Tag: Sachrudin

  • Tangerang Gelar Doa Bersama 7 Hari Wafatnya Tokoh Pramuka Kak Herman, Sachrudin Sampaikan Pesan Haru

    Berita7 | Tangerang — Wali Kota Tangerang sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kota Tangerang, H. Sachrudin, menghadiri kegiatan tahlil dan doa bersama untuk mengenang tujuh hari wafatnya almarhum Kak Herman, tokoh senior Pramuka yang dikenal berdedikasi tinggi dalam pembinaan generasi muda.

    Kegiatan yang digelar di halaman Gedung Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Tangerang pada Sabtu malam (13/6/2026) itu berlangsung khidmat dan dihadiri keluarga, sahabat, anggota Pramuka, serta masyarakat.

    [baca_juga]

    Sachrudin dalam sambutannya mengajak seluruh peserta untuk mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta diampuni segala dosa dan kesalahannya.

    “Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah beliau, mengampuni dosa-dosanya, serta memberi ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan,” ujar Sachrudin.

    Ia menegaskan bahwa almarhum merupakan sosok teladan yang konsisten dalam membangun karakter generasi muda melalui Gerakan Pramuka.

    Menurutnya, nilai pengabdian dan kepedulian yang ditinggalkan almarhum menjadi warisan moral yang harus terus dilanjutkan.

    Sejumlah anggota Pramuka dan masyarakat yang hadir juga tampak larut dalam doa bersama sebagai bentuk penghormatan terakhir.

    Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum memperkuat nilai kebersamaan, pengabdian, dan semangat melayani dalam Gerakan Pramuka Kota Tangerang. (B7

  • Gerakan 1 Juta Pohon Menggema di Tangerang, Misi Besar Selamatkan Lingkungan dari Ancaman Banjir dan Krisis Iklim

    Berita7 | Tangerang,. – Gelombang kepedulian lingkungan terus tumbuh di Tangerang Raya. Di tengah ancaman perubahan iklim, cuaca ekstrem, dan risiko banjir yang semakin meningkat, Gerakan Banten Teduh Tangerang Sejuk menargetkan penanaman satu juta pohon sebagai langkah nyata menyelamatkan lingkungan untuk generasi mendatang.

    Gerakan yang diinisiasi Banksasuci Foundation bersama Koalisi Aktivis Lingkungan Hidup Tangerang (Kalung) tersebut menjadi salah satu aksi penghijauan terbesar yang pernah dilakukan secara kolaboratif di wilayah Tangerang Raya.

    Penanaman pohon dilakukan di berbagai titik strategis mulai dari bantaran Daerah Aliran Sungai (DAS) Cisadane, kawasan situ dan danau, hingga ruang terbuka hijau yang dinilai memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

    [baca_juga]

    Hingga pertengahan 2026, sebanyak 212 ribu pohon telah berhasil ditanam. Angka tersebut menjadi langkah awal menuju target besar satu juta pohon yang diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi lingkungan.

    Inisiator Gerakan Banten Teduh Tangerang Sejuk, Ade Yunus, mengatakan pohon memiliki peran penting dalam menyerap karbon dioksida, menghasilkan oksigen, meningkatkan daya resap air, mencegah erosi, serta membantu mengurangi risiko banjir yang kerap menghantui sejumlah wilayah di Tangerang.

    Menurutnya, penanaman pohon merupakan salah satu cara paling sederhana namun efektif untuk mengurangi jejak karbon dan menghadapi tantangan perubahan iklim yang kini menjadi perhatian dunia.

    Gerakan ini juga mendapat dukungan luas dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah Provinsi Banten yang telah menyalurkan 5.000 bibit pohon untuk ditanam di sepanjang bantaran Sungai Cisadane, anak sungai, hingga saluran irigasi.

    Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa pelestarian lingkungan merupakan bagian penting dari upaya mitigasi bencana dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

    Sementara itu, Wali Kota Tangerang Sachrudin memberikan apresiasi kepada para pegiat lingkungan yang dinilainya telah menunjukkan bahwa anak muda tidak hanya mampu menyuarakan kritik, tetapi juga menghadirkan solusi melalui aksi nyata.

    Dukungan serupa datang dari Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid yang berharap gerakan tersebut mampu mendorong peningkatan Ruang Terbuka Hijau hingga mencapai 20 sampai 25 persen di wilayah Kabupaten Tangerang.

