Tag: Kota Tangerang Selatan

  • Seragam Gratis di Tangsel Disambut Positif, Dewan Pendidikan Minta SPMB Bersih Tanpa Praktik Titip Siswa

    Berita7 | Kota Tangerang Selatan — Program pembagian seragam sekolah gratis bagi siswa sekolah negeri yang diluncurkan Pemerintah Kota Tangerang Selatan mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Kebijakan pemberian seragam batik dan olahraga tersebut dinilai dapat membantu mengurangi beban ekonomi orang tua menjelang tahun ajaran baru.

    Di sisi lain, Dewan Pendidikan Kota Tangerang Selatan mengingatkan agar pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) berlangsung secara transparan, objektif, dan bebas dari praktik yang dapat mencederai rasa keadilan masyarakat.

    [baca_juga]

    Ketua Dewan Pendidikan Kota Tangerang Selatan, Maman Syaifurahman, menyatakan bahwa program seragam gratis merupakan langkah positif, namun harus diiringi dengan penyelenggaraan SPMB yang bersih dan berintegritas.

    “Kami berharap SPMB tahun ini berjalan bersih. Tidak boleh ada lagi praktik titip-menitip maupun transaksi yang dapat mengganggu objektivitas proses penerimaan peserta didik,” ujarnya.

    Menurutnya, pemerataan perhatian terhadap dunia pendidikan juga perlu menyentuh seluruh peserta didik di Kota Tangerang Selatan, termasuk yang bersekolah di lembaga swasta maupun madrasah. Ia menilai sekolah swasta dan madrasah turut berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan di daerah tersebut.

    Selain menyoroti pelaksanaan SPMB, Dewan Pendidikan juga mendorong Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan untuk mempercepat pembenahan internal, khususnya terkait pemerataan tenaga pendidik dan penataan manajemen sekolah.

    Maman mengatakan masih diperlukan langkah strategis dalam redistribusi guru agar kebutuhan tenaga pengajar di sekolah negeri dapat terpenuhi secara optimal. Ia juga menilai persoalan aset pada sejumlah sekolah dasar negeri masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu mendapat perhatian pemerintah daerah.

    Sementara itu, Ketua Perkumpulan Kepala Sekolah Swasta Tangerang Selatan, Eko Pranoto P, turut memberikan pandangannya mengenai kebijakan seragam gratis tersebut. Menurutnya, program tersebut memiliki tujuan yang baik, namun berpotensi meningkatkan minat masyarakat untuk memilih sekolah negeri sehingga persaingan dalam SPMB semakin tinggi.

    Ia berpendapat bahwa pemberian seragam juga dapat diprioritaskan bagi peserta didik dari kelompok afirmasi yang membutuhkan bantuan, serta berharap siswa di sekolah swasta dapat memperoleh perhatian yang sama.

    Eko juga menyoroti kebijakan penambahan kapasitas rombongan belajar hingga 42 siswa per kelas serta pembukaan SMP negeri baru yang, menurutnya, menjadi tantangan tersendiri bagi sekolah swasta yang sedang menghadapi penurunan jumlah peserta didik.

    Selain itu, ia menyampaikan bahwa bantuan operasional bagi sekolah swasta dinilai sangat membantu keberlangsungan pendidikan. Namun demikian, menurutnya masih terdapat kendala dalam proses pencairan bantuan maupun insentif bagi sebagian tenaga pendidik dan operator sekolah.

     

    Dewan Pendidikan dan Perkumpulan Kepala Sekolah Swasta berharap berbagai masukan tersebut dapat menjadi bahan evaluasi bagi Pemerintah Kota Tangerang Selatan dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan agar sistem pendidikan berjalan semakin adil, merata, dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh peserta didik di Kota Tangerang Selatan. (DT)

  • PRA SPMB 2026 Dibuka, Hampir 10 Ribu Kursi SMP Negeri Tangsel Disiapkan untuk Siswa Baru

    Berita7 | Tangerang Selatan – Kabar penting bagi para orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang Selatan. Pemerintah Kota Tangerang Selatan resmi membuka tahapan Pra Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 dengan menyiapkan kuota besar mencapai 9.976 kursi untuk jenjang SMP Negeri.

    Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Tangsel dalam memperluas akses pendidikan sekaligus menjawab tingginya minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan ke sekolah negeri setiap tahunnya.

    Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, menegaskan seluruh proses SPMB harus berjalan transparan, objektif dan memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada masyarakat.

