Tag: Sachrudin

  • Hari Lahir Pancasila 2026, Wali Kota Tangerang Sachrudin Serukan Persatuan dan Pelayanan Terbaik untuk Warga

    Berita7 | TANGERANG — Momentum Hari Lahir Pancasila 2026 dimanfaatkan Wali Kota Tangerang Sachrudin untuk mengajak seluruh masyarakat menjaga persatuan dan terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

    Pesan tersebut disampaikan Sachrudin usai memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila tingkat Kota Tangerang yang berlangsung di Alun-alun Ahmad Yani, Kecamatan Tangerang, Senin (1/6/2026).

    Menurutnya, Pancasila bukan sekadar dasar negara, melainkan fondasi utama yang menyatukan keberagaman bangsa Indonesia sekaligus menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat.

    “Pancasila adalah falsafah hidup bangsa yang menjadi tuntunan bagi kita semua. Menjaga dan mengamalkannya merupakan tanggung jawab bersama yang harus dilakukan dengan semangat gotong royong,” ujar Sachrudin.

    Ia menegaskan, nilai-nilai Pancasila harus terus ditanamkan mulai dari lingkungan keluarga, lingkungan sekitar hingga kehidupan sosial yang lebih luas. Karena itu, Pemerintah Kota Tangerang terus melakukan berbagai program pembinaan guna memperkuat wawasan kebangsaan di tengah masyarakat.

    [baca_juga]

    Program tersebut menyasar berbagai elemen masyarakat, mulai dari organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan hingga komunitas warga yang diharapkan menjadi agen penyebar nilai-nilai kebangsaan.

    Selain menekankan pentingnya persatuan, Sachrudin juga menegaskan bahwa pengamalan Pancasila harus diwujudkan melalui pelayanan publik yang adil dan berkualitas bagi masyarakat.

    Pemerintah Kota Tangerang, lanjutnya, terus melakukan berbagai perbaikan dan peningkatan layanan dasar, termasuk sektor kesehatan yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.

    “Terkait pelayanan kesehatan, kami terus melakukan evaluasi dan peningkatan agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik sesuai standar pelayanan yang berlaku,” katanya.

    Komitmen tersebut turut mengantarkan Kota Tangerang meraih penghargaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang mencakup berbagai sektor strategis seperti kesehatan, pendidikan, infrastruktur, keamanan dan pelayanan masyarakat.

    Sachrudin berharap semangat Hari Lahir Pancasila tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi mampu mendorong seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat persatuan, menjaga kerukunan serta bersama-sama membangun Kota Tangerang yang lebih maju dan sejahtera. (B7

  • Neglasari Jadi Tuan Rumah Milad Ke-26 BPK Oi, Sachrudin Dorong Peran Komunitas Bangun Kota

    Berita7 | Kota Tangerang — Eco Park Neglasari menjadi pusat kemeriahan perayaan Milad Ke-26 Badan Pengurus Kota (BPK) Oi Kota Tangerang yang digelar pada Sabtu (30/5/2026). Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi anggota komunitas, tetapi juga diwarnai berbagai aksi sosial dan kepedulian lingkungan yang melibatkan masyarakat.

    Wali Kota Tangerang, Sachrudin, yang hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan pentingnya peran komunitas dalam menjaga kohesi sosial di tengah perkembangan perkotaan yang semakin dinamis.

    Menurutnya, organisasi dan komunitas memiliki kontribusi nyata dalam membangun hubungan antarwarga melalui berbagai kegiatan sosial, lingkungan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

    “Organisasi bisa bertahan bukan hanya karena kesamaan minat, tetapi karena mampu menjaga kepedulian dan rasa kebersamaan di antara anggotanya,” ujar Sachrudin.

    [baca_juga]

    Perayaan Milad Ke-26 BPK Oi Kota Tangerang tahun ini diisi dengan sejumlah kegiatan sosial, mulai dari santunan kepada masyarakat, penanaman pohon, hingga pelibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang membuka lapak di area kegiatan.

    Berbagai rangkaian kegiatan tersebut mendapat antusiasme tinggi dari anggota komunitas maupun masyarakat sekitar. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan juga menjadi sarana membangun kepedulian sosial dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berbagai aktivitas positif.