    Lebih dari sekadar menanam pohon, gerakan ini menjadi simbol kesadaran kolektif bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat.

    Di tengah meningkatnya suhu global dan berbagai ancaman lingkungan yang semakin nyata, satu juta pohon bukan sekadar angka. Ia menjadi harapan baru bagi masa depan Tangerang yang lebih hijau, lebih sejuk, dan lebih aman bagi generasi mendatang. (B7

  • 22.865 Pekerja Rentan di Kota Tangerang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Dibayar Pemkot

    Berita7 | KOTA TANGERANG — Pemerintah Kota Tangerang memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat dengan membayarkan iuran BPJS Ketenagakerjaan untuk 22.865 pekerja rentan. Program ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam memberikan rasa aman kepada para pekerja sekaligus melindungi keluarga mereka dari berbagai risiko kerja maupun risiko kematian.

    Melalui pembiayaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), para pekerja rentan memperoleh perlindungan dalam Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Kebijakan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tengah tantangan ekonomi yang masih dihadapi.

    Sebagai simbol komitmen tersebut, Wali Kota Tangerang H. Sachrudin bersama Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono menyerahkan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada para penerima manfaat dalam kegiatan sosialisasi yang berlangsung di Kecamatan Karawaci dan Kecamatan Neglasari, Rabu (10/6/2026).

    Wali Kota Tangerang H. Sachrudin menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Tangerang telah mengalokasikan anggaran sebesar **Rp384.132.000 setiap bulan** untuk membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi 22.865 pekerja rentan.

    “Ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat. Kami ingin para pekerja dapat menjalankan aktivitas dengan lebih tenang karena memiliki jaminan perlindungan ketika menghadapi risiko yang tidak diharapkan,” ujarnya.

    Menurut Sachrudin, manfaat program ini tidak hanya berupa kartu kepesertaan, tetapi juga menjadi bentuk kehadiran pemerintah dalam menjaga ketahanan ekonomi keluarga ketika terjadi kecelakaan kerja maupun musibah yang menimpa pekerja.

    Ia berharap para penerima manfaat dapat bekerja lebih fokus, produktif, dan memiliki rasa aman sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

    Dalam kesempatan tersebut, Sachrudin juga menyerahkan secara langsung kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada dua warga Kelurahan Cimone, Kecamatan Karawaci, sebagai simbol dimulainya pemberian perlindungan kepada para pekerja rentan.

    Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memastikan pekerja rentan mendapatkan perlindungan sosial yang layak, terutama di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan.

    Menurutnya, masyarakat tidak perlu khawatir karena proses pendaftaran hingga pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan telah ditanggung oleh Pemerintah Kota Tangerang melalui APBD.

    “BPJS Ketenagakerjaan bukan sekadar administrasi, tetapi investasi perlindungan bagi masa depan keluarga. Karena itu kami mengajak masyarakat untuk semakin sadar akan pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan,” katanya.

    Pemerintah Kota Tangerang berharap program ini mampu memperluas perlindungan sosial, meningkatkan rasa aman bagi para pekerja, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (B7)

  • 548 Sekolah Adiwiyata Jadi Kekuatan Kota Tangerang, Sachrudin Luncurkan Lomba Peduli Lingkungan

    KOTA TANGERANG,. – Pemerintah Kota Tangerang terus memperkuat budaya peduli lingkungan dengan menjadikan sekolah sebagai pusat pembentukan karakter generasi muda. Langkah tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Calon Sekolah Adiwiyata Kota (CSAK) sekaligus peluncuran Lomba Perilaku Ramah Lingkungan Hidup (PRLH) bagi Sekolah Adiwiyata Mandiri se-Kota Tangerang yang dibuka langsung oleh Wali Kota Tangerang H. Sachrudin, Selasa (9/6/2026).

    Saat ini, Kota Tangerang telah memiliki 548 Sekolah Adiwiyata mulai dari tingkat kota, nasional hingga Adiwiyata Mandiri. Jumlah tersebut menjadi modal besar dalam membangun budaya menjaga lingkungan sejak usia sekolah.

    [baca_juga]

    Menurut Sachrudin, pendidikan lingkungan bukan sekadar menciptakan sekolah yang bersih dan hijau, tetapi juga membentuk karakter siswa agar memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan hingga dewasa.

