Tag: Maryono

  • 22.865 Pekerja Rentan di Kota Tangerang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Dibayar Pemkot

    Berita7 | KOTA TANGERANG — Pemerintah Kota Tangerang memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat dengan membayarkan iuran BPJS Ketenagakerjaan untuk 22.865 pekerja rentan. Program ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam memberikan rasa aman kepada para pekerja sekaligus melindungi keluarga mereka dari berbagai risiko kerja maupun risiko kematian.

    Melalui pembiayaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), para pekerja rentan memperoleh perlindungan dalam Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Kebijakan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tengah tantangan ekonomi yang masih dihadapi.

    Sebagai simbol komitmen tersebut, Wali Kota Tangerang H. Sachrudin bersama Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono menyerahkan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada para penerima manfaat dalam kegiatan sosialisasi yang berlangsung di Kecamatan Karawaci dan Kecamatan Neglasari, Rabu (10/6/2026).

    Wali Kota Tangerang H. Sachrudin menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Tangerang telah mengalokasikan anggaran sebesar **Rp384.132.000 setiap bulan** untuk membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi 22.865 pekerja rentan.

    “Ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat. Kami ingin para pekerja dapat menjalankan aktivitas dengan lebih tenang karena memiliki jaminan perlindungan ketika menghadapi risiko yang tidak diharapkan,” ujarnya.

    Menurut Sachrudin, manfaat program ini tidak hanya berupa kartu kepesertaan, tetapi juga menjadi bentuk kehadiran pemerintah dalam menjaga ketahanan ekonomi keluarga ketika terjadi kecelakaan kerja maupun musibah yang menimpa pekerja.

    Ia berharap para penerima manfaat dapat bekerja lebih fokus, produktif, dan memiliki rasa aman sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

    Dalam kesempatan tersebut, Sachrudin juga menyerahkan secara langsung kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada dua warga Kelurahan Cimone, Kecamatan Karawaci, sebagai simbol dimulainya pemberian perlindungan kepada para pekerja rentan.

    Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memastikan pekerja rentan mendapatkan perlindungan sosial yang layak, terutama di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan.

    Menurutnya, masyarakat tidak perlu khawatir karena proses pendaftaran hingga pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan telah ditanggung oleh Pemerintah Kota Tangerang melalui APBD.

    “BPJS Ketenagakerjaan bukan sekadar administrasi, tetapi investasi perlindungan bagi masa depan keluarga. Karena itu kami mengajak masyarakat untuk semakin sadar akan pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan,” katanya.

    Pemerintah Kota Tangerang berharap program ini mampu memperluas perlindungan sosial, meningkatkan rasa aman bagi para pekerja, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (B7)

  • Jaga Masa Depan Cisadane, Pemkot Tangerang Perkuat Kolaborasi Lingkungan Lewat Lebaran Cisadane 2026

    Berita7 | KOTA TANGERANG — Semangat menjaga lingkungan dan memperkuat kolaborasi lintas daerah menjadi pesan utama dalam pembukaan Lebaran Cisadane dan Cisadane Awards 2026 yang berlangsung di kawasan Pintu Air 10 Sungai Cisadane, Kota Tangerang, Jumat (5/6/2026).

    Kegiatan yang dihadiri unsur pemerintah daerah se-Tangerang Raya, komunitas lingkungan, pelaku usaha, hingga masyarakat umum tersebut menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kelestarian Sungai Cisadane sebagai sumber kehidupan masyarakat.

    Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono, menegaskan bahwa persoalan sampah dan pencemaran sungai tidak dapat diselesaikan dengan saling menyalahkan antarwilayah. Menurutnya, dibutuhkan kerja sama nyata dari seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga kebersihan dan keberlanjutan ekosistem sungai.

    “Yang dibutuhkan bukan saling menyalahkan, tetapi kerja sama dan solusi bersama agar Sungai Cisadane tetap bersih dan terjaga,” ujar Maryono.

