Tag: Disnaker Kota Tangerang

  • Disnaker Kota Tangerang Perketat Pengawasan PPRT, 30 Perusahaan Dievaluasi Demi Perlindungan Pekerja

    Berita7 | Kota Tangerang,. — Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang terus memperkuat kualitas layanan ketenagakerjaan dengan mendorong kepatuhan perusahaan terhadap regulasi yang berlaku. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar evaluasi perizinan berusaha berbasis risiko bagi Perusahaan Penempatan Pekerja Rumah Tangga (PPRT) di Aula Kantor Disnaker Kota Tangerang.

    Kegiatan tersebut diikuti oleh 30 peserta yang berasal dari berbagai perusahaan penempatan pekerja rumah tangga. Forum ini menjadi sarana evaluasi, koordinasi, sekaligus penguatan pemahaman mengenai implementasi sistem perizinan berusaha berbasis risiko dalam penyelenggaraan layanan penempatan tenaga kerja.

    [baca_juga]

    Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang, Ujang Hendra Gunawan, menegaskan bahwa evaluasi ini merupakan langkah strategis untuk memastikan seluruh perusahaan penempatan pekerja rumah tangga menjalankan usahanya secara profesional, bertanggung jawab, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

    “Melalui evaluasi ini kami ingin memastikan seluruh pelaku usaha memahami kewajiban dan tanggung jawabnya sehingga layanan penempatan pekerja rumah tangga semakin berkualitas dan memberikan perlindungan bagi semua pihak,” ujarnya.

    Menurutnya, kepatuhan terhadap regulasi menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan yang sehat, aman, dan mampu memberikan kepastian hukum baik bagi perusahaan maupun pekerja.

    Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan pemaparan materi dari narasumber Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia mengenai kebijakan penyelenggaraan usaha penempatan pekerja rumah tangga, implementasi perizinan berbasis risiko, hingga mekanisme pembinaan dan pengawasan perusahaan.

    Selain memahami standar perizinan yang harus dipenuhi, para peserta memperoleh penjelasan mengenai kewajiban pelaku usaha serta tantangan yang dihadapi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap layanan penempatan pekerja rumah tangga yang profesional.

    Disnaker Kota Tangerang berharap seluruh perusahaan penempatan pekerja rumah tangga dapat meningkatkan kualitas pelayanan dengan tetap mematuhi seluruh aturan yang berlaku. Dengan demikian, perlindungan terhadap pekerja dan pengguna jasa dapat berjalan lebih optimal sekaligus menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang berkelanjutan di Kota Tangerang.

    Pemerintah juga menilai kolaborasi antara regulator dan pelaku usaha menjadi faktor penting dalam meningkatkan profesionalisme sektor penempatan pekerja rumah tangga, sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin aman, transparan, dan akuntabel. (B7

  • 271 Warga Sudah Bekerja di Jepang, Disnaker Kota Tangerang Kembali Siapkan Talenta Baru

    Berita7 | Kota Tangerang,. — Pemerintah Kota Tangerang terus memperkuat program unggulan Gampang Kerja dengan membuka akses penempatan tenaga kerja ke luar negeri. Upaya tersebut ditandai melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PT LPK Wahana Danau Indah dan para kepala SMK se-Kota Tangerang dan Banten untuk program penempatan kerja ke Jepang, Rabu (3/6/2026).

    Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam membangun sinergi antara pemerintah daerah, dunia pendidikan dan lembaga pelatihan kerja guna mencetak sumber daya manusia yang siap bersaing di pasar kerja internasional.

    Wali Kota Tangerang, Sachrudin, mengatakan program penempatan tenaga kerja ke Jepang telah memberikan kontribusi nyata terhadap penurunan angka pengangguran di Kota Tangerang.

    “Kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen Pemkot Tangerang dalam memperluas peluang kerja masyarakat hingga ke luar negeri. Sampai saat ini, sebanyak 271 tenaga kerja asal Kota Tangerang telah berhasil diberangkatkan dan bekerja di Jepang,” ujar Sachrudin.

    Menurutnya, peluang kerja internasional menjadi salah satu alternatif yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus membuka pengalaman kerja global bagi generasi muda Kota Tangerang.

    Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang, Ujang Hendra Gunawan, menegaskan pihaknya akan melakukan sosialisasi secara luas agar informasi program tersebut dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

    “Kami akan memperluas penyebaran informasi melalui sekolah, perguruan tinggi, hingga tingkat kewilayahan melalui berbagai kanal resmi Disnaker. Harapannya, masyarakat yang berminat bekerja ke luar negeri dapat memperoleh informasi yang benar dan melalui jalur resmi,” katanya.

    Selain memberikan akses informasi, Pemkot Tangerang juga menyediakan dukungan berupa pelatihan Bahasa Jepang gratis melalui Balai Latihan Kerja (BLK) Disnaker. Pemerintah daerah juga tengah menyiapkan regulasi terkait subsidi pelatihan melalui lembaga pelatihan kerja swasta guna memperluas kesempatan bagi calon pekerja.

    Ujang menambahkan, program ini melibatkan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) yang memiliki jaringan di negara tujuan sehingga dapat memastikan keamanan dan perlindungan para pekerja selama berada di luar negeri.

    “Setiap perkembangan dan kondisi pekerja akan dipantau secara berkala sehingga mereka mendapatkan perlindungan dan pendampingan yang optimal selama bekerja,” tegasnya.

    Di sisi lain, CEO PT Wahana Danau Indah, Lili Njoyn, mengungkapkan saat ini sebanyak 18 sekolah dengan sekitar 300 siswa sedang dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di Jepang yang terus meningkat.

    Menurutnya, peluang kerja yang tersedia sangat beragam, mulai dari sektor perhotelan, bandara, manufaktur, perawatan lansia, konstruksi hingga perawatan gedung.

    “Kami memberikan pelatihan Bahasa Jepang secara intensif kepada para siswa agar siap memenuhi kebutuhan industri di Jepang. Kesempatan kerja di sana masih sangat terbuka lebar,” ujar Lili.

    Ia menjelaskan, proses pelatihan hingga keberangkatan umumnya membutuhkan waktu tiga hingga enam bulan. Para peserta diwajibkan lulus ujian kemampuan Bahasa Jepang minimal level N4 dan memiliki sertifikat keahlian Specified Skilled Worker (SSW) sebagai salah satu syarat memperoleh visa kerja.

    Melalui program ini, Pemkot Tangerang berharap semakin banyak generasi muda yang mampu memanfaatkan peluang kerja internasional sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang kompetitif di tingkat global. (B7

  • Disnaker Kota Tangerang Buka Pelatihan Gratis Desain Grafis 2026, Kesempatan Emas Raih Skill dan Peluang Kerja

    Berita7 | KOTA TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) bersama Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Tangerang resmi membuka pendaftaran Pelatihan Berbasis Kompetensi Kejuruan Desain Grafis dan Pencetakan Digital Angkatan I Tahun 2026. Program pelatihan gratis ini dibuka mulai 1 hingga 11 Juni 2026.

    Program tersebut menjadi salah satu upaya strategis Pemkot Tangerang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menyiapkan tenaga kerja yang siap bersaing di tengah pesatnya perkembangan industri kreatif dan digital.

    Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang, Ujang Hendra Gunawan, mengatakan kebutuhan tenaga kerja di sektor kreatif terus mengalami peningkatan. Karena itu, pelatihan berbasis kompetensi menjadi solusi untuk membekali pencari kerja dengan keterampilan yang sesuai kebutuhan industri.

    Menurutnya, bidang desain grafis dan pencetakan digital saat ini memiliki prospek yang sangat menjanjikan, baik untuk bekerja di perusahaan maupun membangun usaha secara mandiri.

    “Kami melihat peluang kerja di sektor kreatif terus berkembang. Melalui pelatihan ini, kami ingin memberikan bekal keterampilan yang relevan sehingga peserta memiliki daya saing tinggi dan mampu menciptakan peluang kerja sendiri,” ujar Ujang.

    Ia menambahkan, program pelatihan tersebut diberikan secara gratis tanpa biaya apa pun. Karena itu, peserta yang lolos seleksi diharapkan memiliki komitmen tinggi untuk mengikuti seluruh rangkaian pelatihan hingga selesai.

    Dengan kuota yang terbatas, kesempatan ini dinilai menjadi peluang berharga bagi masyarakat Kota Tangerang yang ingin meningkatkan kemampuan sekaligus memperbesar peluang mendapatkan pekerjaan.

    “Pelatihan ini tidak dipungut biaya. Kami berharap peserta yang lolos benar-benar serius mengikuti seluruh proses pembelajaran sampai tuntas agar manfaatnya bisa dirasakan secara maksimal,” katanya.

    Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, proses seleksi akan berlangsung sepanjang Juni 2026. Peserta yang dinyatakan lolos pada 17 Juni 2026 akan langsung mengikuti pelatihan tatap muka di Balai Latihan Kerja Kota Tangerang, Sukarasa, hingga 31 Juli 2026.

    Selain memperoleh keterampilan teknis, peserta juga akan mendapatkan pengalaman praktik yang dapat menjadi modal penting saat memasuki dunia kerja maupun merintis usaha di bidang kreatif digital.

    Pendaftaran dapat dilakukan secara mudah melalui aplikasi Tangerang LIVE. Masyarakat juga dapat memperoleh informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi melalui kanal resmi Disnaker Kota Tangerang.

    Program ini diharapkan mampu melahirkan tenaga kerja kreatif yang kompeten, produktif, dan siap menjawab tantangan industri digital yang terus berkembang di Indonesia. (B7

  • Disnaker Kota Tangerang Resmi Buka OJT 2026, Peserta Dapat Sertifikat BNSP dan Pengalaman Industri

    Berita7 | Kota Tangerang — Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang melalui Balai Latihan Kerja (BLK) resmi membuka pendaftaran program On The Job Training (OJT) Tahun 2026 bagi masyarakat yang ingin meningkatkan keterampilan sekaligus mendapatkan pengalaman kerja langsung di dunia industri.

    Program OJT tersebut akan ditempatkan di dua perusahaan industri, yakni PT Arai Rubber Seal Indonesia dan PT High Tech Ancillaries Indonesia. Kegiatan ini berdampak langsung pada peningkatan kompetensi tenaga kerja muda, khususnya lulusan SMA/sederajat di Kota Tangerang.

    Kepala Disnaker Kota Tangerang Ujang Hendra Gunawan mengatakan, peserta program tidak hanya mendapatkan pengalaman kerja, tetapi juga berbagai manfaat tambahan seperti uang transport, sertifikat BNSP hingga peluang melanjutkan program pemagangan sesuai kebutuhan perusahaan.

    “Program ini menjadi kesempatan bagi masyarakat Kota Tangerang untuk meningkatkan keterampilan dan kesiapan kerja di dunia industri,” ujar Ujang, Jumat (29/05/2026).

    Ia menambahkan bahwa program tersebut tidak hanya fokus pada pelatihan teknis, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang terhadap peningkatan daya saing tenaga kerja lokal di tengah perkembangan industri modern.

    Selain itu, program OJT terbuka bagi laki-laki maupun perempuan ber-KTP Kota Tangerang dengan usia maksimal 27 tahun dan minimal lulusan SMA/sederajat. Peserta yang masih menggunakan Surat Keterangan Lulus (SKL) juga diperbolehkan mendaftar.

    Pendaftaran program OJT dibuka mulai 26 Mei hingga 18 Juni 2026, dilanjutkan tahap seleksi pada 19 Juni 2026. Sementara pelaksanaan OJT akan berlangsung mulai 22 Juni hingga 28 Juli 2026.

    Masyarakat dapat melakukan pendaftaran secara online melalui aplikasi Tangerang LIVE. Untuk penempatan di PT Arai Rubber Seal Indonesia, peserta dapat memilih menu “On the Job Training (OJT) PT LIRA Angkatan ke-1 atau ke-2 Tahun 2026”. Sedangkan untuk penempatan di PT High Tech Ancillaries Indonesia, peserta dapat memilih menu “On The Job Training PT LIRA Angkatan ke-3 Tahun 2026”.

    Disnaker Kota Tangerang berharap program ini dapat terus berlanjut untuk memperluas peluang kerja sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia di Kota Tangerang. (B7

  • 55 Kandidat Ikuti Rekrutmen PT Starkleen di Kota Tangerang, Disnaker Pastikan Peluang Kerja Terbuka Lebar

    Berita7 | Kota Tangerang — PT Starkleen resmi menggelar proses rekrutmen tenaga kerja bersama Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang di Gedung Disnaker Kota Tangerang Lantai 2, Selasa (26/5/2026). Langkah ini berdampak langsung terhadap peningkatan peluang kerja bagi masyarakat lokal, khususnya para pencari kerja di Kota Tangerang.