    “Jika kebiasaan menjaga kebersihan, mengurangi sampah, serta menghemat air dan energi ditanamkan sejak dini, maka anak-anak akan tumbuh menjadi generasi yang lebih peduli terhadap lingkungan,” katanya.

    Ia menegaskan, keberhasilan membangun budaya ramah lingkungan tidak bisa hanya mengandalkan sekolah. Dukungan keluarga dan masyarakat juga menjadi faktor penting agar kebiasaan baik tersebut terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

    Sebagai bentuk implementasi nyata, Pemerintah Kota Tangerang meluncurkan Lomba Perilaku Ramah Lingkungan Hidup (PRLH) antar Sekolah Adiwiyata Mandiri yang akan berlangsung pada 22–25 Juni 2026. Kompetisi ini diharapkan mampu mendorong sekolah menghadirkan inovasi dan aksi nyata dalam menjaga lingkungan.

    Penilaian lomba akan difokuskan pada lima aspek utama, yakni kebersihan dan sanitasi sekolah, pengelolaan sampah, pelestarian keanekaragaman hayati, penghematan penggunaan air, serta efisiensi energi.

    Menurut Sachrudin, program Adiwiyata menjadi wadah pembentukan budaya lingkungan, sedangkan PRLH merupakan implementasi konkret yang dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga sekolah.

    “Jika Adiwiyata adalah wadahnya, maka PRLH adalah implementasi nyatanya. Dari langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten, kita berharap lahir budaya peduli lingkungan yang semakin kuat di Kota Tangerang,” ujarnya.

    Melalui program ini, Pemkot Tangerang berharap sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar akademik, tetapi juga menjadi agen perubahan yang mampu menanamkan budaya hidup bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi masyarakat luas. (B7

  • Sekolah Negeri Penuh, Wali Kota Tangerang Pastikan Sekolah Swasta Gratis Jadi Solusi untuk Ribuan Siswa

    Berita7 | TANGERANG – Keterbatasan daya tampung sekolah negeri kembali menjadi perhatian Pemerintah Kota Tangerang menjelang pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026. Menyikapi kondisi tersebut, Pemkot Tangerang memastikan program sekolah swasta gratis terus diperkuat sebagai solusi agar seluruh anak tetap memperoleh akses pendidikan yang layak.

    Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir apabila anaknya belum berhasil lolos seleksi masuk sekolah negeri. Pemerintah telah menyiapkan ratusan sekolah swasta yang tergabung dalam program sekolah swasta gratis dengan kualitas pendidikan yang terus ditingkatkan.

    [baca_juga]

    Menurut Sachrudin, keterbatasan jumlah sekolah negeri menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama. Saat ini Kota Tangerang memiliki 471 Sekolah Dasar Negeri dan 34 Sekolah Menengah Pertama Negeri yang harus melayani kebutuhan pendidikan masyarakat yang terus meningkat setiap tahun.

    “Kami terus mendorong kualitas pendidikan di sekolah swasta agar semakin baik dan mampu memberikan layanan pendidikan yang setara,” ujar Sachrudin, Senin (8/6/2026).

    Ia menegaskan program sekolah swasta gratis bukan sekadar alternatif, melainkan bagian dari strategi pemerintah untuk memastikan tidak ada anak yang kehilangan kesempatan mendapatkan pendidikan berkualitas hanya karena keterbatasan kursi di sekolah negeri.

    Pemkot Tangerang juga terus melakukan penguatan mutu pendidikan melalui berbagai program peningkatan kualitas guru, sarana pembelajaran, hingga pengawasan terhadap proses belajar mengajar di sekolah swasta yang telah bekerja sama dengan pemerintah daerah.

    Sachrudin juga mengajak masyarakat mengubah pola pikir bahwa kesuksesan hanya bisa diraih melalui sekolah negeri atau sekolah yang dianggap favorit. Menurutnya, banyak tokoh sukses yang lahir dari sekolah biasa namun mampu meraih prestasi karena dukungan keluarga dan lingkungan yang baik.

    “Kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh status sekolah. Peran orang tua dan lingkungan juga sangat menentukan keberhasilan anak dalam meraih masa depan,” katanya.