    Ia menjelaskan, pengelolaan sampah dan limbah harus dilakukan secara terintegrasi mulai dari hulu hingga hilir. Pemerintah daerah, komunitas lingkungan, dunia usaha, dan masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga kualitas lingkungan hidup di sepanjang aliran Sungai Cisadane.

    [baca_juga]

    Maryono juga mengapresiasi konsistensi Bangsa Suci Foundation bersama para pegiat lingkungan yang selama ini aktif melakukan edukasi, kampanye, dan aksi nyata pelestarian sungai.

    Menurutnya, Sungai Cisadane bukan hanya sekadar aliran air, tetapi merupakan aset strategis yang menopang kehidupan sosial, ekonomi, dan lingkungan masyarakat Tangerang Raya.

    “Sungai Cisadane adalah aset bersama. Menjaganya berarti menjaga masa depan kita bersama,” tegasnya.

    Selain penguatan kolaborasi, kegiatan Lebaran Cisadane dan Cisadane Awards 2026 juga menjadi sarana membangun kesadaran publik tentang pentingnya pengelolaan limbah secara bertanggung jawab agar tidak merusak ekosistem sungai.

    Pemerintah Kota Tangerang berharap melalui kegiatan tersebut kepedulian masyarakat terhadap lingkungan terus meningkat sehingga Sungai Cisadane tetap menjadi sumber kehidupan yang bersih, sehat, dan bermanfaat bagi generasi saat ini maupun masa mendatang.

    Pesan pelestarian lingkungan pun kembali digaungkan kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan sungai sebagai warisan berharga bagi generasi berikutnya.

    “Jaga Sungai Cisadane. Karena air adalah sumber kehidupan.”(B7

  • 12,7 Ton Sampah Diangkat dari Sungai Cisadane, Aksi Lebaran Cisadane 2026 Jadi Sorotan Hari Lingkungan Hidup Sedunia

    Berita7 | Kota Tangerang – Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Kota Tangerang diwujudkan melalui aksi nyata. Sebanyak 12,7 ton sampah berhasil diangkut dari aliran Sungai Cisadane dalam kegiatan Lestarikan Bersama Sumber Kehidupan (Lebaran Cisadane) 2026 yang digelar Komunitas Bank Sampah Sungai Cisadane (Banksasuci) bersama Pemerintah Kota Tangerang dan berbagai pemangku kepentingan, Jumat (5/6/2026).

    Kegiatan yang berlangsung di sepanjang bantaran Sungai Cisadane, mulai dari Kampung Bekelir hingga Hutan Kota Tangerang, menjadi bukti kolaborasi berbagai elemen masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan dan sumber kehidupan masyarakat.

    [baca_juga]

    Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam aksi bersih sungai tersebut. Menurutnya, Sungai Cisadane memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat sehingga harus dijaga bersama secara berkelanjutan.

    “Sungai Cisadane merupakan sumber kehidupan yang manfaatnya dirasakan oleh masyarakat luas. Menjaga kebersihan sungai bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat,” ujar Maryono.

    Data hasil kegiatan menunjukkan masih tingginya volume sampah yang mencemari aliran sungai. Sampah yang berhasil diangkat didominasi oleh limbah domestik seperti plastik sekali pakai, kantong kresek, styrofoam hingga berbagai jenis sampah rumah tangga lainnya.

    Founder Komunitas Bank Sampah Sungai Cisadane (Banksasuci), Ade Yunus, mengatakan persoalan sampah tidak dapat diselesaikan hanya dengan kegiatan pembersihan sungai. Diperlukan kesadaran dan perubahan perilaku masyarakat agar tidak lagi membuang sampah sembarangan.

    “Kami ingin mengajak seluruh pihak untuk tidak menjadikan Sungai Cisadane sebagai tempat pembuangan sampah. Pelestarian sungai harus dilakukan bersama melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah, komunitas, akademisi, dunia usaha, media dan masyarakat,” katanya.

    Selain aksi bersih sungai, rangkaian Lebaran Cisadane 2026 juga diisi dengan pemberian Cisadane Award 2026 kepada sejumlah pihak yang dinilai berkontribusi aktif dalam upaya menjaga dan melestarikan Sungai Cisadane.

    Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi agar gerakan pelestarian lingkungan terus berkembang dan melibatkan lebih banyak pihak di wilayah Tangerang Raya.

    Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini menjadi pengingat bahwa persoalan sampah masih menjadi tantangan besar. Namun melalui kolaborasi dan kepedulian bersama, kelestarian Sungai Cisadane sebagai sumber kehidupan masyarakat dapat terus terjaga untuk generasi mendatang. (B7

  • Maryono Tegaskan Pelayanan Prima Harus Jadi Budaya ASN Kota Tangerang

    Berita7 | TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui penguatan kapasitas aparatur sipil negara (ASN). Komitmen tersebut kembali ditegaskan Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono saat menutup Pelatihan Teknis Substantif Pelayanan Publik yang digelar BKPSDM Kota Tangerang, Kamis (4/6/2026).

    Menurut Maryono, pelayanan publik merupakan wajah pemerintah yang paling dekat dengan masyarakat. Karena itu, kualitas layanan yang diberikan aparatur menjadi salah satu indikator penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

    [baca_juga]

    Ia menilai masyarakat saat ini tidak hanya membutuhkan layanan yang cepat dan tepat, tetapi juga menginginkan pelayanan yang ramah, responsif, serta mampu memberikan solusi atas berbagai kebutuhan yang dihadapi.

    “Pelayanan yang berkualitas menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan masyarakat. Aparatur harus hadir dengan sikap profesional, responsif, dan mampu memberikan solusi terbaik,” ujar Maryono.

    Ia menjelaskan, pelatihan yang diselenggarakan BKPSDM merupakan bagian dari langkah strategis Pemkot Tangerang dalam memperkuat reformasi birokrasi. Upaya tersebut dilakukan melalui perubahan pola pikir dan budaya kerja ASN agar semakin berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

    Selain itu, perkembangan teknologi dan transformasi digital juga menjadi tantangan yang harus dihadapi aparatur. ASN dituntut mampu beradaptasi dengan berbagai inovasi pelayanan berbasis digital sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan yang lebih mudah, cepat, dan transparan.

    Maryono menegaskan, berakhirnya pelatihan bukan berarti proses pembelajaran selesai. Sebaliknya, seluruh peserta diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

    Ia juga mengajak seluruh aparatur untuk menjadikan momentum pelatihan sebagai pemacu peningkatan kinerja sekaligus memperkuat komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

    Dalam kesempatan tersebut, Maryono turut menyampaikan apresiasi kepada BKPSDM, para narasumber, fasilitator, dan seluruh peserta yang telah mengikuti pelatihan dengan penuh semangat dan dedikasi.

    Pemkot Tangerang berharap peningkatan kompetensi aparatur dapat terus berjalan secara berkelanjutan guna mewujudkan birokrasi yang modern, adaptif, dan semakin berorientasi pada pelayanan publik.

    “Warga mungkin tidak selalu mengingat program yang dibuat pemerintah, tetapi mereka akan selalu mengingat bagaimana pelayanan yang mereka terima. Karena itu, pelayanan prima harus menjadi budaya yang terus dijaga oleh seluruh aparatur,” tutupnya. (B7

  • Pengajian Bulanan di Kota Tangerang Jadi Sorotan, Wali Kota Tegaskan 3 Program Prioritas Ini

    Berita7 | Kota Tangerang — Pemerintah Kota (Pemerintah Kota Tangerang) kembali menggelar pengajian bulanan bagi jajaran pegawai di lingkungan Pemkot Tangerang yang kali ini dilaksanakan di kediaman Wakil Wali Kota Tangerang, Kamis malam (21/05/2026).

    Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Tangerang H. Sachrudin bersama Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono, sekaligus menjadi wadah penguatan spiritual aparatur serta penguatan komitmen percepatan program strategis daerah.

    Langkah ini berdampak pada penguatan mental dan kedisiplinan aparatur, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat Kota Tangerang.