    Sachrudin menilai, kegiatan yang digagas komunitas seperti BPK Oi menunjukkan bahwa komunitas tidak hanya menjadi ruang berkumpul, tetapi juga mampu memberikan dampak sosial yang luas bagi lingkungan sekitar.

    Ia juga menyoroti pentingnya pemanfaatan fasilitas publik yang telah dibangun pemerintah daerah sebagai ruang interaksi masyarakat. Salah satunya Eco Park Neglasari yang kini menjadi salah satu ruang terbuka publik favorit untuk berbagai kegiatan komunitas dan kemasyarakatan.

    Sementara itu, Camat Neglasari Iwan Mulyawan, S.Sos., M.M., mengapresiasi dipilihnya Eco Park Neglasari sebagai lokasi perayaan Milad Ke-26 BPK Oi Kota Tangerang. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi contoh positif kolaborasi antara komunitas, masyarakat, dan pemerintah dalam membangun lingkungan yang lebih harmonis dan produktif.

    “Kami mengapresiasi kegiatan BPK Oi Kota Tangerang yang tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menghadirkan kegiatan sosial, penanaman pohon, dan pemberdayaan UMKM. Ini menjadi bukti bahwa komunitas memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan sosial di tengah masyarakat,” kata Iwan Mulyawan.

    Ia berharap Eco Park Neglasari dapat terus dimanfaatkan sebagai ruang kolaborasi berbagai komunitas untuk melahirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

    “Semangat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial yang ditunjukkan dalam kegiatan ini diharapkan terus tumbuh dan memberikan dampak positif bagi warga Neglasari maupun Kota Tangerang secara keseluruhan,” tambahnya.

    Peringatan Milad Ke-26 BPK Oi Kota Tangerang berlangsung meriah dengan melibatkan anggota komunitas, pelaku UMKM, serta masyarakat sekitar. Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa komunitas berbasis hobi tetap memiliki ruang besar untuk berkontribusi dalam pembangunan sosial, lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di Kota Tangerang. (B7

  • 19 Kali Berturut-turut! Pemkot Tangerang Kembali Raih WTP, Sachrudin Tegaskan Uang Rakyat Harus Tepat Sasaran

    Berita7 | Kota Tangerang — Pemerintah Kota Tangerang kembali mencatat sejarah membanggakan dalam pengelolaan keuangan daerah. Untuk ke-19 kalinya secara berturut-turut, Pemkot Tangerang sukses meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Banten atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.

    Penghargaan prestisius tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Tangerang, Sachrudin, didampingi Sekretaris Daerah Kota Tangerang, Herman Suwarman, bersama Ketua DPRD Kota Tangerang di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Banten, Serang, Selasa (26/5/2026).

    Raihan ini menjadi bukti nyata konsistensi Pemkot Tangerang dalam menjaga tata kelola pemerintahan yang transparan, profesional, modern dan akuntabel di tengah tuntutan pelayanan publik yang terus meningkat.

    “Alhamdulillah, raihan WTP ke-19 kali berturut-turut ini merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah. Ini bukan sekadar penghargaan, tetapi bentuk tanggung jawab kami kepada masyarakat,” ujar Sachrudin.

    Menurutnya, capaian tersebut membuktikan bahwa setiap anggaran daerah dikelola secara tepat sasaran dan benar-benar diarahkan untuk kepentingan masyarakat Kota Tangerang.

    “Bagi kami, WTP bukan hanya penghargaan administratif. Lebih dari itu, ini adalah bentuk komitmen agar uang rakyat digunakan secara maksimal demi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

    Sachrudin juga menekankan, prestasi tersebut tidak boleh membuat seluruh jajaran pemerintah daerah cepat berpuas diri. Sebaliknya, raihan WTP harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat sistem birokrasi yang efektif dan efisien.

    Seluruh rekomendasi dan catatan dari BPK RI, lanjutnya, akan segera ditindaklanjuti sebagai bagian dari penyempurnaan tata kelola pemerintahan agar pelayanan kepada masyarakat semakin berkualitas dan terpercaya.