    Selain memastikan akses pendidikan, Pemkot Tangerang juga menaruh perhatian besar terhadap pelaksanaan SPMB 2026 agar berjalan bersih dan transparan. Pemerintah telah membentuk tim pengawasan khusus yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk mengawal proses seleksi.

    Sachrudin menegaskan tidak boleh ada praktik kecurangan dalam penerimaan siswa baru, termasuk pungutan liar maupun praktik titip-menitip yang merugikan masyarakat.

    “Kami ingin SPMB berjalan objektif, transparan, dan sesuai aturan. Tidak boleh ada pungli maupun praktik yang mencederai keadilan dalam penerimaan siswa baru,” tegasnya.

    Tak hanya itu, menjelang pembagian rapor akhir tahun ajaran, Sachrudin juga mengajak para ayah untuk hadir langsung mengambil rapor anak di sekolah. Menurutnya, keterlibatan ayah dalam pendidikan memiliki pengaruh besar terhadap motivasi, kepercayaan diri, dan perkembangan psikologis anak.

    Ia berharap seluruh rangkaian SPMB 2026 dapat berjalan lancar sehingga setiap anak di Kota Tangerang memperoleh kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan berkualitas tanpa terkendala persoalan daya tampung sekolah negeri. (B7

  • 568 Atlet Kota Tangerang Resmi Dilepas ke POPDA Banten 2026, Target Ukir Prestasi dan Harumkan Nama Daerah

    Berita7 | Kota Tangerang – Pemerintah Kota Tangerang resmi memberangkatkan 568 anggota kontingen untuk mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Provinsi Banten Tahun 2026. Pelepasan dilakukan langsung oleh Wali Kota Tangerang H. Sachrudin didampingi Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono di Plaza Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Sabtu (6/6/2026).

    Ratusan atlet pelajar tersebut akan membawa nama Kota Tangerang pada ajang olahraga tingkat Provinsi Banten yang berlangsung di Kota Cilegon pada 8 hingga 17 Juni 2026.

    Dalam kesempatan itu, Sachrudin menegaskan bahwa seluruh atlet yang terpilih merupakan putra-putri terbaik hasil pembinaan dan seleksi yang telah dipersiapkan secara matang. Ia meminta seluruh peserta bertanding dengan penuh semangat, disiplin, dan menjunjung tinggi sportivitas.

    “Berikan kemampuan terbaik selama bertanding. Tunjukkan bahwa atlet Kota Tangerang memiliki mental juara, mampu menghadapi tantangan, menghormati lawan, serta menjunjung tinggi sportivitas dalam setiap pertandingan,” kata Sachrudin.

    Menurutnya, ajang POPDA bukan sekadar kompetisi untuk meraih medali. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana pembentukan karakter generasi muda yang disiplin, tangguh, berintegritas, dan memiliki semangat pantang menyerah.

    [baca_juga]

    Sachrudin juga mengingatkan para atlet agar selalu menjaga kondisi kesehatan, kekompakan tim, serta mengikuti arahan pelatih dan ofisial selama mengikuti seluruh rangkaian pertandingan.

    “Jaga kesehatan, kekompakan, disiplin, dan nama baik Kota Tangerang di mana pun berada. Jadilah duta olahraga yang membanggakan daerah,” pesannya.

    Selain memberikan motivasi kepada atlet, Sachrudin turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berperan dalam pembinaan olahraga pelajar. Mulai dari DPRD Kota Tangerang, BAPOPSI, KONI, pengurus cabang olahraga, pelatih, sekolah, hingga orang tua atlet yang terus memberikan dukungan.

    Berdasarkan data Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang, total kontingen yang diberangkatkan mencapai 568 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 411 atlet, 55 pelatih, 50 asisten pelatih, 26 ofisial, serta 26 manajer.

    Kontingen Kota Tangerang akan berlaga pada 26 cabang olahraga dengan total 310 nomor pertandingan yang diperebutkan selama pelaksanaan POPDA XII Provinsi Banten.

