatihan Menjahit, Kuota Cuma 16 Orang

    Gratis! BLK Kota Tangerang Buka Pelatihan Menjahit, Kuota Cuma 16 Orang

    Berita7 | Kota Tangerang — Pemerintah Kota Tangerang melalui Balai Latihan Kerja (BLK) resmi membuka pendaftaran pelatihan menjahit pakaian pria dan wanita secara gratis mulai 6 Mei 2026. Program ini langsung menyasar calon angkatan kerja dengan kuota sangat terbatas, hanya 16 peserta.

    Sebanyak 16 peserta terpilih nantinya akan mengikuti pelatihan intensif, setelah sebelumnya banyak pencari kerja kesulitan mendapatkan keterampilan praktis yang sesuai kebutuhan industri. Langkah ini menjadi bagian dari strategi Pemkot Tangerang dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal agar lebih siap bersaing di pasar kerja.

    “Kami kembali membuka pendaftaran pelatihan menjahit pakaian pria dan wanita angkatan keempat tahun ini. Jangan ketinggalan, pendaftaran pelatihan ini dibuka gratis dengan kuota terbatas hanya 16 peserta saja,” ujar Kepala BLK Kota Tangerang, Yasin Surya.

    Ia menambahkan, program ini tidak hanya berfokus pada pelatihan teknis menjahit, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang terhadap peluang kerja dan kemandirian ekonomi peserta. Terlebih, pelatihan ini dilengkapi dengan sertifikasi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

    Pendaftaran dibuka hingga 25 Mei 2026 melalui aplikasi Tangerang LIVE dengan syarat utama memiliki KTP Kota Tangerang. Antusiasme masyarakat diprediksi tinggi mengingat fasilitas yang ditawarkan cukup lengkap.

    Selain itu, peserta akan mendapatkan berbagai keuntungan mulai dari bimbingan tutor profesional, sertifikasi kompetensi, hingga akses relasi untuk membuka peluang kerja setelah pelatihan selesai. Hal ini semakin memperkuat nilai program sebagai solusi nyata pengurangan pengangguran.

    Pelatihan sendiri dijadwalkan berlangsung pada 29 Mei hingga 15 Juli 2026. Program ini diharapkan mampu mencetak tenaga kerja terampil yang siap masuk industri maupun membuka usaha mandiri di bidang fashion.

    Sejumlah calon peserta mengaku tertarik dengan program ini karena gratis dan memiliki prospek kerja yang jelas. Mereka menilai pelatihan seperti ini sangat dibutuhkan, terutama bagi yang ingin memiliki skill praktis dalam waktu singkat.

    Pemkot Tangerang berharap program ini dapat terus berlanjut dan diperluas dengan berbagai jenis pelatihan lainnya, guna menciptakan tenaga kerja yang kompeten, produktif, dan mampu meningkatkan perekonomian daerah. (B7)

  • 50 Peserta Ikuti Sosialisasi Disabilitas di Kota Tangerang, Pemkot Dorong Dunia Kerja Inklusif

    50 Peserta Ikuti Sosialisasi Disabilitas di Kota Tangerang, Pemkot Dorong Dunia Kerja Inklusif

    Berita7 | Kota Tangerang — Suasana antusias terlihat saat Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang melakukan Sosialisasi Penempatan Tenaga Kerja Disabilitas di salah satu ruang kegiatan resmi, Rabu (22/4/2026). Kegiatan ini langsung menarik perhatian 50 peserta yang terdiri dari perwakilan perusahaan, Sekolah Luar Biasa, serta organisasi penyandang disabilitas.

    Program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Tangerang dalam menciptakan ekosistem kerja yang inklusif, setara, dan ramah bagi seluruh kalangan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.

    “Kami ingin membangun ekosistem kerja yang inklusif di Kota Tangerang. Mempekerjakan penyandang disabilitas bukan hanya kewajiban regulasi, tetapi juga tentang hak yang setara untuk berkarya,” ujar Ujang Hendra Gunawan, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang.

    Menurutnya, kegiatan ini memberikan pemahaman langsung kepada perusahaan mengenai rekrutmen inklusif dan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas.

    Selain itu, peserta juga mendapatkan pemaparan dari Kementerian Ketenagakerjaan RI serta praktisi disabilitas yang telah sukses di dunia usaha.

    Kegiatan berlangsung tertib dengan diskusi aktif antara peserta dan narasumber. Pemerintah berharap program ini dapat memperluas kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas di Kota Tangerang. (B7)