    “Insyaallah tahapan SPMB pada Juni ini sudah mulai dibuka. Orang tua siswa tinggal mengikuti proses dan melengkapi berkas yang dibutuhkan. Kami ingin proses berjalan transparan dan kuota yang tersedia mampu menampung hampir 10 ribu siswa di SMP Negeri,” ujar Pilar.

    Data Pemerintah Kota Tangerang Selatan mencatat setiap tahun terdapat sekitar 25 ribu lulusan sekolah dasar yang melanjutkan pendidikan ke tingkat SMP. Dari jumlah tersebut, sekitar 12 ribu hingga 15 ribu siswa memilih melanjutkan pendidikan ke sekolah negeri.

    Untuk mengantisipasi tingginya jumlah pendaftar, Pemkot Tangsel terus melakukan berbagai langkah strategis, termasuk pembangunan sekolah baru dan penguatan kerja sama dengan sekolah swasta.

    Tak hanya itu, pemerintah juga menyiapkan sekitar 5.000 beasiswa bagi siswa yang tidak diterima di SMP Negeri agar tetap dapat melanjutkan pendidikan secara gratis di sekolah swasta yang bekerja sama dengan pemerintah daerah.

    “Kami terus membangun SMP Negeri baru setiap tahun. Di sisi lain, kami juga menggandeng hampir 100 SMP swasta untuk memastikan seluruh anak mendapatkan akses pendidikan yang layak,” kata Pilar.

    Program perluasan akses pendidikan tersebut juga telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Tangerang Selatan yang menargetkan pembangunan sejumlah sekolah baru dalam beberapa tahun ke depan.

    Untuk pelaksanaan SPMB 2026, pendaftaran dilakukan secara daring dan dapat diikuti oleh lulusan SD sederajat, lulusan Paket A, hingga lulusan tahun sebelumnya yang memenuhi persyaratan usia dan administrasi.

    SPMB SMP Negeri Tangsel tahun ini membuka empat jalur penerimaan, yakni Jalur Domisili sebesar 40 persen, Jalur Afirmasi 30 persen, Jalur Prestasi 25 persen dan Jalur Mutasi 5 persen.

    [baca_juga]

    Tahapan pendaftaran dimulai melalui Jalur Domisili pada 22 hingga 24 Juni 2026. Selanjutnya Jalur Prestasi dan Mutasi berlangsung pada 29 Juni hingga 1 Juli 2026, sedangkan Jalur Afirmasi dan Disabilitas dibuka pada 6 hingga 8 Juli 2026.

    Seluruh siswa yang dinyatakan lolos seleksi dijadwalkan mulai mengikuti kegiatan belajar mengajar pada 13 Juli 2026.

    Dengan hampir 10 ribu kuota SMP Negeri dan tambahan 5 ribu beasiswa sekolah swasta, Pemerintah Kota Tangerang Selatan optimistis seluruh lulusan sekolah dasar dapat memperoleh akses pendidikan yang berkualitas.

    “Kami berharap seluruh proses berjalan lancar tanpa kendala sehingga seluruh siswa memiliki kesempatan mendapatkan pendidikan terbaik, baik melalui SMP Negeri maupun sekolah swasta yang didukung program beasiswa,” tutup Pilar. (B7

  • Tinjau SDN Babakan 01, Pilar Soroti Kebersihan Sekolah dan Fasilitas Belajar Siswa

    Berita7 | TANGERANG SELATAN – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan melakukan peninjauan langsung ke SD Negeri Babakan 01, Kecamatan Setu, Kamis (4/6/2026). Dalam kunjungannya, Pilar mengecek kondisi bangunan sekolah sekaligus memastikan proses belajar mengajar berjalan dengan aman dan nyaman bagi siswa.

    Peninjauan dilakukan hingga ke lantai tiga gedung sekolah yang sebelumnya telah direvitalisasi oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Sejumlah fasilitas turut diperiksa, mulai dari ruang kelas, toilet, ruang guru, perpustakaan hingga area penunjang lainnya.

    Kunjungan tersebut menjadi bagian dari evaluasi terhadap fasilitas pendidikan yang telah dibangun menggunakan anggaran pemerintah. Pilar menegaskan, bangunan sekolah yang sudah direvitalisasi harus dijaga dan dirawat agar dapat dimanfaatkan secara optimal dalam jangka panjang.

    Menurutnya, kebersihan lingkungan sekolah menjadi salah satu faktor penting yang berpengaruh terhadap kenyamanan dan kesehatan peserta didik maupun tenaga pendidik.