    Pemerintah Kota Tangerang berharap seluruh atlet mampu menunjukkan prestasi terbaik sekaligus menjadi contoh generasi muda yang menjunjung tinggi nilai sportivitas, kerja keras, dan semangat juang demi mengharumkan nama daerah di tingkat Provinsi Banten. (B7

  • 271 Warga Tangerang Diterima Kerja di Jepang, Pemkot Sebut SDM Lokal Makin Dilirik Dunia

    Berita7 | TANGERANG – Kabar menggembirakan datang bagi pencari kerja di Kota Tangerang. Sebanyak 271 warga berhasil mendapatkan kesempatan berkarier di Jepang melalui program penempatan tenaga kerja luar negeri yang didorong Pemerintah Kota Tangerang.

    Capaian tersebut menjadi salah satu bukti meningkatnya daya saing sumber daya manusia (SDM) Kota Tangerang di pasar kerja internasional. Tidak hanya mampu bersaing, tenaga kerja asal Kota Tangerang juga dinilai semakin dipercaya oleh berbagai perusahaan dan industri di Jepang.

    Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan, keberhasilan ratusan warga menembus pasar kerja Jepang menunjukkan kualitas tenaga kerja daerah yang terus mengalami peningkatan.

    “Melalui berbagai program penempatan tenaga kerja ke luar negeri, hingga saat ini tercatat sebanyak 271 warga Kota Tangerang telah memperoleh kesempatan berkarier di Jepang. Ini menjadi bukti bahwa kualitas SDM Kota Tangerang semakin dipercaya dan mampu bersaing di tingkat internasional,” ujar Sachrudin.

    Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri penandatanganan kerja sama penempatan tenaga kerja ke Jepang antara PT Liana Segrus Indonesia dengan delapan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Tangerang Raya di Kantor LPK Wahana Danau Indah, Karawaci.

    Menurut Sachrudin, kerja sama antara dunia pendidikan, lembaga pelatihan kerja dan sektor industri menjadi langkah penting dalam mencetak tenaga kerja yang siap menghadapi kebutuhan pasar global.

    Ia menilai lulusan sekolah kejuruan memiliki peluang besar untuk mengembangkan karier hingga ke luar negeri apabila dibekali keterampilan, disiplin, dan kemampuan bahasa asing yang memadai.

    Pemkot Tangerang juga terus memperluas akses kesempatan kerja melalui Program Gampang Kerja yang selama ini menjadi salah satu program unggulan dalam mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kualitas tenaga kerja.

    “Melalui kolaborasi ini, kami berharap semakin banyak lulusan SMK yang mampu mengakses peluang kerja internasional sekaligus memperkuat posisi Kota Tangerang sebagai daerah penghasil tenaga kerja terampil yang kompetitif di tingkat global,” katanya.

    Selain membuka peluang kerja, program tersebut juga diharapkan mampu memberikan pengalaman internasional bagi generasi muda sehingga dapat meningkatkan kualitas SDM Indonesia di masa depan.

    [baca_juga]

    Dalam kesempatan itu, Sachrudin berpesan kepada para siswa dan peserta pelatihan agar terus meningkatkan kemampuan diri, khususnya dalam penguasaan bahasa asing dan etos kerja profesional.

    Ia menegaskan bahwa persaingan kerja saat ini tidak hanya terjadi di tingkat lokal maupun nasional, tetapi juga sudah memasuki pasar global yang membutuhkan tenaga kerja berkualitas.

    “Saya ingin para siswa dan calon peserta program ini mempersiapkan diri sebaik-baiknya. Tunjukkan bahwa generasi muda Kota Tangerang memiliki kualitas, etos kerja dan kemampuan yang mampu membanggakan daerah maupun Indonesia di kancah internasional,” ujarnya.

    Sementara itu, Presiden Direktur PT Liana Segrus Indonesia, Kazuya Yamanouchi atau yang akrab disapa Poki San, mengingatkan pentingnya kemampuan bahasa Jepang sebagai modal utama untuk meraih peluang kerja yang lebih besar.

    Menurutnya, penguasaan bahasa akan sangat memengaruhi peluang karier maupun tingkat penghasilan yang diperoleh tenaga kerja di Jepang.

    Ia juga mengingatkan para peserta untuk mempersiapkan diri menghadapi proses wawancara kerja dengan menunjukkan sikap positif dan kepercayaan diri.

    “Semakin tinggi kemampuan bahasa Jepang, semakin besar pula peluang karier dan penghasilan yang diperoleh. Jangan lupa memberikan kesan terbaik saat wawancara kerja. Senyum yang tulus sering kali menjadi awal dari sebuah kesempatan besar,” katanya.