    Sebanyak 55 peserta kini mulai mengikuti tahapan seleksi ketat untuk mengisi sejumlah posisi strategis, mulai dari cleaning service, leader hingga supervisor, setelah sebelumnya menjalani proses pendataan dan pengenalan budaya kerja perusahaan. Program tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan dan pemerintah daerah dalam meningkatkan penyerapan tenaga kerja dan mengurangi angka pengangguran.

    “Kami sangat mengapresiasi kolaborasi ini karena dunia kerja saat ini membutuhkan keterampilan, kedisiplinan dan tanggung jawab yang kuat,” ujar Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang, Ujang Hendra Gunawan.

    Ia menambahkan, proses rekrutmen tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat.

    Selain sesi wawancara langsung, peserta juga mendapatkan pembekalan terkait budaya kerja profesional yang diterapkan perusahaan. Hal ini semakin memperkuat nilai positif dari sinergi antara sektor swasta dan pemerintah daerah dalam membuka lapangan kerja baru.

    Sejumlah peserta mengaku antusias mengikuti seleksi karena dinilai menjadi kesempatan besar untuk memperoleh pekerjaan tetap dan meningkatkan taraf hidup. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa program rekrutmen mulai dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat.

    PT Starkleen berharap langkah ini dapat terus berlanjut guna menciptakan tenaga kerja lokal yang kompeten dan berintegritas, sekaligus memperkuat kualitas pelayanan profesional perusahaan di berbagai sektor. (B7)

  • Kota Tangerang Perkuat 20 LPK Swasta, Disnaker Siapkan SDM Siap Kerja Hadapi Industri Modern

    Kota Tangerang Perkuat 20 LPK Swasta, Disnaker Siapkan SDM Siap Kerja Hadapi Industri Modern

    Berita7 | Kota Tangerang — Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Ketenagakerjaan terus bergerak memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) lokal melalui pembinaan terhadap 20 Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) swasta. Langkah ini dilakukan untuk mencetak tenaga kerja kompeten yang siap bersaing di tengah ketatnya kebutuhan industri modern dan dunia kerja saat ini.

    Sebanyak 20 LPK swasta mengikuti pembinaan strategis yang digelar Disnaker Kota Tangerang, Senin (11/5/26). Program tersebut difokuskan pada penguatan standar kompetensi, sinkronisasi kurikulum pelatihan, hingga peningkatan kualitas lulusan agar sesuai kebutuhan perusahaan dan sektor industri.

    “Kami ingin memastikan 20 LPK yang hadir hari ini bukan hanya sekadar penyedia jasa pelatihan, melainkan mitra pemerintah dalam mencetak SDM berkualitas,” ujar Kepala Disnaker Kota Tangerang, Ujang Hendra Gunawan.

    Ia menegaskan, standardisasi kurikulum menjadi fokus utama agar sertifikat lulusan LPK memiliki nilai tinggi dan mampu meningkatkan peluang kerja masyarakat Kota Tangerang di berbagai sektor industri.

    “Fokus kami adalah standardisasi kurikulum agar sertifikat yang dikeluarkan LPK memiliki daya tawar yang kuat di mata perusahaan,” tambahnya.

    Menurut Ujang, tantangan dunia kerja saat ini berkembang sangat cepat sehingga lembaga pelatihan harus mampu beradaptasi dengan kebutuhan industri, baik dari sisi teknologi, fasilitas pelatihan maupun materi pembelajaran.

    Disnaker Kota Tangerang juga mendorong seluruh LPK untuk memperbarui metode pelatihan agar lulusan tidak hanya memiliki sertifikat, tetapi benar-benar siap terjun ke dunia kerja dengan kemampuan yang sesuai kebutuhan perusahaan.

    “Melalui pembinaan ini, kami juga mengajarkan harus sinkron dengan kebutuhan riil di pabrik atau perkantoran. Kami tidak ingin ada celah antara kompetensi lulusan dengan kriteria yang dicari oleh pemberi kerja,” tegas Ujang.

    Langkah tersebut mendapat respons positif karena dinilai mampu membuka peluang kerja lebih luas bagi masyarakat sekaligus menekan angka pengangguran melalui peningkatan kualitas tenaga kerja lokal yang lebih kompetitif.

    Dengan penguatan pembinaan tersebut, Pemkot Tangerang berharap LPK swasta dapat menjadi garda terdepan dalam mencetak tenaga kerja unggul, profesional, adaptif, dan memiliki daya saing tinggi di tingkat regional maupun nasional. (B7)