    Dengan raihan 19 kali Opini WTP secara berturut-turut, Pemkot Tangerang kini semakin memperkuat reputasinya sebagai salah satu pemerintah daerah paling konsisten di Indonesia dalam menerapkan pengelolaan keuangan yang bersih, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

    Prestasi ini juga menjadi sinyal kuat bahwa Kota Tangerang terus bergerak menuju tata kelola pemerintahan modern yang berorientasi pada pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. (B7

  • Ribuan Jemaah Padati Masjid Al-A’zhom Tangerang, Pemkot Salurkan Hewan Kurban ke 13 Kecamatan

    Berita7 | Kota Tangerang — Ribuan jemaah memadati kawasan Masjid Raya Al-A’zhom, Kota Tangerang, saat pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026). Suasana religius dan penuh kebersamaan terlihat sejak pagi hari, termasuk dengan hadirnya Wali Kota Tangerang, Sachrudin.

    Usai pelaksanaan salat Iduladha, Pemerintah Kota Tangerang langsung melanjutkan kegiatan penyaluran hewan kurban ke 13 kecamatan yang ada di wilayah Kota Tangerang. Penyaluran dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga.

    Sebanyak puluhan hewan kurban yang berasal dari kepala OPD, camat hingga staf di lingkungan Pemkot Tangerang mulai didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat nilai solidaritas dan kepedulian sosial di tengah momentum Iduladha.

    “Momentum Iduladha bukan hanya ibadah, tetapi juga bentuk nyata kepedulian sosial kepada masyarakat,” ujar Sachrudin.

    Ia menjelaskan, pelaksanaan kurban tahun ini dipusatkan di dua lokasi utama, yakni Masjid Raya Al-A’zhom dan Masjid Agung Al-Ittihad sebelum akhirnya disebar ke seluruh kecamatan.

    Sementara itu, Ketua DKM Masjid Raya Al-A’zhom, Sofyan Rosada, mengatakan pihaknya menerima 13 ekor sapi dan 6 ekor kambing untuk dibagikan kepada masyarakat sekitar.

    Menurutnya, sekitar 2.500 penerima manfaat ditargetkan menerima daging kurban tahun ini. Proses distribusi dilakukan secara bertahap agar pembagian berjalan tertib dan tidak menimbulkan antrean panjang.

    “Dengan sistem bertahap, pembagian daging kurban bisa lebih efektif dan selesai sebelum malam hari,” katanya.

    Pembagian dilakukan dengan prioritas bergelombang, dimulai dari kelompok ibu-ibu kemudian dilanjutkan kepada bapak-bapak. Daging kurban sendiri diberikan kepada masyarakat umum tanpa syarat khusus.

    Momentum Iduladha tahun ini diharapkan mampu memperkuat nilai keimanan, ketakwaan, sekaligus menumbuhkan budaya saling berbagi di tengah masyarakat Kota Tangerang. (B7

  • Pengajian Bulanan di Kota Tangerang Jadi Sorotan, Wali Kota Tegaskan 3 Program Prioritas Ini

    Berita7 | Kota Tangerang — Pemerintah Kota (Pemerintah Kota Tangerang) kembali menggelar pengajian bulanan bagi jajaran pegawai di lingkungan Pemkot Tangerang yang kali ini dilaksanakan di kediaman Wakil Wali Kota Tangerang, Kamis malam (21/05/2026).

    Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Tangerang H. Sachrudin bersama Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono, sekaligus menjadi wadah penguatan spiritual aparatur serta penguatan komitmen percepatan program strategis daerah.

    Langkah ini berdampak pada penguatan mental dan kedisiplinan aparatur, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat Kota Tangerang.

    Selain menjadi agenda rutin keagamaan, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk menegaskan sejumlah program prioritas pemerintah daerah, mulai dari penanganan banjir, persoalan sampah, hingga peningkatan infrastruktur wilayah.

    “Pengajian ini bertujuan untuk terus meningkatkan keimanan di lingkungan pegawai maupun masyarakat. Selain memiliki kompetensi yang baik, pelayanan publik juga harus didukung dengan keimanan yang kuat,” ujar H. Sachrudin.

    Ia menambahkan, pemerintah daerah saat ini terus bergerak cepat dalam penanganan banjir, termasuk melalui normalisasi Situ Bulakan di Kecamatan Periuk serta penguatan kolaborasi lintas pemerintah daerah.

    “Untuk persoalan persampahan, solusi harus dilakukan secara berkesinambungan melalui proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL),” lanjutnya.

    Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono menegaskan pentingnya masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak benar.

    “Jangan sampai ikut menyebarkan informasi yang tidak jelas sumbernya sehingga memicu keresahan,” tegasnya.

    Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan mendukung pembangunan Kota Tangerang secara berkelanjutan.