    Selain menjadi agenda rutin keagamaan, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk menegaskan sejumlah program prioritas pemerintah daerah, mulai dari penanganan banjir, persoalan sampah, hingga peningkatan infrastruktur wilayah.

    “Pengajian ini bertujuan untuk terus meningkatkan keimanan di lingkungan pegawai maupun masyarakat. Selain memiliki kompetensi yang baik, pelayanan publik juga harus didukung dengan keimanan yang kuat,” ujar H. Sachrudin.

    Ia menambahkan, pemerintah daerah saat ini terus bergerak cepat dalam penanganan banjir, termasuk melalui normalisasi Situ Bulakan di Kecamatan Periuk serta penguatan kolaborasi lintas pemerintah daerah.

    “Untuk persoalan persampahan, solusi harus dilakukan secara berkesinambungan melalui proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL),” lanjutnya.

    Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono menegaskan pentingnya masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak benar.

    “Jangan sampai ikut menyebarkan informasi yang tidak jelas sumbernya sehingga memicu keresahan,” tegasnya.

    Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan mendukung pembangunan Kota Tangerang secara berkelanjutan.

    Pengajian bulanan tersebut berlangsung khidmat dengan rangkaian pembacaan ayat suci Al-Qur’an, zikir bersama, serta tausiah agama yang diikuti oleh jajaran kepala perangkat daerah, camat, lurah, tokoh agama, hingga masyarakat sekitar. (B7

  • Maryono Sorot Jalan Rusak dan SPMB, Pemkot Tangerang Bergerak Cepat

    Maryono Sorot Jalan Rusak dan SPMB, Pemkot Tangerang Bergerak Cepat

    Berita7 | Kota Tangerang,.- Maryono menegaskan percepatan pelayanan publik dan pembangunan di Tangerang saat memimpin apel pegawai di Kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang, Senin (11/05/2026). Fokus utama yang disorot mulai dari proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB), kesehatan hewan kurban menjelang Iduladha, hingga percepatan perbaikan jalan rusak yang menjadi perhatian warga.

    Dalam arahannya, Maryono meminta seluruh perangkat daerah bergerak cepat memastikan proses SPMB jenjang SD dan SMP berjalan ketat dan minim kesalahan. Saat ini, tahapan pra-pendaftaran dan pengajuan PIN telah berjalan, sehingga verifikasi data domisili dan administrasi kependudukan diprioritaskan agar tidak memicu persoalan di tengah masyarakat.

    Selain sektor pendidikan, Pemkot Tangerang juga mulai mempercepat pengawasan kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Pemerintah meminta Dinas Ketahanan Pangan bersama pihak terkait melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap hewan yang diperjualbelikan agar memenuhi standar kesehatan dan layak dikonsumsi masyarakat.

    “Data administrasi harus benar-benar dikroscek dan dimonitor secara ketat untuk meminimalisir potensi kesalahan dalam proses SPMB,” tegas Maryono.

    Ia juga menyoroti banyaknya laporan masyarakat terkait jalan rusak dan berlubang di sejumlah titik di Kota Tangerang. Momentum musim kemarau dinilai menjadi waktu tepat untuk mempercepat perbaikan infrastruktur agar aktivitas warga dan distribusi ekonomi tidak terganggu.

    “Banyak laporan masyarakat yang masuk, sehingga ini harus segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

    Langkah percepatan tersebut dinilai berdampak langsung terhadap pelayanan publik. Perbaikan jalan dapat mengurangi risiko kecelakaan dan memperlancar mobilitas warga, sementara pengawasan hewan kurban memberi rasa aman bagi masyarakat menjelang Iduladha. Di sektor pendidikan, validasi data SPMB juga menjadi perhatian serius agar proses penerimaan murid berjalan adil dan transparan.

    Maryono turut mendorong seluruh organisasi perangkat daerah memperkuat inovasi pelayanan publik yang lebih cepat, adaptif, dan sesuai kebutuhan masyarakat modern. Pemkot Tangerang menargetkan pelayanan yang responsif agar berbagai persoalan warga dapat ditangani lebih efektif. (B7)