    “Ada beberapa hal yang saya review dan evaluasi terkait kondisi bangunan sekolah. Tetap dijaga dan dirawat dengan sebaik-baiknya, terutama masalah kebersihan. Kesehatan anak-anak kita dan para pengajar harus terus dijaga,” ujar Pilar.

    Saat melakukan pengecekan, Pilar menemukan beberapa bagian bangunan yang memerlukan perhatian lebih lanjut. Beberapa fasilitas seperti toilet dan plafon di area luar bangunan dinilai perlu segera diperbaiki guna menjaga keamanan pengguna sekolah.

    [baca_juga]

    Meski demikian, ia menjelaskan bahwa kerusakan yang ditemukan masih tergolong ringan dan tidak berada di dalam ruang kelas. Namun perbaikan tetap harus dilakukan sesegera mungkin agar tidak menimbulkan risiko bagi siswa maupun guru.

    “Karena masa retensinya sudah selesai, berarti dinas harus segera memperbaiki kekurangan yang ada. Perbaikannya bersifat minor, tetapi harus tetap segera ditangani untuk menjamin keamanan siswa dan tenaga pendidik,” katanya.

    Selain menyoroti kondisi fisik bangunan, Pilar juga memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan fasilitas perpustakaan sekolah. Ia meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan terus meningkatkan kualitas sarana literasi guna menumbuhkan minat baca siswa sejak usia dini.

    Menurutnya, perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan buku, tetapi juga harus menjadi ruang belajar yang nyaman dan menarik bagi peserta didik.

    Ia mendorong adanya penambahan koleksi buku anak, khususnya buku cerita dan bacaan edukatif yang dapat memperkaya wawasan siswa. Selain itu, fasilitas pendukung seperti komputer dan pendingin ruangan juga dinilai penting untuk meningkatkan kenyamanan saat belajar.

    “Perbanyak buku-buku anak seperti buku cerita. Jika anggarannya memungkinkan, bisa ditambah perangkat komputer dan pendingin ruangan agar anak-anak merasa nyaman saat membaca dan belajar di perpustakaan,” ungkapnya.

    Melalui peninjauan tersebut, Pemerintah Kota Tangerang Selatan ingin memastikan seluruh fasilitas pendidikan yang telah dibangun dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Lingkungan sekolah yang aman, bersih, nyaman, serta didukung fasilitas belajar yang memadai diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan dan prestasi siswa di Kota Tangerang Selatan. (B7

  • 25 Finalis Adu Inovasi di Tangsel, Pilar Dorong Lahirnya Teknolog Muda Berdaya Saing Global

    Berita7 | Tangerang Selatan,. — Semangat inovasi dan kreativitas anak muda mewarnai ajang Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) ke-14 tingkat Kota Tangerang Selatan. Sebanyak 25 finalis dari kalangan pelajar, mahasiswa hingga masyarakat umum bersaing menampilkan karya terbaik yang diharapkan mampu memberikan solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat.

    Penilaian final digelar di Plaza Rakyat Balai Kota Tangerang Selatan, Rabu (3/6/2026), sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam membangun budaya inovasi dan meningkatkan daya saing daerah di bidang teknologi.

    Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, menegaskan bahwa perkembangan teknologi dan transformasi digital yang berlangsung sangat cepat menuntut lahirnya inovator-inovator baru yang mampu menjawab berbagai tantangan masa depan.

    Menurutnya, teknologi tidak hanya dinilai dari kecanggihannya, tetapi juga dari manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, ramah lingkungan, memiliki nilai ekonomi, serta mampu diterapkan secara berkelanjutan.

    “Teknologi harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, kami terus mendorong lahirnya inovasi yang dapat menjadi solusi sekaligus meningkatkan daya saing daerah,” ujar Pilar.

    Kepala Bappelitbangda Kota Tangerang Selatan, Fuad, menjelaskan lomba tersebut merupakan implementasi dari kebijakan nasional terkait pengembangan teknologi tepat guna. Selain menjadi wadah kompetisi, kegiatan tersebut juga bertujuan membangun budaya inovasi sejak usia muda.

    Dari 30 proposal yang masuk, sebanyak 25 peserta berhasil lolos seleksi administrasi dan berhak melaju ke tahap penilaian akhir. Para peserta berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari pelajar SMA, mahasiswa hingga masyarakat umum.

    [baca_juga]

    Fuad mengungkapkan tingginya partisipasi pelajar dan mahasiswa menjadi sinyal positif tumbuhnya minat generasi muda terhadap dunia inovasi dan teknologi.