    Kerja sama yang terjalin antara dunia pendidikan dan industri ini diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang kerja internasional bagi generasi muda Tangerang dalam beberapa tahun mendatang. (B7

  • 391 Jemaah Haji Kloter Pertama Tiba di Tangerang, Sachrudin: Jadilah Inspirasi Kebaikan di Tengah Masyarakat

    Berita7 | Kota Tangerang,. — Suasana haru dan penuh syukur mewarnai kedatangan kloter pertama jemaah haji Provinsi Banten di Asrama Haji Grand El-Hajj, Cipondoh, Kota Tangerang. Sebanyak 391 jemaah haji tiba kembali di tanah air setelah menuntaskan rangkaian ibadah di Tanah Suci.

    Kedatangan para tamu Allah SWT tersebut disambut langsung oleh Wali Kota Tangerang, Sachrudin, yang menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus doa agar seluruh jemaah meraih predikat haji dan hajah mabrur.

    “Selamat datang kembali di tanah air. Semoga seluruh jemaah menjadi haji dan hajah yang mabrur serta mampu membawa nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Sachrudin saat menyambut kepulangan jemaah di Asrama Haji Grand El-Hajj, Selasa (2/6/2026).

    Menurutnya, keberhasilan menunaikan ibadah haji tidak hanya diukur dari pelaksanaan ibadah di Tanah Suci, tetapi juga dari perubahan sikap dan perilaku setelah kembali ke lingkungan masyarakat.

    Ia berharap para jemaah dapat menjadi teladan dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan, menjaga kerukunan, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

    “Haji yang mabrur adalah haji yang membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Kami berharap para jemaah dapat menjadi contoh dalam menjaga kebersamaan dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” katanya.

    Selain menyambut kepulangan jemaah, Sachrudin juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Mulai dari petugas haji, tenaga kesehatan, aparat keamanan hingga panitia penyelenggara yang dinilai telah memberikan pelayanan maksimal sejak keberangkatan hingga kepulangan.

    [baca_juga]

    Menurutnya, kolaborasi seluruh unsur tersebut menjadi faktor penting dalam menciptakan rasa aman, nyaman dan lancar bagi para jemaah selama menjalankan ibadah haji.

    Pada kesempatan itu, Sachrudin juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tangerang untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan haji, termasuk pengembangan fasilitas di Asrama Haji Grand El-Hajj yang kini mulai difungsikan sebagai pusat keberangkatan dan kepulangan jemaah haji Provinsi Banten.

    “Kami akan terus melakukan berbagai peningkatan fasilitas dan pelayanan agar penyelenggaraan ibadah haji ke depan semakin baik dan memberikan kenyamanan yang lebih maksimal bagi para jemaah,” ungkapnya.

    Dari total 391 jemaah yang tergabung dalam kloter pertama, sebagian besar tiba dalam kondisi sehat. Namun terdapat dua jemaah yang harus mendapatkan perawatan medis di RSUD Kota Tangerang akibat kelelahan usai perjalanan panjang dari Tanah Suci. Selain itu, satu jemaah dilaporkan meninggal dunia saat menjalankan ibadah haji di Arab Saudi.

    Kehadiran Asrama Haji Grand El-Hajj sebagai pusat layanan haji Provinsi Banten diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memberikan kemudahan bagi para calon jemaah maupun jemaah yang kembali ke tanah air pada musim haji berikutnya. (B7

  • Youth Combat Championship I Gegerkan Kota Tangerang, 80 Atlet Boxing Adu Skill di Hadapan Wali Kota

    Berita7 | Kota Tangerang kembali menunjukkan komitmennya sebagai kota ramah olahraga atau sport city melalui penyelenggaraan Youth Combat Championship Volume I, ajang bergengsi yang mempertemukan puluhan atlet boxing muda dari berbagai daerah.

    Kompetisi yang digelar di kawasan Kopi Bajawa Flores, Kota Tangerang, Minggu (31/5/2026), berlangsung meriah dan mendapat perhatian besar dari komunitas olahraga serta masyarakat. Bahkan, pertandingan tersebut disiarkan secara langsung melalui platform digital TV nasional.

    [baca_juga]

    Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wali Kota Tangerang, Sachrudin. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya menyediakan ruang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat dan prestasi melalui olahraga.