    Pengajian bulanan tersebut berlangsung khidmat dengan rangkaian pembacaan ayat suci Al-Qur’an, zikir bersama, serta tausiah agama yang diikuti oleh jajaran kepala perangkat daerah, camat, lurah, tokoh agama, hingga masyarakat sekitar. (B7

  • Kota Tangerang Perkuat Siskamling, Sachrudin Minta Warga Tak Percaya Isu Pocong

    Berita7 | Tangerang — Wali Kota Sachrudin mengimbau masyarakat Kota Tangerang agar tidak mudah percaya maupun terprovokasi isu kemunculan pocong jadi-jadian yang belakangan disebut meresahkan warga di sejumlah wilayah, Kamis (21/5/2026).

    Pemerintah Kota Tangerang menilai isu tersebut merupakan ulah oknum tidak bertanggung jawab yang sengaja memanfaatkan ketakutan masyarakat demi kepentingan tertentu. Imbauan ini berdampak langsung pada upaya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan masyarakat.

    “Tidak ada yang namanya pocong. Kalau ada, saya yang hadapi. Di Kota Tangerang sudah ada Kampung Terang, dan pocong itu takut sama lampu,” ujar Sachrudin sambil berseloroh.

    Ia menambahkan bahwa masyarakat harus tetap berpikir rasional dan tidak mudah terpancing isu yang belum jelas kebenarannya, terutama yang berpotensi menimbulkan keresahan di lingkungan warga.

    Selain itu, Sachrudin juga mengajak masyarakat untuk kembali mengaktifkan ronda malam dan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) sebagai langkah memperkuat keamanan wilayah secara bersama-sama.

    Menurutnya, keamanan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, tetapi juga membutuhkan kepedulian serta partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

    Sejumlah warga mengaku lebih tenang setelah adanya penjelasan langsung dari Pemerintah Kota Tangerang terkait isu yang sempat ramai diperbincangkan tersebut.

    Sachrudin juga meminta masyarakat segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan warga melalui layanan hotline 112, aplikasi LAKSA, maupun kanal resmi Pemerintah Kota Tangerang.

    Pemerintah Kota Tangerang berharap masyarakat tetap menjaga kerukunan, memperkuat kepedulian lingkungan, dan tidak mudah terpengaruh isu menyesatkan yang dapat memicu kepanikan warga. (B7

  • Hardiknas 2026 di Kota Tangerang, Tak Ada Lagi Sekolah Kasta Favorit

    Hardiknas 2026 di Kota Tangerang, Tak Ada Lagi Sekolah Kasta Favorit

    Berita7 | KOTA TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dengan menggelar upacara dan penguatan komitmen pendidikan melalui semangat Kolaborasi Semesta di SMP Negeri 1 Kota Tangerang, Sabtu (02/05/2026).

    Peringatan Hardiknas tahun ini mengusung tema “Mewujudkan Kolaborasi Semesta dalam Rangka Meningkatkan Mutu Pendidikan yang Merata”.

    Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Pemerintah Kota Tangerang, para guru, kepala sekolah, siswa, hingga insan pendidikan dari berbagai wilayah di Kota Tangerang.

    Dalam sambutannya, Wali Kota Tangerang H. Sachrudin menegaskan bahwa pendidikan tidak dapat berjalan maksimal apabila hanya dibebankan kepada pemerintah maupun sekolah semata.

    Menurutnya, keberhasilan pendidikan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, terutama orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

    “Pemerintah tidak bisa sendirian. Kita harus membangun komunikasi untuk mendorong kesadaran orang tua agar tidak hanya menitipkan anaknya di sekolah, tetapi juga memberikan kepedulian tinggi terhadap potensi dan perkembangan mereka,” ujar Sachrudin.

    Ia mengatakan, peringatan Hardiknas menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas serta merata.

    Suasana upacara berlangsung khidmat dan penuh semangat. Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang digelar di lingkungan SMP Negeri 1 Kota Tangerang tersebut.

    Sachrudin juga kembali menegaskan keberhasilan program unggulan Pemerintah Kota Tangerang, yakni 3G atau Gampang Sekolah.

    Program tersebut, kata dia, menjadi langkah konkret pemerintah dalam memastikan seluruh anak di Kota Tangerang mendapatkan akses pendidikan tanpa terkendala faktor ekonomi maupun keterbatasan akses.