    “Ini menjadi kebanggaan tersendiri karena semakin banyak generasi muda yang tertarik menciptakan solusi teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

    Para pemenang nantinya akan memperoleh hadiah pembinaan dengan total puluhan juta rupiah. Juara pertama akan mendapatkan Rp10 juta, juara kedua Rp8 juta dan juara ketiga Rp6 juta untuk masing-masing kategori.

    Tak hanya itu, para juara juga akan mewakili Kota Tangerang Selatan dalam Lomba Teknologi Tepat Guna tingkat Provinsi Banten. Jika berhasil menjadi yang terbaik, mereka berkesempatan melaju hingga tingkat nasional.

    Pilar menegaskan, Pemkot Tangsel berkomitmen membangun ekosistem inovasi yang inklusif dan kolaboratif melalui berbagai program pembinaan serta penguatan sumber daya manusia di bidang Science, Technology, Engineering and Mathematics (STEM).

    Menurutnya, penguatan SDM di bidang teknologi menjadi kunci penting agar generasi muda Tangsel mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

    “Ke depan kami ingin semakin banyak anak-anak Tangerang Selatan yang menghasilkan inovasi berkelas dan mampu bersaing secara global,” pungkasnya. (B7

  • RSU Kota Tangsel Resmi Layani Operasi Kanker BPJS, Warga Kini Tak Perlu Dirujuk Jauh

    Berita7 | Pamulang — RSU Kota Tangerang Selatan resmi membuka layanan bedah onkologi untuk pasien BPJS Kesehatan mulai 25 Mei 2026. Kehadiran layanan ini menjadi langkah penting dalam mempercepat penanganan pasien kanker tanpa harus dirujuk ke rumah sakit luar daerah.

    Layanan operasi kanker tersebut kini dapat diakses langsung masyarakat Kota Tangerang Selatan melalui poli bedah onkologi yang dibuka setiap Senin dan Kamis. Sebelumnya, banyak pasien harus menjalani rujukan ke rumah sakit besar di Jakarta untuk mendapatkan tindakan operasi kanker.

    Dokter Subspesialis Bedah Onkologi RSU Kota Tangsel dr. Randi Dwiyanto, SpB.Subsp.Onk.(K) mengatakan, layanan poliklinik bedah onkologi sebenarnya sudah berjalan sejak Desember 2025. Namun layanan bagi peserta BPJS baru dapat dibuka setelah proses akreditasi dan kredensial selesai dilakukan.

    “Yang sebelumnya dirujuk ke rumah sakit lain seperti Fatmawati atau Kanker Dharmais, sekarang tindakan operasinya sudah bisa dilakukan di RSU Kota Tangsel,” ujar dr. Randi.

    Ia menjelaskan, layanan tersebut menangani berbagai kasus tumor maupun kanker, baik jinak maupun ganas. Penanganannya meliputi kanker payudara, kanker tiroid, kanker rongga mulut, kanker kulit, hingga tumor jaringan lunak pada tangan dan kaki.

    Kemudahan lain yang kini dirasakan masyarakat yakni pasien dapat memperoleh rujukan langsung dari puskesmas menuju poli bedah onkologi tanpa harus melalui dokter spesialis bedah umum terlebih dahulu. Langkah tersebut dinilai mampu mempercepat proses pemeriksaan dan tindakan medis bagi pasien.

    Dalam proses penanganan, pasien akan menjalani sejumlah tahapan pemeriksaan mulai dari pemeriksaan fisik, USG hingga biopsi guna memastikan jenis tumor yang dialami sehingga penanganan bisa dilakukan secara tepat dan cepat.

    RSU Kota Tangsel juga tengah mengembangkan fasilitas pelayanan kanker lanjutan seperti kemoterapi. Saat ini rumah sakit tersebut telah ditunjuk menjadi bagian dari program KJSU Kementerian Kesehatan yang mencakup layanan kanker, jantung, stroke dan uronefrologi.

    Melalui program tersebut, RSU Kota Tangsel akan mendapatkan tambahan fasilitas penunjang pelayanan kanker seperti alat imunohistokimia, mamografi hingga layanan kemoterapi.