    “Kami ingin ekosistem olahraga boxing ini terus tumbuh, tidak hanya di arena olahraga konvensional, tetapi juga hadir di ruang-ruang kreatif yang dekat dengan keseharian anak muda,” ujar Sachrudin.

    Menurutnya, Youth Combat Championship menjadi wadah strategis untuk menyalurkan energi positif generasi muda sekaligus mencetak atlet-atlet potensial yang mampu berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.

    Sachrudin juga menekankan bahwa olahraga tinju tidak hanya berbicara soal kemenangan di atas ring, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, serta sikap menghormati sesama.

    “Esensi petarung bukan hanya soal menang atau kalah, melainkan bagaimana kita mampu menjaga kedisiplinan, menghormati lawan, dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas,” tegasnya.

    Sebanyak lebih dari 80 atlet boxing dari dalam maupun luar Kota Tangerang ambil bagian dalam turnamen tersebut. Kehadiran peserta dari berbagai daerah membuat kompetisi berlangsung kompetitif dan menarik perhatian para pecinta olahraga tarung.

    Selain menjadi ajang pembinaan atlet muda, penyelenggaraan Youth Combat Championship Volume I juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan memperkuat sektor sport tourism di Kota Tangerang.

    Pemerintah Kota Tangerang optimistis kegiatan olahraga berskala besar seperti ini dapat menjadi magnet baru yang tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga meningkatkan kunjungan masyarakat dan menggerakkan pelaku usaha lokal.

    Dengan antusiasme peserta dan dukungan masyarakat yang tinggi, Youth Combat Championship Volume I menjadi bukti bahwa olahraga boxing mulai mendapat tempat di kalangan generasi muda dan berpotensi berkembang menjadi salah satu cabang olahraga unggulan di Kota Tangerang. (B7)

  • Peringati Hari Lahir Pancasila, Sachrudin Ajak Warga Kota Tangerang Perkuat Persatuan dan Cetak Generasi Berkarakter

    Berita7 | Kota Tangerang — Pemerintah Kota Tangerang menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Ahmad Yani, Senin (1/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP), aparatur pemerintah, hingga berbagai elemen masyarakat.

    Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat nilai persatuan, kesatuan, dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.

    “Alhamdulillah, kami bisa hadir dan berkumpul untuk memperingati Hari Lahir Pancasila bersama-sama. Momentum ini menjadi pengingat bahwa nilai-nilai Pancasila merupakan fondasi penting dalam menjaga persatuan, kesatuan, dan keharmonisan masyarakat,” ujar Sachrudin yang hadir bersama Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono, serta Ketua DPRD Kota Tangerang, Rusdi Alam.

    Menurutnya, nilai-nilai luhur Pancasila harus terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari lingkungan keluarga, pendidikan, hingga kehidupan sosial kemasyarakatan. Hal tersebut sejalan dengan tema peringatan tahun ini, yakni *“Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.”*

    Sachrudin juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersamaan dan memperkuat semangat kebangsaan sebagai modal utama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di masa depan.

    Sementara itu, Kepala Kesbangpol Kota Tangerang, Teguh Supriyanto, menilai momentum Hari Lahir Pancasila juga menjadi pengingat pentingnya menanamkan nilai kebangsaan kepada generasi muda.

    “Keberhasilan pembinaan Paskibraka di Kota Tangerang merupakan bukti bahwa nilai-nilai Pancasila tidak hanya diperingati secara seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui pembentukan karakter generasi muda. Kami berharap para anggota Paskibraka dapat menjadi duta Pancasila yang mampu menginspirasi lingkungan sekitarnya,” ujar Teguh.

    [baca_juga]

    Ia menjelaskan, pembinaan Paskibraka yang dilakukan Kesbangpol selama ini menjadi salah satu sarana efektif dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin, berintegritas, memiliki jiwa kepemimpinan, serta semangat nasionalisme yang kuat.

    Selain berlangsung khidmat, upacara Hari Lahir Pancasila juga semakin semarak dengan penampilan Drum Corps Dharma Pramudya Wicaksana dari Politeknik Imigrasi dan Politeknik Ilmu Pemasyarakatan yang mendapat apresiasi dari peserta upacara.

    Pemkot Tangerang berharap peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila di kehidupan sehari-hari.. (B7)