    “Saat ini tidak ada lagi perbedaan kasta antara sekolah favorit dan non-favorit, karena seluruh sekolah di Kota Tangerang, baik negeri maupun swasta, sudah memiliki standar kualitas yang merata. Faktor ekonomi tidak boleh lagi menjadi penghalang bagi anak-anak untuk mendapatkan akses pendidikan yang layak,” tegasnya.

    Program Gampang Sekolah sendiri menjadi salah satu upaya Pemkot Tangerang untuk menghadirkan pemerataan layanan pendidikan mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi.

    Melalui program tersebut, masyarakat diharapkan dapat merasakan kemudahan akses pendidikan dengan fasilitas yang semakin memadai dan terjangkau.

    Selain fokus pada pemerataan akses pendidikan, Pemkot Tangerang juga terus mendorong penguatan karakter siswa di tengah perkembangan teknologi dan media sosial yang semakin pesat.

    Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar, mengatakan tantangan pendidikan modern saat ini tidak hanya berkaitan dengan akademik, tetapi juga pembentukan karakter generasi muda.

    Menurutnya, lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas pungutan liar menjadi bagian penting dalam menciptakan kualitas pendidikan yang baik.

    “Program sekolah gratis adalah komitmen intervensi pemerintah. Jika ditemukan pungutan liar di sekolah yang sudah berkomitmen gratis, kami akan menindak tegas. Kami ingin pendidikan menjadi kebutuhan dasar yang terfasilitasi dengan baik untuk mencetak generasi unggul Kota Tangerang,” ujar Wahyudi.

    Ia memastikan Pemerintah Kota Tangerang akan terus melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program sekolah gratis di seluruh satuan pendidikan.

    Tidak hanya itu, Pemkot Tangerang juga berupaya menghadirkan sistem pendidikan yang inklusif dan mampu menjawab tantangan zaman melalui kolaborasi berbagai pihak.

    Peringatan Hardiknas 2026 di Kota Tangerang diharapkan menjadi momentum memperkuat semangat gotong royong dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas, merata, dan dapat diakses seluruh masyarakat tanpa terkecuali. (B7)

  • Hardiknas 2026 di Kota Tangerang, Sachrudin Tegaskan Pendidikan Harus Bisa Diakses Semua Anak

    Hardiknas 2026 di Kota Tangerang, Sachrudin Tegaskan Pendidikan Harus Bisa Diakses Semua Anak

    Berita7 | KOTA TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 melalui upacara khidmat yang digelar di SMP Negeri 1 Tangerang, Sabtu (02/05/2026).

    Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, sebagai pembina apel dan diikuti para guru, kepala sekolah, pelajar, serta perwakilan insan pendidikan se-Kota Tangerang.

    Peringatan Hardiknas tahun ini mengusung tema “Mewujudkan Kolaborasi Semesta dalam Rangka Meningkatkan Mutu Pendidikan yang Merata”.

    Momentum tersebut sekaligus menjadi penguatan komitmen seluruh elemen masyarakat dalam mendukung kemajuan pendidikan di Kota Tangerang.

    Dalam amanatnya, Wali Kota Tangerang H. Sachrudin menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

    “Pendidikan merupakan usaha bersama dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul, kuat, dan tangguh, guna mewujudkan Indonesia yang maju, makmur, dan bermartabat,” ujar Sachrudin.

    Ia menjelaskan, pembangunan pendidikan tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah maupun sekolah semata, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat.

    Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, sekolah, keluarga, dan lingkungan menjadi faktor penting dalam menciptakan pendidikan berkualitas dan merata.

    “Upaya ini tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dan partisipasi semua pihak. Mari kita jaga semangat gotong royong untuk menghadirkan pendidikan yang semakin berkualitas, sehingga setiap anak di Kota Tangerang dapat memperoleh haknya untuk belajar dan meraih cita-citanya,” lanjutnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Sachrudin juga memaparkan sejumlah program unggulan Pemkot Tangerang dalam mendukung akses pendidikan, salah satunya melalui program Gampang Sekolah.

    Program tersebut dihadirkan sebagai solusi untuk memastikan tidak ada anak di Kota Tangerang yang putus sekolah akibat kendala biaya maupun keterbatasan akses pendidikan.

    Pemkot Tangerang, lanjutnya, terus berupaya memberikan kemudahan akses pendidikan mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi.