    “Kami berharap layanan ini bisa mempermudah masyarakat mendapatkan akses penanganan kanker lebih cepat dan lebih dekat. Semakin cepat ditemukan dan ditangani, peluang kesembuhan juga semakin besar,” tutup dr. Randi. (B7

  • DPRD Tangsel Desak Satpol PP Segel 11 Lapangan Padel Ilegal, Pendapatan Daerah Disebut Dirugikan

    DPRD Tangsel Desak Satpol PP Segel 11 Lapangan Padel Ilegal, Pendapatan Daerah Disebut Dirugikan

    Berita7 | Kota Tangerang Selatan — DPRD Kota Tangerang Selatan mendesak Satpol PP segera menyegel 11 lapangan padel ilegal yang nekat beroperasi tanpa Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), Selasa (19/5/2026). Langkah tegas tersebut dinilai penting untuk menjaga ketertiban perizinan sekaligus mencegah dampak buruk terhadap lingkungan dan masyarakat.

    Sebanyak 18 pengusaha lapangan padel dipanggil dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Kota Tangsel. Dari jumlah tersebut, 11 di antaranya diketahui belum mengantongi izin PBG meski pembangunan hingga operasional sudah berjalan.

    Anggota Komisi I DPRD Kota Tangsel M. Rizki Jonis menegaskan, bangunan usaha tanpa izin berpotensi merugikan masyarakat dan mengurangi pendapatan daerah.

    “Saya keras karena mereka investasi di Tangsel, cari usaha di Tangsel, tapi dampaknya ke masyarakat juga besar kalau tidak ada izin,” ujar Rizki.

    Ia menambahkan, keberadaan bangunan tanpa izin dapat memicu persoalan lingkungan seperti banjir hingga mengganggu keamanan masyarakat sekitar.

    Menurutnya, seluruh pelaku usaha wajib melengkapi izin agar pembangunan berjalan sesuai aturan serta memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah.

    “Kita minta segel, nggak ada ampun. Kasatpol PP kita minta segel lapangan padel tak berizin secepatnya,” tegasnya.

    Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Tangsel Dahlan mengatakan, pihaknya telah melakukan pengawasan terhadap sejumlah bangunan padel yang belum memiliki izin resmi. Bahkan, tiga lapangan padel sebelumnya sudah dilakukan penyegelan.

    “Mungkin ketidaktahuan dan kejar target kontrak pembangunan sehingga izinnya dilalaikan. Kami tetap melakukan pengawasan perizinan,” kata Dahlan.

    Selain itu, Satpol PP juga akan terus memanggil pengusaha yang melanggar aturan untuk diberikan pembinaan sebelum dilakukan tindakan lebih lanjut.

    DPRD Kota Tangsel berharap penertiban ini dapat menciptakan kepastian hukum, menjaga ketertiban pembangunan, serta meningkatkan kepatuhan pelaku usaha terhadap aturan perizinan di Kota Tangerang Selatan. (B7

  • Benyamin Minta Kadin Tangsel Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Lintas Sektor

    Benyamin Minta Kadin Tangsel Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Lintas Sektor

    Berita7 | Kota Tangerang Selatan — Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie berharap Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Tangsel dapat menjadi jembatan aktif antara pemerintah dan pelaku usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lintas sektor di wilayah tersebut.

    Hal itu disampaikan Benyamin saat menghadiri Pelantikan dan Rapat Kerja Pengurus KADIN Kota Tangerang Selatan Masa Bakti 2025–2030 di kawasan Serpong Utara, Senin (18/5/2026).

    Menurut Benyamin, lebih dari 80 persen pertumbuhan ekonomi Kota Tangerang Selatan ditopang oleh investasi sektor swasta, baik dalam skala besar maupun kecil. Karena itu, Kadin dinilai harus lebih aktif merambah berbagai kegiatan usaha dan investasi di sektor swasta.

    “Melihat laju ekonomi Kota Tangsel yang didominasi oleh investasi sektor swasta, maka KADIN harus banyak merambah kegiatan-kegiatan swasta,” ujar Benyamin Davnie.

    Ia menegaskan keberadaan Kadin memiliki peran strategis dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dengan para pelaku usaha guna menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

    Dalam kesempatan tersebut, Benyamin juga memaparkan sejumlah capaian positif Kota Tangerang Selatan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Tangsel tercatat menjadi yang tertinggi di Provinsi Banten.

    Selain itu, tingkat kemiskinan dan pengangguran di Tangsel disebut relatif rendah dibandingkan daerah lain, sementara produk domestik regional bruto per kapita terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

    Capaian tersebut dinilai menjadi modal penting bagi Kota Tangerang Selatan untuk terus menarik investasi dan memperkuat daya saing ekonomi daerah.

    Pemkot Tangsel berharap kepengurusan baru Kadin periode 2025–2030 mampu menghadirkan program nyata yang berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, hingga pengembangan UMKM di Kota Tangerang Selatan. (B7)