    “Melalui Gampang Sekolah, kami memastikan pendidikan dapat diakses tanpa kendala finansial maupun akses. SD dan SMP sudah gratis, bahkan hingga SMA melalui kebijakan pemerintah provinsi. Selain itu, kami juga memberikan bantuan bagi mahasiswa kurang mampu agar dapat melanjutkan pendidikan,” jelasnya.

    Suasana upacara berlangsung tertib dan penuh semangat. Para peserta upacara tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hardiknas tersebut.

    Sejumlah guru dan tenaga pendidik juga menyambut positif komitmen Pemkot Tangerang dalam memperkuat pemerataan pendidikan.

    Selain itu, momentum Hardiknas dinilai menjadi pengingat penting bahwa pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah, melainkan seluruh elemen masyarakat.

    Wali Kota Tangerang juga menyoroti pentingnya peran orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang dan proses belajar anak di lingkungan keluarga.

    Menurutnya, kualitas pendidikan akan semakin baik apabila didukung sinergi yang kuat antara sekolah dan keluarga.

    “Sekolah di Kota Tangerang pada dasarnya memiliki kualitas yang baik. Namun, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh sekolah, melainkan juga oleh kepedulian kita bersama—orang tua, guru, dan masyarakat. Mari kita bangun kolaborasi untuk mendampingi anak-anak agar tumbuh dan berkembang secara optimal,” tutupnya.

    Peringatan Hardiknas 2026 di Kota Tangerang diharapkan menjadi momentum memperkuat semangat gotong royong dalam menciptakan pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan dapat diakses seluruh masyarakat tanpa terkecuali. (B7)

  • 391 Jemaah Haji Kota Tangerang Resmi Dilepas, Sachrudin Pastikan Ibadah Makin Khusyuk

    391 Jemaah Haji Kota Tangerang Resmi Dilepas, Sachrudin Pastikan Ibadah Makin Khusyuk

    Berita7 | Kota Tangerang — Wali Kota Tangerang H. Sachrudin resmi melepas 391 jemaah haji Kloter 09-JKB Kota Tangerang di Taman Elektrik, Kawasan Puspem Kota Tangerang, Jumat (01/05/2026). Pelepasan berlangsung penuh haru dan khidmat, mengiringi keberangkatan para tamu Allah menuju Tanah Suci.

    Sebanyak 391 jemaah yang terdiri dari 385 jemaah dan 6 petugas kini mulai menjalani perjalanan ibadah haji, setelah sebelumnya proses keberangkatan dilakukan secara bertahap. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Tangerang dalam memberikan pelayanan dan kenyamanan terbaik bagi calon jemaah haji.

    “Alhamdulillah, hari ini kita kembali melepas jemaah haji Kota Tangerang. Ini menjadi keberangkatan kedua, setelah sebelumnya bersama Pak Gubernur,” ujar Sachrudin.

    Ia menegaskan, ibadah haji bukan sekadar perjalanan spiritual, tetapi juga membutuhkan kesiapan fisik dan mental yang kuat agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar.

    “Ibadah haji adalah ibadah fisik. Jaga kesehatan, fokus beribadah, dan manfaatkan setiap momen di Tanah Suci dengan sebaik-baiknya,” pesannya.

    Sachrudin juga menyoroti kemudahan baru yang kini dirasakan para jemaah dengan hadirnya Asrama Haji Provinsi Banten di Kota Tangerang. Menurutnya, fasilitas tersebut membuat proses keberangkatan menjadi lebih praktis dan efisien dibanding sebelumnya.

    “Sekarang tidak perlu lagi bolak-balik ke Pondok Gede. Lebih dekat, lebih praktis, lebih efisien. Ini kemudahan nyata yang kita harapkan berdampak pada kekhusyukan ibadah para jemaah,” tegasnya.

    Selain mempercepat proses keberangkatan, keberadaan Asrama Haji Banten juga dinilai memberikan kenyamanan tambahan bagi keluarga jemaah yang mengantar keberangkatan.

    Sejumlah keluarga jemaah mengaku bersyukur dengan sistem keberangkatan yang kini lebih dekat dan tertata. Mereka menilai proses pemberangkatan menjadi lebih mudah dijangkau dan tidak melelahkan bagi calon jemaah lanjut usia.

    Pemerintah Kota Tangerang berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan aman, sehat, dan kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur. (B7)